9 Manfaat Mahkota Dewa Untuk Pengobatan Kanker

Mahkota dewa termasuk dalam kategori tanaman obat. Seluruh bagiannya dapat dijadikan sebagai obat. Buahnya yang kaya akan manfaat. Namun demikian, buah mahkota dewa masih jarang dikenal oleh banyak orang. Terlebih manfaatnya yang sangat besar bagi proses pencegahan dan pengobatan kanker. Tanaman mahkota dewa tumbuh di daerah Indonesia bagian timur, tepatnya di tanah pulau irian jaya. Tanaman ini mulai dikenal masyarakat luas pada tahun 2007, dimana para ahli dari IPB melakukan penelitian dan mengetahui bahwa tanaman mahkota dewa memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh.

Sponsors Link

Kandungan Nutrisi Buah Mahkota Dewa

Hampir seluruh bagian dari tanaman mahkota dewa memiliki manfaat untuk kesehatan manusia. Pada buah mahkota dewa memiliki banyak manfaat dikarenakan memiliki kandungan berikut ini:

  1. Polifenol

Polifenol merupakan senyawa anti alergi, anti kanker, yang dapat melindungi tubuh dari serangan radikal bebas.

  1. Flavonoid

Flavonoid merupakan senyawa yang dapat mengurangi lemak-lemak jahat di dalam tubuh, terutama di dalam darah.

  1. Alkaloid

Alkaloif berfungsi untuk membantu tubuh dan meringankan kerja ginjal dalam membuang racun-racun di dalam tubuh.

  1. Saponin

Saponin merupakan senyawa yang memberikan tubuh kekebalan, sehingga terlindung dari serangan virus, kuman, dan bakteri.

  1. Minyak atsiri

Minyak atsiri termasuk dalam golongan senyawa antioksidan selain untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan juga terdapat senyawa anti kanker yang mampu menghambat perkembangan sel kanker. Sehingga buah mahkota dewa dinilai cukup efektif untuk kanker hati dan kanker payudara.

  1. Sterol

Sterol merupakan senyawa lemak yang mengandung unsur C, H, dan O. Sterol pada buah mahkota dewa ini merupakan kolesterol alami yang berasal dari tumbuhan. Meskipun banyak orang yang mengetahui bahwa kolesterol berlebih dalam tubuh dapat mengakibatkan serangan stroke, namun ternyata kadar seimbang dalam tubuh membantu pembentukan vitamin D pada saat kulit terkena sinar matahari di pagi hari.

Sedangkan pada daun dan kulit buah mahkota dewa memiliki kandungan senyawa berikut ini:

ads
  1. Antihistamin

Antihistamin merupakan senyawa xanthone yang berfungsi untuk memberikan kekebalan tubuh dari berbagai macam penyakit. Manfaat antihistamin pada kulit buah dan daun mahkota dewa ini tidak kalah dengan manfaat anggur untuk kanker. Selain itu, kandungan antihistamin pada buah dan daun mahkota dewa ini dinilai cukup efektif untuk mengatasi kanker darah, kanker hati, kanker usus besar, dan kanker lambung.

  1. Saponin

Kandungan saponin pada kulit buah dan daun mahkota dewa memiliki fungsi yang serupa dengan kandungan yang terdapat pada daging buah mahkota dewa, yaitu sebagai kekebalan dan membentuk sistem perlindungan dari serangan virus, kuman, dan bakteri.

  1. Polifenol

Polifenol termasuk dalam kelompok senyawa antioksidan yang mampu meberikan tubuh perlindungan penuh dari serangan radikal bebas. Senyawa antioksidan mampu memberikan manfaat antioksidan untuk kanker, sehingga dengan adanya kandungan senyawa ini tubuh manusia dapat terhindar dari beberapa jenis kanker sekaligus.

Manfaat Mahkota Dewa Untuk Kanker

Mahkota dewa memiliki manfaat untuk mencegah maupun dalam proses penyembuhan penyakit kanker. Namun demikian untuk mendapatkan hasil yang lebih efektif, pengobatan dilakukan saat ditemukan gejala kanker yang sudah mulai tampak. Untuk lebih lengkapnya, berikut merupakan manfaat mahkota dewa:

  1. Mencegah serangan virus, bakteri, dan kuman yang dapat menyebabkan kanker

Ada banyak hal yang dapat menyebabkan kanker. Salah satunya adalah kombinasi yang terangkum dalam senyawa radikal bebas. Senyawa alkaloid memegang peranan penting dalam menjalankan fungsi ini.

  1. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Fungsi meningkatkan sistem kekebalan tubuh dipegang oleh senyawa sopanin, sehingga penderita kanker dapat terjaga stabilitas kesehatannya.

