10 Gejala Kanker Pankreas Stadium Awal yang Perlu Diwaspadai

Kanker pankreas mungkin tidak sepopuler kanker payudara, kanker paru-paru dan kanker hati, namun penyakit ini cukup berbahaya dan dapat mematikan seperti jenis kanker berbahaya lainnya. Penyebab kanker pankreas umumnya berupa kebiasaan mengkonsumsi alkohol, terpapar zat kimia berbahaya, merokok dan obesitas. Adapun gejala kanker pankreas pada stadium awal seringkali tidak dirasakan atau dianggap hanya berupa gejala penyakit ringan, jauh berbeda dengan ciri-ciri kanker pankreas stadium akhir. Terkadang dokter dapat pula melakukan kesalahan diagnosis sehingga kanker pankreas sering diduga sebagai tanda-tanda kanker usus, gejala kanker lambung atau gejala kanker empedu. Adapun gejala kanker pankreas stadium awal yang perlu diwaspadai adalah sebagai berikut.

Sponsors Link

1. Nyeri Perut Bagian Atas

Posisi pankreas berada di perut bagian atas dekat dengan hati, sehingga bila mengalami gangguan seperti adanya kanker pankreas maka perut bagian atas atau ulu hati akan terasa sangat nyeri. Kondisi ini semakin memburuk jika penderita baru selesai makan atau sedang dalam kondisi berbaring. Jika tidak segera ditangani maka rasa nyeri akan semakin hebat dan kanker akan menyebar ke jaringan tubuh yang lain.

2. Sakit Kuning

Fungsi pankreas saling keterkaitan dengan hati dan kantung empedu, sehingga kanker yang muncul pada pankreas juga dapat mengakibatkan tubuh menjadi kuning. Hal ini dikarenakan terjadi penumpukan bilirubin di dalam darah yang mengalir ke seluruh tubuh sehingga kulit, mata dan kuku sangat jelas terlihat kuning. Sakit kuning atau jaundice ini dapat mempengaruhi kekuatan fisik seseorang bahkan jika terlalu lama dibiarkan dapat mengganggu fungsi organ tubuh yang lain.

3. Mual dan Muntah

Adanya rasa nyeri dan tekanan pada ulu hati sering menyebabkan lambung ikut bermasalah seperti mengalami iritasi, magh hingga mual dan muntah. Hal ini dapat menyebabkan rasa tidak nyaman dan sakit yang cukup hebat sehingga dapat menghambat aktivitas sehari-hari. Bahkan rasa mual dan muntah yang muncul semakin lama akan semakin sering terjadi sehingga penderitanya dapat kekurangan nutrisi.

4. Berat Badan Menurun

Adanya aktivitas sel kanker pankreas, membuat selera makan menjadi jauh berkurang. Selain itu sel kanker membentuk pembuluh darah sendiri untuk menyalurkan nutrisi dari tubuh ke sel tersebut untuk dapat terus berkembang, sehingga penderita menjadi kekurangan nutrisi. Akibatnya tubuh pun mengalami penurunan berat badan yang sangat drastis sehingga terlihat kurus dalam waktu singkat.

5. Mudah Lelah dan Merasa Lemas

Pertumbuhan sel kanker sejak stadium awal hingga lanjut terus menyerap nutrisi yang seharusnya diperuntukkan bagi organ dan jaringan sehat dalam tubuh. Namun sel kanker terus menyerap asupan nutrisi sehingga penderita kanker pankreas menjadi mudah lelah dan tubuh sering terasa lemas. Kondisi ini akan terus memburuk jika penyakit tersebut tidak segera ditangani. Bahkan untuk melakukan aktivitas ringan pun tidak sanggup lagi karena tubuh terlalu lemah.

6. Demam dan Menggigil

Tak heran bila penderita kanker pankreas mengalami demam dan menggigil meski udara sedang tidak dingin. Sel kanker yang terus merusak sel pankreas dapat menyebabkan peradangan sehingga memicu reaksi tubuh dan akhirnya terjadi kenaikan suhu tubuh. Gejala ini tidak seperti demam biasa yang dapat sembuh dalam beberapa hari hanya dengan istirahat yang cukup. Bahkan setelah minum obat pun demam dan menggigil terus dirasakan.

7. Mengalami Diabetes

Salah satu fungsi dari pankreas adalah menghasilkan insulin untuk mengontrol kadar gula dalam darah. Adanya sel kanker tentu akan mengganggu fungsi pankreas terutama pada sel B, sehingga produksi insulin terganggu dan penderitanya dapat mengalami diabetes akibat glukosa darah yang meningkat tak terkendali. Hal ini dapat menyebabkan munculnya penyakit komplikasi yang jauh lebih parah sehingga dibutuhkan penanganan segera untuk menekan resiko yang lebih buruk.

8. Gangguan Pencernaan

Penyakit kanker pankreas juga sering menimbulkan efek buruk terhadap fungsi organ pencernaan karena letaknya berdekatan. Karena itu penderita kanker pankreas sering merasakan gangguan pencernaan seperti diare, konstipasi, peradangan usus dan sebagainya.

9. Meningkatkan Depresi

Kenyataan bahwa penyakit kanker sedang bersarang di dalam tubuh tentu membuat perasaan menjadi kacau tidak menentu hingga muncul depresi berkepanjangan. Apalagi kanker menyerang pankreas yang juga turut mempengaruhi produksi hormon sehingga stres dapat dengan mudah terpicu.

Sponsors Link

10. Penggumpalan Darah

Kerusakan sel pankreas secara perlahan akibat sel kanker yang menyerang dapat mempengaruhi kelainan pada darah sehingga penderitanya seringkali ditemui mengalami penggumpalan darah tanpa penyebab yang jelas. Hal ini akan menjadi lebih parah karena pankreas turut berkontribusi dalam produksi sel darah merah, dan jika pankreas mengalami gangguan maka pembekuan darah dapat menjadi tidak terkendali.

Dengan mengetahui gejalanya lebih awal, maka pengobatan kanker pankreas dapat lebih mudah dilakukan, dengan harapan hidup yang jauh lebih besar. Semakin cepat terdeteksi maka penyakit ini dapat lebih mudah disembuhkan bahkan tidak memakan waktu begitu lama seperti pengobatan pada penderita kanker pankreas stadium lanjut.

, , , , ,