5 Manfaat Kunyit Untuk Pengobatan Kanker

Kunyit merupakan salah satu tanaman obat keluarga (TOGA) yang memiliki berjuta manfaat, salah satunya adalah sebagai penangkal sekaligus penyembuh penyakit kanker. Kunyit termasuk salah satu tanaman obat yang telah digunakan dalam seni pengobatan tumbuh-tumbuhan yang telah berlangsung ribuan tahun yang lalu oleh nenek moyang. Sebagai salah satu obat herbal, kunyit mampu bertahan di tengah-tengah kemajuan pengobatan konvensional. Tentu saja tingginya resiko pengobatan kanker membuat banyak pasien lebih memilih menggunakan tanaman obat kanker.

Sponsors Link

Tanaman kunyit secara umum terbagi menjadi 4 spesies, yaitu kunyit kuning, kunyit putih, kunyit merah, dan kunyit hitam. Lalu apa saja yang membedakannya? Kandungan antara jenis kunyit yang kuning, putih, merah dan hitam sangat berbeda, sehingga fungsinya pun juga berbeda. Jika kunyit kuning dan kunyit merah lebih sering digunakan sebagai bumbu dapur, sedangkan kunyit putih lebih sering digunakan sebagai obat-obatan terutama untuk mengatasi penyakit kanker. Kunyit hitam memiliki manfaat yang serupa dengan kunyit putih, namun kelangkaannya membuat banyak orang sulit untuk mendapatkannya.

Sifat Rempah Kunyit yang Menghilangkan Kanker

Cukup banyak penelitian yang telah dilakukan kepada pasien kanker untuk mengetahui khasiat dari tanaman kunyit. Beberapa diantaranya pasien kanker payudara, kanker serviks, dan kanker rahim. Kunyit merupakan salah satu jenis tanaman temu-temuan yang masuk dalam famili Zingiberaceae. Memiliki batang semu yang terbentuk dari pelepah daun-daunnya, dan memiliki ketinggian sekitar 1 hingga 1.5 meter. Tumbuh seperti rumpun semak yang bergerombol. Kunyit memiliki kandungan curcumin yang dapat mencegah pertumbuhan sel tumor dan sel kanker. Selain kandungan curcumin, kunyit juga memiliki kandungan minyak atsiri yang secara bersama-sama memiliki manfaat sebagai antioksidan, antitumor, antikanker, antimikroba, antipikun, dan antiracun.

1. Antioksidan

Antioksidan adalah senyawa yang berfungsi untuk menangkal radikal bebas. Salah satu penelitian membuktikan kurkuminoid pada kunyit yang digunakan pada tikus dapat menghambat proses peroksidasi lemak di hati. Kurkuminoid merupakan antioksidan 8 kali lebih kuat dibandingkan dengan kandungan vitamin E.

2. Antitumor dan antikanker

Senyawa curcumin yang ada pada kunyit, mampu menghambat perkembangan sel-sel kanker dan dapat mengurangi bau, gatal, nyeri, dari luka. Selain itu, senyawa tersebut juga mampu mengurangi ukuran luka dari kanker.  Selain itu, dalam pengobatan kanker, kunyit juga digunakan sebagai obat antiradang yang dapat mengurangi efek tidak enak dari kemoterapi yang diberikan.

Sponsors Link

3. Antimikroba

Kunyit memiliki fungsi antimikroba, artinya tanaman ini dapat menghambat beberapa jenis jamur, virus, dan bakteri. Senyawa curcumin merupakan toksik bagi bakteri Staphyllococcus aureus, Microccocus pyogenes.Dikarenakan keampuhan kandungan curcumin di dalam kunyit, maka seringkali kunyit digunakan sebagai antiseptik, obat luka, dan obat berbagai jenis penyakit infeksi. Selain itu minyak atsiri kunyit juga memiliki peran sebagai antiseptik dan antiinflamasi yang sangat kuat melebihi obat kimi hydrocortisone.

4. Antipikun

Salah satu penelitian yang telah dilakukan, mengkonsumsi kunyit secara rutin dapat mengurangi potensi terserang penyakit Alzeimer. Selain itu, kandungan zat curry di dalam kunyit mampu melindungi sel-sel otak dari kerusakan, dan mempercepat regenerasi sel yang telah rusak.

5. Antiracun

Kunyit sering digunakan untuk mengobati keracunan, luka gigitan serangga, binatang berbisa, dan lintah. Selain itu fungsi antiracun pada kunyit juga mampu menetralisir zat-zat yang sudah tidak digunakan oleh tubuh.

Mahalnya harga tanaman kunyit dan banyaknya orang yang mencari tanaman kunyit dikarenakan khasiatnya yang ampuh dalam mengatasi berbagai macam penyakit. Tentu saja jangan menjadikan harga sebagai penghambat Anda untuk tetap hidup sehat. Tanaman kunyit mudah sekali untuk dibudidayakan, sehingga dapat menghemat biaya jika Anda dapat memperoleh tanaman kunyit dari halaman rumah Anda sendiri. Anda dapat menanam rimpang yang sudah memiliki paling tidak tiga mata tunas, pastikan bersih dari jamur. Jangan menyiram terlalu banyak air. Pastikan Anda menanam di tanah yang subur dan memiliki sirkulasi yang baik sehingga tanaman dapat tumbuh subur dan Anda dapat segera menikmati kunyit hasil halaman rumah Anda.

Sponsors Link

Bagaimana cara mengolah kunyit agar dapat dikonsumsi bagi penderita penyakit kanker?

Kanker merupakan penyakit yang muncul akibat sel-sel kanker yang berkembang di luar batas normal akibat stimulus zat-zat berbahaya dari luar tubuh. Dengan demikian dibutuhkanlah penawar yang dapat memperkuat sistem pertahanan tubuh dan menghancurkan sel kanker agar tidak berkembang pada stadium yang lebih berbahaya. Berikut ini merupakan cara mengolah kunyit putih:

Mengeringkan kunyit dan menyimpan di dalam kapsul

  • Kunyit putih yang sudah dipanen dapat Anda cuci dan jemur terlebih dahulu.
  • Setelah benar-benar kering, giling kunyit putih dengan menggunakan alat. Anda bisa membawa ke apotek atau toko obat yang bersedia menerima untuk mengolah menjadi bubuk
  • Masukkan ke dalam kapsul. Simpan di tempat yang sejuk dan Anda mudah mengkonsumsinya.

Membuat ramuan

Membuat ramuan dengan mencampur kunyit dengan bahan lainnya seperti daun benalu, madu, kemiri, serai, jahe, dan sebagainya. Anda dapat meminum secara langsung atau dilembutkan, kemudian ditempelkan pada bagian yang sakit. Ramuan kunyit putih dapat mempercepat pengeringan luka bekas operasi jika Anda secara rutin menempelkan di bagian luka.

Demikianlah manfaat kandungan kunyit untuk pengobatan kanker. Bila Anda dalam kondisi yang sehat secara rutin mengkonsumsi kunyit putih, maka Anda sudah melakukan tindakan pencegahan kanker. Jika Anda saat ini sedang berjuang dalam mengatasi penyakit kanker, mengkonsumsi kunyit secara rutin adalah langkah tepat yang telah dilakukan untuk pengobatan.

, , , , , , ,
Post Date: Thursday 31st, March 2016 / 15:04 Oleh :
Kategori : Pengobatan