15 Gejala Awal Kanker Paru Paru Paling Sering Terjadi

Kanker paru adalah perubahan sel paru yang menjadi ganas karena berbagai penyebab yang memicu pembelahan sel paru secara besar- besaran. Pemicu timbulnya sel kanker dalam paru dapat disebabkan berbagai penyebab kanker paru. Penyebab itu memiliki dua kemungkinan, yaitu dapat menyebabkan sel menjadi kanker atau tidak menyebabkan sel menjadi kanker.

Sponsors Link

Pencegahan Kanker Paru dengan mengenal Faktor Risiko

Risiko tiap orang untuk menderita kanker berbeda- beda, sehingga istilah penyebab lebih cocok di ganti dengan faktor risiko. Faktor risiko kanker paru adalah faktor yang menyebabkan risiko seseorang menderita kanker paru meningkat karena memiliki faktor tertentu dibandingkan dengan orang yang tidak memiliki faktor tersebut.

Dengan mengenali faktor risiko tersebut, anda dapat melakukan berbagai pencegahan dengan menghindari hal- hal yang menjadi faktor yang meningkatkan risiko tersebut. Selain itu, anda juga dapat melakukan pencegahan dengan mengonsumsi bahan- bahan alami yang memiliki efek menangkal radikal bebas penyebab kanker, seperti :

Gejala awal Kanker Paru

Kanker paru yang memberikan gejala pada tubuh manusia menandakan bahwa perkembangan penyakit paru bukan merupakan awal perkembangan penyakit paru melainkn memasuki setengah tahap perkembanganya penyakit kanker paru. Sebagian besar paru tidak memberikan gejala dan tanda pada tubuh penderita yang terkena kanker paru karena bentuknya yang masih kecil. Namun, Terdapat beberapa gejala yang dapat menjadi awal kecurigaan kanker paru. (baca juga: gejala kanker paru paru stadium 1)

1. Batuk Kronik

Batuk kronik adalah batuk yang terjadi lebih dari 14 hari. Batuk dapat berupa batu kering atau batuk berdahak. Batuk kronik tidak spesifik menunjukkan seseorang menderita kanker paru. Perlu dilakukan pemeriksaan lengkap untuk menegakan diagnosis tersebut. Pemeriksaan itu meliputi wawancara yang dilakukan dokter, pemeriksaan fisik, pemeriksaan sputum, foto x-ray dada dan sebagainya. Karena batuk kronik bisa jadi bukan kanker paru melainkan penyakit paru yang lain seperti bronkitis, emfisema, ppok dan tuberkulosis.

2. Batuk berdarah

Bagian terkecil dari paru disebut alveolus. Alveolus terdiri dari dinding tipis yang dikelilingi pembuluh darah. Pembuluh darah ini berguna untuk pertukaran oksigen dan karbondioksida yang terjadi pada paru. Paru yang mengalami perubahan akan mengalami kerusakan termasuk pada alveolus. Kerusakan yang terjadi pada alveolus akan menyebabkan rusaknya pembuluh darah. Dengan pembuluh darah yang pecah akan menimbulkan gejala batuk berdarah. Kanker paru merupakan penyakit yang menimbulkan gejala batuk darah namun gejala ini menandakan bahwa penyakit paru sudah memasuki tahap lanjut. Penyakit paru lain yang menimbulkan batuk darah adalah tuberkulosis dan bronkitis. (Baca juga: Pengobatan kanker paru paru secara alami)

Sponsors Link

3. Nyeri dada

Nyeri dada pada penyakit paru dapat dicurigai sebagai suatu keganasan pada paru jika nyeri lebih spesifik pada dada di sebelah kanan. Sebenarnya hal ini dapat terjadi pada dada sebelah kiri, namun perlu diingat bahwa letak jantung yang normal pada manusia adalah disebelah kiri, kecuali orang tersebut mengalami kelainan letak jantung, yaitu berada di sebelah kanan, yang disebut dekstrokardia. Jantung yang mengalami penyumbatan dapat memberikan gejala berupa nyeri dada sebelah kiri. Nyeri dada karena penyakit paru mungkin dapat disebabkan karena keradangan selaput pembungkus paru yang disebut pleura. Keradangannya disebut pleuritis. Pleuritis terjadi karena sel kanker memicu pengeluaran zat keradangan yang menyebabkan radang pada selaput paru.

