21 Gejala Tumor Mata yang Harus Diwaspadai

Mata adalah organ tubuh manusia yang penting. Tanpa organ ini manusia tidak bisa menikmati keindahan alam yang diciptakan oleh Tuhan. Seperti organ yang lain, mata dapat muncul tumor atau kanker yang dapat menyebabkan penglihatan anda terganggu. Mata tidak hanya bola mata namun juga kelopak mata dan kelenjar air mata. Bagian- bagian tersebut juga dapat muncul tumor. berikut beberapa Gejala Tumor Mata:

Sponsors Link

baca juga:

1. Papilloma kelopak mata

Kelopak mata dilapisi oleh kulit, sehingga dapat muncul papiloma. Gejalanya adalah sebagai berikut:

  • Lesi yang berbatas tegas dengan tepi yang kasar dan meninggi
  • Dapat menggantung atau sesil
  • Di bawah mikroskop, lesi akan terlihat seperti jari dan berisi jaringan ikat yang banyak pembuluh darah
  • Hiperkeratosis
  • terapinya dapat berupa observasi atau eksisi komplit

2. Keratoacanthoma

Keratoacanthoma adalah lesi yang terletak juga di kelopak mata berasal dari hiperplasia pseudoepithelioma. Gambaran klininsnya seperti karsinoma sel basal pada kulit. Namun, jika dilihat di bawah mikroskop dapat terlihat seperti karsinoma sel pipih atau karsinoma sel skuamous. Tumor ini paling mungkin disebabkan oleh infeksi virus dan sering terjadi di pasien yang menderita gangguan kekebalan tubuh. Gejala klinisnya adalah:

  • Lesi yang muncul adalah berupa lesi hiperkeratosis yang tumbuh dengan cepat
  • Sering muncul cekungan sentral
  • Dapat hilang secara spontan jika tidak dieksisi
  • Memiliki epitel yang akantotik dan diskeratotik
  • Menyerupai karsinoma sel skuamous
  • Biasanya memiliki sel radang
  • terapinya dapat berupa observasi atau eksisi komplit

3. Keratosis seborrheik

Gejalanya adalah:

  • lesi berupa benjolan yang berbentuk lingkaran, permukaannya kasar dan meninggi
  • Warnanya cokelat hingga abu -abu
  • Menyerupai seperti kancing pada kulit
  • Melalui pemeriksaan mikroskop tampak akantosis “outward” dan proliferasi sel basal
  • Kista keratin tipikal dengan proliferasi basaloid
  • terapi dapat dilakukan dengan observasi dan dibuang dengan eksisi ‘shaving’

4. Keratosis aktinik

Keratosis aktinik adalah tumor premaligna yang merupakan tumor yang muncul namun belum mempunyai sifat maligna atau ganas. Berikut adalah gejala- gejalanya:

  • Sering dialami oleh laki yang berwarna kulit cerah
  • Memiliki riwayat yang sering terpapar sinar matahari
  • Lesi kemerahan yang sedikit meninggi dan berjumlah multiple atau banyak
  • Kadang kala dapat muncul seperti tanduk kulit atau ‘cutaneous horn’
  • Di bawah mikroskop terjadi degenerasi jaringan elastis di lapisan kulit dermis
  • hiperkeratosis dan pemanjangan rete peg
  • terapinya dapat dilakukan eksisi lokal untuk lesi yang mencurigakan ganas atau dengan pemberian 5- fluorouracil topikal

5. Karsinoma sel basal

Karsinoma sel basalmenjadi salah satu gejala tumor mata. Karsinoma sel basal adalah keganasan yang terjadi pada 90% kelopak mata. Kanker ini dikategorikan sebagai kanker ganas karena dapat menembus dan merusak jaringan- jaringan dibawahnya. Karsinoma sel basal pada kelopak mata jarang yang berkembang menjadi stadium metastase dan menyebar ke organ lainnya. Walaupun kemungkinan untuk itu, masih ada. Area karsinoma sel basal terletak di 55% di kelopak bawah mata, 30% kantus medial, 10% kelopak mata atas dan 5% kantus lateral. Kanker sel basal mempunya beberapa tipe yang memiliki gejala yang berbeda- beda, yaitu tipe nodular atau nodulo- ulcerative, tipe morpheaform atau sclerosing, sindrom karsinoma sel basal nevoid (sindrom Gorlin-Goltz)

