8 Gejala Awal Kanker Usus dan Cara Pencegahannya

Usus merupakan organ tubuh yang berperan dalam proses pencernaan makanan. Di usus, makanan dieleminasi antara yang disimpan dan dibuang. Di usus juga terjadi proses penyerapan air dan elektrolit tubuh. Tidak hanya itu, di dalam usus juga terdapat bakteri yang berfungsi untuk memakan sisa-sisa makanan yang sampai di usus. Bakteri ini bermanfaat untuk menghasilkan vitamin yang nantinya juga akan diserap oleh darah untuk diedarkan ke seluruh tubuh. (Baca Juga: Manfaat Vitamin E Untuk Pengobatan Kanker )

Sponsors Link

Dengan begitu pentingnya fungsi usus dalam proses pencernaan tubuh, kita sangat perlu untuk menjaga kesehatan usus. Dibutuhkan makanan-makanan sehat untuk menjaga kesehatan usus dan melancarkan pencernaan manusia. Jika kebutuhan ini tidak terpenuhi, bukan tidak mungkin usus kita akan terserang penyakit. Bahkan sangat mungkin bagi usus untuk terkena kanker yang berbahaya untuk keselamatan jiwa penderitanya.

Baca juga:

Gejala Awal Kanker Usus

Kanker adalah salah satu penyakit yang bisa mengancam keselamatan jiwa penderitanya. Kanker usus merupakan jenis kanker yang cukup sulit dideteksi. Hal ini dikarenakan, gejala kanker usus tidak terlihat langsung oleh mata. Tidak seperti jenis kanker lain, seperti kanker kulit atau kanker mata yang letaknya di luar tubuh.

Baca juga:

Hal ini tentu saja sangat berbahaya. Kanker membutuhkan penanganan yang cepat untuk mencegahnya semakin parah dan menyebar ke organ tubuh yang lain. Semakin cepat kanker ditangani, semakin tinggi pula kemungkinan pasien untuk sembuh. Untuk itu, Anda perlu mengetahui gejala awal penyakit kanker, khususnya gejala awal kanker usus yang cukup sulit dideteksi:

  1. Perubahan kebiasaan BAB

Gejala paling awal dari kanker usus adalah perubahan kebiasaan BAB. Misalnya, Anda menjadi mudah sembelit, atau sebaliknya, menjadi sering diare. Sebaiknya, jika Anda mengalami ini terlalu sering, Anda segera mengkonsultasikannya kepada dokter. Ini merupakan penanganan yang lebih tepapt dibandingkan jika Anda hanya mengkonsumsi obat pencahar atau obat lain untuk menghentikan diare.

Baca juga:

  1. Ambeien

Gejala berikutnya yang mengikuti perubahan kebiasaan BAB, khususnya jika BAB menjadi keras, yaitu Anda mengalami ambeien. Ambeien merupakan kondisi peradangan pembuluh darah di anus yang membuat penderitanya merasa sakit saat buang air besar. Tidak hanya itu, penderita ambeien juga akan merasa tidak nyaman untuk duduk.

Baca juga:

ads
  1. Perut terasa tidak nyaman

Usus yang terkena kanker ini tentu saja membuat perut terasa sakit. Terkadang Anda juga merasa perut kembung dan penuh, padahal Anda merasa belum makan dan tidak kekenyangan. Nyeri perut juga kerap dirasakan oleh penderita kanker usus. Maka, Anda mungkin patut waspada jika merasakan nyeri perut bagian bawah yang sering datang berulang dan tidak kunjung sembuh. (Baca juga: Gejala Kanker Usus Halus)

Namun, sebaiknya Anda tidak berlebihan saat mengalami nyeri perut bagian bawah. Bisa jadi nyeri perut bagian bawah yang Anda alami disebabkan karena Anda akan atau sedang datang bulan. Namun, jika nyeri perut bagian bawah sering terjadi, bahkan di luar jadwal datang bulan Anda, mungkin sebaiknya Anda segera berkonsultasi pada dokter.

