5 Manfaat Sambiloto Khusus Untuk Kanker

Sambiloto merupakan salah satu nama tanaman obat kanker yang telah banyak dikenal oleh orang-orang. Sambiloto termasuk dalam kelompok TOGA (tanaman obat keluarga). Seluruh bagian dari tanaman ini dinilai memiliki manfaat. Mulai dari daun, biji, dan bunga tanaman sambiloto dapat diolah menjadi ramuan obat-obatan. Sambiloto sangat mudah dijumpai, dan sangat mudah tumbuh. Cara penyebaran tanaman ini cukup unik, yaitu jika terkena panas yang cukup lama, kulit biji sambiloto akan pecah dan jatuh ke tanah, sehingga menyebabkan akan tumbuh tanaman sambiloto yang lain.

Sponsors Link

Sambiloto memiliki ciri khas yang mudah diingat banyak orang, yaitu rasanya yang pahit. Tanaman sambiloto sudah banyak tersebar di dataran benua asia seperti India, Cina, Indonesia, dan Thailand. Selain itu, tanaman ini juga sudah digunakan dalam metode pengobatan alternative untuk berbagai macam jenis penyakit. Meskipun bermanfaat bukan berarti Anda dapat mengkonsumsi sambiloto sebagai obat secara bebas. Diperlukan konsumsi sesuai dosis agar dapat berfungsi secara efektif.

Kandungan nutrisi dan zat kimia sambiloto

Untuk mengetahui apa saja manfaat sambiloto, tentu saja kita juga perlu mengenal kandungan apa saja yang ada di dalam tanaman sambiloto terlebih dahulu. Berikut ini merupakan kandungan senyawa tersebut:

  1. Kalsium

Banyak orang mengenal kalsium sebagai zat yang membentuk tulang bagi tubuh. Ternyata, selain itu kalsium juga memiliki fungsi penting dalam pencegahan kanker. Tubuh memiliki kebutuhan kalsium yang cukup banyak, sehingga dibutuhkan sumber dari berbagai macam asupan sehat untuk memenuhi kebutuhan kalsium.

  1. Kalium

Kalium merupakan jenis mineral lain yang terdapat di dalam sambiloto. Meskipun kalium lebih banyak pada air kelapa, dan dikenal telah memberikan manfaat air kelapa untuk kanker, namun fungsi pada tanaman sambiloto tidak jauh berbeda, yaitu sebagai obat kanker. Pada penderita kanker, kalium mampu membantu regenerasi sel yang telah dirusak oleh sel kanker sekaligus memberikan efek tenang bagi penderita sehingga tekanan darah tetap berada pada kondisi normal.

  1. Natrium

Natrium berguna untuk membantu jalannya metabolisme di dalam tubuh. Namun demikian tubuh juga tidak bisa menerima natrium terlalu tinggi. Hal ini dikarenakan dapat meningkatkan kerja jantung terlalu drastic sehingga tidak menutup kemungkinan tubuh akan mengalami stroke. Oleh karena itu, jika Anda menggunakan sambiloto sebagai obat alternatif, Anda harus tetap berkonsultasi dengan ahli obat atau dokter terkait dengan dosis yang Anda butuhkan.

  1. Flavonoid

Flavonoid merupakan kandungan yang banyak terdapat pada makanan pencegah kanker. Flavonoid membantu tubuh untuk mengurangi lemak jahat yang ada di dalam darah. Dengan demikian, saat tubuh menerima flavonoid dalam kadar yang seimbang akan terbebas dari penyakit seperti kolesterol, asam urat, dan jantung. Selain itu, flavonoid juga merupakan antioksidan alami sehingga dapat membantu tubuh untuk menangkal radikal bebas.

ads
  1. Andrografolid (zat pahit)

Andrografolid merupakan kandungan kimia pemberi rasa pahit pada sambiloto. Namun demikian, zat ini memiliki manfaat besar untuk memberikan perlindungan hati dari zat beracun berbahaya. Dan uniknya adalah zat ini hanya dimiliki oleh tanaman sambiloto saja.

  1. Keton dan aldehid

Senyawa keton dan aldehid termasuk dalam senyawa monoterpen yang pada beberapa tanaman termasuk dalam kandungan di dalam minyak atsiri. Salah satu tanaman yang banyak memiliki minyak atsiri adalah kunyit.

Baca juga : Manfaat Kunyit Untuk Pengobatan Kanker

Manfaat sambiloto bagi kesehatan

Dengan kandungan yang dimiliki oleh sambiloto tersebut, maka tidak mengherankan jika tanaman ini memiliki banyak sekali manfaat bagi kesehatan tubuh. Berikut ini merupakan manfaat yang dapat dirasakan:

  1. Membantu penyembuhan penyakit hepatitis, peradangan hati
  2. Membantu penyembuhan penyakit TBS
  3. Mencegah dan mengobati penyakit terkait dengan fungsi ginjal
  4. Menurunkan kadar gula dalam darah, sehingga bermanfaat bagi penderita diabetes
  5. Mencegah terjadi penyakit asam urat, kolesterol, dan serangan jantung akibat konsumsi lemak berlebih
  6. Menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi
  7. Penawar racun seperti gigitan ular berbisa
  8. Sebagai pengobatan alami berbagai macam jenis kanker
  9. Sebagai pengobatan alami tumor ganas
  10. Mengatasi berbagai macam jenis infeksi
  11. Meredakan batuk, flu
  12. Meredakan demam

Sambiloto dan kanker

Sambiloto sudah banyak digunakan untuk mengobati berbagai macam jenis kanker. Mulai dari kanker payudara, kanker serviks, kanker hati, kanker darah, kanker lambung, kanker pankreas, dan kanker usus. Hal ini dikarenakan pada tanaman sambiloto memiliki kandungan antikanker, sehingga dapat menghambat perkembangan sel kanker secara alami tanpa merusak sel sehat di sekitar tempat kanker tumbuh. Beberapa penelitian telah terbukti bahwa senyawa kimia yang terdapat pada tanaman sambiloto mampu melawan sel kanker skuamosa penyebab kanker darah.

