5 Pembagian Stadium Kanker Serviks Yang Utama

Kanker serviks atau kanker leher rahim adalah kanker yang disebabkan oleh virus human papilloma virus (HPD) yang menyerang organ reproduksi wanita yang lebih tepatnya berada pada leher rahim atau pintu masuk rahim yang sempit dan berada diantara kemaluan dan rahim wanita. Penderita kanker serviks di Indonesia mencapai sepertiga dari total penderita kanker. Setiap tahun terdapat wanita meninggal karena menderita kanker serviks. Penyakit ini merupakan penyakit yang ditakuti wanita karena jenis kanker ini menempati posisi paling atas sebagai penyebab kematian wanita.

Sponsors Link

Penentuan stadium pada penderita kanker serviks sangatlah penting guna jenis pengobatan dan perawatan yang akan dilakukan. Stadium dari kanker serviks((CancerresearchukCervical cancer stages, di akses 12-01-2015)) yaitu:

Karsinoma in situ (CIS)

Karsinoma in situ berarti bahwa beberapa sel serviks mengalami perubahan. Namun sel-sel abnormal mulai terdapat dan terkandung dalam lapisan permukaan serviks. Karsinoma in situ bukan kanker tetapi pada beberapa wanita perubahan akan berkembang menjadi kanker setelah beberapa tahun. Hal ini penting untuk memiliki pengobatan sesegera mungkin untuk karsinoma in situ.

Pencegahan: 

Selama daerah yang terkena dihapus, kanker dapat dicegah. Karsinoma in situ dapat ditemukan selama tes skrining serviks.

Kanker Serviks Stadium 1

Stadium satu ditandai dengan sel kanker yang hanya ada di serviks dan ukuran kelainan nya kurang dari 3 mm. Penderita kanker pada stadium ini biasanya diobati dengan metode radikal histerektomi atau radioterapi.

Tahap 1 berarti bahwa kanker hanya terdapat dalam leher rahim. Hal ini sering dibagi menjadi

  • Tahap 1A
  • Tahap 1B

Dalam perkembangannya, tahap 1A dan 1B keduanya dibagi menjadi dua kelompok yang lebih kecil

  • Tahap 1A1 dan tahap 1A2
  • Tahap 1B1 dan tahap 1B2

Tahap 1 A

Pada tahap 1A pertumbuhan sangat kecil hanya dapat dilihat dengan mikroskop (atau colposcope). Tahap 1A1 berarti kanker telah tumbuh kurang dari 3 milimeter (mm) ke dalam jaringan leher rahim, dan kurang dari 7mm lebar. Tahap 1A2 berarti kanker telah tumbuh antara 3 dan 5 mm ke dalam jaringan serviks, tetapi masih kurang dari 7mm lebar. Untuk lebih detil dapat dilihat pada gambar di bawah ini :

stadium 1 A

Kanker Stadium 1 A

Tahap 1B

Pada tahap 1B daerah kanker mulai meluas, tetapi kanker masih hanya dalam jaringan serviks dan belum menyebar. Biasanya dapat dilihat tanpa mikroskop, tetapi tidak selalu terlihat. Pada tahap 1B1 kanker tidak lebih besar dari 4 cm (cm). Pada tahap 1B2 kanker lebih besar dari 4 cm.

Kanker serviks stadium 1B

Kanker serviks stadium 1B

Treatment Stadium 1

Radioterapi dapat mencegah timbulnya kembali sel kanker pada wanita yang telah menjalani histerektomi. Radioterapi juga digunakan untuk menghambat penyebaran sel kanker jika pasien tidak memungkinkan untuk dilakukan pegangkatan rahim. Radioterapi mempunyai beberapa efek samping seperti kulit dibagian yang diobati menjadi perih serta pendarahan di bagian rektum. Angka harapan hidup pada penderita kanker stadium 1 yakni sebesar 70-75%. Pada Stadium 1 ini dokter pada umumnya menyarankan pembedahan atau radioterapi. Namun untuk jenis 1B2, dokter akan mengkombinasikan kemoterapi dan radiotherapy.

