Makanan setelah Kemoterapi Kanker yang Dianjurkan dan Pantangannya !

Mengatur asupan makanan bagi para penderita kanker memang menjadi hal yang wajib diperhatikan, terutama pasca menjalani kemoterapi. Salah satu jenis kanker yang menyumbang angka besar pada angka kematian wanita juga memerlukan perhatian khusus dalam konsumsi makanannya, yaitu kanker payudara.

Sponsors Link

Dalam kemoterapi kanker payudara juga menyebabkan adanya pengurangan terhadap kadar darah putih dan juga menurunkan kekebalan tubuh. Oleh sebab itu, segala asupan makanan akan berpengaruh juga terhadap kesehatan tubuh penderita kanker payudara. Berikut ini akan dibahas lebih lanjut mengenai makanan setelah kemoterapi kanker payudara yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi.

Pantangan Makanan untuk Dikonsumsi

Perlu anda ketahui bahwa ada beberapa jenis makanan yang diketahui dapat menghambat pengobatan kanker yang sedang dilakukan, seperti pengobatan kemoterapi. Hal tersebut disebabkan karena beberapa jenis dapat berinteraksi langsung dengan pengobatan, maupun juga dapat membuat sistem kekebalan tubuh menjadi lebih menurun.

Kondisi tersebut pastinya tidak baik karena dapat menyebabkan pasien tidak mampu meneruskan pengobatan maupun menghambat keefektifan dari pengobatan kanker itu sendiri. Beberapa pantangan makanan pasca kemoterapi, termasuk pasca kemoterapi kanker payudara diantaranya adalah:

  • Sayuran mentah

Sayuran-sayuran memang merupakan sumber serat yang baik didalam tubuh, dan juga banyak untuk dianjurkan dikonsumsi setiap hari karena dapat menjaga nutrisi maupun gizi didalam tubuh, baik sayuran matang maupun sayuran mentah. Namun hal ini berbeda bagi pasien pasca kemoterapi, sayuran mentah merupakan makanan yang tidak dianjurkan untuk dikonsumsi.

Hal ini disebabkan tubuh pasien setelah kemoterapi kanker akan lebih rentang terhadap bakteri, sedangkan pada sayuran mentah diketahui lebih mudah terkena bakteri dan kuman. Oleh karena itu, pasien pasca kemoterapi dianjurkan untuk tidak mengonsumsi sayuran mentah maupun makanan yang tidak matang secara sempurna untuk menghindari infeksi bakteri maupun infeksi penyakit lainnya.

  • Jeruk

Jeruk yang kaya akan vitamin C juga ternyata tidak dianjurkan dikonsumsi bagi pasien pasca kemoterapi. Hal ini disebabkan karena kandungan vitamin C yang tinggi maupun tingkat keasaman yang tinggi didalam jeruk dapat meningkatkan efek samping kemoterapi kanker. Bahkan dalam beberapa kasus, jeruk juga dapat menyebabkan sembelit jika dikonsumsi pasca kemoterapi.

  • Makanan tinggi akan lemak

Makanan tinggi akan lemak juga menjadi salah satu jenis pantangan makanan pasca kemoterapi, terutama adalah makanan dengan lemak jenuh. Hal ini disebabkan karena makanan berlemak jenuh tinggi dapat meningkatkan adanya risiko kanker kambuh kembali, maupun juga memperparah kondisi kanker didalam tubuh.

  • Makanan tinggi akan protein

Tidak hanya makanan yang tinggi akan lemak saja, namun makanan-makanan yang tinggi akan protein juga tidak dianjurkan untuk banyak dikonsumsi. Namun bukan berarti tidak boleh dikonsumsi sama sekali, pasien pasca kemoterapi masih dapat mengonsumsi protein seperti dari kedelai, tempe, tahu, dan lainnya dibanding dari unggas, daging, ikan, telur.

Itulah beberapa pantangan makanan bagi pasien pasca kemoterapi secara umum maupun bagi pasien kanker payudara. Masih banyak lagi pantangan makanan lainnya seperti makanan pedas, alkohol, makanan yang dibakar maupun makanan berminyak, dan lain sebagainya sebagai bagian dari makanan pemicu kanker. Makanan-makanan tersebut tidak dianjurkan karena dapat meningkatkan efek samping dari kemoterapi maupun juga dapat menghambat keefektifan pengobatan yang dilakukan.

Anjuran Makanan untuk Dikonsumsi

Dalam pengobatan kemoterapi, dokter juga biasanya akan menganjurkan pasiennya untuk memilih makanan sehat untuk dikonsumsi. Hal ini juga bertujuan untuk menunjang keberhasilan maupun keefektifan dari kemoterapi yang dilakukan.

Dengan mengonsumsi makanan sehat setelah kemoterapi, termasuk pada kemoterapi kanker payudara, maka tubuh pasien akan lebih memungkinkan untuk bertahan terhadap efek samping kemoterapi dan juga meningkatkan proses penyembuhan yang lebih cepat. Kondisi tersebut akan berpengaruh pula pada umur penderita kanker payudara maupun peningkatan harapan hidup pasien. Setidaknya terdapat beberapa makanan yang dianjurkan untuk dikonsumsi, seperti:

  • Makanan berserat

Salah satu efek samping dari kemoterapi adalah pasien akan mengalami sembelit, oleh sebab itu pasca kemoterapi dianjurkan untuk mengonsumsi makanan-makanan berserat. Makanan berserat dapat diperoleh dari sayur-sayuran dan buah-buahan, seperti pepaya.

Selain itu pisang juga dapat dikonsumsi untuk mengurangi diare bagi beberapa pasien yang mengalami diare selama pengobatan. Perlu diingat juga untuk tidak mengonsumsi sayur-sayuran mentah untuk menghindari infeksi penyakit akibat bakteri maupun kuman yang terkandung didalamnya.

Sponsors Link

  • Jahe

Jahe atau makanan yang beraroma mint juga dianjurkan untuk dikonsumsi pasca kemoterapi. Hal ini bertujuan untuk mengurangi atau menghilangkan rasa mual sebagai salah satu efek kemoterapi kanker yang dilakukan.

  • Lemak dari ikan

Walaupun makanan berlemak tinggi tidak dianjurkan untuk dikonsumsi, namun ada pula lemak dari ikan yang dapat dikonsumsi pasca kemoterapi dalam jumlah normal maupun sesuai anjuran dokter. Salah satunya adalah dengan mengonsumsi lemak dari ikan, seperti kandungan omega-3 dalam ikan salmon.

Masih banyak lagi makanan-makanan yang bisa dikonsumsi pasca kemoterapi yang disesuaikan dengan anjuran dokter maupun kondisi tubuh masing-masing. Demikian ulasan mengenai makanan setelah kemoterapi kanker payudara, semoga bermanfaat.

, , , , ,
Oleh :
Kategori : Pengobatan

Ada keluarga yang terkena kanker ? Jangan panik Silakan berkonsultasi dengan tim fakta kanker, silakan klik icon di bawah ini.

Doctors Talk

Ingin terbebas dari kanker ? Sudah saatnya rutin konsumsi herbal ini.