Sponsors Link

  • Tipe Nodular- ulcerative

Gejala klinisnya bervarisi dari kasus ke kkasus. Biasanya merupakan massa yang meninggi, menebal dan memiliki batas yang jelas, kemerahan. Tipe ini memiliki luka atau krater sentral dan kehilangan silianya. Pemeriksaan jaringannya terdiri dari lesi dengan batas yang jelas, luka sentral dan nukleus yang kecil. Serta jaringan yang bersepta.

  • Tipe morfeaform atau sklerosing

Gejala klinisnya berupa lesi yang memiliki batas yang tidak beraturan. Ulkusnya tidak terlalu banyak dan dan silia yang sedikit

Baca juga:

6. Kanker sel skuamous atau sel pipih

Kanker ini merupakan keganasan pada kelopak mata yang berjumlah kurang dari 5% dan sering muncul dari keratosis aktinik. Gejalanya adalah sebagai berikut

  • Secara klinis tampak sebagai benjolan dengan lapisan kulit putih yang berlapis- lapis
  • hampir sama dengan karsinoma sel basal
  • Dapat menyebar ke kelenjar getah bening regional

7. Oculodermal melanositosis (nevus ota)

Nevus ota lebih di kenal sebagai tahi lala pada bagian putih mata. Berikut adalah gejalanya:

  • Berupa pigmentasi kulit yang pipih di sekitar mata
  • Muncul sejak lahir atau kongenital
  • Peningkatan insiden dari melanoma uveal sebesar 0.4%
  • Jika menderita penyakit ini juga memeiliki insiden mendapat kanker rongga mata dan kanker otak yang lebih tinggi
  • Melanoma pada kelopak mata dan konjuntiva lebih jarang ditemukan

8. Lentigo melanoma

Lentigo melanoma dikenal juga sebagai melanotik freckle of hutchinson. Lentigo melanoma merupakan keganasan pada sel melanosit yang terletak di sekitar kelopak mata. Gambaran klinisnya adalah:

  • Pigmentasi kulit yang didapat
  • Sering terletak di bagian periokuler
  • Dialami oleh pasien yang sudah berusia tua
  • Perhubungan dengan PAM (Pigmentasi yang berhubungan dengan konjungtiva)
  • Prognosisnya akan lebih baik dibandingkan dengan melanoma nodular atau melanoma yang menyebar

9. Xanthelasma

Xanthelasma adalah tumor yang terletak di kelopak mata, biasanya pada orang yang memiliki kadar kolesterol dalam darah yang cukup tinggi. Berikut adalah gejalanya:

  • benjolan yang memiliki permukaan yang rata
  • berwarna kekuningan
  • terletak di kedua mata
  • Berhubungan dengan xanthomatosa sistemik
  • Berhubungan dengan hiperlipidemia familiar, penyakit Erdheim-Chester dan lain sebagainya
ads

10. Dermoid

Dermoid merupakan tumor yang berasal dari lapisan konjungtiva mata. Tumor ini bersifat kongenital, artinya sudah ada sejak lahir. Berikut adalah gejalanya:

  • Choristoma, yaitu tumor padat yang berwarna putih kekuningan
  • Terletak di daerah limbus yaitu perbatasan antara bagian hitam mata dan bagian putih mata
  • Dapat terletak di kornea sejak lahir
  • Berhubungan dengan sindrome Goldenhar

11. Choroidal osteoma

Merupakan tumor ganas pada daerah koroid pada mata. Koroid adaah bagian mata yang berwarna. Bagian inilah yang memberikan warna mata karena banyak pembuluh darah yang mengalir di bagian ini. Berikut adalah gejalanya:

  • Lesi berwarna kuning atau jingga
  • Terletak di juxtapapiler atau sirkumpapiler
  • Unilateral atau bilateral
  • Lebih sering diderita wanita muda

