8 Ciri Ciri Kanker Tulang Wajib Diketahui

kanker tulangDibandingkan dengan penderita jenis kanker yang lain, prosentase penderita penyakit kanker tulang terbilang sedikit karena hanya sekitar 0,2% dari keseluruhan penderita penyakit kanker. Menurut penelitian, setiap tahunnya hanya sekitar 2890 orang di seluruh dunia yang yang didiagnosa mengidap kanker tulang, dan dari jumlah tersebut sekitar 1410 orang meninggal karena penyakit ini. Bahayanya penyakit ini, ciri ciri kanker tulang secara dini harus diperhatikan.

Sponsors Link

Meski terbilang langka, jenis kanker yang banyak menyerang mereka yang berusia 10 – 20 tahun ini tergolong jenis kanker yang aktif dan agresif. Karena begitu menyerang, akar-akarnya dapat menggerogoti tulang hingga butuh tindakan amputasi, sebab jika tidak, maka akan berisiko terhadap keselamatan jiwa penderita.


Jenis Kanker Tulang

Menurut penyebabnya, kanker tulang terbagi atas 2 jenis, yaitu: kanker tulang primer dan kanker tulang sekunder. Kanker tulang primer terjadi karena sel-sel kanker yang bersumber dari tulang itu sendiri, sedang kanker tulang sekunder sumber dari sel-sel kanker berasal dari organ-organ tubuh lain yang terserang kanker, seperti kanker prostat, kanker payudara, kanker paru-paru, serta jenis kanker lainnya yang bermetastatis atau menyebar hingga akar-akarnya menyerang tulang.

Kanker tulang primer terbagi atas 3 jenis, yakni:

  1. Osteosarcoma

Kanker tulang yang kerap menyerang lengan bagian atas dan lutut ini, sel-sel kankernya berasal dari jaringan osteoid yang terdapat pada tulang.

  1. Chondrosarcoma

Kanker tulang ini  kerapkali menyerang bagian panggul, bahu, serta kaki bagian atas. Sel-sel kanker bersumber dari jaringan tulang rawan.

  1. Ewing Sarkoma

Kanker tulang ini sel-selnya bersumber dari jaringan syaraf primitif pada jaringan lunak ( jaringan fibrosa, otot, pembuluh darah, lemak, serta jaringan pendukung lainnya) dan tulang. Bagian tubuh yang diserang pada umumnya tulang lengan dan kaki, serta tulang panggul dan tulang punggung.


Penyebab Kanker Tulang

Hingga kini masih belum diketahui secara pasti, faktor-faktor apa saja yang menjadi penyebab terjadinya kanker tulang. Namun demikian, beberapa hasil penelitian telah berhasil mengidentifikasi bahwa faktor yang berisiko tinggi yang menjadi penyebab kanker tulang diantaranya adalah:

  • Pengobatan dengan menggunakan obat-obatan anti-kanker tertentu serta terapi radiasi eksternal yang dilakukan kepada anak-anak dapat menjadi penyebab terjadinya Osteosarcoma.
  • Osteosarcoma juga kerap disebabkan karena faktor genetika atau faktor keturunan. Sehingga jika orang tua memiliki cacat tulang, anaknya cukup rentan untuk terserang penyakit yang sama.
  • Upaya untuk memperbaiki patah tulang dengan pemasangan implant logam berupa plat atau pen yang dilakukan oleh dokter juga berisiko terjadinya kanker tulang.
  • Selain itu kanker tulang juga kerap disebabkan oleh cidera, infeksi, dan peradangan minor kronis, infeksi virus, pertumbuhan tulang berlebihan, paparan radiasi, serta faktor-faktor lainnya.

Munculnya kanker tulang biasanya ditandai dengan gejala awal berupa deformasi patologis tulang, rasa sakit yang terus menerus pada bagian punggung, terjadinya patah tulang pada satu atau beberapa bagian tubuh tanpa diketahui dengan jelas penyebabnya, serta terjadinya distal mati rasa pada bagian tubuh disebabkan penekanan pembuluh darah pada syaraf yang dilakukan oleh tumor.

Gejala Kanker Tulang

Gejala awal lainnya berupa benjolan yang muncul pada permukaan tulang, terjadinya peradangan, rasa lelah yang berlebihan, turunnya berat badan, turunnya kemampuan beraktifitas, serta bengkak dan rasa sakit yang terus menerus pada bagian persendian tulang.

Bermula dari gejala awal itulah kanker tulang terus berkembang melalui beberapa fase atau tahapan dengan ciri-ciri sebagai berikut:

1. Rasa Sakit / Nyeri Berkepanjangan Pada Tulang

Ciri-ciri kanker tulang yang paling mudah dideteksi adalah rasa sakit yang berkepanjangan pada tulang belakang, utamanya bagian punggung dan leher disertai dengan gejala lainnya seperti rasa nyeri dan ngilu. Rasa sakit tersebut tidak hanya berhenti pada bagian tulang belakang saja, tapi lambat laun menyebar ke bagian-bagian tubuh yang lain. Penyebaran tersebut dipengaruhi oleh tempat pertumbuhan abnormal. Jika sel-sel kanker hanya menyebabkan iritasi dan peradangan kecil, maka rasa sakit pada umumnya hanya muncul di bagian belakang tubuh. Namun jika syaraf ditekan oleh sel-sel kanker, maka rasa sakit akan menyebar ke bagian-bagian yang menjadi tempat penyebaran sel kanker tersebut.

