6 Penyebab Kanker Selaput Otak yang Paling Umum Terjadi

Otak memang menjadi organ yang paling krusial keberadaannya sehingga dibutuhkan perhatian khusus terhadap kesehatannya. Gangguan pada otak dapat memperbesar resiko terkena kanker otak, bahkan bisa mengakibatkan munculnya kanker selaput otak. Jika sampai muncul kanker pada otak, maka fungsinya sebagai pusat syaraf dan memberi perintah terhadap aktivitas seluruh organ tubuh akan menjadi kacau. Kanker selaput otak sendiri biasanya muncul karena ada kerusakan pada otak atau radang pada selaput otak. Sebenarnya penyakit yang lebih sering ditemukan terkait selaput otak adalah meningitis. Namun mengingat pola hidup sekarang yang sudah tidak sehat, maka kanker selaput otak pun menjadi lebih mudah muncul.

Sponsors Link

Gejala dan ciri-ciri kanker otak umumnya bisa memicu munculnya gejala kanker selaput otak, seperti ciri-ciri kanker otak rambut rontok, perubahan kondisi mental seperti kebingungan dan sulit berkonsentrasi, demam dan menggigil, sakit kepala yang hebat, leher terasa kaku bahkan dapat mengalami pingsan. Kondisi ini sebaiknya mendapat perhatian khusus, dan bila salah satu dari gejala tersebut Anda alami ada baiknya untuk segera memeriksakan diri ke dokter. Diagnosis pada tahap awal dapat mempercepat proses pengobatan dan memperbesar peluang kesembuhan. Selain itu kita juga perlu mengetahui penyebab kanker selaput otak agar kita bisa menghindarinya sebisa mungkin sebagai tindakan pencegahan terhadap penyakit tersebut.

Penyebab Kanker Selaput Otak

Penyebab kanker selaput otak biasanya juga hampir sama dengan penyebab kanker otak stadium 1, yang dapat dilihat seperti pada penjelasan berikut ini.

1. Infeksi Virus, Bakteri dan Jamur

Kebanyakan kasus meningitis disebabkan oleh virus, bakteri dan jamur. Mikroorganisme tersebut menyebabkan infeksi dan peradangan pada selaput otak hingga dapat membahayakan nyawa penderitanya. Kasus meningitis apalagi yang tidak disembuhkan secara total dapat memperbesar resiko munculnya sel kanker pada selaput otak. Jika tidak segera diatasi, penyakit tersebut akan semakin parah hingga akhirnya merusak otak dan mengganggu fungsinya. Baik kanker selaput otak maupun meningitis dapat menyebabkan kematian jika terlambat ditangani.

2.Imunitas Tubuh Lemah

Salah satu penyebab mudahnya mikroorganisme masuk dan menginfeksi tubuh adalah karena daya tahan tubuh atau sistem imunitas yang lemah atau sedang menurun. Kondisi  tubuh yang tidak sehat dapat menyebabkan bakteri, virus dan jamur dengan mudahnya bersarang di dalam tubuh dan menyebabkan berbagai penyakit, salah satunya radang selaput otak. Radang selaput otak yang kian parah akan menyebabkan kerusakan sehingga dapat memicu munculnya sel kanker yang secara perlahan menggerogoti selaput otak. Imunitas tubuh yang lemah juga bisa menjadi penyebab kanker otak pada remaja yang harus diwaspadai.

3. Faktor Usia

Meski kanker selaput otak bisa terjadi pada siapa saja dari segala usia, kebanyakan kasus yang terjadi terdapat pada anak di bawah usia 5 tahun hingga usia remaja. Hal ini berkaitan dengan anak-anak dan remaja yang sangat aktif hingga terkadang asupan nutrisinya terabaikan sehingga daya tahan tubuhnya kian menurun. Saat mereka tidak mampu melawan serangan mikroorganisme dan berbagai faktor penyebab lainnya, maka sel kanker akan lebih mudah berkembang sehingga secara perlahan mulai merusak selaput otak. Bahkan bila tidak terdeteksi, kanker tersebut akan menginvasi jaringan lainnya sehingga kanker bertambah luas dan lebih sulit untuk diobati.

4. Diabetes

Penyakit diabetes memang tidak secara langsung memberikan pengaruh terhadap fungsi otak, namun diabetes dapat menyebabkan berbagai organ mengalami gangguan fungsi sehingga seluruh aktivitas yang terjadi di dalam tubuh ikut mengalami gangguan. Diabetes juga mengganggu aliran darah sehingga pasokan oksigen ke otak menjadi terhambat. Jadi jangan pernah sepele dengan gejala penyakit diabetes dan sesegera mungkin mengatasinya jika memang terdeteksi lebih dini oleh tim medis atau dokter.

5. Radiasi

Seseorang yang pernah menjalani pengobatan terapi radiasi terutama pada bagian kepala, leher dan dada sangat beresiko terkena kanker otak, bahkan bisa memicu kanker nasofaring dan kanker paru-paru. Sinar radiasi memang dapat menghancurkan sel kanker, namun saat penyinaran berlangsung sel sehat pada tubuh yang ikut terpapar radiasi dapat mengalami efek samping yang berbahaya. Dampak terburuknya adalah terkena kanker otak atau kanker selaput otak akibat radiasi yang mengenai bagian kepala. Radiasi dari hp pun dapat memberikan efek yang sama, dan penggunaan dalam waku lama dapat meningkatkan resiko kanker selaput otak hingga gejala kanker otak stadium 3.

6. Makanan dan Minuman

Jika Anda ingin tahu bagaimana cara menghindari kanker selaput otak yang membahayakan nyawa, sebaiknya ketahui dahulu jenis makanan dan minuman yang biasa dikonsumsi dan perhatikan kandungannya. Minuman bersoda sangat tidak dianjurkan untuk dikonsumsi, karena mengandung pemanis buatan, pewarna, gas dan pengawet agar dapat bertahan lama di toko. Sama halnya dengan jenis makanan yang sekarang ini serba instan, sangat banyak mengandung micin, pengawet, penyedap dan lain sebagainya yang sebenarnya sangat tidak bagus untuk kesehatan.

Nah penyebab kanker selaput otak di atas memang sebenarnya bisa kita hindari. Jika kesehatan bagian otak sudah semakin parah maka penyakit kanker akan lebih mudah menyerang di bagian tubuh yang lainnya.

, , ,

Ada keluarga yang terkena kanker ? Jangan panik Silakan berkonsultasi dengan tim fakta kanker, silakan klik icon di bawah ini.

Doctors Talk

Ingin terbebas dari kanker ? Sudah saatnya rutin konsumsi herbal ini.