Kanker Serviks Stadium 2

Sponsors Link

Pada kanker serviks stadium 2, kanker telah mulai menyebar di luar leher rahim ke dalam jaringan sekitarnya. Tapi belum tumbuh ke dalam otot atau ligamen yang melapisi pelvis (dinding panggul), atau bagian bawah vagina. Tahapan ini di bagi menjadi dua :

  1. Tahap 2A
  2. Tahap 2B

Tahap 2A

Pada tahap 2A kanker telah menyebar ke dalam bagian atas vagina.

kanker serviks stadium 2

Kanker serviks stadium 2

Tahap 2A di bagi menjadi

  • Tahap 2A1, Pada tahap 2A1 kanker adalah tumbuh kurang lebih 4 cm
  • Tahap 2A2, Pada tahap 2A2 kanker telah tumbuh lebih dari 4 cm.

Tahap 2B

Pada tahap 2B kanker tersebar sampai ke jaringan di sekitar leher rahim.

kanker serviks stadium 2B

Kanker serviks stadium 2B

Gejala Kanker Serviks Stadium 2

Kanker serviks stadium 2 menunjukkan gejala yang khas seperti sakit pada area kewanitaan, keputihan patogonis, nyeri buang air kecil, pendarahan, bengkak pada kaki, sakit saat berhubungan seks, penurunan nafsu makan dan cepat lelah. Pada kanker serviks stadium 2, biasanya ukuran kannker sudah melebih 4 cm dan pengobatan yang dilakukan adalah radioterapi dan tanpa kemoterapi. Harapan hidup bagi penderita kanker serviks stadium 2 sebesar 60%.

 

Pengobatan Kanker Serviks Stadium 2

Pada kanker tahap 2A, pengobatan yang mungkin direkomendasikan dokter adalah bedah atau dikombinasikan dengan kemoterapi dan radioterapi.

Pada tahap 2B pengobatan biasanya dilakukan dengan kemoradiasi,

Kanker Serviks Stadium 3

Kanker serviks stadium 3 telah menyebar keluar rahim tapi masih berada didalam rongga panggul dan belum masuk sampai kandung kemih atau rektum. Namun kelenjar getah bening nya bisa saja sudah mengandung sel kanker. Kanker pada stadium ini adalah kanker yang tingkat dan gejalanya sudah semakin parah.

Stadium 3 ini dibagi menjadi dua yakni :

1. Stadium 3A

Stadium 3A apabila sel kanker telah menyebar ke sepertiga bagian bawah vagina namun belum sampai ke dinding panggul.

kanker serviks stadium 3A

Kanker serviks stadium 3A

2. Stadium 3B

Sedangkan stadium 3B, sel kanker telah menyebar ke dinding panggul bahkan sudah bisa memblokir ureter karena ukurannya yang sudah membesar. Sumbatan ini bisa menyebabkan ginjal berhenti bekerja.

kanker serviks stadium 3b

Kanker serviks stadium 3b

Pada stadium 3B, sel kanker juga sudah menyebar ke kelenjar getah bening.

Pengobatan Kanker Serviks Stadium 3

Penderita kanker stadium 3 ini biasanya diobati dengan radioterapi beserta kemoterapi. Kemoterapi adalah penyembuhan yang dilakukan pada penderita kanker stadium 3 atau 4 dan biasanya diberikan secara bertahap dengan menggunakan infus. Untuk mencegah kanker muncul kembali, kemoterapi juga bisa dilakukan setelah menjalani hesteroktomi. Kemoterapi juga mempunyai beberapa efek samping seperti kelelahan, rambut rontok dan muntah. Harapan hidup bagi penderita kanker serviks stadium 3 tinggal 25%.

