Jenis Kanker Serviks – Gejala dan Diagnosa

Penyakit kanker serviks memang termasuk penyakit yang menakutkan bagi kaum hawa. Terlebih akhir-akhir ini kasus kanker yang menyerang dinding rahim tersebut semakin banyak menelan korban. Kanker serviks saat ini bahkan tercatat sebagai pembunuh wanita nomer dua di dunia setelah kanker payudara. Hal ini jelas memprihatinkan dan menjadi kecemasan bagi kaum wanita. Oleh sebab itu, pengenalan dan sosialisasi penanganan sekaligus pencegahan kanker serviks sejak dini sangat dibutuhkan. (baca juga: Pengobatan Alternatif Kanker Hati Stadium 4, Tanda Kanker Payudara Stadium Awal)

Sponsors Link

Kanker serviks adalah jenis penyakit kanker yang menyerang dinding rahim atau biasa disebut juga sebagai kanker leher rahim. Leher rahim sebenarnya adalah sebutan untuk bagian paling bawah dari rahim perempuan. Rahim sendiri adalah tempat dimana janin tumbuh dan berkembang. Leher rahim menghubungkan antara vagina dan rahim itu sendiri. Jadi, secara singkat juga dapat dikatakan penyakit serviks berkaitan dengan banyaknya infeksi yang kemungkinan dapat terjadi di dalam organ intim wanita. (baca juga: Gejala Kanker Otak Stadium 1 , Gejala Kanker Getah Bening Stadium 1)

Pengertian dan Bahaya Human Papilloma Virus (HPV)

Secara umum, kanker serviks diakibatkan oleh infeksi HPV. Bahkan hampir keseluruhan kasus serviks disebabkan oleh virus HPV yang tergolong berbahaya jika termasuk jenis HPV 16 dan HPV 18. Sebenarnya terdapat ratusan jenis HPV atau Human Papilloma Virus yang menjangkit semua kalangan. Namun, dua jenis HPV yang disebutkan tadi tergolong berbahaya karena keduanya menjadi penyebab kanker serviks (Analisis WHO).

Artikel Terkait: Pengobatan Kanker Pankreas Stadium 4, Ciri ciri Kanker Kulit yang Menyerupai Jerawat

Human Papilloma Virus adalah sejenis virus yang menyebabkan kutil pada bagian tubuh tertentu. Penularannya pun bisa sangat cepat melalui sentuhan, hubungan seks yang tidak sehat dan sejenisnya. Terinfeksi HPV dapat mengakibatkan menurunnya sistem kekebalan tubuh secara drastis bahkan pada wanita yang cenderung tidak menyadari infeksi tersebut, maka HPV yang terkumpul akan menjadi sel kanker. Inilah yang menjadi awal penyebab berbagai penyakit kanker terutama kanker serviks. Baca Juga:

Gejala Kanker Serviks

Gejala kanker serviks secara kasat mata mungkin belum terlihat jika masih dalam tahap infeksi. Namun, penyebaran sel kanker akan sangat cepat bila tidak kunjung ditangani. Beberapa gejala kanker serviks yang dapat ditandai sejak awal antara lain adalah sebagai berikut:

  • Pendarahan tidak normal (diluar siklus haid), pendarahan dapat terjadi secara berkala yang intensitas darahnya juga tidak banyak. Pendarahan yang tidak normal dapat ditandai dari segi warna darah yang menghitam atau kecoklatan serta berbau lebih anyir dari darah saat menstruasi. 
    Sponsors Link

  • Nyeri pada vagina tanpa sebab atau usai berhubungan seksual.
  • Konstipasi pada bagian perut bawah, konstipasi seringkali dicurigai sebagai tanda penyakit pencernaan, namun apabila terjadi secara terus-menerus saat malam hari.
  • Keputihan tidak normal (berwarna dan berbau tidak sedap)
  • Nafsu Makan berkurang tanpa sebab yang jelas (akibat penyakit lain)
  • Sakit Panggul
  • Intensitas buang air kecil meningkat
  • Tumbuh Kutil atau benjolan di area dekat vagina
  • Vagina gatal dan berbau

Baca Juga:

Gejala-gejala tersebut sangat penting untuk dipantau dan diamati sejak awal untuk mencegah penyebaran kanker semakin meluas. Selain itu diperlukan tindakan pencegahan untuk menghindari infeksi HPV yang bisa dilakukan dengan mengurangi kebiasaan terutama saat melakukan hubungan seksual. Hal ini dikarenakan, penyebab terbesar kanker serviks adalah infeksi yang ditularkan melalui hubungan seksual.