Baca juga:

  1. BAB berdarah

Selanjutnya, Anda juga sering mengalami BAB berdarah. Hal ini dikarenakan usus Anda terluka dan berdarah, yang kemudian darahnya bercampur dengan tinja. Gejala ini mungkin mirip dengan gejala penderita ambeien biasa. Namun Anda bisa memperhatikan apakah darah yang keluar bercampur dengan tinja atau tidak. Jika darah bercampur, bisa jadi pendarahan terjadi di usus, bukannya di rektum.

Baca juga:

Tidak hanya itu, sebaiknya Anda juga memperhatikan apakah BAB berdarah yang Anda alami juga disertai bentuk tinja yang tipis dan memanjang. Jika ya, maka sebaiknya Anda segera berkonsultasi kepada dokter. Bisa jadi, itu merupakan gejala Anda menderita kanker usus.

  1. Nafsu makan menurun

Penderita kanker usus akan kehilangan nafsu makan secara tiba-tiba. Dia menjadi tidak ingin makan dan tidak merasa lapar. Hal ini bisa juga terjadi akibat perutnya yang terasa tidak nyaman dan penuh. Namun, sebaiknya Anda tidak terlalu khawatir jika Anda kehilangan nafsu makan tanpa disertai gejala lainnya. Kehilangan nafsu makan bisa juga disebabkan tingkat stres yang tinggi atau gejala sakit ringan lainnya, seperti flu atau batuk. (Baca Juga: Gejala Kanker Nasofaring pada Anak)

  1. Berat badan turun drastis

Seperti yang terjadi pada penderita kanker lainnya, penderita kanker usus juga mengalami penurunan berat badan yang drastis. Tubuh menjadi kurus dengan cepat karena tubuh menjadi tidak bisa menyerap nutrisi makanan secara maksimal. Tidak hanya itu, penderita kanker usus yang kehilangan nafsu makan juga menyebabkan badannya menjadi kurus.

Baca Juga:

  1. Badan terasa lemas

Gejala awal kanker usus selanjutnya adalah badan yang terasa lemas dan tidak bertenaga. Meski pasien merasa tidak melakukan pekerjaan berat apapun, dia merasa tubuhnya kelelahan dan tidak berdaya. Hal ini juga dialami oleh penderita kanker jenis lain, seperti kanker otak maupun kanker paru-paru. (Baca Juga: Tanda tanda Kanker Paru paru)

  1. Mengalami anemia

Anemia, atau kondisi kekurangan darah, juga bisa diderita sebagai gejala awal kanker usus. Hal ini dikarenakan pendarahan yang terjadi dan ikut keluar bersama tinja membuat penderita kanker usus kekurangan darah. Ditambah dengan nafsu makan yang menurun, nutrisi yang bisa berguna untuk menambah darah juga tidak terpenuhi. Hal ini tentu saja memperparah kemungkinan terjadinya anemia sebagai gejala awal kanker usus. (Baca juga: Bahaya Kanker Darah)

Pencegahan Kanker Usus

Anda pasti setuju dengan pepatah yang mengatakan ‘lebih baik mencegah daripada mengobati’. Untuk itu, sebaiknya Anda menjaga kesehatan usus Anda daripada mengobati penyakit pada usus setelah Anda tidak menjaganya. Berikut ini beberapa tips untuk pencegahan kanker usus:

  1. Konsumsi makanan tinggi serat

Hal yang pasti harus dilakukan untuk mencegah terjadinya kanker usus adalah dengan menjaga kesehatan sistem pencernaan. Dengan memastikan kesehatan pencernaan, maka organ yang berperan dalam proses mencerna makanan tidak akan mengalami masalah dan sisa-sisa makanan serta kotoran akan mudah keluar dari tubuh.

