Peluang Keberhasilan Kemoterapi Kanker Paru Stadium 4

Kemoterapi merupakan metode pengobatan paling umum digunakan untuk mengatasi penyakit kanker yang mematikan. Meski kemoterapi kanker memberikan efek samping yang menyakitkan seperti mual, muntah yang parah, mulut penuh dengan sariawan, rambut rontok dan tubuh yang menjadi sangat lemah, tetap saja dokter akan menganjurkan kemoterapi untuk dijalani pasien kanker. Kanker yang masih berada di stadium awal mungkin dapat diatasi dengan tindakan pembedahan, namun jika sudah stadium lanjut dan kanker telah menyebar, kemoterapi sangat perlu dilakukan untuk menghambat penyebaran sel kanker dan menghancurkannya dalam beberapa tahap.

Sponsors Link

Salah satu jenis kanker yang menggunakan metode pengobatan kemoterapi adalah kanker paru-paru, dimana kanker yang satu ini merupakan jenis kanker paling mematikan di dunia. Kanker paru dianggap sangat berbahaya dan memiliki harapan hidup yang rendah karena ciri-ciri kanker paru-paru yang hampir tidak muncul saat dalam stadium awal. Setelah memasuki stadium lanjut dan akhir seperti stadium 4 barulah gejala mulai terasa dan kondisi penderitanya akan langsung memburuk. Penentuan metode pengobatan ini tentunya dilakukan setelah penegakan diagnosa, salah satunya dengan biopsi kanker. Apakah kanker paru bisa sembuh total atau tidak dengan pengobatan kemoterapi, semuanya bergantung pada kondisi kanker yang diderita.

Bagaimana Metode Pengobatan Kemoterapi Dilakukan?

Kemoterapi merupakan pengobatan yang dilakukan dengan menggunakan obat kimia yang disuntikkan ke dalam tubuh ataupun diminum secara oral. Obat kimia tersebut akan menyebar ke seluruh tubuh dan mulai menyerang sel kanker yang sudah menyerang jaringan-jaringan tubuh yang sehat. Sayangnya obat kimia dalam pengobatan kemoterapi tidak hanya merusak sel kanker saja, melainkan sel tubuh yang sehat ikut diserang sehingga kondisi tubuh penderita kanker yang menjalani kemoterapi akan menjadi lemah.

Kemoterapi sendiri sudah menjadi metode pengobatan kanker yang utama sejak tahun 1950. Hingga sekarang, setidaknya sudah ada sekitar 50 jenis obat untuk menjalani kemoterapi, dan khusus untuk mengatasi kanker paru biasanya obat yang digunakan yaitu terapi bevacizumb (Avastin®) dengan obat kemo berbasis platinum seperti  cisplatin atau carboplatin. Kebanyakan penderita kanker tidak tahan dengan efek samping dari metode pengobatan kemoterapi, sehingga sebagian dari mereka memutuskan untuk berhenti menjalani kemoterapi yang menyakitkan dan beralih ke pengobatan kanker paru-paru secara alami.

Bagaimana obat kemo bekerja? Saat obat kemo mulai masuk ke dalam tubuh, maka obat tersebut akan menyebar dan mulai menyerang sel yang aktif membelah. Sel kanker yang terus membelah menjadi incaran utama obat kemo, namun sel tubuh yang sehat tentunya juga aktif melakukan pembelahan. Itulah mengapa kemoterapi dapat menyerang sel tubuh yang sehat dan menimbulkan efek samping yang cukup parah. Terlebih lagi, sel darah putih yang berfungsi sebagai sistem kekebalan tubuh juga ikut diserang sehingga daya tahan tubuh penderita semakin menurun. Inilah yang menjadi penyebab penderita kanker yang menjalani kemoterapi sangat rentan terserang berbagai penyakit, karena tubuh tidak mampu lagi melawan berbagai jenis penyakit yang menyerang tubuh. Tubuh penderita pun akan semakin lemah karena efek mual dan muntah akan menurunkan nafsu makan dan asupan nutrisi untuk tubuh pun terganggu.

Peluang Keberhasilan Kemoterapi untuk Kanker Paru Stadium 4

Pada stadium awal penyembuhan kanker paru dengan metode kemoterapi lebih besar peluangnya untuk berhasil, apalagi jika dikombinasikan dengan metode pengobatan lainnya seperti pembedahan atau terapi radiasi. Namun akan berbeda hasilnya jika kemoterapi dilakukan pada penderita kanker paru stadium 4. Sel kanker yang sudah sangat jauh menyebar dan merusak berbagai jaringan di seluruh tubuh sangat sulit untuk diatasi, bahkan kombinasi dari berbagai metode pengobatan akan sangat sulit untuk mengatasinya. Kanker paru stadium 4 atau stadium akhir ini bisa dibilang sudah tidak dapat disembuhkan, namun dengan kemoterapi diharapkan penderita dapat bertahan hidup lebih lama. Sayangnya hampir seluruh penderita kanker paru baru terdeteksi penyakitnya setelah memasuki stadium 3 atau 4. Itulah sebabnya mengapa harapan hidup penderita kanker paru begitu rendah dan kebanyakan  tidak dapat tertolong nyawanya.

Sponsors Link

Jadi bisa dibilang peluang keberhasilan metode pengobatan kemoterapi kanker paru pada stadium 4 sangat kecil bahkan hampir tidak mungkin untuk menyembuhkan penyakit tersebut. Yang bisa dilakukan adalah kemoterapi dapat menekan gejala yang lebih buruk dan membuat sel kanker tidak berkembang lebih jauh. Dengan demikian penderita kanker paru stadium 4 dapat bertahan hidup hingga berbulan-bulan. Kenyataan ini mungkin terasa sangat menyakitkan, namun penderita kanker paru harus tetap bersemangat dan menjalani kehidupan dengan penuh rasa syukur. keikhlasan dalam menerima penyakit tersebut terkadang justru membuat hidup penderita kanker merasa tenang dan terhindar dari stres.

Itulah ulasan mengenai kemoterapi kanker paru stadium 4 dan dampaknya bagi orang yang menjalaninya. Tindakan yang paling tepat sebelum kanker menyerang adalah dengan melakukan tindakan yang sehat seperti olahraga secara teratur, makan makanan yang bergizi dan hindari penyebab kanker paru-paru seperti asap rokok. Tindakan tersebut sangat efektif untuk mencegah tubuh terserang kanker paru-paru yang mematikan.

, , ,