8 Penyebab Kanker Leher Rahim yang Penting Diwaspadai

Penyakit kanker merupakan jenis penyakit yang sangat ditakuti oleh semua orang, karena penyakit ini sangat sulit diobati dan kebanyakan penderitanya selalu meninggal dunia. Meski begitu, penyakit kanker tidak selamanya mematikan asalkan kita bisa mendeteksinya sedini mungkin dan segera mendapat pengobatan yang tepat. Salah satu jenis kanker yang sangat banyak jumlah penderitanya dan terus bertambah dari tahun ke tahun yaitu kanker leher rahim atau kanker serviks. Kanker serviks pada wanita memang dianggap sangat berbahaya, sehingga kita perlu mengetahui ciri-ciri kanker serviks dan juga penyebabnya untuk mencegah penyakit tersebut muncul.

Sponsors Link

Sebenarnya hingga sekarang ini belum ditemukan secara pasti penyebab munculnya kanker leher rahim, namun terdapat sejumlah faktor resiko yang meningkatkan peluang penyakit tersebut muncul pada seorang wanita. Kanker serviks yang masih pada tahap awal lebih mudah disembuhkan karena sel kanker belum menyebar luas, sedangkan kanker serviks stadium 4 sudah memasuki tahap akhir sehingga kondisi penderitanya sudah sangat parah. Pada tahap ini diperlukan pengobatan kanker serviks dan perawatan kanker leher rahim agar gejala yang ditimbulkan tidak semakin memburuk. Adapun faktor yang menyebabkan munculnya kanker leher rahim pada wanita yaitu sebagai berikut.

1. Faktor Keturunan

Seorang wanita yang memiliki orang tua atau sanak keluarga dengan riwayat penyakit kanker leher rahim akan lebih beresiko terkena penyakit tersebut. Sifat dari gen yang rusak mungkin akan diwariskan sehingga wanita tersebut dapat mengalami kanker leher rahim, terutama bila terpapar dengan penyebab kanker leher rahim lainnya.

2. Infeksi HPV

HPV atau human papiloma virus tipe 16 dan 18 diduga menjadi penyebab utama munculnya kanker leher rahim. Virus ini dapat menular dengan mudah dan cepat beregenerasi sehingga sangat mudah menular kepada orang lain. Salah satu cara menghindari infeksi virus ini adalah dengan setia kepada pasangan sehingga terhindar dari perilaku seks bebas dan tidak aman.

3. Asap Rokok dan Alkohol

Kebiasaan buruk seperti merokok dan minum minuman beralkohol dapat mempengaruhi kesehatan bahkan memicu terjadinya mutasi genetik. Jika gen pada sel area leher rahim mengalami kerusakan maka potensi untuk berubah menjadi sel kanker akan semakin besar. Kandungan senyawa kimia dalam rokok dan alkohol dapat merusak fungsi berbagai organ tubuh dan meningkatkan resiko kanker leher rahim.

4. Gangguan Sistem Kekebalan Tubuh

Seorang wanita yang memiliki masalah sistem imun atau gangguan kekebalan tubuh seperti menderita HIV/AIDS atau mengkonsumsi obat tertentu seperti imunosupresan. Jenis obat tersebut biasanya diberikan agar orang tersebut tidak menimbulkan reaksi penolakan terhadap pendonoran organ. Menurunnya sistem kekebalan tubuh dapat memperbesar peluang virus HPV berkembang biak sehingga wanita tersebut beresiko tinggi terkena kanker leher rahim.

5. Mengalami Kehamilan Berulang Kali

Wanita yang lebih banyak hamil dan melahirkan juga cenderung lebih beresiko terkena kanker leher rahim. Hal ini dikarenakan selama hamil terjadi perubahan hormon dalam tubuh, dan kondisi tersebut dapat menyebabkan leher rahim lebih rentan terinfeksi virus. Setidaknya wanita yang telah melahirkan sebanyak 3 kali atau lebih memiliki resiko yang lebih besar dibandingkan wanita lainnya.

Sponsors Link

6. Mengkonsumsi Pil KB

Pil KB juga sering dikaitkan dengan peningkatan resiko munculnya kanker leher rahim pada wanita. Mereka yang mengkonsumsi pil KB selama lebih dari lima tahun memang kebanyakan memiliki resiko dua kali lipat lebih besar mengalami penyakit tersebut. Karena itu, sebaiknya pikirkan dengan matang jika ingin menggunakan alat kontrasepsi. Pilihlah yang aman dan minim efek samping agar tidak merasa menyesal di kemudian hari.

7. Berhubungan Seksual dan Melahirkan di Usia Muda

Wanita yang menikah di usia yang sangat muda juga lebih rentan mengalami kanker leher rahim. Setidaknya, berhubungan seksual dan melahirkan pertama kali di usia 17 tahun atau di bawahnya dapat menyebabkan leher rahim mudah terinfeksi sehingga rentan terserang HPV. Jika kondisi tersebut terjadi, tentu diperlukan pemeriksaan rutin agar dapat mencegah dan mendeteksi dini jika terdapat bibit kanker pada leher rahim.

8. Pembalut yang Tidak Aman

Sekarang ini memang banyak sekali beredar berbagai jenis merek pembalut di pasaran, namun tidak semuanya aman dan menggunakan bahan berkualitas. Jika kita tidak jeli, terdapat banyak pembalut yang dibuat dari bahan berkualitas buruk atau diproses dengan tidak higienis. Hal ini tentu saja dapat berakibat fatal pada organ reproduksi, salah satunya meningkatkan resiko infeksi HPV dan munculnya kanker leher rahim. Pembalut menyebabkan kanker serviks jika tidak memenuhi standar pembalut yang aman digunakan.

Itulah penyebab kanker leher rahim yang sangat berbahaya dan sebisa mungkin dihindari. Salah satu cara mencegah penyakit tersebut muncul yaitu dengan menghindari semua penyebabnya dan mengkonsumsi makanan sehat untuk penderita kanker serviks. Dengan begitu peluang munculnya sel kanker akan semakin kecil dan para wanita bisa terhindar dari penyakit berbahaya tersebut.

, , ,
Info Dokter

Apa kanker paling bahaya ? Mengapa ? Yuks simak penjelasan dokter spesialis Kulit dan Kelamin dari RSPAD Gatot Soebroto, jangan lupa subscribe untuk penjelasan dokter lainnya.