Sponsors Link

23 Gejala Kanker Paru yang Wajib Diketahui

Sponsors Link

Kanker paru merupakan jenis kanker masih banyak ditemukan di Indonesia. Kanker paru terutama merupakan penyebab kematian pertama karena kanker pada penduduk yang berjenis kelamin di Indonesia. Selain itu, kanker paru juga memiliki jumlah insiden yang cukup tinggi pada perempuan, yaitu sebesar 13.6% dan kematian akibat kanker paru sebesar 11.1%. Karena itu deteksi dini dan pencegahan kanker paru sangat penting untuk dilakukan. Seperti yang kita ketahui, kebiasaan merokok telah terbukti sebagai faktor risiko utama yang meningkatkan risiko orang untuk menderita kanker paru. Jadi, kebiasaan ini benar- benar perlu dieliminasi bahkan mungkin perlulah dieradikasi agar terhindar dari penyakit kanker. (Baca juga: ciri -ciri kanker paru-paru)

Sponsors Link

Kanker paru adalah suatu penyakit keganasan yang gejala awalnya terjadi secara diam- diam atau tidak banyak diketahui oleh penderitanya sendiri, sering kali tahap awal dari kanker paru terlihat seperti penyakit saluran nafas seperti pneumonia atau infeksi paru bahkan menyerupai ISPA. Setelah gejalanya agak serius, baru diketahuilah penyakit kanker paru stadium yang sudah lanjut. Berikut adalah beberapa gejala kanker paru yang dapat menambah wawasan anda mengenai kanker paru. (baca juga: Jenis-jenis kanker paru-paru)

1. Batuk yang terus menerus dan tidak membaik dengan pengobatan biasa

Sering kali seseorang datang dengan keluhan batuk pilek, mungkin bisa saja ini adalah suatu infeksi saluran nafas atas yang sering menginfeksi, namun perlu diwaspadai jika setelah diobati dalam waktu satu minggu batuk tidak juga berhenti. Batuk tersebut bisa menjadi tanda dari kanker paru atau penyakit lain seperti infeksi tuberkulosis. (baca juga: gejala awal kanker paru)

2. Batuk yang mengeluarkan darah atau sekret yang berwarna merah

Batuk berdarah adalah suatu tanda pecahnya pembuluh darah pada paru. Penyebabnya bisa kanker, infeksi tuberkulosis atau keradangan. Pemeriksaan sekret atau sputum sebaiknya dilakukan dan perlu dilakukan rawat inap bagi batuk berdarah yang sangat masif karena dapat menyebabkan komplikasi yang dapat mengancam nyawa. (baca juga: ciri-ciri kanker paru pada anak)

3. Nyeri dada yang sering memburuk dengan melakukan nafas dalam, batuk atau tertawa

Nyeri dada bisa merupakan suatu tanda dari komplikasi tumor paru yaitu efusi pelura. Efusi pleura adalah akumulasi cairan yang lebih dari 150 cc pada rongga paru. Gejalanya adalah berupa nyeri dada saat bernafas. Efusi pleura ditangani dengan mengeluarkan isi cairan melalui pungsi efusi pleura yang harus dilakukan oleh tenaga dokter karena terapi ini merupakan terapi invasif. (baca juga: cara mengobati kanker paru-paru)

4. Suara Serak

Suara yang serak dapat menjadi suatu tanda dimana tumor paru sudah menginvasi saraf laringeal rekuren atau invasi ke pita suara. Pada akhirnya menyebabkan suara serak. Selain itu, tanda suara serak juga menjadi sebuah tanda adanya keradangan pada pita suara atau adanya nodul. Suara serak yang tidak kunjung sembuh setelah pengobatan perlu dilakukan pemeriksaan telinga, hidung tenggorok. Jika tidak ditemukan kelainan dapat dicurigai suatu knker paru. (baca juga: tanda-tanda kanker paru-paru)

5. Penurunan berat badan dan kehilangan selera makan

Penurunan berat badan dan kehilangan selera makan adalah suatu tanda dari metabolisme yang berlebihan dari kanker paru. Penurunan berat badan init terjadi secara drastis dan tidak ada sebab yang jelas. Penurunan berat badan lebih dari 10% dari berat badan aal dapat dicurigai suatu keganasan atau penyakit HIV- AIDS. ANda juga pelru melakukn tes HIV untuk mengetahui apakah anda terbebas dari infeksi tersebut. Jika anda terbebas, penurunan berat badan dapat dikarnakan penyebab yang lain seperti kan

6. Sesak nafas

Sesak nafas dapat terjadi pada kanker paru yang sudah lanjut. Sesak nafas perlu dibedakan dengan gejala sesak nafas dari gangguan jantung yang biasanya disertai dengan pembengkakan kedua kaki. Sesak nafas dapat menjadi penderita menjadi hipoksia dan meninggal dengan cepat, yaitu dalam hitungan menit. Sesak nafas terjadi karena sumbatan pada saluran nafas yang disebabkan tumor paru. (baca juga: gejala kanker paru-paru stadium)

