Apakah Kanker Paru bisa Sembuh Total? Berikut Penjelasannya secara Medis!

Kanker paru-paru menjadi kanker paling ganas dan termasuk jenis kanker paling mematikan di dunia. Jumlah penderita kanker paru adalah yang terbanyak dibandingkan penderita kanker lainnya, dan kebanyakan nyawa penderitanya tidak dapat tertolong. Sel kanker paru termasuk sangat pesat perkembangannya, bahkan dalam waktu beberapa bulan penderita kanker paru stadium 1 bisa berubah menjadi stadium 4 sehingga sulit untuk diobati. Lantas, para penderita kanker paru sering mempertanyakan, apakah kanker paru bisa sembuh total? Semua penyakit pasti ada obatnya, termasuk kanker paru-paru yang dianggap sebagai penyakit paling berbahaya untuk jenis kanker. Meski peluangnya kecil, beberapa penderita kanker paru ada yang mampu sembuh dan bertahan hidup hingga bertahun-tahun, yang tentunya didukung oleh beberapa metode pengobatan yang paling tepat.

Sponsors Link

Terjadinya kanker paru-paru sering dikaitkan dengan adanya penyebab kanker paru-paru berupa polusi dan asap rokok, dimana perokok aktif maupun pasif memiliki resiko yang sama untuk terkena penyakit tersebut. Kanker paru-paru pun ada yang dikategorikan primer dan sekunder. Kanker paru primer merupakan kanker yang selnya muncul di organ paru-paru, sedangkan kanker paru sekunder merupakan kanker yang berasal dari kanker di bagian tubuh lainnya yang bermetastasis. Ciri-ciri kanker paru-paru dapat ditandai dengan batuk yang terjadi terus menerus, sesak napas dan nyeri dada. Akibat kanker paru-paru dapat mengganggu proses pernapasan sehingga membuat suplai oksigen ke seluruh tubuh menjadi terhambat.

Benarkah Kanker Paru bisa Disembuhkan secara Total?

Bagi orang yang didiagnosa dengan kanker paru ataupun kanker lainnya, maka ia akan merasa sangat putus asa seakan semuanya tidak ada harapan lagi dan hanya tinggal menunggu detik-detik kematian. Padahal pasien kanker paru ada yang dapat bertahan hidup bahkan sembuh total dari penyakit berbahaya tersebut. Ya, kanker paru-paru dapat disembuhkan bahkan sembuh total dengan catatan kanker dapat terdeteksi pada stadium awal. Meski begitu, penderita kanker paru stadium 1 pun tidak dapat dijamin sembuh hingga 100% karena sel kanker paru biasanya lebih ganas dan kurang responsif terhadap pengobatan kanker.

Walau persentase kesembuhan yang relatif kecil yakni 75% untuk stadium 1 dan 16-18% untuk stadium 2 dan 3, mereka yang menderita kanker paru-paru tidak boleh berputus asa. Dengan deteksi dini dan penggunaan metode pengobatan yang tepat dapat menyembuhkan pasien kanker paru-paru. Minimal angka harapan hidupnya menjadi semakin besar. Karena itu rutin memeriksakan kesehatan ke rumah sakit juga memberikan pengaruh yang besar terhadap kesembuhan para penderita kanker. Perlu diingat sifat sel kanker pada setiap orang berbeda-beda. Ada penderita kanker yang mampu hidup dengan kanker di tubuhnya, ada pula yang hanya mampu bertahan hingga beberapa bulan sejak ia dinyatakan mengidap kanker. Apalagi dalam mengobati kanker, faktor keganasan kanker juga perli diperhitungkan agar pengobatan dapat berhasil.

Bagaimana Penderita Kanker Paru bisa Sembuh?

Tindakan medis yang dilakukan pada penderita kanker paru lebih kepada meningkatkan harapan hidup atau survival rate, yang biasanya ditentukan dalam 3 tahun, 5 tahun dan seterusnya. Jadi target dari tindakan pengobatan bukanlah untuk sembuh dari kanker, melainkan meningkatkan kemampuan pasien agar bisa hidup lebih lama. Dalam menentukan seseorang terkena kanker paru, dokter akan melakukan biopsi kanker, CT scan, MRI atau rontgen. Setelah diketahui kondisi pasien, dimana titik awal munculnya sel kanker, penyebaran sel kanker dan tingkat keganasan sel kanker maka dokter akan menentukan metode pengobatan yang paling tepat. Adapun pilihan pengobatan yang biasanya dilakukan yaitu:

  1. pembedahan, yang dilakukan bila sel kanker masih dalam stadium awal dan belum menyebar ke jaringan tubuh lainnya
  2. kemoterapi, dilakukan dengan menggunakan obat kimia untuk membunuh sel kanker yang telah menyebar di seluruh tubuh dengan cara disuntikkan melalui infus
  3. radioterapi, dilakukan dengan terapi radiasi menggunakan sinar berenergi khusus yang diarahkan ke dada pasien
  4. terapi biologis, bisa dilakukan dengan menggunakan terapi imun dimana sistem imunitas tubuh diarahkan untuk menghancurkan sel kanker secara alami.
Sponsors Link

Semua metode pengobatan di atas memiliki efek samping dan resiko yang cukup besar, yang terkadang membuat penderita menyerah di tengah jalan pengobatan. Tindakan pembedahan atau operasi akan menimbulkan resiko pendarahan, infeksi dan sebagainya yang mungkin akan mengancam nyawa penderita. Sedangkan kemoterapi dan radioterapi memberikan efek samping berupa tubuh yang semakin lemah, rambut rontok, mual dan muntah, pusing, sariawan, nyeri dada dan sebagainya. Terapi biologis sendiri sangat mahal dan tidak semua rumah sakit mendukung metode pengobatan tersebut.

Jadi, mengenai apakah penderita kanker paru bisa disembuhkan secara total semua tergantung dari kondisi penderita itu sendiri. Jika kondisi fisiknya cukup kuat, sel kanker yang diderita belum menyebar atau dapat dideteksi dengan cepat pada stadium awal dan sel kanker tidak begitu ganas maka harapan hidup masih cukup besar bahkan penderita dapat sembuh dari penyakit tersebut.

, , , ,

Ada keluarga yang terkena kanker ? Jangan panik Silakan berkonsultasi dengan tim fakta kanker, silakan klik icon di bawah ini.

Info Dokter

Apa kanker paling bahaya ? Mengapa ? Yuks simak penjelasan dokter spesialis Kulit dan Kelamin dari RSPAD Gatot Soebroto, jangan lupa subscribe untuk penjelasan dokter lainnya.