  1. Membantu proses pembuangan racun tubuh

Proses pembuangan racun tubuh merupakan hal penting yang harus dilakukan. Hal ini dikarenakan racun tubuh yang mengendap di dalam dapat menjadi pemicu munculnya berbagai macam penyakit. Pada proses ini dipegang penuh oleh senyawa alkaloid. Selain itu, racun tubuh yang tidak terbuang dapat membahayakan fungsi tubuh bagian lain. Bahkan dapat menjadi penyebab kanker usus dan penyebab kanker lambung.

  1. Memperlancar peredaran darah

Pada fungsi ini dipegang oleh flavonoid, yang dapat membersihkan darah dari lemak jahat sehingga dapat menurunkan kadar kolesterol dan mencegah terjadinya serangan jantung, serangan stroke secara tiba-tiba.

  1. Menurunkan gula darah

Pada penderita kanker, sangat rentan terjadinya komplikasi penyakit. Bagi Anda yang memiliki penyakit gula darah, dan terkena kanker, maka Anda harus menjaga kadar gula darah di dalam tubuh. Hal ini dikarenakan untuk mempercepat pengeringan luka pada area tubuh yang terkena kanker.

  1. Meningkatkan metabolisme tubuh

Pada penderita kanker, seringkali metabolisme tubuh menjadi kurang optimal dikarenakan banyaknya sel tubuh yang rusak. Zat flavonoid dapat bermanfaat untuk memastikan stabilitas proses metabolisme tubuh dapat terjaga dengan baik sehingga seluruh bagian tubuh menerima cukup nutrisi yang dibutuhkan.

  1. Mengurangi rasa sakit dan peradangan

Kandungan flavonoid yang cukup besar pada mahkota dewa ini dapat membantu Anda untuk mengurangi rasa nyeri dan peradangan di area tumbuhnya sel kanker. Selain itu, tidak menutup kemungkinan seiring berjalannya waktu kandungan tersebut juga dapat menghambat perkembangan sel kanker, sehingga juga signifikan terhadap harapan hidup penderita.

Sponsors Link

  1. Memperbaiki fungsi hati dan ginjal

Jika Anda merupakan pasien kanker yang lebih memilih konsumsi obat-obatan secara kimia, ada baiknya untuk segera beralih kepada metode lain yang lebih alami. Hal ini dikarenakan obat yang sifatnya keras menyebabkan hati dan ginjal melakukan kerja ekstra agar kandungan zat tersebut dapat tepat tertuju mengobati rasa sakit. Agar hati dan ginjal tetap terjaga kualitasnya, maka tidak ada salahnya jika Anda sesekali mengkonsumsi mahkota dewa.

Baca artikel terkait:

  1. Membantu dalam regenerasi sel-sel tubuh yang telah rusak

Pada daerah tempat berkembangnya sel kanker mengakibatkan banyaknya sel tubuh yang rusak dan lambat dalam mengalami regenerasi. Hal inilah yang membuat penderita kanker semakin parah. Selain itu, efek kemoterapi kanker dan pancaran sinar radiasinya dapat membuat tubuh kekurangan cairan sehingga berdampak pada ketahanan sel-sel sehat dalam tubuh.

Efek Samping Konsumsi Mahkota Dewa Bagi Tubuh

  1. Biji mahkota dewa dapat menyebabkan keracunan

Saat mengkonsumsi buah mahkota dewa, Anda harus memisahkan terlebih dahulu daging buah dengan bijinya. Hal ini dikarenakan biji mahkota dewa dapat menyebabkan keracunan. Gejala yang ditimbulkan adalah lidah terasa kaku dan mati rasa, dan disertai dengan demam. Meskipun demikian, ternyata biji mahkota dewa ini masih memiliki manfaat untuk pengobatan luar tubuh. Dikeringkan dan dihaluskan, sehingga dapat dijadikan obat pada jaringan kulit luar yang terbuka.

  1. Dapat menyebabkan sakit kepala hebat

Konsumsi mahkota dewa secara berlebihan dapat memicu munculnya serangan sakit kepala hebat. Oleh karena itu, konsumsilah mahkota dewa sesekali dan sesuai dosis anjuran dari ahlinya.

  1. Berbahaya bagi ibu hamil

Ibu hamil dilarang mengkonsumsi mahkota dewa, hal ini dikarenakan kandungan oksitosin dan sintosinon yang dapat mempengaruhi kondisi janin terutama pada kehamilan awal. Oksitosin dan sintosinon merupakan zat yang berfungsi untuk merangsang rahim melakukan kontraksi, sehingga tidak menutup kemungkinan jika mengkonsumsi mahkota dewa pada awal kehamilan dapat menyebabkan keguguran.

, , , ,
Post Date: Tuesday 03rd, May 2016 / 20:50 Oleh :
Kategori : Pengobatan