13 Akibat Penyakit Kanker Serviks yang Sangat Berbahaya

Kanker serviks yang merupakan jenis kanker penyebab kematian wanita kedua setelah kanker payudara termasuk kanker yang ganas. Dampak dari kanker ini begitu besar mempengaruhi kesehatan wanita yang mengidapnya. Ciri-ciri kanker serviks memang sulit dideteksi pada stadium awal, sehingga seringkali penderitanya baru bisa terdiagnosis di stadium lanjut. Pengobatan pun menjadi terlambat dilakukan karena sel kanker telah menyebar, karena itu sebagian besar penderitanya tidak dapat tertolong. Penyebab kanker serviks cukup banyak, namun sebagian besar kasus disebabkan oleh infeksi virus HPV yang kebanyakan menular lewat hubungan seksual. Akibat kanker serviks begitu berbahaya, dan kita perlu mengetahuinya agar bisa lebih waspada terhadap penyakit tersebut. Berikut akibat penyakit kanker serviks yang bisa terjadi pada penderitanya.

Sponsors Link

1. Mengalami Gangguan Fungsi Pancaindera

Kanker serviks yang telah menyebar dan bermetastasis dapat mempengaruhi fungsi beberapa pancaindera seperti mata dan telinga. Menurunnya kemampuan melihat disebabkan anemia yang terjadi akibat sel darah merah yang terus menurun, sedangkan kemampuan mendengar semakin berkurang sebagai efek dari konsumsi obat-obatan jangka panjang.

2. Resiko Gagal Ginjal

Banyaknya obat-obatan kimia yang dikonsumsi dapat membebani kerja ginjal, sehingga hal ini dapat membuat ginjal mengalami gagal fungsi. Selain itu sel kanker yang terus menyebar mungkin akan menyerang ginjal sehingga fungsinya terganggu. Itulah mengapa penderita kanker serviks terkadang harus cuci darah karena ginjalnya sudah tidak berfungsi dengan normal.

3. Terjadi Infeksi Organ Tubuh Lain

Metastase sel kanker serviks dapat pula menyerang saluran kemih, rectum dan organ tubuh lainnya baik yang dekat maupun jauh. Hal ini menyebabkan organ tubuh yang diserang mengalami infeksi sehingga kondisi kesehatan penderita akan semakin menurun atau lemah.

4. Nyeri Punggung dan Panggul

Kanker serviks sering menyebabkan nyeri pada tulang punggung dan panggul, dengan intensitas yang semakin sering dan bertambah parah seiring perkembangan sel kanker. Nyeri tersebut semakin lama akan menghambat aktivitas sehari-hari penderita kanker serviks.

5. Terjadi Penggumpalan Darah

Perkembangan sel kanker serviks dapat menekan pembuluh darah terutama yang berada di sekitar panggul. Akibatnya aliran darah akan tersumbat dan terjadi penggumpalan darah, sehingga terjadi pembengkakan pada kaki maupun muncul ruam di permukaan kulit.

6. Gangguan Sistem Pencernaan

Organ pencernaan yang berdekatan dengan mulut rahim tentu akan mudah mengalami dampak dari kanker serviks. Sel kanker dapat menyebar ke usus dan lambung sehingga menyebabkan terjadinya sembelit, diare, infeksi usus, gangguan penyerapan nutrisi hingga keluarnya darah saat buang air besar.

7. Terjadi Anemia

Sel kanker serviks mungkin akan menyebabkan produksi sel darah merah menurun, jika sumsum tulang belakang mengalami gangguan fungsi atau terjadi pendarahan yang cukup banyak. Akibatnya anemia dapat menyerang si penderita, sehingga penderita akan sering mengalami pusing, lemas, wajah pucat dan tidak mampu melakukan aktivitas dengan lancar.

8. Mengalami Radang Persendian

Kanker serviks juga dapat mengakibatkan terjadinya radang persendian, terutama pada lengan, bahu dan kaki. Hal ini dikarenakan aliran darah yang tersumbat sehingga menyebabkan nyeri pada sendi. Selain itu sel kanker yang mungkin telah menyebar dapat menginfeksi tulang dan persendian sehingga muncul rasa nyeri yang hebat.

9. Penurunan Berat Badan

Hal yang paling dirasakan akibat serangan kanker serviks yaitu terjadinya penurunan berat badan yang sangat drastis. Kondisi ini terjadi karena selain selera makan yang terus menurun, nutrisi yang masuk ke dalam tubuh pun diserap oleh sel kanker sehingga tubuh mengalami defisiensi nutrisi dan akhirnya menjadi kurus. Kondisi ini menjadi efek kanker serviks stadium 4 yang cukup memprihatinkan.

10. Terjadi Pendarahan

Penderita kanker serviks umumnya akan mengalami pendarahan yang cukup hebat, terutama pendarahan vagina yang terjadi tidak normal atau di luar siklus menstruasi. Selain itu sering ditemukan pendarahan baik pada saat buang air kecil maupun buang air besar karena terjadi infeksi pada kolon atau saluran kemih.

11. Kelelahan yang Semakin Bertambah

Seiring berkembangnya sel kanker maka tubuh penderita akan mengalami penurunan daya tahan tubuh dan stamina, sehingga sering mengalami kelelahan. Kelelahan tersebut membuat tubuh semakin lemah dan terus bertambah parah dari hari ke hari, terlebih kondisi tersebut semakin diperparah akibat dampak dari pengobatan kemoterapi maupun radioterapi yang dapat merusak sel sehat dalam tubuh.

Sponsors Link

12. Keputihan Semakin Parah

Keputihan yang abnormal kerap dialami penderita kanker serviks, dimana cairan yang keluar sangat kental, berbau busuk, berwarna coklat pekat hingga kehijauan dan keluar sangat banyak. Kondisi ini dapat menyebabkan area vagina mudah mengalami infeksi karena selalu lembab akibat keputihan yang terus keluar, dan dapat menjadi sarang berkembangbiaknya jamur dan bakteri.

13. Mengalami Kematian

Akibat terburuk dari serangan kanker serviks adalah kematian, dimana sel kanker telah menyebar jauh ke seluruh tubuh dan mengakibatkan kerusakan berbagai organ tubuh yang sangat parah. Hal ini rentan terjadi pada penderita kanker serviks stadium 4 dimana penyakit tersebut sudah sangat parah.

Itulah akibat penyakit kanker serviks yang sangat berbahaya dan dapat merenggut nyawa kapan saja. Pengobatan kanker serviks harus segera dilakukan agar penderita masih memiliki kesempatan untuk sembuh dan dapat beraktivitas dengan normal kembali.

, , , , ,

Ada keluarga yang terkena kanker ? Jangan panik Silakan berkonsultasi dengan tim fakta kanker, silakan klik icon di bawah ini.

Doctors Talk

Papsmear adalah salah satu tindakan medis yang ampuh mencegah kanker serviks. Yuk Ketahui Prosedur, cara, dan manfaatnya.