Sponsors Link

16 Cara Mencegah Kanker Serviks Secara Alami Paling Ampuh

Sponsors Link

Kanker leher rahim dapat dicegah dengan berbagai cara. Cara- cara tersebut ada yang sudah dibukukan menjadi pedoman untuk mengatasi kanker leher rahim. Untuk mengurangi insiden terjadinya kanker leher rahim atau kanker serviks terdapat dua cara yang perlu dilakukan. Cara yang pertama adalah dengan mencegah terbentuknya lesi prakanker dan cara yang kedua adalah mendeteksi lesi prakanker sebelum mereka benar- benar dapat menjadi kanker leher rahim atau kanker serviks.

Sponsors Link

Pada suatu penelitian, hampir 100% kasus kanker leher rahim teruji 100% positif HPV. Walaupun sudah terinfeksi virus ini, hanya sejumlah kecil kasus yang akhirnya dapat berkembang menjadi kanker leher rahim. Bahkan, wanita yang memiliki satu pasangan seksual dapat terinfeksi virus HPV dan baru dapat terdeteksi satu atau dua tahun kemudian. Karena itu mencegah infeksi virus ini merupakan kunci dari cara mencegah kanker serviks secara alami :

baca juga: efek kanker serviks stadium 4

1.Vaksinasi HPV

Di manapun anda berada saat ini, vaksinasi HPV adalah salah satu profilaktif kanker leher rahim yang paling efektif dan sudah terpercaya. Bahkan, baru – baru ini vaksin HPV dimasukin sebagai vaksin wajib oleh kementrian Indonesia. Kedepannya vaksin ini mungkin akan disubsidi pemerintah atau akan digratiskan agar semua wanita Indonesia mendapat kekebalan ini.

Vaksin HPV di berikan dalam tiga dosis terpisah biasanya pada bulan 0,1, dan 6 bulan. Usia paling dini untuk diberikan vaksin ini adalah usia 11 tahun atau 12 tahun. Vaksin HPV paling lambat diberikan pada saat usia 26 tahun sebagai vaksin catch up. Vaksin HPV juga dapat diberikan pada pria seperti pria yang gay dan homoseksual.

baca juga: efek samping kanker serviksgejala kanker serviks stadium 1

2. Gaya hidup

Gaya hidup yang umum telah dipertimbangkan memiliki huungan yang lemah terhadap kanker leher rahim. Gaya hidup tersebut adalah makanan yang tidak mengandung tinggi serat seperti buah dan sayur- sayuran. Tanda- tandanya adalah didapatkan berat badan yang berlebih.

Selain itu, wanita yang memiliki kebiasaan merokok memiliki risiko dua kali lebih besar menderita kanker leher rahim dibandingkan wanita yang bukan perokok. Berdasarkan penelitian, bahan kimia yang menyebabkan kanker serta tembakau dari rokok ditemukan berada pada mukosa leher rahim atau serviks.

baca juga: pengobatan kanker serviks stadium 2

3. Superfood

Di atas teah disebutkan bahwa gaya hidup berpengaruh terhadap risiko terjadinya jenis kanker serviks atau kanker leher rahim. Makan- makanan yang sehat dan bergizi dapat menjadi suatu cara untuk melakukan pencegahan terhadap penyakit apap pun. Namun, bagaimana jiga sudah mengonsumsi makanan yang sehat setiap hari masih menderita penyakit kronis tertentu? Pada intinya, kebiasaan makan makanan yang sehat adalah membantu tubuh terhindar dari RISIKO menderita suatu penyakit.

Sponsors Link

Jadi jika anda bertanya – tanya mengapa orang lain yang tidak memiliki kebiasaan hidup sehat tidak menderita penyakit seperti anda maka jawabannya adalah mungkin saja orang tersebut memiliki risiko lebih rendah dari anda untuk menderita suatu penyakit karena faktor lain selain makanan, sedangkan sebenarnya jika ia memiliki gaya hidup yang sehat risiko nya akan lebih kecil lagi dibandingkan dengan jika ia memiliki pola makan yang kurang baik.