Sponsors Link

2. Turunnya Kemampuan Beraktifitas

Ciri ciri kanker tulang yang selanjutnya adalah akan mempengaruhi aktifitas anda. Sel-sel kanker yang menekan syaraf dengan sangat kuat, dapat membuat kemampuan seseorang dalam beraktifitas menurun. Hal tersebut disebabkan karena terjadinya gangguan terhadap tulang belakang terutama pada impuls-impulsnya. Karena saat kanker memicu terjadinya peradangan besar, kemampuan otak dalam berkomunikasi dengan anggota tubuh yang lain tidak lagi dapat berjalan dengan maksimal, sehingga kaki terasa sulit untuk dipakai berjalan, tangan terasa kaku untuk dipakai berpegangan atau meraih sesuatu, dan gejala-gejala  lainnya.

3. Kepekaan Menurun

Sensasi sentuhan juga semakin melemah disebabkan peradangan, tekanan dan pengaruh kanker tulang belakang, karena syaraf pusat berada pada bagian sumsung tulang belakang. Karena menurunnya kepekaan inilah maka penderita kanker tulang mulai sulit untuk dapat merasakan suhu yang panas atau dingin saat menyentuh sesuatu, sama halnya dengan menurunnya kemampuan otak saat berkomunikasi dengan anggota tubuh yang lain.

4. Inkontinensia

Gejala inkontinensia hampir sama dengan menurunnya kemampuan beraktifitas, hanya saja gejala ini berakibat pada hilangnya kemampuan seseorang dalam mengontrol kinreja dari usus serta kandung kemih disebabkan karena impuls impuls syaraf yang terganggu.

5. Kelumpuhan

Pada stadium tertentu, seseorang yang terkena kanker tulang dapat mengalami kelumpuhan, baik pada salah satu, beberapa, atau bahkan pada keseluruhan anggota badan, tergantung dari lokasi dan ukuran pertumbuhan sel-sel kanker, karena syaraf yang terserang kanker seolah terputus dari rangkaian syaraf secara keseluruhan.

6. Pembengkakan

Anda mungkin mengalami rasa sakit di sekitar terjadinya kanker, dan mungkin akan menunjukkan pembengkakan pada tulang, benjolan atau ada sesuatu yang ada di dalamnya.

7. Fraktur

Sel kanker dapat melemahkan tulang, dan ini kadang-kadang menyebabkan patah tulang. Kerusakan tulang mungkin terjadi pada tulang yang sebelumnya terasa sakit.

8. Penurunan Berat Badan

Penurunan berat badan yang tidak diinginkan dan kelelahan yang menyertai nyeri tulang mungkin merupakan tanda dari kanker tulang. Gejala lain, seperti kesulitan bernapas, mungkin berkembang jika kanker telah menyebar ke organ lain.

Sponsors Link

Metode Diagnosis dan Pengobatan

Untuk memastikan apakah gejala dan ciri-ciri sebagaimana tersebut di atas yang diderita oleh seseorang merupakan kanker tulang atau jenis penyakit lainnya, maka perlu dilakukan diagnosis dengan beberapa metode berikut ini:

  • Pencitraan dengan menggunakan peralatan pemeriksaan seperti CT Scan, Sinar X, MRI serta peralatan lainnya yang dilakukan oleh dokter.
  • Scan Tulang, yakni menyuntikkan bahan kontras serta memakai perangkat kamera khusus guna menampilkan struktur dan gambaran tulang.
  • Biopsi, yakni pengambilan jaringan tumor untuk diperiksa. Biopsi sendiri terdiri atas dua macam, yakni biopsi dengan menggunakan aspirasi jarum atau memakai jarum untuk mengambil potongan kecil jaringan tumor, serta biopsi bedah, yakni memotong sebagian kecil kulit penderita untuk diangkat jaringan tumornya, baik secara keseluruhan maupun sebagian untuk dilakukan pemeriksaan.

Jika seseorang memang dipastikan menderita kanker tulang, maka langkah-langkah pengobatan yang dapat dilakukan diantaranya adalah:

  1. Pembedahan

Pembedahan dilakukan jika kanker masih belum terlalu menyebar. Upaya pembedahan sendiri terdiri atas 3 jenis, yakni:

  • Kuretase atau memotong bagian dinding tulang yang terserang kanker, serta menguret bersih seluruh jaringan tumor yang ada, reseksi
  • Reseksi, yakni mengangkat tumor yang keluar dari tulang dengan melakukan pembedahan dari dalam.
  • Amputasi, adalah memotong keseluruhan bagian daru tulang yang menjadi tempat pertumbuhan tumor.
  1. Kemoterapi

Kemoterapi dilakukan dengan cara memasukkan obat tertentu yang memiliki kemampuan dalam membunuh sel-sel kanker yang membelah diri dengan sangat cepat.

  1. Terapi Radiasi

Terapi radiasi dilakukan dengan cara menyinari atau memberikan energi tertentu guna mengurangi atau mengecilkan sel-sel kanker dengan cara merusal DNA dari sel tersebut sehingga tidak memiliki kemampuan lagi untuk berkembang.

Kanker tulang memang tergolong penyakit yang langka, namun mengingat besarnya risiko bagi para penderita, maka sebisa mungkin bagi siapa saja untuk senantiasa mencegah, mengetahui gejala dan ciri-cirinya, serta melakukan pengobatan sedini mungkin sebelum penyakit kanker yang satu ini semakin berkembang dan berakibat fatal.

, ,
Oleh :
Kategori : Kanker Tulang