(baca juga: Gejala Kanker Darah Stadium 2, Kemoterapi Kanker Otak)

Diagnosa Kanker Serviks

Diagnosis atau deteksi terhadap penyebaran sel kanker serta area penyebarannya sejak dini dapat membantu kinerja tenaga medis untuk memilih dan menangani penderita dengan cara yang tepat sesuai dengan kondisi pasien.

  • Pap Smear, adalah teknik diagnosa menggunakan sample yang diambil dari leher vagina. Sample tersebut kemudian diperiksa oleh tim medis melalui mikroskop. Teknik ini disarankan bagi pasien yang merasakan gejala sejak dini untuk mengetahui pertumbuhan dan jenis kanker yang tumbuh di leher rahim. (baca juga: Penyebab Kanker Ginjal Pada Anak)
  • Biopsi Sel Kanker, teknik biopsi dijalankan dengan cara yang hampir mirip dengan Pap Smear yaitu mengambil jaringan atau sample sel di jaringan leher rahim. Hal tersebut dilakukan untuk mengetahui penyebaran sel kanker.
  • CT Scan adalah teknik pemeriksaan menggunakan alat canggih medis untuk mengamati panggul dan area penyebaran kanker. (baca: Manfaat Tomat untuk Kanker, Leukimia pada Anak)
  • Pet CT Scan adalah teknik lanjutan untuk diagnosis sel kanker yang berfungsi mengamati penyebaran kanker beserta ukuran sel kanker yang ada di leher rahim.
  • Tes Darah merupakan teknik pengaambilan sample darah pada pasien yang sudah terinfeksi yang bertujuan untuk mengetahui kondisi pasien secara umum. Termasuk juga kondisi organ tubuh pasien yang lain (kemungkinan menyerang ginjal, hati, dll)
  • X-Ray, adalah deteksi yang dilakukan saat sel kanker dicurigai sudah menyebar ke area paru-paru.
Sponsors Link

Baca Juga:

Secara umum kanker serviks dapat dicegah dengan beberapa langkah seperti rutin memeriksa kondisi kesehatan bila terjadi gangguan, seks secara sehat, hindari rokok dan bahan pengawet, serta saat ini sudah tersedia vaksin untuk mencegah infeksi Human Papilloma Virus. Penting kiranya bagi wanita usia muda (9-14 tahun) untuk menggunakan vaksin tersebut sejak dini, karena pada masa sekarang penyebaran sel kanker tidak memandang usia serta kalangan apapun. Vaksin yang digunakan untuk mencegah virus HPV menginfeksi tubuh adalah sebagai berikut:

  • bivalen, digunakan untuk mencegah virus HPV 16 dan 18
  • nonavalen, digunakan untuk 9 jenis HPV termasuk HPV 31, 33, 45, 52, 58

Artikel Lainnya: Gejala Kanker Batang Otak, Makanan Pemicu Kanker Serviks

Penggunaan vaksin tersebut disarankan untuk wanita di usia muda terutama yang belum pernah hamil atau melahirkan. Wanita yang belum mengalami kehamilan memiliki risiko lebih tinggi untuk terinfeksi virus HPV yang menjadi penyebab kanker. Demikian artikel informatif mengenai jenis kanker serviks, bahaya HPV, pencegahan, serta gejalanya. Semoga bermanfaat bagi anda!

Artikel Terkait: Biopsi Kanker Nasofaring , Tanda Tanda Kanker Tenggorokan

, , ,
Post Date: Wednesday 19th, April 2017 / 16:01 Oleh :
Kategori : Kanker Serviks