7. Merasa mudah lelah atau lemah

Penderita akan tiba- sering merasa tubuhnya cepat sekali merasa lelah ketika melakuan aktivitas sehari- hari. Perlu dibedakan dengan gejala penyakit jantung. Pada kanker paru, perasaan mudah lelah biasanya disertai dengan nafsu makan menurun. Jika anda merasa kesulitan tidur anda haru menghubungi dokter spesialis saraf anda atau jiwa. Jika tidak ada gangguan pad akedua sistem tersebut sebaiknya anda memeriksakan diri secara lengkap agar dapat diketahui kelainan dari tubuh anda. (baca juga: gejala kanker paru-paru stadium 4)

8. Infeksi paru seperti bronkitis dan pneumonia yang tidak kunjung sembuh

Pada penderita kanker dapat terjadi infeksi paru dan infeksi bronkus yang sering kambuh- kambuhan walaupun sudah diobati dengan antibiotik yang adekuat. Pada saat itu mungkin sudah harus dicurigai bahwa orang tersebut menderita kanker paru. Penderita kanke rentan menderita infeksi karen sistem imun tubuh yang terganggu akibat berbagai zat racun dari tumor paru. Imun tubuh kadang malaha dapat menyerang tubuh sendiri dan menimbulkan gejala paraneoplastik. Makanan bergizi membantu anda  senantiasa menjaga kesehatan tubuh untuk menghadapi kanker. (baca juga: gejala kanker paru stadium 4)

Sponsors Link

9. Onset baru kejadian mengi

Mengi adalah bunyi suara nafas ‘ngik-ngik’. Mengi biasanya muncul pada penderita asma dan PPOK. Mengi pada asma biasanya sudah dari kecil. Sedangkan mengi yang baru timbul disertai dengan gejala kanker paru yang lain dapat dicurigai sebagai suatu tanda kanker paru. (baca juga: pengobatan kanker paru-paru secara alami)

10. Nyeri tulang

Nyeri terjadi pada punggung atau pinggang, mungkin dapat disebabkan karena kekurangan kalsium karena kativitas metabolisme tumor paru (baca juga: gejala kanker paru-paru dan cara pencegahannya)

11. Perubahan sistem saraf pusat

Perubahan tersebut adalah seperti sakit kepala, kelemahan tangan dan kaki, pusing, gangguan keseimbagnan atau kejang karena penyebaran kanker ke otak atau ke sum- sum tulang belakang. (baca juga: 7 cara melakukan pencegahan kanker paru-paru)

12. Badan berwarna kuning

Kulit kuning dan badan berwarna kuning yang disebut jaundice. Gejala ini karena penyebaran kanker ke liver atau hati atau bisa karena penyakit hepatitis, konsumsi obat anti tuberkulosis atau penyumbatan kelenjar empedu. (baca juga: Gejala Kanker Hati Pada Anak)

13. Benjolan di tubuh

Benjolan di sekitar permukaan tubuh karena kanker menyebar ke kulit atau kelenjar getah bening ( kumpulan dari sistem sel imun) yang terletak di leher atau diatas tulang klavikula atau collarbone.

Baca juga:

14. Sindrom horner

Beberapa jenis kanker paru dapat menyebabkan kumpulan gejala yang khas yang yang disebut sindrom horner. Sindrom ini terjadi pada kanker paru dimana tumor paru terletak di ujung atau dibagian atas dari paru, yang kadangkala disebut pancoast tumor. Gejala dari sindrom horner adalah ptosis, miosis dan anhidrosis. Ptosis adalah jatuhnya kelopak mata karena kelemahan otot kelopak mata. Miosis adalah diameter pupil yang lebih kecil dibandingkan dengan ukuran yang normal. Pupil adalah bagian hitam dari mata. Anhidrosis adalah istilah untuk berkurangnya atau ketidakadaan keringat pada sisi wajah yang mengalami kedua sindrom horner yang lain. Pancoast tumor kadang dapat menyebabkan nyeri bahu yang amat parah. Sehingga jika anda menderita nyeri bahu yang tanpa bunyi ‘kretek’ mungkin anda menderita kanker paru.

ads

15. Sindrom vena cava superior

Vena cava superior adalah vena besar yang membawa darah dari kepala ke lengan untuk kembali ke jantung. Pembuluh darah ini melewati bagian atas dari paru kanan dan kelenjar limfe yang ada di dalam dada. Tumor pada daerah ini dapat menekan vena cava superior dimana dapat menyebabkan darah kembali ke vena. Hal ini akan menyebabkan pembengkakan wajah, leher dan bagian atas dari dada, kadang kala dapat menyebabkan warna kulit yang berwarna merah kebiruan. Selain itu juga dapat menyebabkan sakit kepala, pusing dan perubahan kesadaran yang dapat mengganggu otak. Ketika sindrome ini terus memburuk dan mengancam nyawa, tatalaksana segera seperti pembedahan harus segera dilakukan untuk menolong nyawa penderita.

