7 Gejala Kanker Serviks Stadium 3 Wajib Diwaspadai

Kanker Serviks merupakan jenis kanker yang banyak ditakuti oleh sebagian besar kaum wanita. Penyebaran sel kanker pada jenis kanker ini hampir tidak dapat dikenali, sehingga baru diketahui saat kanker sudah berada di stadium lanjut. terutama bagi wanita yang tidak pernah melakukan tes semacam pap smear dan sejenisnya. Banyak dari pasien kanker yang berada di stadium lanjut terkejut saat mengetahui hasil pemeriksaan. Oleh karena itu, disarankan bagi para wanita untuk tanggap dengan segala gejala yang mungkin terjadi di usia muda. Deteksi dini sangat diperlukan untuk prognosis kanker lebih memberi harapan hidup bagi penderitanya. (baca juga: Gejala Leukimia Stadium 2Bahaya Kanker Kulit)

Sponsors Link

Kanker serviks stadium 3 pasti sudah membutuhkan penanganan yang lebih serius. Tahap stadium 3 adallah masa-masa yang berat bagi penderitanya. Hal tersebuut dikarenakan pada stadium ini sel kanker sudah dipastikan tersebar ke daerah sekitar vagina bagian bawah. Pada kasus tertentu, bahkan ditemukan sel kanker yang sudah menempel pada kelenjar getah bening (sekitar organ leher rahim). (Baca Juga: Jenis Makanan Pemicu Kanker Serviks , Manfaat Ace Maxs untuk Pengobatan Kanker Serviks)

Kanker serviks stadium 3 menyerang organ reproduksi dan area sekitarnya, tanpa menyebabkan gejala yang signifikan. Pada stadium 3 tersebut, kanker terbagi menjadi dua kategori yaitu:

  • Stadium 3A, penyebaran sel kanker mulai dari area vagina bawah. Pada kategori ini tidak disertai penyebaran area sekitar panggul.
  • Stadium 3B, penyebaran sel kanker sudah merambah ke saluran kemih. Bahkan bisa juga tersebar di sekitar kelenjar getah bening dan organ reproduksi yang lain. Penyebaran bisa juga terjadi di area kelenjar dekat panggul. Perlu diperhatikan pada tahap ini, sering menunjukan adanya gangguan ginjal pada pemeriksaan urin pasien.

(Baca Juga: Manfaat Daun Sirsak Untuk Kanker Serviks , Pengaruh Rokok Terhadap Kanker Serviks)

Beberapa Gejala Kanker Serviks Stadium 3

  1. Pendarahan

Pada kasus kanker serviks yang berada di stadium 3, pendarahan bisa terjadi dalam kadar yang berbeda. Pendarahan dapat muncul pada masa sebelum atau sesudah haid, artinya diluar siklus haid normal. Pada waktu menjelang menopause juga perlu diwaspadai terjadinya pendarahan secara tidak wajar. Pendarahan yang juga penting diperhatikan adalah  yang terjadi  setelah berhubungan seksual. (baca juga: Tanda Awal Kanker Gusi Manfaat Lemon Untuk Kanker)

  1. Konstipasi

Sembelit dan susah buang air besar memang merupakan gejala kanker secara umum. Pada kanker serviks stadium 3 pun demikian adanya. Pasien akan merasakan sembelit yang luar biasa serta kesulitan buang air besar. Selain itu, ada gejala lain yang ditimbulkan yaitu rasa sakit di bagian panggul saat buang air besar. (Baca Juga: Tanda Awal Kanker Usus Besar , Cara Pengobatan Kanker Usus Besar)

Sponsors Link

  1. Nyeri Vagina

Nyeri akan dirasakan pasien kanker serviks stadium 3 pada area vagina. Nyeri ini lebih terasa pada liang vagina bagian dalam. Terutama pada saat melakukan hubungan seksual. Rasa nyeri tersebut diakibatkan gesekan yang terjadi sehingga pasien merasa tidak nyaman saat berhubungan.

Artikel terkait: Bahaya Kanker Kulit Melanoma Manfaat Tomat untuk Kanker

  1. Keputihan

Bagi wanita yang sudah menderita kanker serviks stadium 3, keputihan akan lebih sering terjadi. Tidak hanya pada saat sebelum atau sesudah menstruasi namun pada setiap waktu tertentu secara tidak normal. Keputihan juga mengeluarkan bau yang tidak sedap, disertai rasa gatal di bagian vagina, bahkan terkadang berwarna kehijauan.