Berikut ini adalah beberapa makanan yang baru- baru ini mendapat gelar baru yaitu superfood. Superfood adalah makanan yang kaya akan antioksidan atau senyawa yang lain yang dapat membantu tubuh menangkal radikal bebas yang dapat menyebabkan kanker.

baca juga: gejala knker serviks stadium 4 harus diwaspadai

4. Superfood tinggi serat

Makanan superfood yang mengandung banyak serat dan berfungsi untuk mencegah kanker adalah brokoli, berries dan bawang putih. Ketiga makanan ini rendah kalori dan lemak dan tinggi akan fitokimia dan antioksidan yang dapat membantun mengurangi risiko kanker.

Apa saja antioksidan dan zat yang terkandung dalam makanan tersebut?

Anda mungkin sering mendengar bahwa antioksidan seperti vitamin C, likopen dan beta karoten adalah antioksidan yang dapat melawan kanker. Sebuah penelitian menunjukan bahwa orang yang mengonsumsi banyak buah dan sayuran yang mengandung antioksidan dan fitokimia ini memiliki risiko kanker yang lebih rendah. Beberapa variasi kimia yang terdapat pada tanaman diketahui sebagai fitokimia juga memiliki efek melindungi sel dari lingkungannya yang berbahaya dan selalu mencegah sel dari bahaya dan mutasi menjadi sel kanker.

Baca juga: jenis makanan pemicu kanker serviks

5. Bawang putih

Bawang putih merupakan satu jenis tanaman berumbi yang sedikit bau namun sangat sehat. Bau dari bawang putih tersebut mengandung sulfur yang berfungsi mencegah kanker di dalam tubuh dan mempercepat terjadinya repair DNA dan membunuh sel kanker. Selain itu, bawang putih dapat melawan bakteri hemophilus pylori yang sering ditemukan pda gatritis kriniks yang dapat menyebabkan kanker lambung dan mengurang risiko kanker usus. Agar dapat mendapatkan manfaat bawang putih secaraa maksimal anda dapat mengikuti tips memasak bawang putih berikut ini.

Kupas kulit bawang putih dan potong- potong hingga kecil dan biarkan selama 15- 20 menit sebelum dimasak. Hal ini bertujuan untuk mengaktifkan enzim dan mengeluarkan komponen yang mengandung sulfur yang memiliki efek melindungi. Mengonsumsi bawah putih secara langsung berbeda dengan mengonsumsi ekstrak bawang putih dari suplemen makanan. Belum ada data yang menunjukan bawah suplemen tersebut aman untuk kesehatan dan efektif mencegah kanker. Karena itu lebih baik mengonsumsi bawang putih secara langsung.

baca juga: manfaat daun sirsak untuk kanker serviks

ads

6. Brokoli

Brokoli adalah salah satu tanaman yang mengandung banyak fitokimia. Brokoli, kubis, bunga kol dan selada adalah makanan yang mengandung fitokimia yang disebut glukosinolat. Fitokimia ini merupakan enzim pelindung yang akan keuar setiap anda mengunya tanaman ini baik saat masih mentah ataupun sudah dimasak.

Saat anda mengunyah dinding sel makanan ini akan pecah dan mengeluarkan enzim ini. Tubuh anda juga akan mengeluarkan enzim ini di usus. Fahey menjelaskan bahwa ketika anda makan brokoli mentah atau yang sudah dimasak dan melewati saluran pencernaan anda, enzim glukosinolat akan aktif.

baca juga: pengaruh rokok terhadap kanke serviks

Selain itu, brokoli mengandung zat lain yang memiliki efek cukup melindungi, yaitu sulforaphane. Zat sulphoraphane dapat mengurangi risiko menderita kanker dengan mendetoksifikasi substansi yang berbahaya seperti asap kendaran, asap rokok dan polutan lingkungan yang laing yang masuk ke dlam tubuh. Sulforaphane juga dapat menyerang bakteri H.pylori. Memasakan brokoli dengan membumbuinya dnegan bawang putih dan minzat zaitun dapa menjadi pilihan makanan yang sehat dan lezat.

