8 Manfaat Bekam Untuk Kanker yang Wajib Diketahui

Teknik pengobatan untuk penyakit kanker sudah banyak tersedia baik yang secara modern melalui tindakan medis maupun dengan cara tradisional. Tindakan medis diantaranya melalui kemoterapi, radioterapi, atau operasi pengangkatan sel kanker secara langsung saat sudah stadium lanjut. Cara tradisional yang dimaksudkan pada bahasan ini adalah beberapa pengobatan alternatif, akupuntur, pemberian herbal tertentu, dan satu teknologi tradisional baru yaitu bekam. (baca juga : Gejala Awal Kanker Tenggorokan, Gejala Awal Kanker Usus)

Sponsors Link

Bekam sebenarnya sudah menjadi teknik pengobatan yang banyak digunakan pada beberapa negara timur tengah dan sebagian asia tenggara. Bekam adalah teknik pengobatan dengan cara mengeluarkan atau memantik darah dari badan seseorang menggunakan alat seperti cawan yang berisi api sehingga menyebabkan kulit bengkak dan mengeluarkan darah. Teknik bekam banyak diminati oleh beberapa penderita penyakit kronis dengan harapan kesembuhan dapat diperoleh dengan jalan mengeluarkan atau membuang darah kotor yang berisi penyakit. (baca juga : Tanda Tanda Kanker Rahim stadium awal, Gejala Leukimia Stadium 2)

Teknik pengobatan dengan bekam memang belum menjadi andalan bagi pengobatan kanker. Namun demikian terapi bekam sangat bermanfaat saat penderita kanker berada dalam masa pengobatan seperti kemoterapi dan penyembuhan. Kanker merupakan penyakit mematikan yang menyerang sel-sel tubuh dengan cara merusak jaringan yang sehat dan menyebar ke organ-organ tertentu. Penyebaran tersebut dapat melalui aliran darah. Disinilah terlihat keterkaitan pengobatan kanker dengan teknik bekam. Bekam membuang darah kotor dan beracun yang sudah tidak lagi berfungsi, sehingga penyebaran kanker melalui aliran darah dapat dihambat sementara waktu. Beberapa manfaat bekam untuk kanker yang dapat dirasakan oleh penderita kanker diantaranya adalah sebagai berikut. (Baca Juga : Operasi Kanker Payudara, Ciri ciri Kanker Nasofaring)

1. Meningkatkan Sistem Imunitas

Sistem imun atau daya tahan tubuh sangat penting dijaga kestabilannya selama masa pengobatan berjalan. Pasien kanker yang tengah menjalani kemoterapi dianjurkan untuk dalam kondisi yang stabil agar pengobatan berjalan lancar. Pada terapi bekam bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mendorong pertumbuhan sel supaya dapat berfungsi secara sehat. Dengan begitu pasien akan melewati masa pengobatan dengan baik.

Baca juga :

Sponsors Link

2. Mengurangi Efek Samping Kemoterapi

Kemoterapi yang dijalani oleh pengidap kanker sangat rentan mengakibatkan berbagai efek samping yang terkadang merugikan. Rambut rontok, menurunnya berat badan, tubuh lemah adalah sebagian efek yang diakibatkan kemoterapi. Hal tersebut sangat merugikan pasien kanker yang sedang dalam masa pengobatan. Menggunakan metode bekam dapat mengurangi risiko terkena radiasi dan kemoterapi yang cenderung menyerang sel normal ataupun abnormal. Bekam juga dapat mengurangi rasa mual dan muntah yang terjadi pada pasien pasca operasi dilakukan. (Baca Juga: Efek Kemoterapi Kanker Kelenjar Getah Bening , Kemoterapi Kanker)

3. Menyeimbangkan Energi

Terapi bekam diyakini dapat membantu pengobatan kanker dengan cara memperkuat energi agar tubuh selalu dalam kondisi yang sehat. Penarikan darah dilakukan dengan merangsang titik-titik tertentu yang ada pada tubuh dimana energi dapat berkumpul dan mengalir. Hal tersebut akan berakibat mengalirnya energi pada bagian-bagian tubuh, sehingga tubuh dapat seimbang dan kembali sehat. (baca juga : Makanan Pemicu Kanker Serviks, Kanker Serviks Pada Wanita)