Pada penderita kanker, konsumsi sambiloto secara teratur selain dapat menghambat perkembangan sel kanker juga dapat membantu untuk meningkatkan daya tahan tubuh sehingga kondisi penderita lebih stabil. Selain itu, senyawa kimia alami dalam sambiloto dapat membantu tubuh untuk melakukan regenerasi sel yang telah rusak. Meskipun mengkonsumsi sambiloto secara rutin, penderita kanker tetap harus menjalankan pola hidup sehat seperti mengurangi merokok dan memperbanyak konsumsi makanan pencegah kanker agar dapat mencapai kesembuhan yang diharapkan. Jika disimpulkan, maka secara singkat bagi penderita kanker sambiloto memiliki manfaat sebagai berikut:

  1. Menghambat perkembangan sel kanker

Penghambatan sel kanker terjadi dikarenakan kandungan flavonoid dan juga andrografolid yang mampu menghancurkan protein jahat yang digunakan oleh sel kanker untuk berkembang. Selain itu, jika Anda menjalani pengobatan dengan obat kimia, konsumsi sambiloto sesuai dosis dapat mempercepat penyembuhan sekaligus mengurangi efek racun dari zat kimia berbahaya yang masuk ke dalam tubuh.

  1. Memberikan efek tenang pada penderita kanker

Efek tenang pada penderita kanker merupakan dampak dari kandungan kalium. Hal ini dikarenakan kalium dapat larut dalam darah dan mampu mempengaruhi kerja jantung sehingga penderita kanker dapat merasa lebih tenang.

  1. Meningkatkan daya tahan tubuh

Daya tahan tubuh pasien akan berangsur-angsur meningkat seiring dengan regenerasi sel yang telah terjadi, dan senyawa kimia yang terkandung dalam sambiloto seperti flavonoid, andrografolid, dan senyawa minyak atsiri yang mampu menangkal serangan radikal bebas sehingga tidak terjadi penyakit lain yang dapat memperparah kondisi penderita.

Sponsors Link

  1. Membantu regenerasi sel rusak akibat perkembangan sel kanker

Keton dan aldehid sebagai senyawa yang terkandung dalam minyak atsiri membantu sel rusak dengan memberikan nutrisi tambahan sehingga sel dapat melakukan regenerasi secara normal. Dengan bertambahnya sel sehat, maka kondisi penderita kanker akan semakin membaik.

  1. Menyeimbangkan kerja organ agar dapat dalam kondisi yang optimal meskipun ada bagian tubuh dalam kondisi abnormal

Dengan konsumsi sambiloto sesuai dengan dosis, dapat membantu metabolisme tubuh berlangsung secara optimal. Selain itu, hal ini juga akan merangsang organ tubuh lainnya seperti hati dan pankreas untuk menetralisir senyawa berbahaya yang ada di dalam tubuh agar tidak mempengaruhi kerja organ yang lainnya.

Cara mengolah sambiloto

Pada dasarnya untuk pengolahan sambiloto yang akan dikonsumsi sangat mudah, namun yang harus Anda perhatikan adalah dosis yang tepat agar tidak menimbulkan efek samping. Anda cukup menyiapkan daun sambiloto sesuai dengan kebutuhan (dosis) yang sudah dicuci bersih, kemudian rebus dengan air mendidih sehingga sari dari daun tersebut keluar. Setelah dirasa cukup, Anda dapat langsung meminum air rebusan tersebut. Biasanya konsumsi air rebusan ini dapat diulang sebanyak 2-3 kali dalam sehari tergantung dengan dosis yang diberikan kepada Anda.

Efek samping konsumsi sambiloto dalam jangka panjang

Meskipun obat herbal, namun tetap saja beberapa jenis tanaman akan memiliki efek samping jika konsumsi dalam jangka waktu yang lama atau melebihi dosis yang dianjurkan. Berikut ini merupakan beberapa efek samping yang dapat ditimbulkan pada konsumsi sambiloto dalam jangka panjang:

  1. Merusak sel-sel di pankreas, sehingga kerja pankreas menurun
  2. Dapat menyebabkan penyakit hipoglikemia atau menurunnya kadar gula dalam darah
  3. Nafsu makan menurun
  4. Menyebabkan hilang kesadaran

Berdasarkan efek samping tersebut, bagi Anda yang mengkonsumsi obat herbal terutama sambiloto, harus benar-benar memperhatikan dosis penggunaan agar tidak terjadi hal-hal yang diinginkan. Sebagai contoh bagi Anda yang menderita diabetes. Untuk menurunkan kadar gula dalam darah Anda tidak perlu mengkonsumsi daun sambiloto terlalu banyak. Hal ini justru dapat membahayakan diri Anda karena gula dalam darah akan menurun drastis sehingga asupan untuk otak dan organ tubuh lain menjadi kurang dan dapat memberikan pengaruh kepada fungsi organ tubuh yang lain.

, , ,
Post Date: Wednesday 25th, May 2016 / 05:46 Oleh :
Kategori : Pengobatan