10 Cara Mendeteksi Kanker Serviks Secara Dini Terlengkap dan Tepat

Cara mendeteksi kanker serviks menyerang anda dapat diketahui dengan mengenal bagaimana kanker serviks dan gejala menyerang seorang wanita. Seperti diketahui, saat ini kanker serviks merupakan salah satu penyebab utama kematian wanita. Fakta ini membuat setiap wanita harusnya lebih waspada mengenai resiko kematian akibat kanker serviks. Bagaimana seorang wanita dapat meningkatkan awarness mereka tentang kanker serviks? Tentunya adalah dengan mendeteksi kanker serviks yang menyerang. Ada  beberapa cara yang dapat anda ketahui dalam cara mendeteksi kanker serviks sejak dini. Apa saja cara tersebut? Simak penjelasannya pada bagian selanjutnya.

Sponsors Link

Baca Juga:

Cara Mendeteksi Kanker Serviks Menyerang Sejak Dini

Kanker serviks merupakan penyakit berbahaya yang berada dalam usia produktif. Jenis kanker yang satu ini memang diketahui sangat banyak menyerang wanita di usia 18 tahun hingga 50 tahun. Tentu sebagai bentuk pencegahan anda perlu tahu bagaimana cara mendeteksi penyakit kanker serviks ini. Cara mendeteksi kanker serviks dari gejalanya memang sulit dilakukan pada stadium awal. Terkadang bahkan tidak ada gejalanya sama sekali. Akan tetapi, jika anda memperhatikan lebih menyeluruh maka berikut ini beberapa cara mendeteksi kanker serviks yang mungkin menyerang.

  1. Melakukan Pemeriksaan Pap Smear

Cara mendeteksi kanker serviks yang pertama adalah dengan melakukan pemeriksaan pap smear. Gejala kanker serviks memang cukup sulit dibedakan dengan penyakit kelamin lainnya. Oleh karena itu, satu-satunya cara yang bisa anda gunakan untuk memastikan kondisi kesehatan leher rahim anda adalah dengan melakukan tes pap smear ini. Sayangnya, hanya wanita yang aktif secara sekual yang diperbolehkan melakukan tes yang satu ini.

Usia minimalnya pun adalah 21 tahun. Jadi memang untuk cara yang satu ini terbatas pada ketentuan yang berlaku saja. Lalu berapa kali pap smear harus dilakukan? Pap smear dilakukan secara rutin setiap 3 tahun sekali di usia produktif anda. Setelah lewat dari usia anda 30 tahun, maka kurangilah menjadi 5 tahun sekali. Cara ini sangat penting untuk membantu anda mengetahui resiko anda terkena kanker serviks.

  1. Memeriksa Apakah Merupakan Penderita HIV/AIDS

Menurut berbagai penelitian, penderita HIV/AIDS memiliki peluang yang lebih tinggi untuk terkena kanker serviks. Selain karena faktor hubungan seksual yang bebas, hal ini juga dipengaruhi oleh menurunnya sistem imunitas tubuh seseorang. Oleh sebab  itu, penderita HIV/AIDS yang positif juga diwajibkan melakukan pemeriksaan rutin mengenai kesehatannya.

Jika merasa lebih tidak sehat dari kondisi sebelumnya, maka anda harus mencari tahu apakah penyebabnya. Reaksi dari HIV/AIDS biasanya lebih lama memburuk, namun jika kondisi kesehatan anda sangat cepat memburuk anda harus mewaspadainya. Cari tahu apa penyebabnya untuk mewaspadai kanker serviks menyerang anda dan kesehatan anda. Oleh karena itu, ketahuilah kondisi tubuh anda dan penyakit apa yang saat ini menyerang anda.

