7 Gejala Kanker Rahim Stadium 2 yang Paling Berbahaya

Bagi para wanita, kanker rahim merupakan salah satu penyakit yang sangat ditakuti selain kanker payudara dan kanker serviks. Rahim yang merupakan bagian dari organ reproduksi sangat rentan terkena berbagai penyakit, salah satunya kanker yang mematikan. Gejala kanker rahim stadium 1  sangat jarang dirasakan sehingga hanya sedikit orang yang dapat terdiagnosis pada tahap ini. Apalagi gejala kanker rahim stadium awal tidak begitu terlihat dan biasanya tidak sengaja terdeteksi saat seorang wanita melakukan pemeriksaan rutin seperti papsmear.

Sponsors Link

Berbeda dengan gejala kanker rahim stadium awal, gejala kanker rahim stadium 2 sudah lebih mudah dilihat dan dirasakan penderitanya. Gejala yang muncul hampir sama dengan gejala kanker serviks stadium 2, karena itu para wanita harus bisa memahaminya dengan baik agar bisa lebih waspada terhadap penyakit tersebut. Biasanya orang menganggap haid tak teratur gejala kanker rahim, padahal banyak gejala lain yang harus diperhatikan untuk bisa memastikan ada tidaknya kanker pada rahim seorang wanita. Adapun gejala kanker rahim stadium 2 antara lain sebagai berikut.

1. Pendarahan yang Tidak Wajar

Seorang wanita memang setiap bulan pasti mengeluarkan darah haid, dan normalnya berlangsung selama seminggu. Jika pendarahan terjadi di luar siklus menstruasi atau keluarnya darah haid lebih dari 10 hari, bisa jadi ada yang tidak beres dengan kondisi rahim, salah satunya terdapat kanker rahim. Gejala lainnya yaitu keluarnya darah haid yang volumenya sangat banyak melebihi volume darah haid yang normal. Hal ini dikarenakan sel kanker yang terdapat pada rahim mulai merusak sel rahim sehingga dapat menimbulkan infeksi atau luka yang menyebabkan pendarahan.

2. Keputihan Abnormal

Kanker rahim juga dapat ditandai dengan keluarnya keputihan yang tidak normal, berlebihan dan cairan yang keluar jauh berbeda dengan cairan yang normal. Keputihan yang normal menunjukkan ciri bening, tidak terlalu kental, tidak berbau dan tidak terlalu banyak. Biasanya keputihan yang normal keluar setelah siklus menstruasi, namun keputihan yang tidak normal keluar setiap saat dengan ciri sangat kental, berbau, berwarna kuning pekat, cokelat hingga kehijauan. Jika Anda mengalami masalah ini, jangan ragu untuk segera memeriksakan diri ke rumah sakit.

3. Nyeri saat Buang Air Kecil

Biasanya nyeri yang dirasakan saat buang air kecil menjadi pertanda adanya infeksi baik di kandung kemih maupun saluran kemih. Namun masalah ini bisa disembuhkan dengan bantuan obat-obatan yang diresepkan oleh dokter. Jika adanya rasa nyeri yang muncul semakin hari semakin sakit dan tidak kunjung sembuh setelah meminum obat untuk mengatasi infeksi saluran kemih, maka bisa jadi gejala tersebut merupakan gejala kanker rahim stadium 2.

4. Rasa Sakit yang Hebat di Area Panggul dan Organ Intim

Wanita yang mengalami kanker rahim cenderung mengalami rasa nyeri di area panggul dan sekitar organ kewanitaan. Rasa sakit tersebut muncul karena sel kanker telah menggerogoti sel rahim hingga rahim mengalami kerusakan dan menimbulkan rasa sakit yang tidak tertahankan. Rasa sakit tersebut semakin menjadi-jadi bahkan dapat menghambat aktivitas sehari-hari. Segeralah untuk memeriksakan diri ke dokter untuk mengetahui ada tidaknya masalah pada rahim maupun  organ tubuh yang lain.

5. Nyeri saat Berhubungan Intim

Rasa nyeri yang muncul akibat kanker rahim tidak hanya terjadi di panggul saat sedang beraktivitas, namun ketika berhubungan intim pun wanita akan merasakan nyeri yang luar biasa. Bahkan tak jarang wanita akan mengalami pendarahan vagina saat berhubungan, karena rahim semakin terganggu. Karena itu para wanita tidak boleh menganggap remeh jika mengalami hal tersebut. Jangan ragu untuk mengatakan hal ini pada pasangan agar tidak memaksakan dalam berhubungan dan segeralah memeriksakan diri ke dokter untuk memastikan kondisi tersebut termasuk ciri-ciri kanker rahim atau tidak.

6. Tubuh Mudah Lelah

Penderita kanker termasuk kanker rahim memang rentan mengalami kelelahan yang begitu berat. Mereka yang mengidap kanker tidak akan mampu melakukan aktivitas berat, karena dengan menjalani aktivitas ringan saja tubuh sudah sangat lelah. Hal ini dikarenakan sel kanker menyerap nutrisi dari tubuh sehingga tubuh akan mengalami defisiensi nutrisi dan berakibat pada lemahnya kondisi fisik dan daya tahan tubuh.

Sponsors Link

7. Berat Badan Menurun

Selain tubuh yang semakin bertambah lemah, penderita kanker rahim juga sering menunjukkan gejala berupa menurunnya berat badan secara drastis. Hal ini dikarenakan rasa sakit yang ditimbulkan sel kanker telah menurunkan nafsu makan penderitanya sehingga tubuh tidak mendapat nutrisi yang cukup. Selain itu tidak semua nutrisi dari makanan yang dimakan diserap oleh tubuh, karena sebagian telah diserap sel kanker agar dapat tumbuh dan menyebar ke jaringan lain.

Itulah gejala kanker rahim stadium 2 yang perlu diketahui agar para wanita selalu waspada. Jika mengalami kondisi tersebut segeralah lakukan tindakan pengobatan baik secara medis maupun dengan pengobatan alternatif kanker rahim secara alami.

 

, , , , ,

Ada keluarga yang terkena kanker ? Jangan panik Silakan berkonsultasi dengan tim fakta kanker, silakan klik icon di bawah ini.

Doctors Talk

Ingin terbebas dari kanker ? Sudah saatnya rutin konsumsi herbal ini.