Jenis Jenis Kanker Paru Paru – NSLC & SCLC

Penyakit kanker adalah salah satu penyakit yang dapat menyebabkan kematian. Kanker sendiri sebetulnya disebabkan oleh pertumbuhan sel yang tidak terkendali dan jauh lebih cepat dari sel-sel normal tubuh. Radikal bebas yang terdapat dalam tubuh diperkirakan menjadi salah satu penyebab utama munculnya sel-sel kanker.

Sponsors Link

Baca Juga:

Sel kanker dapat tumbuh di bagian tubuh manapun, salah satunya adalah paru-paru, organ vital yang berfungsi sebagai alat pernapasan manusia. Dari berbagai kasus kanker paru-paru, kebanyakan penderitanya adalah para perokok aktif maupun perokok pasif, yang tentunya menghirup terlalu banyak zat beracun di dalam rokok yang kemudian membuat sel-sel dalam paru-paru mengalami ketidaknormalan sehingga memicu tumbuhnya sel kanker.

Kanker Paru-Paru Terbanyak Kasusnya di Dunia

Di Indonesia sendiri, kanker paru-paru sangat banyak diderita oleh para pria. Tidak mengherankan karena memang pria Indonesia kebanyakan adalah para perokok berat. Bahkan menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), kanker hingga saat ini masih bertahan sebagai penyebab kematian manusia di dunia. (Baca Juga: Gejala Kanker Tenggorokan Akibat Merokok)

Menurut laporan dari IARC (International Agency for Research on Cancer), pada tahun 2012 sudah ada kasus kanker sebanyak 14 juta di seluruh dunia, yang jumlahnya kian hari kian meningkat. Kanker paru-paru sendiri ada paling banyak kasusnya, sekitar 13% dari seluruh jenis kanker, diikuti dengan kanker payudara dengan totoal kasus sebanyak 11,9% dari keseluruhan jenis kanker. Di tahun 2012 juga IARC melaporkan bahwa kematian akibat kanker paling banyak dari jenis kanker paru-paru dengan total sekitar 8,2 juta kematian. (Baca Juga: Pencegahan Kanker Paru Paru , Gejala Kanker Paru paru Stadium 1)

Lebih khusus lagi di Indonesia, kanker paru-paru dilaporkan mencapai sekitar 25 ribu kasus yang diderita pria pada tahun 2012, sementara ada sekitar 9 ribu kasus kanker paru-paru yang diderita wanita. Kebanyakan kasus kanker paru-paru terjadi pada mereka yang berusia 40 tahun ke atas, dan semakin bertambah usia, semakin rentan risiko seseorang terkena kanker paru-paru. Selain itu,kanker paru-paru juga bisa terjadi pada anak jika berada dalam kondisi lingkungan yang kurang baik, seperti sering terpapar asap rokok. Berikut merupakan ciri-ciri kanker paru-paru pada anak. Selain menyebabkan kanker paru-paru, sering terpapar asap rokok juga bisa menyebabkan kanker tenggorokan.

Jenis Jenis Kanker Paru-Paru

Secara umum, kanker paru-paru dibagi menjadi 2 macam, yaitu kanker paru-paru non-sel kecil (NSLC) dan kanker paru-paru sel kecil (SCLC). Untuk lebih lengkapnya mengenai kedua jenis kanker tersebut, mari simak ulasannya di bawah ini.

1. SCLC (Small-Cell Lung Cancer)

SCLC atau kanker paru-paru sel kecil adalah jenis kanker yang bermula dari bagian tengah paru-paru, di bagian bronkitis. Jika terkena penyakit kanker paru-paru jenis SCLC, sel kanker akan sangat cepat dan agresif menyebar pada stadium awal. Penyebaran sel kanker jenis SCLC ini jauh lebih cepat dibandingkan dengan NSCLC. (Baca Juga: Gejala Kanker Paru-paru Stadium 4)

