11 Gejala Awal Kanker Kelenjar Getah Bening

Karena sangat bervariasi, penyakit limfoma dibentuk suatu klasifikasi. Oleh para ahli penggolongan ini terlalu rumit dan sukar dan sering menggunakan istilah- istilah yang memiliki tujuan yang berbeda- beda sehingga tidak memungkinkan dilakukan perbandingan yang signifikan antar pusat penelitian. Klasifikasi yang di gunakan adalah formulasi praktis yang disebut working formulation/ WF dan REAL/WHO. WF menjabarkan karakteristik klinis dengan penjelasan histopatologi namun belum dapat membedakan antara sel limfosit B atau sel limfosit T, maupun berbagai patologis klinis yang lain.

Sponsors Link

Baca juga:

Kanker kelenjar getah bening terdiri dari dua macam, yaitu limfoma Non-Hodgkin (LNH) dan limfoma Hodgkin. Berikut adalah gejala awal kanker kelenjar getah bening:

Baca Juga:

Limfoma Non-Hodgkin

Limfoma Non-Hodgkin adalah sekelompok keganasan yang berasal dari limfosit B, limfosit T dan kadangkala berasal dari sel NK (Natural Killer) yang berada dalam sistem limfe. Limfoma ini sangat bervariasi baik dari tipe jaringan, gejala, perjalanan klinis, respon terhadap pengobatan maupun prognosis. (Baca Juga: Ciri ciri Kanker Tenggorokan , Tanda Kanker Pita Suara)

Gejala Awal

Gejala pada limfoma non-Hodgkin  dapat muncul berbeda-beda pada setiap orang. Tergantung pada jenis jaringan yang bermutasi dan menjadi limfoma. Kadangkala, limfoma non hodgkin tidak memberikan gejala apapun hingga pada akhirnya kelenjar getah bening menjadi besar. Beberapa gejala awal yang umum dihadapi oleh penderita limfoma non- hodgkin adalah:

1. Pembesaran kelenjar getah bening

Limfoma Non-Hodgkin dapat menyebabkan kelenjar getah bening membesar. Ketika hal ini terjadi pada salah satu kelenjar getah bening yang dekat dengan permukaan tubuh, kelenjar tersebut dapat terlihat sebagai benjolan dibawah kulit. Lokasi- lokasi kelenjar getah bening yang dekat dengan kulit adalah kelenjar getah bening di leher, lipatan paha, kedua ketiak dan di sekitar tulang belikat. Dan biasanya benjolan tersebut tidak nyeri. Walaupun, benjolan merupakan gejala utama dari limfoma non-hodgkin, benjolan juga dapat menunjukan terjadinya infeksi. Kelenjar getah bening yang menimbulkan reaksi terhadap infeksi disebut nodus reaksi atau nodus hiperplastik dan sering terasa keras saat disentuh. (Baca Juga: Gejala Kanker Nasofaring , Makanan Penyebab Utama Kanker Nasofaring)

2. Bengkak pada perut

Limfoma yang mulai tumbuh pada perut dapat menyebabkan perut bengkak atau nyeri pada perut. Gejala ini terjadi dari organ atau kelenjar limfe yang mengalami perubahan, yaitu perbesaran lien dan perbesaran liver. Namun hal ini juga dapat terjadi karena akumulasi dari banyak cairan pada perut yang disebut asites. Asites biasanya terjadi pada orang yang menderita penyakit kanker hati, kanker ovarium, atau kanker usus. (Baca juga: stadium kanker hati – gejala awal kanker ovarium)

3. Merasa cepat kenyang setelah makan dengan porsi sedikit

Lien yang membesar dapat menekan perut dan menyebabkan kehilangan nafsu makan dan perut cepat terasa kenyang walaupun makan hanya sedikit. Limfoma pada perut atau usus dapat menyebabkan nyeri perut, mual dan muntah. (Baca Juga: gejala kanker usus kecil , tanda awal kanker usus besar)

Sponsors Link

4. Nyeri dada atau dada terasa tertekan

Pada rongga dada juga terdapat kelenjar getah bening, selain itu juga terdapat organ yang penting untuk maturasi sel limfosit, yaitu timus dan kelenjar getah bening. Ketika terjadi perbesaran kelenjar getah bening pada rongga dada, massa kelenjar getah bening yang membesar dapat menekan saluran nafas trakea dan dapat nyeri dada atau dada terasa tertekan. (Baca Juga: Gejala Kanker Lambung , Gejala Kanker Tonsil)

