5 Metode Kemoterapi Kanker Paru Stadium 4

Penyakit kanker paru-paru yang sangat berbahaya seringkali tidak menunjukkan gejala pada stadium awal. Jenis kanker satu ini dikenal sebagai penyakit mematikan dan menjadi jenis kanker paling mematikan di dunia, karena kebanyakan penderitanya berujung pada kematian. Penyebab kanker paru-paru sendiri didominasi oleh asap rokok baik pada perokok aktif maupun pasif, dan bisa juga muncul karena adanya metastasis dari kanker lainnya di dalam tubuh. Umumnya penderita kanker paru baru merasakan gejala yang tidak wajar saat kanker sudah masuk stadium 3 atau 4 sehingga penanganan untuk penyakit tersebut juga menjadi lebih sulit. Bisa dibilang, harapan hidup kanker paru stadium 4 sudah sangat kecil dan hanya segelintir orang yang dapat sembuh dari penyakit tersebut.

Sponsors Link

Apakah kanker paru bisa sembuh total, tentu sangat sulit untuk dapat diprediksi, karena memang harapan hidup penderita kanker paru lebih tipis dibanding kanker lainnya. Pengobatan yang umumnya dilakukan untuk menangani kanker paru-paru adalah dengan melakukan kemoterapi kanker. Kemoterapi kanker paru stadium 4 tentu sangat beresiko dilakukan,. Namun dengan berbagai pertimbangan seperti usia, jenis kelamin, kondisi fisik dan kesehatan serta jenis dan tingkat keganasan kanker, metode ini tetap dipilih oleh dokter sebagai langkah yang paling tepat. Tetapi kemoterapi untuk penderita kanker yang sudah memasuki stadium lanjut atau akhir, biasanya bertujuan bukan untuk menyembuhkan namun bersifat paliatif atau mengurangi gejala yang dapat memperparah kesehatan penderita. Dengan begitu harapan hidup penderita kanker paru stadium 4 dapat lebih lama.

Metode Kemoterapi Kanker Paru Stadium 4

Metode kemoterapi yang dilakukan untuk mengatasi penyakit kanker termasuk kanker paru-paru dapat dilakukan dengan berbagai cara. Kita tahu bahwa obat-obatan dalam kemoterapi sangat bervariasi, dan penggunaannya akan disesuaikan dengan kondisi kesehatan pasien yang akan menjalaninya. Sejauh ini ada beberapa cara atau metode yang bisa dilakukan untuk memasukkan obat kemoterapi ke dalam tubuh pasien agar dapat melawan sel kanker, yaitu seperti berikut ini.

1. Metode Neoadjuvan

Metode kemoterapi neoadjuvan merupakan penerapan obat kemoterapi yang diberikan sebelum pengobatan lainnya seperti terapi radiasi atau tindakan operasi. Jadi obat-obatan kemoterapi dimasukkan ke dalam tubuh dan menarget sel kanker yang mungkin ukurannya sudah cukup besar atau jangkauannya sangat luas. Setelah menjadi lebih kecil maka tindakan lainnya dapat dilakukan sehingga angka keberhasilan diharapkan lebih besar. Dengan begitu sel kanker sudah lebih mengecil dan mudah diangkat atau dihancurkan dengan teknik penyinaran.

2. Metode Adjuvan

Kebalikan dari metode neoadjuvan, penerapan metode adjuvan dilakukan setelah pengobatan lainnya selesai dijalani seperti tindakan operasi atau radioterapi. Terkadang setelah dilakukan operasi atau radiasi, masih saja ada sel kanker yang masih tersisa atau akarnya tertinggal, sehingga diperlukan pembersihan dengan kemoterapi untuk memastikan sel kanker sudah benar-benar dimusnahkan. Terlebih karena kemoterapi dapat menyasar sel kanker yang tersebar di seluruh tubuh sehingga jika sel kanker bermetastasis bisa langsung diatasi sebelum menyebabkan kanker pada organ tubuh yang lain.

3. Metode Injeksi intravena

Injeksi intravena merupakan metode kemoterapi dengan memasukkan obat-obatan langsung ke pembuluh darah vena menggunakan suntikan khusus. Metode ini terbagi lagi dalam dua cara yaitu sebagai berikut.

  • Kanula, yaitu selang plastik tipis berukuran 15 cm yang dimasukkan ke dalam pembuluh darah lengan atau tangan dan obat-obatan akan dimasukkan langsung melalui kanula tersebut. Setelah obat selesai diberikan kanula akan langsung dilepas.
Sponsors Link

  • Centre line, yaitu sebuah tabung yang dimasukkan ke dalam dada dan ditanam selama beberapa bulan sepanjang pengobatan. Cara ini dilakukan dengan anestesi lokal untuk membuat lubang dan pasien harus terus dipantau setiap harinya hingga alat tersebut dilepas.

4. Suntikan Langsung

Kemoterapi juga dapat dilakukan dengan metode suntikan langsung pada otot di bawah kulit atau rongga tubuh, sehingga cairan obat akan langsung masuk dan menyerang sel kanker. Cara ini umum dilakukan dan bisa dilakukan baik rawat inap maupun rawat jalan. Dokter akan memantau perkembangan untuk menentukan dosis dan frekuensi kemoterapi yang selanjutnya.

5. Kemoterapi Oral

Kemoterapi juga sangat sering dilakukan secara oral, yaitu dalam bentuk tablet atau kapsul yang harus diminum oleh si penderita kanker. Pemberian obat ini juga perlu dipantau oleh dokter namun bisa dilakukan di rumah. Yang terpenting adalah harus selalu mengikuti aturan yang disarankan dan terus melakukan pemeriksaan rutin ke rumah sakit untuk melihat perkembangan dan reaksi dari obat kemoterapi yang diminum tersebut.

Selain menjalani pengobatan kemoterapi, penderita kanker paru stadium 4 juga perlu mengkonsumsi makanan sehat untuk penderita kanker guna mendukung pengobatan sekaligus meningkatkan kekuatan atau stamina tubuh. Jika tubuh lebih kuat maka biasanya proses pengobatan juga berlangsung lebih cepat dan lancar. Penyakit kanker paru stadium  bukanlah penyakit ringan sehingga dibutuhkan pengobatan dan perawatan yang sangat intensif untuk membuat penderita lebih nyaman serta mampu bertahan hidup lebih lama.

, , , ,

Ada keluarga yang terkena kanker ? Jangan panik Silakan berkonsultasi dengan tim fakta kanker, silakan klik icon di bawah ini.

Doctors Talk

Ingin terbebas dari kanker ? Sudah saatnya rutin konsumsi herbal ini.