4. Mudah lelah

Mudah lelah dapat terjadi pada pasien kanker karena peningkatan metabolisme pada tubuh manusia. Jika pasien mengalami mudah lelah mungkin juga disebabkan kurang asupan makanan pada penderita kanker karena berbagai pantang yang mereka lakukan. Sebaliknya, lebih baik tidak mengurangi asupan makan karena tubuh anda sedang berperang melawan sel kanker. Walaupun sebagian besar energi mngkin akan terserap oleh sel kanker, namun jaringan tubuh anda yang masih sehat juga memerlukan asupan energi untuk bertahan hidup.

5. Penurunan berat badan

Pada penderita kanker terjadi peningkatan metabolisme yang besar- besaran akibat dari pertumbuhan sel yang juga terjadi secara besar- besaran. Sel yang membelah memerlukan energi, sel kanker menggunakan energi yang berasal dari tubuh penderita sehingga penderita dapat kehilangan banyak berat badan dalam waktu singkat. sekitar 10% dari berat badan selama 1 bulan. Karena itu, penderita kanker sebenarnya tidak memiliki pantangan makanan karena tubuhnya sendiri memerlukan makanan untuk jaringan lain yang masih sehat.

6. Sesak

Paru adalah organ tubuh yang diperlukan untuk pertukaran udara antara oksigen dan karbondioksida. Begitu tubuh kekurangan oksigen maka akan menimbulkan gejala sesak pada tubuh manusia. Pada kanker paru, sesak dapat terjadi karena massa tumor yang sudah sangat besar atau sudah menyebar diseluruh jaringan paru sehingga sel paru tidak dapat menjalankan fungsinya untuk melakukan pertukaran oksigen dan karbondioksida. Sesak pada paru juga dapat terjadi karena sumbatan pada saluran nafas sehingga timbul kelainan suara nafas.

Sponsors Link

7. Mengi yang baru muncul

Mengi merupakan suara nafas yang terdengar seperti ‘ngik-ngik’. Suara nafas ini muncul karena sumbatan pada saluran nafas pada paru baik itu karena sumbatan akibat massa tumor atau akibat lendir yang disekresi kelenjar lendir yang ada pada paru. Mengi dapat dicurigai sebagai tanda penyakit kanker paru jika sebelumnya seseorang tidak memiliki riwayat mengi. Mengi dapat timbul pada penderita asma dan PPOK. Mengi sangat khas pada penderita asma karena pada penderita asma terjadi penyumbatan saluran nafas, namun penyakit ini biasanya timbul mulai saat masih kecil karena penyebabnya adalah alergi.

Namun, dewasa ini, onset asma ditemukan pada usia dewasa karena itu diperlukan pemeriksaan khusus seperti spirometri dan foto serta pemeriksaan oleh dokter untuk menegakan diagnosis kanker paru. Sedangkan, PPOK kepanjangan dari penyakit paru obstruktif kronik. manifestasinya biasanya adalah sesak yang memberat saat beraktifitas, suara nafas ngik-ngik dan hilang saat diberi obat bronkodilator. (baca juga: gejala kanker paru paru stadium 4)

Mengenali faktor risiko dan gejala awal kanker paru sangat diperlukan bagi anda untuk menyusun rencana gaya hidup sehat anda agar terhindar dari segala dampak buruk dan gejala kanker paru yang sudah lanjut. Jika kanker paru sudah terlambat untuk dicegah dan diobat mungkin hal itu dapat menjadi mimpi buruk anda. Hindari rokok dan rajin berolah raga demi hidup sehat dan berkualitas anda!

, , ,
Post Date: Tuesday 11th, April 2017 / 05:53 Oleh :
Kategori : Kanker Paru Paru