7. Tomat

Tomat yang berwarna merah, juicy dan sudah matang adalah salah satu makanan yang dapat memberikan efek pencegahan kanker. Di dalam buah tomat terkandung lycopene yang merupakan antioksidan kuat yang terkandung dalam tomat. Lycopene dapat menghambat sejumlah sel kanker untuk berkembang seperti pada kanker payudara, kanker paru, kanker rahim dan kanker leher rahim. Peneliti berspekulasi bahwa lycopene dapat menlindungi sel dari kerusakan dengan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Karena sistem kekebalan tubuh yang meniingkat akan melindungi tubuh dari virus HPV dan menghambat pertumbuhan sel yang abnormal.

Supaya anda mendapat keuntungan maksimal dari lycopene yang terkandung dalam tomal maka anda dapat mengonsumsi tomat secara langsung tanpa di masak dengan dijus atau juga bisa mengonsumsi tomat yang sudah di masak. namun, anda harus ingat bahwa zat lycopene yang terdapat dalam tomat yang sudah di masak dapat berkurang karena suhu panas saat memasak makanan akan menghancurkan dinding sel tanaman tomat. Akibatnya zat lycopene banyak yang keluar dan rusak sebelum dikonsumsi. Namun, anda dapat mendapat banyak lycopene dari memakan bua- buahan seperti semangka, anggur ungu dan paprika merah.

baca juga:  pembalut penyebab kanker serviks

8. Stroberi

Stroberi dikenal sebagai buah yang baik untuk penyakit jantung, penurunan memori day ingat dan jug kanker. Ekstrak buah berry dapat melambatkan pertumbuhan sel kanker terutama ekstrak strawberry dan raspberry hitam. Stroberi merupakan buah yang kaya akan antioksidan seperti vitamin C dan asam ellagic. Asam elagic memiliki efek anti kanker.

Pada tes laboratorium didapatkan peningkatan aktivitas enzim yang berfungsi untuk menghancurkan substansi penyebab kanker dan mengurangi pertumbuhan tumor. Stroberi juga mengandung flavonoid yang dapat menekan enzim yang merusak DNA. Selain stroberi buah golongan berry juga dapat memberikan efek yang sama dengan stroberi namun buah ini jarang ditemukan seperti raspberi, blackberry, cranberry, blueberry. Blueberry kaya akan antosianin yang dapat mengurangi efek keradangan dan merupakan antioksidan yang kuat.

baca juga:  makanan pencegah kanker serviks

9. Wortel

Salah satu sayuran yang paling mudah di dapat adalah wortel. Dan ternyata wortel ini mengandung banyak nutrisi untuk melawan kanker. Wortel mengandung beta- karoten yang merupakan antioksidan yang dapat melindungi membran sel dari toksin yang merusaknya dan menghambat pertumbuhan kanker.

Beberapa ahli, menyatakan bahwa wortel dapat melindungi seseoranf dari penyakit kanker leher rahim atau serviks, mungkin karena efek antioksidannya sehingga dapat melawan HPV ( Humman papiloma virus), di mana virus ini merupakan penyebab utama dari kanker serviks. Dan juga, wortel mengandung falcarinol, yaitu pestisida alami yang juga dapat mencegah pertumbuhan kanker.

Baca juga: penyembuhan kanker serviks –  radioterapi kanker serviks

Wortel yang dimasak ternyata mengandung lebih banyak wortel daripada wortel mentah. Berdasarkan laporan dari sebuah jurnal. JIka anda memasak wortel makan anda sebainya terlebih dahulu memasaknya dengan mengukus atau mendidihkan dalam air baru kemudian potong potong setelah wortel cukup matang. Hal ini dilakukan agara kandungan nutrisi dari wortel tidak banyak yang hilang, seperti falcarinol dan juga akan memberikan rasa manis pada masakan wortel anda.