16. Sindrom paraneoplastik

Sindrom paraneoplastik adalah suatu kumpulan gejala yang muncul karena keberadaan suatu penyakit kanker sebagai akibat dari reaksi sistem imun humoral tubuh terhadap sel kanker yang ada dalam tubuh manusia. Karena itu, adanya kanker paru dapat memicu dikeluarkannya substansi yang menyerupai hormon yang kemudian akan masuk ke dalam aliran darah dan menyebabkan berbagai masalah terhadap jaringan dan organ yang jauh dari asal lokasi kanker, walaupun kanker tersebut tidak menyebar ke jaringan atau organ tersebut. Kadangkala, gejala ini yang ditemukan pertama kali sebagai gejala kanker paru tanpa adanya gejala seperti batuk, sesak, dan batuk darah. Karena gejala ini terjadi di organ lain selain organ paru, biasanya pasien dan dokter akan memeriksa lebih mendalam pada organ tersebut sehingga diagnosis kanker paru tidak dapat ditegakan.

17. SIADH (syndrome of inappropriate anti-diuretic hormone)

SIADH adalah salah satu gejala yang termasuk ke dalam sindrom paraneoplastik yang terjadi karena gangguan hormon anti- diuretik. Pada kondisi ini, sel kanker dapat menyebabkan produksi hormon antidiuretik. Hormon ini akan menyebabkan ginjal untuk menahan air. Pada akhirnya, air banyak tertahan di dalam tubuh dan menyebabkan kadar garam meningkat dalam darah. Gejala SIADH adalah lemas, kehilangan nafsu makan, kelemahan otot atau kram, mual dan muntah, gelisah, tidak dapat tenang, dan bingung. Gejala SIADH yang lebih parah tanpa terapi dapat menyebabkan gejala kejang serta koma.

18. Sindrom cushing

Pada kondisi ini, sel kanker dapat memicu produksi hormon ACTH, yaitu sebuah hormon yang dapat menyebabkan kelenjar adrenal mengeluarkan kortisol. Kortisol akan memicu beberapa gejala seperti peningkatan berat badan, mudah memar, lemah, mudah mengantuk dan retensi cairan. Sindrom cushing juga dapat menyebabkan tekanan darah tinggi dan peningkatan kadar gula dalam darah bahkan dapat menyebabkan diabetes.

19. Gangguan sistem saraf pusat

Kanker paru kadangkala dapat menyebabkan sistem imun tubuh yang dapat menyerang sistem saraf sehingga dapat menyebabkan masalah pada sistem saraf. Salah satu contohnya adalah gangguan otot yang disebut sindrom Lambert-Eaton. Sindrom ini adalah suatu sindrom dimana otot disekitar pinggul menjadi lemah. Salah satu gejalanya yang pertama adalah orang tersebut dapat mengalami masalah ketika bangun dari posisi duduk. Kemudian, otot disekitar bahu dapat menjadi lemah. Masalah yang lebih jarang adalah degenerasi serebelar paraneoplasik, dimana terjadi kerusakan pada otak kecil yang merupakan pusat keseimbangan tubuh. Gejala yang dirasakan pasien adalah kehilangan keseimbangan dan mudah goyah pada lengan dan kaki yang juga terjadi masalah pada saat berbicara dan menelan.

Sponsors Link

20. Kadar kalsium darah meningkat

Kadar kalsium dalam darah yang meningkat disebut juga hiperkalsemia. Hiperkalsemia dapat menyebabkan frekuensi urinasi yang sering, mudah haus, konstipasi, mual, muntah, nyeri perut, lemah, lelah, pusing, bingung, dan gejala saraf lainnya.

21. Pertumbuhan yang berlebihan atau penebalan tulang tertentu

Hal ini sering ditemukan pada tulang di ujung jari tangan dan bisa terasa nyeri. Gejalai ni mungkin dapat menyerupai penyakit lain seperti gout arthritis, rheumatoid arthritis, dan osteoarthritis.

22. Pembekuan darah

Pada penderita kanker, darah yang ada dalam tubuhnya biasanya lebih kental dibandingkan dengan orang normal terjadi karena gangguan koagulasi dalam pembuluh darah. Darah yang membeku akan membetuk gumpalan- gumpalan darah dan dapat menyumbat pembuluh darah.

23. Pertumbuhan kelenjar payudara yang berlebihan pada laki- laki (gynecomastia)

Pertumbuhan kanker dapat menyebabkan gangguan hormon prolaktin yang dapat memicu tumbuhnya payudara pada laki- laki secara berlebihan. Gejala- gejala lebih disebabkan oleh hal lain selain kanker paru. Karena itu, jika anda memiliki gejala ini, merupakan hal yang penting untuk segera  memeriksakan diri ke dokter sehingga penyebabnya dapat segera diatasi.

Baca juga:

ads

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, ,
Post Date: Monday 07th, August 2017 / 10:29 Oleh :
Kategori : Kanker Paru Paru