  1. Memeriksa Kesehatan Setelah Melakukan Transplantasi Organ

Seringkali karena masalah kesehatan, seseorang harus melalui operasi transplantasi organ. Transplantasi organ pada seseorang ternyata dapat membuatnya memiliki resiko terkena kanker serviks yang lebih tinggi. Lalu bagaimana cara mendeteksi kanker serviks pada penderita transplantasi organ? Tentunya adalah dengan rutin memeriksakan kesehatan dan kondisi tubuh setelah transplantasi. Sangat dilarang untuk tidak melakukan kontrol rutin. Hal ini dapat membahayakan karena tubuh dapat menjadi lebih rentan akan penyakit.

Sponsors Link

Rentan penyakit ini pun memudahkan perkembangan sel kanker pada leher rahim anda. Jadi jangan sampai lengah dan memperparah kondisi kesehatan anda dengan kebiasaan lengah pada kesehatan. Periksakanlah kondisi kesehatan anda setelah operasi secara berkala. Konsultasikan gejala gejala yang anda alami pada dokter, agar dokter lebih mudah mendeteksi penyakit anda.

  1. Sering Memeriksakan Kesehatan pada Dokter

Anda juga dapat melakukan cara mendeteksi kanker serviks dengan sering memeriksakan kesehatan pada dokter. Tidak dapat dipungkiri, dokter memiliki berbagai diagnosa pada gejala gejala yang anda konsultasikan. Bagaimana anda dapat mengetahui serta mendeteksi kanker serviks anda, jika anda jarang memeriksakan kesehatan anda. Jangan anggap remeh rasa lelah dan lemas yang anda rasakan. Apapun gejala yang anda alami periksakan pada dokter.

Dokter dapat membantu proses penyembuhan anda dengan lebih cepat, karena pendeteksian kanker pun terjadi dengan lebih mudah. Tidak banyak hal yang harus anda perhatikan dalam memeriksakan kesehatan dengan rutin ini. Cukup sediakan waktu anda dan komunikasikan dengan jujur permasalahan yang anda alami berkaitan dengan kesehatan.

ads
  1. Mewaspadai Nyeri saat Senggama

Saat senggama perhatikanlah apakah ada rasa nyeri yang anda rasakan. Walau sedikit, rasa nyeri akibat dari gejala kanker serviks pasti akan anda rasakan berbeda dengan rasa nyeri biasa. Lebih perih dan menyakitkan saat anda melakukan senggama. Jika anda mengalami gejala ini, maka waspadalah karena kanker serviks mungkin telah menyerang anda.

Bahkan mungkin saja kanker serviks telah berkembang menjadi lebih parah stadiumnya. Anda perlu mengkonsultasikan hal ini segera pada dokter. Jangan anggap remeh bahkan rasa nyeri sekecil apapun. Rasa nyeri ini sangat membahayakan anda akibat resiko kanker serviks yang dibawanya. Jadi ketika bersenggama, jangan lupa untuk melakukan cara mendeteksi kanker serviks yang satu ini. Walau mungkin sedikit ragu, tapi penting untuk melakukan pencegahan dan penanganan sedini mungkin.

  1. Mewaspadai Pendarahan saat Senggama

Satu hal lagi yang dapat anda rasakan sebagai cara mendeteksi apakah ada resiko kanker serviks menyerang anda adalah melalui pendarahan. Jika saat bersenggama anda mengalami pendarahan, maka berhati-hatilah kondisi kanker pada leher rahim anda sudah berkembang dengan pesat. Bahkan mungkin saja kanker serviks telah mencapai stadium akhir. Anda diharapkan dapat memperhatikan keadaan ini saat bersenggama.

Jika memang anda menemukan terjadinya pendarahan, segeralah temui dokter untuk memeriksakan kesehatan anda. Mungkin saja anda memang terkena kanker serviks dan mungkin juga bukan. Namun untuk kepastiannya, biarkanlah dokter yang menarik kesimpulan penting ini. Ketika dokter telah menyimpulkan anda menderita kanker serviks, maka lakukanlah rutinitas pengobatan untuk membantu kondisi anda menjadi lebih baik.

