Penderita Kanker Mengalami Penurunan Nafsu Makan, Begini Alasannya !

Para penderita kanker memang biasanya sering dikaitkan dengan kondisi dimana nafsu makan mengalami penurunan drastis yang kemudian juga berpengaruh pada penurunan berat badan yang tidak wajar. Di dalam ilmu medis sendiri memang ada istilah yang dikenal sebagai anoreksia dan kaheksia, dimana keduanya memang memiliki hubungan dengan penurunan nafsu makan. Lantas apa yang sebenarnya menyebabkan penderita kanker mengalami penurunan nafsu makan? Dalam kesempatan kali ini akan dibahas secara lengkap, serta efek nya bagi kondisi penderita kanker itu sendiri maupun pengaruhnya terhadap proses pengobatan yang di jalani.

Sponsors Link

Anoreksia dan Kaheksia

Para penderita kanker terutama pada stadium atau fase lanjut biasanya akan mengalami kondisi malnutrisi, dan bisanya ditandai dengan penurunan nafsu makan dan penurunan berat badan secara drastis.

Anoreksia dan kaheksia inilah yang menjadi penyebab umum dari kondisi malnutrisi yang dialami oleh penderita kanker. Anoreksia sendiri merupakan kondisi dimana penderita kanker kehilangan nafsu makan atau kehilangan keinginan untuk makan. Dimana kondisi ini dapat terjadi baik di awal maupun stadium lanjut dari penyakit kanker. Terlebih lagi hampir seluruh penderita kanker stadium lanjut pasti mengalami anoreksia, bahkan sejak penderita kanker didiagnosa juga ada yang sudah memasuki kondisi anoreksia sebagai tanda awal penyakit kanker.

Sedangkan kaheksia merupakan kondisi dimana berhubungan dengan hilangnya nafsu makan, penurunan berat badan, kehilangan otot, hingga juga kelemahan umum pada penderita kanker. Kondisi ini biasanya umum dialami atau muncul sebagai gejala kanker paru, kanker pankreas, dan lain sebagainya.

Kaheksia ini akan lebih baik jika dapat diatasi sejak dini pada pengobatan kanker, karena kondisi yang disebabkan oleh kaheksia ini akan sulit untuk di perbaiki. Kedua anoreksia dan kaheksia juga dapat timbul pada penderita kanker secara bersamaan, sehingga penderita kanker mengalami malnutrisi parah.

Faktor Penurunan Nafsu Makan

Selain karena adanya kondisi anoreksia dan kaheksia pada penderita kanker, penurunan nafsu makan yang dialami oleh penderita kanker juga dapat disebabkan oleh beberapa faktor. Seperti diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Rasa sakit pada tubuh

Adanya perkembangan dan penyebaran sel kanker didalam tubuh tidak menghilangkan kemungkinan akan menimbulkan rasa sakit bagi penderita kanker. Rasa sakit didalam tubuh yang dialami oleh para penderita kanker tersebut juga menjadi faktor penurunan nafsu makan. Penderita kanker menjadi malas makan serta stress berkepanjangan.

  • Kesulitan menelan

Tidak sedikit jenis kanker yang menyebabkan kesulitan menelan bagi para penderitanya, seperti gejala kanker tenggorokan, ciri-ciri kanker mulut dan lidah, dan lain sebagainya. Kondisi ini juga yang menyebabkan penurunan nafsu makan oleh penderita kanker karena rasa sakit yang dirasakan saat menelan makanan.

  • Hilangnya rasa pada makanan

Seperti yang terjadi pada kanker mulut dan lidah, biasanya lidah akan kehilangan kemampuannya untuk merasakan makanan. Sehingga ketika rasa pada makanan hilang membuat penderita kanker kehilangan nafsu makan, karena semua makanan yang dimakan memiliki rasa yang sama.

  • Mual dan muntah

Para penderita kanker juga sering mengalami mual dan muntah saat mencoba untuk memakan sesuatu. Rasa mual dan muntah saat makan tersebut juga menyebabkan penurunan nafsu makan pada penderita kanker.

  • Selalu merasa kenyang

Sel kanker yang tumbuh didalam tubuh terutama didaerah perut biasanya akan menekan perut terus menerus. Kondisi tersebut menyebabkan perut selalu merasa kenyang dan tidak merasakan lapar, sehingga menurunkan nafsu makan pada penderita kanker.

  • Konstipasi

Konstipasi atau yang lebih dikenal dengan istilah sembelit merupakan suatu kelainan yang terjadi pada sistem pencernaan. Para penderita kanker juga tidak jarang mengalami konstipasi sehingga menurunkan keinginan untuk makan, disebabkan perut yang terasa begah karena pencernaan yang tidak lancar.

  • Pengobatan kanker

Faktor terakhir yang juga sangat menentukan dalam kondisi penurunan nafsu makan bagi penderita kanker adalah dipengaruhi oleh pengobatan kanker. Sebagai contoh bahwa penurunan nafsu makan menjadi salah satu efek samping kemoterapi, karena obat yang digunakan saat proses kemoterapi biasanya juga mengganggu fungsi pencernaan dan juga penyerapan makanan pada tubuh. Selain itu, kemoterapi juga menyebabkan kondisi kelelahan serta anemia pada penderita kanker, sehingga pasien tidak nafsu untuk makan.

Itulah beberapa alasan mengapa penderita kanker mengalami penurunan nafsu makan secara umum. Dimana sebenarnya para penderita kanker justru harus menjaga nafsu makannya tetap normal, karena kondisi penurunan nafsu makan pada penderita kanker akan memiliki efek buruk pula seperti pengobatan kanker menjadi tidak bekerja secara maksimal, sel-sel kanker akan semakin sulit dimusnahkan, bahkan ketika dilakukan operasi juga dapat menyebabkan luka menjadi sulit untuk sembuh. Selain itu, penurunan nafsu makan juga berpengaruh pada imunitas tubuh para penderita kanker, dimana imunitas tubuh akan menurun sehingga penderita kanker akan rentan terhadap penyakit. Pastinya kondisi tersebut tidak baik bagi para penderita kanker. Oleh sebab itu, menjaga nafsu makan tetap normal menjadi hal yang wajib di perhatikan pula bagi para penderita kanker.

, , , , ,
Oleh :
Kategori : Tanda Umum

Ada keluarga yang terkena kanker ? Jangan panik Silakan berkonsultasi dengan tim fakta kanker, silakan klik icon di bawah ini.

Doctors Talk

Ingin terbebas dari kanker ? Sudah saatnya rutin konsumsi herbal ini.