Hati-Hati Terhadap Penularan Kanker Serviks Melalui Kloset

Pernahkah anda mendengar mengenai kloset yang dapat menjadi tempat penularan kanker serviks? Ini lah salah satu kondisi yang mewajibkan setiap individu terutama yang sering menggunakan fasilitas umum untuk lebih berhati-hati dan selalu menjaga kebersihan bersama. Hal ini juga disebabkan karena kanker serviks itu sendiri yang merupakan salah satu jenis kanker yang berbahaya dan juga mematikan.

Sponsors Link

Sebagai salah satu jenis kanker yang sering menyerang wanita, kanker serviks sendiri pada dasarnya disebabkan oleh adanya virus HPV atau Human Pappiloma Virus. Dimana infeksi virus tersebut kemudian berubah menjadi kanker serviks biasanya bergantung pada daya tahan tubuh masing-masing individu, dan virus ini pula lah yang biasanya ditularkan dan menyebabkan kemungkinan kanker serviks pada orang tertular.

Lantas apakah benar kloset merupakan salah satu tempat penularan kanker serviks? Berikut ini beberapa penjelasan lanjut mengenai penularan kanker serviks melalui kloset.

Penularan Kanker Serviks

Apakah kanker serviks menular? anda pasti sering mendengar pertanyaan ini juga. Kanker serviks memang salah satu jenis kanker yang dapat menular, dimana risiko penularan paling besar adalah melalui hubungan seksual dan kebiasaan berganti-ganti pasangan. Walaupun begitu, tetap tidak menutup kemungkinan bahwa virus HPV menyebabkan kanker serviks ini juga bisa berada dimana-mana, artinya tidak hanya menular melalui hubungan seksual saja.

Namun walaupun tertular oleh virus HPV tidak semuanya pula akan menyebabkan kanker serviks, karena bergantung pada daya tahan tubuh dalam melawan infeksi virus didalam tubuh masing-masing. Kanker serviks ini juga biasanya tidak menimbulkan gejala awal, dan akan mudah dikenali ketika sudah berada di stadium atau fase lanjut.

Anggapan mengenai kloset sebagai salah satu tempat penularan kanker serviks sendiri sebenarnya tidak memiliki dasar atau alasan yang kuat, walaupun masih tetap penting untuk diwaspadai. Mengapa dianggap tidak beralasan kuat? Hal ini disebabkan karena virus atau bakteri penyakit seksual menular seperti virus HPV penyebab kanker serviks, tidak akan bisa hidup lama di luar tubuh, terutama pada tempat-tempat dingin seperti toilet. Selain kondisi yang dingin, permukaan keras toilet juga dapat mencegah virus atau bakteri tersebut untuk dapat bertahan hidup lama.

Tidak hanya dilihat dari kondisi kloset atau toiletnya saja yang tidak memungkinkan virus atau bakteri untuk bertahan hidup, tetapi juga dapat dilihat dari urin yang terdapat di kloset. Maksudnya adalah, virus atau bakteri dari penyakit seksual menular biasanya tidak akan ada atau bersarang pada urin, sehingga urin yang dikeluarkan pada kloset juga mustahil bisa menularkan virus atau bakteri termasuk juga virus HPV penyebab kanker serviks. Oleh sebab itu, dilihat dari beberapa kondisi tersebut dapat disimpulkan bahwa penularan kanker serviks atau virus HPV melalui kloset sangat kecil kemungkinannya.

Walaupun berkemungkinan kecil tetapi juga masih ada kemungkinan, seperti kondisi dimana kloset yang digunakan, terutama kloset duduk, dipakai atau digunakan oleh seseorang dengan penyakit kutil kelamin sebelumnya, sehingga kondisi ini memberikan kemungkinan kecil pada adanya penularan pada individu yang memakai setelahnya. Namun anda tidak perlu khawatir karena virus atau bakteri yang menempel pada kloset duduk tersebut akan mudah mati saat terkena pembersih anti-bakterial. Terlebih lagi virus HPV tidak akan dengan mudahnya menyebabkan kanker serviks apabila tidak ada kontak langsung yang terjadi.

Lantas bagaimana saja cara penularan kanker serviks selain melalui kloset? Berikut beberapa diantaranya:

  • Hubungan Seksual

Seperti yang telah disebabkan sebelumnya, bahwa kemungkinan besar penularan kanker serviks atau penularan virus HPV adalah melalui hubungan seksual, seperti sering melakukan pergantian hubungan seksual dengan pasangan yang berbeda-beda pula. Terlebih lagi, perempuan akan lebih rentang terhadap virus HPV karena pada dasarnya virus ini menyukai mukosa pada vagina perempuan yang luas, sehingga menyebabkan kanker serviks pada wanita. Sedangkan penis pada laki-laki bukan merupakan mukosa melainkan kulit. Oleh sebab itulah, kanker serviks lebih besar menyerang perempuan dibandingkan laki-laki.

  • Bertukar Celana Dalam

Cara penularan selanjutnya adalah dengan kebiasaan bertukar celana dalam, karena bisa saja pemilik celana dalam yang dipinjam memang dalam kondisi kanker serviks. Sehingga celana dalam yang dipinjam juga terdapat virus HPV nya.

Sponsors Link

  • Pada LGBT

Pada kelompok penyuka sesama jenis dan melakukan hubungan seksual sejenis juga memiliki risiko yang lebih tinggi terhadap penularan virus HPV penyebab kanker serviks. Dimana pada kelompok gay sendiri virus paling banyak berada pada dubur.

  • Keturunan

Cara yang terakhir adalah dengan keturunan genetik, seperti penularan dari ibu kepada bayinya. Artinya bayi yang dilahirkan oleh seorang ibu yang mengalami virus HPV berkemungkinan besar tertular virus ganas penyebab kanker serviks tersebut. Oleh sebab itu lah banyak pula pertanyaan mengenai apakah kanker serviks penyakit keturunan. Walaupun biasanya virus tersebut akan menghilang setelah bayi berusia sekitar 1 tahun.

Itulah dia penjelasan mengenai penularan kanker serviks melalui kloset, semoga informasi diatas dapat bermanfaat dan menyadarkan diri anda untuk tetap menjaga daya tahan tubuh dengan baik serta menjauhi beberapa cara penularan diatas.

, , , ,

Ada keluarga yang terkena kanker ? Jangan panik Silakan berkonsultasi dengan tim fakta kanker, silakan klik icon di bawah ini.

Doctors Talk

Ingin terbebas dari kanker ? Sudah saatnya rutin konsumsi herbal ini.