10 Pengobatan Kanker Kelenjar Getah Bening dan Diagnosa Awalnya

Kelenjar getah bening berguna untuk membantu mengenali dan melawan virus, bakteri dan kuman dan benda asing lainnya yang masuk ke dalam tubuh. Kelenjar getah bening biasanya terdapat pada pangkal paha, bawah ketiak, dan leher. Kanker kelenjar getah bening (limfoma) memang membuat siapa saja menjadi takut. Limpoma merupakan salah satu penyakit kanker yang ganas dan dapat menyebar kebagian organ tubuh lainnya dengan sangat cepat.

Sponsors Link

Tentang Kanker Kelenjar Getah Bening

penyebab kanker kelenjar getah beningKanker kelenjar getah bening ini menyerang sistem kekebalan tubuh pada kelenjar getah bening. Kanker kelenjar getah bening atau limfoma itu sendiri adalah sel kanker yang terdapat pada sistem limfatik. Pada sistem limfatik terdapat cairan seperti susu yang mengandung protein lemak dan limfosit yang mengalir ke seluruh tubuh melewati pembuluh darah.

Menurut jenisnya, kanker kelenjar getah bening dibagi menjadi 2 bagian, yaitu :

1. Limfoma Hodgkin’s, Limfoma hodgkin’s yaitu kanker yang terjadi dengan ditandai pembesaran kelenjar dan tidak timbul rasa sakit. Sel kanker penyebab kelenjar getah bening ini sangat progresif dan tumbuh sangat cepat pada beberapa jaringan limfoid.

2. Limfoma Non Hodgkin’s, kanker ganas yang berasal dari limfonodus dan jaringan limfa lainnya. Limfoma non hodgkin’s jarang sekali terjadi pada usia muda. Resiko terkenanya limfoma non hodgkin’s akan bertambah seiring dengan bertambahnya usia. Limfoma non hodgkin’s biasanya terjadi pada umur 60 tahun ke atas. Pada limfoma Non Hodgkin’s biasanya akan dibagi menjadi 4 tingkatan (stadium) menurut seberapa parah penyakit kanker tersebut telah menyebar.

Sponsors Link

Diagnosa Awal Kelenjar Getah Bening

Tindakan awal yang akan dilakukan oleh dokter untuk diagnosa ciri-ciri kanker kelenjar getah bening yang terjadi :

  1. Memeriksa secara fisik pada bagian kelenjar getah bening yang terjadi pembengkakan
  2. Dokter juga akan memeriksa limfa dan hati apakah terjadi pembengkakan atau tidak
  3. Setelah itu akan dilakukan tes darah untuk mengecek jumlah sel darah dan zat-zat lainnya yang terkandung dalam darah
  4. Selanjutnya adalah mengecek bagian dada dengan menggunakan sinar x
  5. Lalu yang terakhir adalah biopsi, yaitu pengambilan jaringan untuk mengetahui sel-sel limfoma. Biopsi ini adalah cara yang terbaik untuk mengetahui sel – sel limfoma
  6. Setelah itu barulah dokter dapat mengambil tindakan medis untuk mengobati kanker kelenjar getah bening tersebut.

Pengobatan kanker kelenjar getah bening yang dilakukan akan berbeda-beda tergantung kondisi si penderita. Cara pengobatan dapat dilakukan untuk limfoma ada beberapa metode, yaitu :

1. Terapi radiasi

Terapi radiasi ini biasa disebut juga radioterapi. Radioterapi merupakan sinar berenergi tinggi yang berfungsi untuk membantu membunuh sel kanker dan membantu mengendalikan rasa sakit. Terapi radiasi memiliki 2 jenis, yaitu radiasi eksternal dan radiasi sistemik :

  • Terapi radiasi eksternal, bersifat lokal karena hanya mempengaruhi sel-sel di area yang diobati saja
  • Terapi radiasi sistemik, suntikan berbahan radioaktif akan diberikan pada tubuh pasien, yang akan mengalir ke seluruh tubuh. Penggunaan unsur radioaktif yang terdapat pada suntikan tersebut akan menempel pada antibodi, yang bertujuan untuk menghancurkan sel-sel limfoma.
Sponsors Link

2. Kemoterapi

Kemoterapi adalah pemasukan obat anti kanker ke dalam tubuh. Kemoterapi ini berguna untuk memperkecil daerah penyebaran dari sel kanker. Banyaknya tindakan kemoterapi yang dilakukan tergantung kondisi dari penderita. Kemoterapi akan dilakukan melalui mulut, melalui pembuluh darah balik, atau di ruang antara sumsum tulang belakang. Biasanya kemoterapi ini menimbulkan efek samping kebotakan, rasa mual, tidak napsu makan, dan perubahan warna kulit.

3. Transplantasi sel batang

Transplantasi sel batang membantu untuk membentuk darah yang memungkinkan pasien, dapat melakukan kemoterapi atau terapi radiasi dengan dosis tinggi. Kemoterapi dengan dosis tinggi dapat menghancurkan sel-sel kanker, maupun sel-sel darah normal pada sumsum tulang belakang. Kemudian pasien akan mendapatkan sel-sel induk yang sehat dari tabung fleksibel yang di pasang pada pembuluh darah balik besar di daerah leher dan dada.

4. Terapi Biologi

Terapi biologi ini dilakukan untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh untuk dapat melawan sel kanker. Antibodi yang diberikan adalah antibodi monoklonal. Antibodi monoklonal ini adalah sebuah protein yang mengikat dirinya pada sel kanker untuk membantu sistem kekebalan tubuh membasmi sel kanker tersebut.

Pengobatan kelenjar getah bening ini bisa dilakukan secara bervariasi, dalam tahap pengobatan yang disesuaikan dengan kebutuhan pasien.

, ,
Post Date: Monday 09th, March 2015 / 08:55 Oleh :