Baca Juga:

  1. Mewaspadai Keputihan yang Encer dari Organ Intim

Keputihan memang seringkali menyerang seorang wanita di masa-masa produktifnya. Namun, ada keputihan yang sehat dan keputihan tidak sehat yang perlu diwaspadai. Salah satu ciri keputihan tidak sehat adalah tekstur yang encer. Tekstur encer dari keputihan ini merupakan salah satu cara untuk mendeteksi kanker serviks sejak dini. Keputihan yang sehat adalah yang teksturnya kental, jika encer maka mungkin saja kondisi kanker serviks sudah semakin parah menyerang leher rahim anda. Pertama tama, tentu anda dapat mencoba menggunakan cara alami mengatasi keputihan. Namun, jika sudah tiak menunjukkan hasil ada baiknya anda mengkomunikasikan ini pada dokter. Dokter dapat memeriksa keputihan anda tersebut untuk mengetahui penyakit apa sebenarnya yang menyerang anda.

  1. Mewaspadai Pendarahan bukan di Siklus Haid

Jika anda mengalami pendarahan di luar siklus haid anda, maka waspadalah anda karena hal ini adalah salah satu gejala kanker serviks. Walau tidak seratus persen gejala ini dapat menunjukkan kanker serviks, namun tidak ada salahnya untuk anda tetap memeriksakan keanehan siklus ini pada dokter. Apakah pendarahan di luar siklus haid ini terjadi akibat pengaruh hormon, ataukah akibat perkembangan sel kanker leher rahim yang sudah sangat berbahaya. Oleh sebab itulah, wanita sangat penting untuk mengetahui siklus menstruasinya dan memperhatikan apakah menstruasi yang dialaminya sesuai dengan siklus atau tidak. Jika tidak, lakukanlah pemeriksaan segera untuk memberikan pertolongan pertama yang terbaik bagi keadaan kanker serviks yang menyerang anda.

  1. Mewaspadai Cairan Kuning Bercampur Darah

Anda sebagai wanita pun perlu mengenali keanehan keanehan yang ditunjukkan pada pakaian dalam anda. Perhatikanlah apakah ada cairan kuning bercampur darah yang anda temukan di pakaian dalam. Jika anda menemukan gejala yang satu ini, maka berwaspadalah. Cairan kuning bercampur darah merupakan salah satu tanda bahwa leher rahim anda telah tergerogoti oleh sel kanker. Hal ini harus segera anda tanggulangi. Untuk semakin meyakinkan anda akan diagnosa sementara ini, maka lakukanlah pemeriksaan pada dokter. Konsultasikan cairan yang anda temukan pada pakaian dalam tersebut. Dokter kemudian dapat melakukan pemeriksaan mengenai keberadaan cairan ini dan apakah asal usulnya memang adalah gejala dari kanker serviks yang menyerang kesehatan anda.

Sponsors Link

  1. Selalu Memperhatikan Hal-hal yang Janggal pada Organ Intim

Cara terakhir untuk mendeteksi kanker serviks adalah dengan selalu memperhatikan kejanggalan yang muncul pada dan di sekitar organ intim anda. Pastinya setiap gejala kanker serviks ini akan anda ketahui dari organ intim dan keadaan di sekitarnya. Sel kanker serviks yang menyerang leher rahim pastinya akan menunjukkan banyak tanda, jika saja anda lebih sering memperhatikan kesehatan dari organ intim anda. Pastikan untuk mengecek pakaian dalam anda setiap hari dan ketahui apakah ada rasa gatal, nyeri, dan sebagainya.

Baca Juga:

Itulah tadi sedikitnya cara mendeteksi kanker serviks menyerang anda. Semoga dengan mengetahui informasi ini, ada banyak wanita yang lebih waspada pada penyakit mematikan ini. Berbagai cara pencegahan dan penanggulangan awal pun dapat dilakukan. Diharapkan dengan selalu membaca informasi terbarunya pun dapat membuat anda semakin mudah menjauhi penyakit ini. Selamat melakukan pendeteksian dini gejala kanker serviks dan semoga penderita kanker serviks dapat semakin berkurang.

, , ,
Post Date: Tuesday 19th, September 2017 / 09:11 Oleh :
Kategori : Kanker Serviks