Sponsors Link

10. Bayam

Bayam adalah sayuran yang mengandung antioksidan lutein dan zeaxanthin serta carotenoid. Bahan ini akan membantu tubuh anda menangkal radikal bebas. Radikal bebeas merupaka senyawa yang dapat menghancur kan sel- sel tubuh. Bayam dipercaya dapat menangkat beberapa kanker seperti kanker lambung, esofagus, kanker organ reproduksi wanita dan kanker paru

11. Gandum Utuh

Gandum utuh mengandung senyawa antioksidan seperti saponin dan lignan yang mencegah sel kanker untuk membelah diri secara cepat. Untuk mendapatkan makanan ini anda dapat memilih makanan yang bertuliskan terbuat dari gandum utuh. Selain itu, gandum utuh juga dapat melancarakan buang air besar sehingga membantu menghindari kanker yang lain seperti kanker usus besar.

12.Hindari menikah diusia kurang dari 18 tahun untuk wanita

Pada wanita yang baru menginjak usia 18 tahun ke bawah, sangat tidak disarankan melakukan hubungan seksual. Hal ini disebabkan karena organ reproduksi pada umur itu belum cukup matang untuk melakukan hubungan seksual. Sehingga pada usai itu dan sudah melakukan hubungan seksual dapat mengalami infeksi virus HPV yang merupakan penyebab utama dari kanker serviks. Selain itu, pada sebuah penelitan yang meneliti wanita hamil kurang dari 18 tahun memiliki rsiko menderita kanker serviks dua kali lebih besar dibandingkan wanita yang menunggu untuk hamil saat usia sudah mencapai 25 tahun.

13. Hindari berganti- ganti pasangan seksual atau menikah lebih dari satu kali

Berganti-ganti pasangan seksual dapat meningkatkan risiko infeksi menula seksual seperti chlamidia, sifilis, dan HIV-AIDS. Infeksi menular seksual akan menyebabkanm mukosa leher rahim mengalami iritasi dan rusak sehingga mudah untuk terinfeksi virus HPV. Seorang wanita yang memiliki lebih dari satu pasanga nseksual memiliki risiko menderita kanker serviks lebih tinggi daripada wanita yang memiliki satu pasangan.

14. Hindari Rokok

Berbagai zat yang terkandung dalam rokok dan tembakau dapat ditemukan pada mukosa atau lapisan selaput lendir kanker leher rahim atau kankker serviks. Substansi rokok dapat menyebabkan kanker leher rahim dengan merusak mater iDNA dalam sel leher rahim. Karena itu wanita yang merokok memiliki risiko yang lebih tinggi menderita kanker serviks daripada yang tidak.

15. Batasi penggunaan kontrasepsi oral

Risiko seorang wanita menderita kanker serviks dan menggunakan kontrasepsi oral meningkat dibandingkan wanita yang tidak menggunakan kontrasepsi oral. Namun, saat wanita tersebut menghentikan penggunaaan kontrasepsi, risiko menderita kanker serviks menjadi normal kembali. Wanita yang menggunakan kontrasepsi oral selama 5 tahun memiliki peningktan risiko kanker serviks namun setelah 10 tahun penghentian kontrasepsi oral, risikonya kembali seperti orang normal.

16. Hindari hamil lebih dari dua kali

Wanita yang hamil lebih dari dua kali memiliki risiko menderita kanker serviks. Alasannya belum diketahui secara pasti, mungkin karena serviks berkali- kali menerima trauma saat melahirkan dan melakukan hubungan seksual.

ads

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, ,
Post Date: Monday 17th, July 2017 / 08:40 Oleh :
Kategori : Kanker Serviks