99% penderita kanker SCLC adalah seorang perokok. Hanya sekitar 1 dari 100 kasus penderita SCLC yang tidak berhubungan dengan rokok. SCLC kerap disebut pula sebagai oat cell cancer. Sekitar 10-15% dari keseluruhan kasus kanker paru-paru adalah kanker paru jenis SCLC. (Baca Juga: Gejala Kanker Paru-paru dan Cara Pencegahannya)

ads

2. NSCLC (Non-Small-Cell Lung Cancer)

NSCLC atau kanker paru-paru non sel kecil dibagi lagi lebih khusus menjadi 3 jenis, yaitu adenocarcinomassquamos cell carcinomas, dan large cell carcinomas. Simak perbedaannya dalam ulasan di bawah ini:

  • Adenocarcinomas

Adenocarcinomas adalah jenis kanker paru-paru yang relatif lambat penyebarannya, dan dimulai dari bagian luar yang melapisis paru-paru. Setelah sel kanker ditemukan, biasanya akan membutuhkan waktu agak lama hingga sel kanker tersebut memiliki kesempatan menyebar ke dalam paru-paru.Penderita kanker NSLC jenis adenocarcinomas ini biasanya juga merupakan seorang perokok. (Baca Juga: Penyebab Kanker Paru-paru , Manfaat Apel Untuk Kanker)

Sekitar 30-40% dari keseluruhan kanker jenis NSCLC adalah adenocarcinomas. Sel kanker yang berasal dari bagian luar paru-paru ini biasanya akan mudah menyebar ke bagian kelenjar getah bening (kelenjar limfa). Namun tidak menutup kemungkinan pula sel kanker menyebar ke dalam paru-paru, terutama melalui dinding alveolus (gelembung kecil yang merupakan tempat pertukaran oksigen dan karbondioksida dalam tubuh sebagai fungsi pernapasan). (Baca Juga: Gejala Kanker Getah Bening Stadium 1  , Manfaat Kacang Almond untuk Kanker)

Kanker paru jenis adenocarcinomas dapat dideteksi menggunakan foto thorax X-ray. Ketika diperlihatkan, foto X-ray akan menunjukkan gambar paru-paru yang meradang, hampir mirip dengan pneumonia, dengan bagian alveolus yang seharusnya berisi udara sudah terisi dengan cairan. (Baca Juga: Pengobatan Kanker Darah Secara Medis)

Gejala awal kanker paru-paru yang dialami para penderita adenocarcinomas adalah batuk kronis tiada henti yang terkadang disertai pula dengan darah. Di stadium awal, gejala juga dapat berupa kesulitan bernafas, sakit punggung, bahu, dan dada, serta rasa kelelahan walaupun tidak melakukan aktivitas berat. Adenocarcinomas adalah jenis kanker yang sangat lambat dapat terdeteksinya, sehingga diagnosis biasanya baru disadari setelah kanker telah tumbuh beberapa minggu atau bulan.

Terdapat empat tingkat stadium untuk para penderita adenocarcinomas, yaitu :

  • Gejala kanker paru-paru Stadium 1 :  Sel kanker mulai tumbuh di sekitar paru-paru, belum menyebar ke kelenjar getah bening.
  • Gejala kanker paru-paru Stadium II : Sel kanker menyebar ke kelenjar getah bening dan sekitar bronkus. Gejala awal kanker getah bening perlu mulai diwaspadai.
  • Gejala kanker paru-paru Stadium III : Sel kanker menyebar ke jaringan paru-paru yang lebih luas
  • Gejala kanker paru-paru Stadium IV :Sel kanker menyebar ke bagian tubuh lainnya.

Cara mengobati kanker paru-paru jenis ini dapat diupayakan dengan beberapa cara, seperti operasi pengangkatan sel kanker jika ditemukan dalam stadium awal, kemoterapi sebagai tindak lanjut operasi untuk memperlambat pertumbuhan sel kanker yang masih tersisa, penggunaan obat-obatan, dan terapi radiasi. Beberapa orang juga melakukan pengobatan kanker paru-paru secara alami seperti bekam untuk meringankan efek dari proses penyembuhan kanker. Manfaat bekam untuk kanker juga cukup ampuh bagi sebagian besar orang.