5. Sindrom vena cava superior

Pembuluh dara vena cava superior adalah vena besar yang membawa banyak darah dari kepala dan lengan kembali ke jantung. Pembuluh ini akan melewati timus dan kelenjar getah bening di dalam dada. Jika terjadi limfoma dan menyebabkan perbesar kelenjar getah benig di daerah tersebut, pembuluh darah vena cava superior akan terdorong dan menyebabkan terhambatanya darah kembali ke jantung. Hal ini akan menyebabkan bengkak pada kepala, lengan dan dada atas dan biasanya disertai dengan warna biru kemerahan. Hal ini juga dapat menyebabkan kesulitan bernafas dan perubahan kesadaran jika mengalami gangguan pada otak. Keadaan ini disebut pula dengan sindrom vena kava superior. Keadaan ini harus diwaspadai karena dapat mengancam jiwa. (Baca juga: Ciri Benjolan Kanker Payudara dan Cara Pemeriksaannya)

6. Sesak nafas atau batuk

Gejala sesak nafas dan batuk berhubungan dengan penekanan saluran nafas trakea oleh massa limfoma yang berasal dari perbesaran timus atau kelenjar getah bening yang berada pada rongga dada.

Baca juga:

7. Gejala pada otak

Di otak juga terdapat kelenjar getah benig, ketika terbentuk limfoma pada jaringan otak dapat menyebabkan gejala sakit kepala, kesulitan berpikir, kelemahan anggota tubuh, perubahan kepribadian dan kadangkala dapat terjadi kejang. Beberapa tipe limfoma dapat tersebar ke area sekitar otak dan sum sum tulang belakang. Penyebaran ini dapat menimbulkan gejala berupa penglihatan dobel, kelemahan wajah dan kesulitan berbicara. (Baca juga: Biopsi Kanker)

8. Gejala limfoma pada kulit

Gejala limfoma pada kulit dapat terihat dan teraba. Gejala ini dapat muncul menjadi rasa gatal, merah atau benjolan ungu yang muncul di bawah kulit. Memiliki gejala satu atau lebih di atas.  (Baca juga: Tanda Awal Kanker Kelenjar Getah Bening)

Gejala Lain Limfoma Hodkin

  • Malaise atau lemah tubuh
  • Berat badan menurun 10% dalam waktu 6 bulan
  • Demam tinggi 38˚C  selama 1 minggu lamanya tanpa sebab
  • keringat malam
  • mengigil
  • keluhan anemia: lemah, letih, lesu, lunglai, lemas
  • Keluhan organ (misalnya lambung dan nasofaring)
  • Penggunaan obat diphantoine
  • Memiliki penyakit autoimun (SLE,Sjorgen,Reumatik)
  • Kelainan darah atau leukimia
  • Penyakit infeksi (toksoplasma, mononukleosis, tuberkulosis lues, penyakit cakar kucing)

Baca Juga: leukimia pada anak , Jenis Kanker yang Menular Wajib)

Sponsors Link

Limfoma Hodgkin

Gejala Awal

1. Benjolan dibawah kulit

Gejala yang paling sering ditemukan pada limfoma hodgkin adalah benjolan dibawah kulit leher, ketiak dan lipatan paha. Biasanya tidak nyeri namun area tersebut dapat menjadi nyeri setelah konsumsi minuman beralkohol. Benjolan dapat tumbuh membesar, atau timbul benjolan baru yang muncul didekat benjolan tersebut atau di bagian tubuh yang lain. Namun, pada anak kecil perbedakan kelenjar getah bening belum tentu adalah suatu limfoma hodgkin, melainkan dapat pula merupakan infeksi.

Baca juga:

2. Gejala saraf

Limfoma hodgkin dapat terjadi masalah saraf dengan menekan saraf cranialis sehingga menyebabkan sindrom horner. Sindrom horner adalah kumpulan gejala yang terdiri dari penurunan kelopak mata, wajah kemerahan pada sisi saraf yang terkena gangguan, berkeringat, dan bintik mata menjadi berukuran kecil yang disebut miosis. Selain itu, pasien juga akan merasa nyeri disekitar saraf yang terjepit massa limfoma.

Baca juga:

3. Demam

Demam dapat terjadi terjadi terus menerus atau mengalami perubahan suhu selama 14 hari berturut- turut. Biasanya demam ini dapat terjadi dua kali sehari, biasanya terjadi pada siang menjelang malam dan jarang lebih dari 102 derajat farenheit

Gejala- gejala lain limfoma hodgkin kurang lebih sama dengan limfoma non hodgkin.

Baca juga:

, , , , ,

Ada keluarga yang terkena kanker ? Jangan panik Silakan berkonsultasi dengan tim fakta kanker, silakan klik icon di bawah ini.

Doctors Talk

Ingin terbebas dari kanker ? Sudah saatnya rutin konsumsi herbal ini.