3 Penyebab Kanker Rahim saat Haid yang Wajib Diwaspadai

Kanker rahim termasuk salah satu jenis kanker yang sangat sering menyerang kaum wanita, karena rahim merupakan bagian dari organ reproduksi yang rentan terinfeksi bakteri maupun virus. Kanker ini banyak merenggut nyawa wanita baik di Indonesia maupun di dunia, karena itu sangat penting bagi wanita untuk lebih memahami seluk beluk penyakit tersebut dan berusaha menghindari penyebabnya. Ada beberapa gejala kanker rahim yang sering dirasakan saat seorang wanita terserang kanker rahim. Gejala tersebut antara lain terjadinya pendarahan abnormal, keputihan yang tidak wajar, nyeri panggul dan perut bagian bawah, berat badan menurun hingga mudah lelah. Bahkan saat berhubungan intim wanita akan merasakan sakit yang luar biasa karena rahim yang terserang kanker terinfeksi.

Sponsors Link

Ciri-ciri kanker rahim sendiri yang mirip dengan ciri-ciri kanker serviks sebenarnya sudah mulai terasa saat tahap awal, namun kebanyakan wanita sering mengabaikannya dan menganggap hanya penyakit ringan yang akan segera sembuh. Kanker rahim yang sering terdeteksi sudah memasuki stadium lanjut sehingga sel kanker yang telah menyebar semakin sulit disembuhkan. Itulah sebabnya penyakit tersebut sangat berbahaya dan sering merenggut nyawa wanita. Selalu waspada dan meningkatkan pola hidup sehat dapat mencegah wanita terserang kanker rahim.

Penyebab Kanker Rahim saat Haid

Kanker rahim memang belum bisa diketahui penyebab pastinya hingga sekarang, namun dokter dan ahli medis sepakat mengenai beberapa faktor yang dapat memicu munculnya sel kanker pada rahim. Adapun faktor penyebab kanker rahim pada wanita yaitu:

  • usia, dimana wanita yang berusia di atas 50 tahun memiliki resiko lebih besar terkena kanker rahim
  • menjalani terapi penggantian hormon estrogen yang ikut mempengaruhi kondisi organ reproduksi wanita
  • produksi hormon estrogen yang berlebihan di dalam tubuh, sehingga aktivitas sel tertentu meningkat dan tidak terkendali hingga berubah menjadi sel kanker
  • penggunaan jenis obat tertentu yang mempengaruhi kondisi rahim dan meningkatkan resiko munculnya kanker rahim
  • mengalami diabetes tipe 2 yang juga sering menyerang wanita
  • belum pernah hamil semasa hidupnya
  • mengalami obesitas
  • melakukan sesuatu yang dilarang saat sedang haid, seperti berhubungan intim.

Bicara penyebab kanker rahim saat haid, ada hal-hal yang memang sebaiknya tidak dilakukan selama periode menstruasi agar terhindar dari berbagai gangguan kesehatan organ reproduksi. Wanita yang tengah haid memang sering mengalami gejala yang kurang membuat nyaman, seperti pusing, nyeri perut dan panggul, mudah emosi dan tubuh sering lemas. Hal ini normal terjadi dan jika tidak mengkhawatirkan gejala tersebut akan hilang dalam 2-3 hari. Adapun penyebab kanker rahim saat haid adalah sebagai berikut.

  1. Berhubungan intim. Pada saat haid, pembuluh darah di sekitar rahim sedang terbuka sehingga rahim sangat rentan mengalami infeksi. Penetrasi dapat melukai dinding rahim sehingga menimbulkan peradangan yang hebat. Belum lagi darah haid yang seharusnya keluar justru terdorong masuk kembali dam mengendap di dinding rahim. Darah kotor tersebut akan menggumpal dan akhirnya menyebabkan pertumbuhan sel kanker pada dinding rahim tanpa disadari wanita tersebut.
  2. Mengkonsumsi es. Hal ini sebenarnya masi diperdebatkan, dan belum ada pembuktian pasti mengenai terjadinya kanker rahim akibat mengkonsumsi es selama haid. Namun jika diperhatikan, wanita yang mengkonsumsi es saat haid darah yang keluar lebih sedikit daripada yang tidak mengkonsumsi es. Apalagi ada banyak wanita yang mengeluh siklus haidnya tidak lancar atau jarang keluar karena kebiasaan sehari-harinya yang sering mengkonsumsi es. Tentu menjadi pertanyaan kemana darah haid yang semestinya keluar tersebut. Bila ternyata akibat konsumsi es darah haid justru menggumpal di dalam rahim maka hal tersebut dapat menyebabkan munculnya kanker rahim.
  3. Konsumsi pil KB. Mengkonsumsi pil KB ataupun menjalani KB suntik juga ikut mempengaruhi kesehatan rahim. Saat alat kontrasepsi berupa pil atau suntik masuk ke dalam tubuh, maka siklus haid menjadi tidak normal. Wanita tersebut bahkan tidak akan mengalami haid selama program KB tetap dijalani, dan hal ini tentu saja mengganggu kesehatan rahim dimana darah haid yang semestinya keluar justru tertahan di dalam rahim sehingga rentan menimbulkan resiko terkena kanker rahim.
Sponsors Link

Kanker rahim memang sangat berbahaya dan dari banyaknya faktor penyebab seperti yang telah disebutkan di atas, kebanyakan wanita sering mengabaikannya dan kerap melakukan hal yang seharusnya tidak dilakukan saat haid. Pola hidup yang tidak sehat dan kurangnya olahraga juga bisa memicu kanker rahim bersarang di dalam tubuh, karena itu mulailah menjalani pola hidup sehat agar tubuh tidak mudah terserang penyakit.

Cara pengobatan kanker rahim tentu diperlukan dan dilakukan dengan tepat, agar proses penyembuhan dapat berjalan lancar. Selain itu para wanita juga sebaiknya mengkonsumsi makanan pencegah kanker rahim untuk mencegah penyakit tersebut bersarang di dalam tubuh. Karena pencegahan jauh lebih mudah dan murah dilakukan daripada mengobati penyakit yang terlanjur menyerang wanita. Itulah penyebab kanker rahim saat haid yang paling sering terjadi, semoga setiap wanita semakin paham akan kesehatan tubuh dan organ reproduksi sehingga dapat terhindar dari penyakit kanker yang berbahaya.

, , ,
Info Dokter

Apa kanker paling bahaya ? Mengapa ? Yuks simak penjelasan dokter spesialis Kulit dan Kelamin dari RSPAD Gatot Soebroto, jangan lupa subscribe untuk penjelasan dokter lainnya.