Kanker Serviks Stadium 4

Kanker serviks stadium 4 telah menyebar ke kandung kemih, rectum atau yang lainnya. Stadium 4 juga dibagi menjadi dua yakni 4A dan 4B berdasarkan tempat ditemukannya kanker.

1. Stadium 4A

Stadium 4A telah menyebar ke kandung kemih, rectum serta kelenjar getah bening. Stadium 4B, kanker telah menyebar keluar panggul dan kelenjar getah bening lain selain panggul seperti hati, perut, paru-paru, saluran pencernaan, tulang.

Kanker serviks stadium 4A

Kanker serviks stadium 4A

2. Stadium 4B

Kanker telah menyebar ke organ jauh, seperti paru-paru, dokter Anda mungkin menyebutnya tahap 4B.

Kanker serviks stadium 4b

Kanker serviks stadium 4b

Pengobatan Kanker Serviks Stadium 4

Pengobatan kanker stadium ini biasanya dilakukan dengan radioterapi dan kemoterapi dan dikombinasikan dengan obat. Jika angka kesembuhan sangat kecil, pengobatan dapat juga dilakukan dengan mengancurkan sel kanker sebanyak mungkin. Biasanya dilakukan dengan pengobatan paliatif untuk mengurangi gejalanya.

Penyebab Kanker Serviks

Faktor paling umum yang menyebabkan kanker adalah terinveksi HPV. Virus ini ditularkan melalui hubungan seks baik oral maupun anal. Wanita aktif secara seksual biasanya memiliki potensi terkena penyakit ini. Wanita yang mempunyai partner seks lebih dari satu dan juga wanita yang melakukan hubungan seks pada usia sebelum 16 tahun tanpa menggunakan pelindung mempunyai kemungkinan besar terkena penyakit ini. Beberapa vaksinasi telah dikembangkan untuk membunuh HPV yang merupakan penyebab 85% penderita kanker serviks. Vaksin ini ditujukan bagi perempuan berusia 9 sampai 26 tahun karena vaksin ini hanya bisa bekerja sebelum terjadi infeksi. Namun harga vaksin ini tergolong mahal sehingga menyebabkan kekhawatiran bagi para penderitanya. Untuk itu, pep smear sangat penting untuk dilakukan.

Sponsors Link

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah kanker serviks selain menggunakan vaksin dan tes pap smear, yaitu:

Cara Mencegah Kanker Serviks

1. Menghindari hubungan seks bebas

Sering bergonta-ganti pasangan seks dapat meningkatkan resiko terkena penyakit kanker serviks.

2. Menghindari rokok dan produk berbahan kimia berbahaya

30 persen wanita perokok aktif adalah penderita kanker serviks. Zat kimia yang terkandung dalam rokok dapat menyebabkan infeksi virus kanker serviks. Kurangilah penggunaan sterofoam serta bahan plastik yang dipanaskan karena mengandung bahan kimia berbahaya.

3. Menghindari diet tidak seimbang

Diet merupakan kebiasanaan yang sering dilakukan wanita untuk mendapatkan tubuh ideal. Jika seseorang suka melakukan diet dengan kurang mengkonsumsi asupan buah dan sayur merupakan diet yang salah. Diet yang salah ini dapat memicu perkembangan kanker serviks. Kandungan dalam sayur dan buah ini lah yang mampu menangkal virus yang bisa menyebabkan kanker serviks. Yang harus anda perhatikan juga adalah makanan dan minuman yang anda konsumsi jangan sampai mengandung zat kimia berbahaya seperti pewarna, penyedap rasa dan pengawet yang berlebihan.

Jadi jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan alat reproduksi anda untuk mencegah terjadinya serangan kanker serviks.

Info Lengkap : Kanker Serviks

, , ,
Post Date: Sunday 11th, January 2015 / 13:26 Oleh :
Kategori : Kanker Serviks