Untuk itu, Anda harus mengkonsumsi makanan yang bisa melancarkan pencernaan, yaitu makanan yang mengandung serat yang tinggi. Makanan tinggi serat, contohnya adalah sayur-sayuran dan buah-buahan. Anda juga bisa mengkonsumsi oatmeal yang juga memiliki kandungan serat yang tinggi. Tidak hanya itu, yogurt juga bisa membantu kelancaran sistem pencernaan karena mengandung bakteri baik yang membantu organ pencernaan dalam mengolah makanan.

Baca juga:

  1. Hindari makanan pencetus kanker

Hal berikutnya yang harus dilakukan untuk mencegah kanker usus adalah Anda harus menghindari makanan pencetus kanker. Lalu, apa saja makanan pencetus kanker itu?

Makanan pencetus kanker adalah makanan yang mengandung pengawet atau zat-zat kimia lain yang bisa membuat tubuh kesulitan dalam mencernanya. Untuk makanan, salah satu contoh makanan yang bisa mencetus kanker usus adalah mi instan, makanan kaleng, atau makanan lain yang mengandung MSG. Sedangkan untuk minuman yang tidak sehat dan bisa mencetuskan kanker adalah minuman yang mengandung pemanis buatan ataupun minuman soda atau berpengawet.

Baca juga:

Sponsors Link

  1. Kurangi konsumsi daging

Selain banyak makan makanan berserat dan mengurangi makanan berpengawet, Anda mungkin juga harus mengurangi makanan yang terbuat dari daging olahan. Makanan yang terbuat dari daging olahan juga bisa memicu kanker usus karena mengandung zat-zat yang sulit dicerna tubuh.

Selain itu, sebaiknya Anda juga mengurangi konsumsi daging merah. Sering mengkonsumsi daging merah bisa meningkatkan resiko peningkatan sel kanker dalam darah. Tidak hanya itu, menurut penelitian yang dilakukan oleh Harvest Medical School, seringnya seseorang mengkonsumsi daging merah membuatnya lebih rentan terkena kanker kolorektal atau kanker yang tumbuh di usus besar (kolon) atau rektum.

Baca juga:

  1. Jangan merokok dan minum minuman beralkohol

Sudah sangat umum diketahui oleh masyarakat bahwa merokok dan minuman beralkohol bisa meningkatkan resiko kanker. Seseorang yang merokok dan mengkonsumsi alkohol membuat tubuh terpapar racun dan zat kimia yang tinggi sehingga bisa membuat sel kanker lebih mudah tumbuh di tubuhnya. Oleh karena itu, salah satu cara untuk Anda menghindari kanker, termasuk kanker usus, adalah hindari merokok maupun terpapar asap rokok. Selain itu, sebaiknya Anda juga menghindari konsumsi minuman beralkohol. Daripada mengkonsumsi alkohol yang tidak sehat, Anda bisa mengkonsumsi minuman sehat seperti teh atau cokelat yang mengandung antioksidan pencegah kanker.

Baca juga:

  1. Rutin berolahraga

Olahraga merupakan salah satu aktivitas yang baik untuk menjaga kesehatan tubuh. Dengan berolahraga, Anda bisa menjaga kesehatan jantung dan paru-paru. Tidak hanya itu, ternyata olahraga juga bisa membantu menjaga kesehatan pencernaan Anda. (baca juga : kanker hati , kanker kelenjar getah bening)

Dengan berolahraga, Anda bisa membuat metabolisme tubuh berjalan lancar. Seseorang yang banyak bergerak, termasuk berolahraga, akan membuat sistem pencernaan aktif sehingga mendorong seseorang tersebut merasa ingin BAB lebih lancar. Dengan metabolisme dan sistem pencernaaan yang sehat, kanker usus pun dapat dihindari.

Maka, mulai sekarang, yuk ikuti gaya hidup sehat untuk mencegah kanker. Ajak juga seluruh anggota keluarga untuk melakukan pola hidup yang lebih alami dan menyehatkan. Selamat mencoba!

, , , ,
Post Date: Saturday 17th, December 2016 / 10:14 Oleh :
Kategori : Kanker Usus