Bolehkah Penderita Kanker Minum Susu Kedelai?


Susu kedelai sering dijadikan sebagai alternatif penggantu susu kambing dan susu sapi, terutama bagi mereka yang intoleran dengan kandungan laktosa. Susu kedelai mengandung banyak sekali nutrisi, seperti protein nabati, mineral, asam lemak tak jenuh, berbagai vitamin dan senyawa fitokimia yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Namun sempat beredar kabar bahwa susu kedelai dapat mempercepat penyebaran sel kanker atau tumor. Benarkah kabar tesebut?

Sponsors Link

Kaitan Susu Kedelai dengan Penyakit Kanker
Pada awalnya, susu kedelai sering dikaitkan dengan penyakit kanker payudara, yang sangat berhubungan dengan kadar hormon estrogen dalam tubuh. Kanker payudara sendiri rentan muncul jika kadar estrogen terlalu tinggi, karena itu baik wanita yang sehat maupun yang sedang mengalami kanker payudara sangat takut untuk mengkonsumsi produk kedelai, salah satunya susu kedelai.

Susu kedelai yang dibuat dari kacang kedelai mengandung senyawa fitoestrogen yang disebut isoflavon, dan senyawa tersebut sangat mirip dengan hormon estrogen dalam tubuh namun dalam kondisi yang lebih lemah. Meskipun memiliki struktur dan sifat yang hampir sama, fitoestrogen tidak dapat mengggantikan fungsi estrogen karena terlalu lemah. Jadi, kecil kemungkinannya jika susu kedelai dapat memicu kanker payudara semakin parah.

Pernyataan mengenai boleh atau tidaknya penderita kanker mengkonsumsi susu kedelai memang masih menuai pro dan kontra, meskipun sudah dilakukan banyak penelitian hingga bertahun-tahun. Demi mendapatkan hasil penelitian yang akurat, sebuah penelitian yang melibatkan 6.235 wanita di Kanada dan Amerika dan dilakukan selama 8 tahun. Dari penelitian tersebut, didapat hasil yaitu wanita yang banyak mengkonsumsi produk kedelai memiliki kehidupan 21 persen lebih panjang dibanding wanita yang kurang mengkonsumsi produk kedelai.

Seorang peneliti nutrisi di Boston juga mengungkapkan, seseorang yang memasukkan produk kedelai dalam dietnya akan menjadi lebih sehat, termasuk dapat mencegah terkena kanker payudara. Penduduk Asia juga telah membuktikan, dengan konsumsi produk kedelai seperti susus kedelai dengan rutin justru dapat menurunkan resiko munculnya kanker payudara. Karena itu, susu kedelai tetap aman diminu oleh penderita kanker, termasuk kanker payudara.

Batas Konsumsi Susu Kedelai
Meski susu kedelai baik untuk kesehatan dan dapat menurunkan resiko penyakit kanker, bukan berarti kita dapat mengkonsumsinya berlebihan. Sebaiknya konsumsi susu kedelai dalam batas wajar, dengan jumlah yang sedang yaitu 1-2 porsi setiap harinya. Takaran 1 porsi produk kedelai yaitu satu jelas untuk susu kedelai, 28 gram untuk kacang kedelai, 85 gram untuk tofu dan setengah gelas untuk edamame yang sudah matang.

Jadi kesimpulannya, baik orang sehat, penderita kanker payudara atau mereka yang sudah sembuh dari kanker payudara maupun penyakit kanker lainnya tetap dapat minum susu kedelai tanpa perlu merasa khawatir. Karena dengan mengkonsumsinya dalam jumlah yang sedang akan membantu meningkatkan kesehatan tubuh dan menurunkan resiko penyakit kanker.

, , ,

Ada keluarga yang terkena kanker ? Jangan panik Silakan berkonsultasi dengan tim fakta kanker, silakan klik icon di bawah ini.

Doctors Talk

Ingin terbebas dari kanker ? Sudah saatnya rutin konsumsi herbal ini.