  1. Nafsu Makan Berkurang

Bagi pasien kanker serviks stadium 3 berat badan akan menurun cukup cepat. Hal tersebut disebabkan secara perlahan nafsu makan pasien akan berkurang karena rasa kenyang dan perut terasa penuh. Pasien akan mudah merasa lelah karena tidak adanya energi dari asupan makanan sehingga sistem imun akan berangsur menurun pada masa ini.

Baca juga:

  1. Sakit Panggul

Panggul pada bagian belakang akan sering merasakan sakit yanng luar biasa. Pada stadium 3 pasien akan merasakan sulit bergerak, karena saat berdiri atau duduk pun akan merasakan sakit yang tidak bisa dihilangkan dengan pemberian obat anti nyeri.

  1. Buang Air Kecil

Intensitas untuk buang air kecil lebih sering dari biasanya. Secara normal harus bisa dibedakan antara buang air kecil biasa dan gejala kanker. Volume air seni yang keluar harus disesuaikan dengan takaran cairan yang dikonsumsi baik melalui air atau buah-buahan. Jika terasa berlebih, dan disertai bau yang tidak wajar harus diwaspadai merupakan gejala penyakit tertentu seperti ginjal, infeksi kemih, atau kanker. (baca juga: Operasi Kanker PayudaraCara Pengobatan Kanker Lidah)

Kanker serviks pada stadium 3 dapat dideteksi secara medis. Secara umum kanker yang berada pada stadium 3 memiliki ciri yang mirip dengan kanker pada stadium sebelumnya.  Deteksi dilakukan untuk mengetahui tahap penyebaran kanker dan wilayah penyebaran kanker yang dapat membantu tenaga medis untuk menentukan pengobatan yang sesuai dengan kondisi kanker pasien. (Baca juga: Manfaat Chia Seed Untuk KankerPerbedaan Kanker Tiroid dan Gondok)

Sponsors Link

  • Pap smear, dilakukan dengan mengambil sample pada leher vagina untuk diamati dengan mikroskop. Deteksi ini selalu dianjurkan dokter untuk mengetahui pertumbuhan sel di leher vagina dan leher rahim. Deteksi ini hanya dibutuhkan untuk pemeriksaan awal.
  • Biopsi, dilakukan dengan cara mengambil jaringan leher rahim untuk mengetahui area penyebaran kanker. Deteksi biopsi dilakukan secara menyeluruh agar kondisi sekitar daerah vagina dan rahim dapat diketahui.
  • CT Scan, dilakukan pemeriksaan dengan peralatan canggih dengan melihat penyebaran knaker sekitar panggul.
  • Pet-CT Scan, merupakan kelanjutan dari CT Scan yang berfungsi untuk melihat penyebaran dan ukuran kanker yang sudah menyebar ke leher rahim.
  • Tes Darah, dilakukan dengan mengambil sample darah untuk mengetahui kondisi kesehatan pasien secara menyeluruh (ginjal, hati, dll).
  • X- Ray, deteksi ini dilakukan guna melihat kondisi paru-paru pasien jika kemungkinan kanker sudah menyebar ke area tersebut.

(Baca Juga: Operasi Kanker Serviks , Cara Deteksi Dini Kanker Serviks)

Deteksi dan pemeriksaan hanya dilakukan sebagai langkah untuk melihat penyebaran kanker agar tenaga medis dapat menentukan pengobatan yang sesuai dengan kondisi pasien serta penyebaran kanker. Pengobatan kanker lebih difokuskan untuk memberikan kesempatan kepada pasien agar menjalani hidup lebih baik sampai pasien berhasil disembuhkan. Pengobatan kanker dapat dilakukan dengan radioterapi, kemoterapi atau tindakan operasi pengangkatan rahim. Jika ternyata kanker sudah menyebar ke kantung indung telur, maka kemungkinan dokter juga akan mengangkat bagian tersebut.

Artikel terkait:

Hal yang dibutuhkan pasien dalam tahap ini adalh dukungan moril dari kerabat untuk melewati tahap demi tahap pemeriksaan dan menjalani pengobatan tanpa harus merasa minder karena efek samping yang kemungkinan akan diterima melalui metode pengobatan kanker tersebut.

Demikian artikel informatif mengenai gejala kanker serviks stadium 3, semoga bermanfaat!

, , ,
Post Date: Tuesday 14th, February 2017 / 05:27 Oleh :
Kategori : Kanker Serviks