4. Mengeluarkan Racun

Manfaat bekam yang paling utama adalah mengeluarkan toksin-toksin dari dalam darah. Membantu membersihkan darah dari zat sisa serta sel darah yang sudah mati. Darah adalah elemen yang paling utama dalam tubuh manusia. Secara umum kesehatan tubuh dipengaruhi oleh kondisi sel darah yang sehat. Kondisi sel darah yang sehat dan bersih dari racun akan membantu pasien kanker lekas pulih. (Baca Juga: Manfaat Akupresur Untuk Kanker , Makanan Pencegah Kanker Payudara)

5. Membantu Regenerasi Sel Baru

Bekam dapat membantu mengeluarkan racun serta zat sisa obat yang dikonsumsi oleh pasien kanker. Dengan mengeluarkan bahan kimia yang ada dalam darah, bekam akan meningkatkan produksi sel darah merah oleh sumsum tulan serta meningkatkan fungsi organ tubuh ( lambung, paru-paru, jantung, dan usus besar ). Sel darah yang sehat akan membantu organ tubuh lainnya meregenerasi sel baru dan menyeimbangkan kondisi pasien.

Baca Juga:

6. Melancarkan Aliran Darah

Menarik keluar darah yang sudah tidak lagi berfungsi dan dipastikan lebih merusak tubuh dapat membantu aliran darah yang sehat agar lebih lancar. Dengan aliran darah yang lancar pada tubuh pasien kanker maka gumpalan patogen akan lenyap dan dapat mengembalikan keteraturan serta keseimbangan antar bagian tubuh sehingga berfungsi dengan baik. (Baca Juga : Penyebab Kanker Getah Bening, Manfaat konsumsi Ginseng Pencegah Kanker)

Sponsors Link

7. Mengurangi Ketegangan Emosional

Emosional pasien kanker cenderung berubah setiap saat. Faktor ini disebabkan adanya sistem hormon yang tidak bekerja secara optimal sebagai akibat dari pengaruh obat-obatan tertentu. Dengan aliran darah yang lancar maka efek terapi bekam dapat menimbulkan rasa tenang dan relaksasi bagi pasien yang tentunya sangat bermanfaat untuk proses penyembuhan. Terapi bekam yang dilakukan dengan mengeluarkan darah dapat memengaruhi metabolisme serotonin atau neurotransmitter ( bahan kimia dalam otak) yang membantu relaksasi bagi tubuh pasien. (Baca Juga: Penyebab Kanker Batang Otak , Tanda Awal Kanker Otak)

8. Mengurangi Dosis Obat Tertentu

Terapi bekam jika dilakukan secara rutin dan sesuai rentang masa yang tepat akan membantu pasien untuk mengurangi dosis obat. Dosis obat yang ditekan adalah tipe analgesik atau pereda rasa nyeri. Penggunaan bekam untuk menghilangkan rasa nyeri terjadi saat darah yang kotor dan tidak berfungsi lagi ditarik dari bagian tubuh yang terkena sel kanker. Bekam juga dapat digunakan bersamaan dengan perawatan paliatif lainnya untuk bersama-sama mengurangi rasa nyeri. (baca juga : Radioterapi Kanker Serviks, Pap Smear)

Secara singkat pemilihan terapi bekam sebagai metode penyembuhan kanker dapat menjadi pilihan. Penggunaan metode bekam dapat dilakukan baik sebelum maupun setelah masa operasi. Dalam pengobatan modern, terapi bekam juga banyak menjadi pilihan untuk mnegobatai jenis penyakit lain seperti tekanan darah ( tinggi dan rendah), penyakit pektoris, kelainan jantung, dan berbagai penyakit saluran pernapasan.

Artikel Terkait :

Kelebihan metode pengobatan bekam yang paling kentara adalah tidak adanya efek samping yang ditimbulkan setelah terapi dijalankan. Selain itu, tidak digunakan obat-obatan tertentu untuk dikonsumsi pasien sehingga risiko akibat zat kimia dapat berkurang. Sementara itu, kekurangan terapi ini adalah pada rasa sakit yang ditimbulkan sesaat setelah darah ditarik, karena dapat menyebabkan pasien yang memiliki tekanan darah rendah akan lemas pada beberapa saat.

Demikian artikel mengenai manfaat terapi bekam untuk mengobati kanker. semoga bermanfaat !

, , , , , ,
Oleh :
Kategori : Pengobatan