12. Meduloepithelioma

Merupakan tumor yang terdapat pada bagian siliari yang tidak berpigmen dan merupakan keganasan yang didapat sejak lahir. Gejalanya adalah sebagai berikut:

  • Massa yang berwarna kuning hingga pink
  • Bisa menyebabkan coloboma pada bagian lensa
  • Membran lensa terjadi robekan pada retina
  • dapat menyebabkan glaukoma sekunder, yaitu peningkatan tekanan bola mata akibat penyebab di luar mata

baca juga:

13. Retinoblastoma

Retinoblasoma adalah keganasan pada lapisan retina mata. Biasanya dialami oleh bayi karena merupakan kelainan kongenital. Namun terdapat juga retinoblastoma yang baru muncul saat usia dewasa. Berikut adalah gejalanya:

  • Herediter atau diturunkan
  • awalnya, kecil, transparan dan sukar untuk divisualisasi
  • secara bertahap dapat menjadi berwarna putih
  • masa retina yang putih dan berbentuk seperti kubah yang meninggi

14. Retinal Hemangioma

Berikut adalah gejalanya:

  • masa retina yang berwarna kemerahan
  • Pembuluh darah yang membesar
  • Bentuk yang eksudatif berwarna kuning
  • Hemangioma kavernosa
  • Tumor pembuluh darah retina yang jinak
  • Berhubungan dengan hemangioma di saraf pusat dan yang di kulit
  • Tidak ada eponim pada penyakit ini
  • Masa retina tampak berwarna biru kemerahan

15. Hemangioma racemose

Berikut adalah gejalanya:

  • terdapat hubungan antara pembuluh darah vena dan arteri
  • dapat ringan maupun parah
  • berhubungan dengan lesi otak tengah, sindrom wyburn-masin
  • tidak ada eksudat atau retinal detachment
Sponsors Link

16. Tumor fundus yang di dapat

  • dikenali sebagai lesi fundus vaskuler yang baru saja dikenali
  • hemangioma retina nonfamilial yang didapat

Baca juga:

17. Reactive gliosis

  • Berasal dari astrosit dan sel muller yang berproliferasi
  • Bisa berbentuk nodular atau diffuse
  • Kadang kala dapat mengisi seluruh rongga mata

18. Hamartoma astrositik

  • Tipe yang tidak terkalsifikasi: lesi berbentuk sesil pada lapisan saraf mata
  • Pembluh darah yang memasok makanan tidak mengalami perbesaran
  • ekusdat dan retinal detachment jarang terjadi

19. Melanositoma saraf optik

  • Tumor yang berpigmen yang cukup dalam yang berlokasi di diskus optik
  • Mungkin memiliki keterlibatan serabut saraf dan koroid
  • Biasanya stabil dan pertumbuhannya sangat lambat

20. Limfoma jinak pada uve

  • Infitrasi ke uvea yang berwarna kuning
  • dapat terjadi di iris, badan silier dan koroid
  • dapat terjadi retinal detachment sekunder
  • lesi berwarna salmon pink di bagian konjungtiva

21. Kista Dermoid

  • Merupakan kista kongenital yang mengisi rongga mata
  • Kadang kala tidak dikenali hingga usia beberapa bulan hingga tahunan setelah lahir
  • Epitel yang terperangkap di lokasi yang lebih dalam
  • Dapat terjadi pada sutura tulang kepala dan jaringan ikat halus
  • Masa subkutan yang dalam
  • terletak di bagian superolateral
  • bagian nasal
  • dapat pecah dan menimbulkan keradanga
  • sering terletak di sutura rongga mata terutama di sutura zymaticofrontal
  • jarang terletah didaerh nasa
  • terjadi di orbita yang cukup dala
  • berbentuk seperti lonceng jika dilihat dari dalam kelua
  • biasanya dapat muncul fistula yang menuju ke kulit
  • sekitar 5% terjadi di jaringan ikat rongga mata, biasanya di daerah hidung

Baca juga:

, ,
Oleh :
Kategori : Kanker Mata