Bisakah Kanker Sembuh Dengan Sendirinya Tanpa Diobati?

Mendengar kata kanker saja sudah membuat orang ketakutan, apalagi jika sampai mengalaminya. Penyakit kanker hingga saat ini masih menjadi penyakit yang paling ditakuti di dunia, meski pengobatan kanker secara medis sudah dipatenkan. Banyaknya jumlah penderita kanker yang meninggal dan mahalnya biaya pengobatan, membuat banyak orang sangat menghindari penyakit satu ini. Namun dengan berkembangnya zaman dan semakin instan dalam segala aspek kehidupan membuat jumlah penderita kanker terus meningkat setiap tahunnya. Dari semua kasus jenis kanker yang pernah ada, pernahkah Anda mendengar atau menyaksikan penderita kanker yang dinyatakan sembuh meski tidak menjalani pengobatan konvensional? Bahkan mereka yang sembuh tersebut terbebas dari kanker dengan sendirinya tanpa campur tangan dokter.

Sponsors Link

Benarkah kanker dapat sembuh dengan sendirinya?

Metode pengobatan kanker yang paling umum dikenal dan masih menjadi andalan hingga saat ini adalah kemoterapi kanker, dengan memasukkan senyawa kimia ke dalam tubuh untuk membunuh sel kanker yang tersebar di dalam tubuh. Namun tentu saja akan ada efek samping yang muncul selama proses pengobatan berlangsung. Meski begitu dokter tetap mengatakan metode ini yang paling ampuh untuk melawan penyakit kanker. Namun sebagian penderita kanker meski jumlahnya sedikit ternyata ditemukan dapat sembuh atau menunjukkan perubahan yang lebih baik meski tidak menjalani serangkaian pengobatan medis seperti kemoterapi, operasi maupun radioterapi.

Kejadian tersebut memang benar terjadi, dan dalam dunia medis disebut sebagai remisi spontan. Remisi spontan adalah perubahan baik karena hilang atau berkurangnya sel kanker dalam tubuh pada penderita kanker yang telah divonis oleh dokter. Hebatnya remisi spontan ini terjadi tanpa keterlibatan pengobatan konvensional sehingga sulit dipercaya. Namun bukan berarti penyakit kanker tersebut sembuh dalam waktu yang singkat. biasanya proses ini memakan waktu yang cukup lama hingga berbulan-bulan bahkan hingga lebih dari setahun. Kemajuan yang dialami penderita kanker tersebut bisa terlihat dari gejala dan rasa sakit yang jauh berkurang, ukuran tumor yang mengecil hingga sel kanker akhirnya hilang.

Namun sayangnya remisi spontan tidaklah dapat terjadi pada semua orang, bahkan persentasenya sangat kecil yaitu satu banding seratus ribu orang. Artinya, tidak semestinya penderita kanker mengharapkan kondisi tersebut terjadi padanya dan menghindari pengobatan medis. Remisi spontan pun bisa terjadi pada orang yang menjalani terapi di rumah sakit namun juga melakukan pengobatan alternatif kanker sehingga sel kanker dapat kembali menjadi sel sehat. Umumnya penyakit kanker yang lebih sering mengalami remisi spontan adalah kanker darah, kanker kulit dan kanker kelenjar getah bening.

Syarat Terjadinya Remisi Spontan pada Penyakit Kanker

Setidaknya, seorang penderita kanker dikatakan mengalami remisi spontan jika memenuhi minimal satu dari syarat berikut ini.

1. Tidak Menjalani Pengobatan Medis Sama Sekali

Seseorang yang tidak menjalani pengobatan medis sama sekali tentu sangat ajaib bisa terbebas dari penyakit kanker. Hal inilah yang termasuk dalam kategori remisi spontan dimana ukuran sel tumor maupun kanker mengecil dan menghilang meski tidak diobati dengan tindakan medis yang terstandarisasi.

2. Menjalani Pengobatan Medis Tidak Sampai Selesai

Sebagian penderita kanker juga ada yang berusaha menjalani pengobatan medis atau konvensional, namun sebelum rangkaian pengobatan selesai pasien dinyatakan sembuh atau terbebas dari penyakit kankernya. Bahkan ada yang melakukan pengobatan ala kadarnya karena keterbatasan biaya namun bisa mengalami perubahan signifikan menjadi lebih sehat.

Sponsors Link

3. Mengalami Kemajuan Secara Bertahap

Beberapa penderita kanker yang telah divonis dokter tidak dapat sembuh dan hanya memiliki harapan hidup yang kecil ternyata dapat menunjukkan perubahan yang lebih baik. Meski penyakit kanker mungkin tidak hilang sepenuhnya, kualitas hidup orang tersebut kian meningkat dan kesehatan jauh lebih baik dengan gejala kanker yang semakin berkurang.

4. Memiliki Harapan Hidup yang Panjang

Biasanya dokter saat memeriksa pasiennya yang terkena kanker akan memberitahukan seberapa besar angka harapan hidup yang dimilikinya. Jika ia bisa berhasil hidup lebih lama dari yang diperkirakan dokter dan gejala kankernya mengalami penurunan maka bisa dibilang orang tersebut telah mengalami remisi spontan yang menyebabkannya lebih kuat melawan sel kanker dalam tubuhnya.

5. Menjalani Kombinasi Pengobatan

Mengkombinasikan beberapa jenis pengobatan seperti kemoterapi dan mengkonsumsi daftar tanaman obat kanker ternyata juga memungkinkan seseorang mengalami remisi spontan. Keduanya saling melengkapi dimana pengobatan medis menghancurkan sel kanker sementara obat tradisional membantu menguatkan sistem imun dan meminimalisir efek samping pengobatan medis tersebut, seperti terjadinya tanda kanker payudara mulai sembuh.

Meski sangat jarang terjadi, ada juga penderita kanker yang dapat sembuh karena mendapat mukjizat. Mereka yang hanya melakukan meditasi, ritual keagamaan dan doa-doa ternyata juga mengalami peningkatan untuk terbebas dari kanker karena keyakinan mereka akan kuasa sang Pencipta. Namun tentu saja cara ini tidak direkomendasikan karena sangat beresiko dan kemungkinannya sangat kecil. Bisakah kanker sembuh dengan sendirinya, memang bisa saja terjadi, namun sebaiknya tetap utamakan pengobatan medis yang telah teruji selama ratusan tahun.

, , ,

Ada keluarga yang terkena kanker ? Jangan panik Silakan berkonsultasi dengan tim fakta kanker, silakan klik icon di bawah ini.

Doctors Talk

Ingin terbebas dari kanker ? Sudah saatnya rutin konsumsi herbal ini.