  • Squamos Cell Carcinomas

Squamos cell carcinomas adalah jenis kanker yang lebih umum terjadi dibandingkan dengan adenocarcinomas. Dikenal pula dengan nama epidermoid carcinomas, kanker jenis ini tumbuh di bagian pusat paru-paru, atau khususnya dikenal dengan nama bronkus dalam anatomi tubuh. Bronkus sendiri merupakan bagian dari paru-paru yang merupakan cabang terbesar yang terhubung dengan batang tenggorokan. Squamos cell carcinomas menyumbangkan sekitar 30% kasus dari keseluruhan jenis kanker NSCLC. Walau begitu, dari tahun ke tahun tren penderita penyakit kanker squamos cell carcinoma terus menurun, berbeda dengan adenocarcinoma yang kian meningkat dari tahun ke tahun. (Baca Juga: Kanker Rahim Endometrium , Manfaat Bekam Untuk Kanker)

Gejala awal kanker paru-paru squamos cell carcinomas biasanya ditandai dengan batuk yang persisten terkadang disertai dengan darah, dan juga ada bunyi ketika bernafas, karena sel kanker menyerang bagian bronkus yang dilewati banyak udara. Terganggunya saluran utama pernafasan ini kemudian dapat menyebabkan berbagai komplikasi, termasuk pneumonia, atau atelektasis. Kanker jenis ini juga dapat menyebabkan Pancoast sindrom, yang ditandai dengan nyeri bagian bahu yang menyebar ke lengan. Penderita squamos cell carcinomas juga biasanya akan mengalami kondisi hiperkalkemia, yaitu peningkatan jumlah kalsium dalam tubuh yang menyebabkan otot kram. (Baca Juga: Jenis Kanker Tulang , Manfaat Daun Sirsak Untuk Kanker )

Seperti adenocarcinoma, kanker NSCLC jenis ini juga dapat dideteksi dengan foto thorax X-ray. Pengobatan kanker paru-paru jenis ini juga dapat dilakukan dengan operasi, kemoterapi, dan terapi radiasi.

Sponsors Link

  • Large Cell Carcinomas

Large cell carcinomas merupakan jenis kanker NSCLC yang paling jarang terjadi, hanya ada sekitar 10-15% dari keseluruhan kanker NSCLC yang merupakan kasus large cell carcinomas. Kanker paru-paru sel besar ini biasanya dimulai dari ditemukannya sel berukuran besar berbentuk bola yang mirip dengan tumor. Biasanya sel kanker bermula dari bagian luar paru-paru, namun berkembang dengan cepat dan menyebar relatif lebih cepat dibandingkan adenocarcinomas maupun squimos cell carcinomas. (Baca Juga: Manfaat Daun Sirih Untuk Kanker  , Manfaat Air Lemon Untuk Kanker )

Sel kanker yang bermula dari luar paru-paru ini menyebabkan gejala-gejala seperti batuk kronis atau batuk berdarah jarang muncul di stadium awal. Tanda-tanda yang bisa terlihat untuk large cell carcinomas adalah sebatas rasa kelelahan berlebih, sesak nafas, rasa nyeri di bagian punggung, bahu, dan dada. Banyak orang yang mengira bahwa gejala awal tersebut merupakan bagian dari proses bertambahnya usia atau meningkatnya berat badan, sehingga seringkali kanker jenis ini terlambat dideteksi. (Baca Juga: Manfaat Vitamin C Untuk Kanker  , Manfaat Chia Seed Untuk Kanker)

Saat seseorang menderita large cell carcinoma, sel kanker yang tumbuh di luar paru-paru dapat menyebabkan terbentuknya cairan diantara jaringan paru-paru yang kemudian terakumulasi. Hal inilah yang menyebabkan rasa sakit di dada dan kesulitan bernafas.

Demikianlah ulasan mengenai jenis-jenis kanker paru-paru yang dapat menyerang manusia. Jika Anda merasakan tanda tanda kanker paru paru, ada baiknya segera menghubungi dokter untuk berkonsultasi, apalagi jika Anda adalah seorang perokok berat. Tentunya akan lebih baik lagi untuk mencegah daripada mengobati. Cara melakukan pencegahan kanker paru-paru dapat dimulai  dengan menghentikan kebiasaan merokok dari sekarang dan menjalani pola hidup sehat serta memperhatikan daftar makanan sehari-hari pencegah kanker.

,
Post Date: Wednesday 19th, April 2017 / 23:06 Oleh :
Kategori : Kanker Paru Paru