Apakah Kanker Paru Menular? Ini Penjelasannya Secara Ilmiah!

Sebagai penyakit paling berbahaya dan termasuk jenis kanker paling mematikan di dunia, kanker paru-paru memang sangat patut untuk ditakuti. Pasalnya jenis kanker satu ini sangat jarang dideteksi dalam stadium awal, dan umumnya baru diketahui saat penderita telah memasuki stadium 3 dan 4. Artinya kesempatan untuk sembuh sudah semakin kecil. Itulah alasan mengapa penderita kanker paru jarang sekali dapat tertolong dan sembuh. Penyebab kanker paru-paru yang paling utama adalah asap rokok dan polusi udara, namun ada juga sebagian penderita kanker paru yang bermula mengidap penyakit paru seperti TBC dan saat semakin parah justru memicu munculnya sel kanker.

Sponsors Link

Akibat kanker paru-paru cukup membahayakan nyawa, karena sulitnya pendeteksian dini dan jarangnya muncul ciri-ciri kanker paru-paru pada stadium awal sehingga pengobatan seringkali terlambat dilakukan. Sebenarnya kanker paru bukanlah jenis kanker yang menular, namun penyakit pada paru-paru seperti TBC yang disebabkan oleh bakeri tuberculosis dapat dengan mudah menular kepada orang lain. Kondisi ini membenarkan fakta bahwa kanker paru bisa menular, namun dalam arti tidak secara langsung. Bukan sel kanker yang menular melainkan kuman penyebab TBC yang dapat berpindah tempat dengan cepat dan menginfeksi orang lain. Penyakit TBC yang parah dapat memicu kerusakan sel pada paru-paru hingga muncul sel kanker.

Kanker Paru-paru Menular dan Cara Penularannya

Kanker paru-paru yang menular memang tidak terjadi secara langsung, melainkan virus dan bakteri penyebabnya lah yang menular dan berpindah tempat dari satu orang ke orang lain. Umumnya bakteri penyebab munculnya kanker paru-paru seperti Tuberculosis yang sangat mudah menular, dan bakteri ini belum tentu langsung menyebabkan munculnya penyakit TBC meski telah menginfeksi seseorang. Karena itu bakteri ini memang sangat berbahaya dan sebaiknya dapat kita hindari sebisa mungkin. Adapun beberapa cara penularannya umumnya melalui cara seperti berikut:

  • melakukan kontak langsung dengan penderita TBC dimana bagian tubuh si penderita terkena percikan air liur atau darah yang mengandung bakteri
  • menggunakan benda bersama atau bergantian seperti alat makan, handuk, dan benda lainnya
  • transfusi darah, meski mungkin orang tersebut tidak menderita TBC namun jika sudah terinfeksi dapat menularkannya kepada orang lain
  • terkena percikan air liur saat penderita bersin atau batuk dan kita berada di dekatnya
  • tidur bersama dengan penderita TBC karena bisa jadi bakteri telah menyebar di sekitar tempat tidur dan benda lainnya di kamar.

Meski TBC berpotensi menyebabkan penyakit kanker paru, hal ini sebenarnya jarang terjadi karena penyebab utama kanker paru tetap berasal dari asap rokok dan polusi udara. Hanya saja bagi orang yang daya tahan tubuhnya lemah, infeksi dari bakteri tersebut dapat membuat sel paru-paru mengalami kerusakan hingga terjadi mutasi genetik dan berubah menjadi sel kanker. Jadi jika daya tahan tubuh kuat, sebenarnya penularan kanker paru ini tidak perlu dikhawatirkan, namun tetap saja harus diwaspadai dan dicegah sebelum penyakit tersebut menyerang.

Cara Pencegahan Kanker Paru

Penularan kanker paru yang disebabkan bakteri Tuberculosis sebenarnya dapat kita cegah. Jadi meski penyakit tersebut berbahaya kita bisa menghindar agar tidak sampai mengalaminya. Adapun beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya penularan kanker paru yaitu sebagai berikut.

  1. Hindari kontak langsung dengan penderita TBC atau orang yang terinfeksi bakteri Tuberculosis.
  2. Sebisa mungkin hindari jajan sembarangan apalagi membeli makanan yang dijual di tempat terbuka karena rentan mengandung bakteri dan virus berbahaya.
  3. Hindari pula penggunaan benda bersama dengan orang yang sedang mengalami gangguan paru-paru akibat infeksi bakteri atau virus, karena benda-benda tersebut bisa saja sudah terkena percikan darah atau air liur dari penderita.
  4. Jauhi asap rokok yang mungkin tersebar di lingkungan sekitar, kebiasaan merokok dan minum minuman beralkohol.
  5. Biasakan menggunakan masker jika sedang berada di tempat yang beresiko tinggi terdapat virus, bakteri, asap rokok, asap pabrik, debu, dan asap kendaraan.
  6. Rutinlah berolahraga minimal 4 kali dalam seminggu selama setengah jam, dan perbanyak konsumsi air putih.
  7. Biasakan untuk mengkonsumsi makanan sehat dan hindari makanan yang memicu munculnya penyakit kanker.
  8. Cukupi kebutuhan istirahat tubuh, karena tubuh yang kurang istirahat rentan mengalami penurunan daya tahan tubuh dan mudah terserang berbagai penyakit termasuk kanker paru.
Sponsors Link

Pengobatan kanker paru dapat memakan biaya yang sangat besar, juga butuh waktu dan tenaga dari seluruh anggota keluarga untuk membantu penderita menjalani seluruh proses pengobatan. Salah satu metode pengobatan yang dilakukan adalah kemoterapi kanker, dan cara tersebut seringkali memberikan efek samping yang membuat kondisi kesehatan tubuh semakin menurun. Karena itu tindakan pencegahan dinilai sebagai cara yang paling efektif untuk mencegah dan mengatasi penyakit kanker paru. Kanker paru yang dianggap menular masih membutuhkan penelitian lebih lanjut untuk menguatkan penjelasan ilmiah terkait penularan tersebut.

, , , , ,

Ada keluarga yang terkena kanker ? Jangan panik Silakan berkonsultasi dengan tim fakta kanker, silakan klik icon di bawah ini.

Doctors Talk

Papsmear adalah salah satu tindakan medis yang ampuh mencegah kanker serviks. Yuk Ketahui Prosedur, cara, dan manfaatnya.