6 Gejala Kanker Lambung Stadium 3 Paling Berbahaya

Kanker lambung dapat terjadi jika pada lambung terdapat peradangan atau tukak lambung yang berlangsung dalam waktu lama dan tak kunjung sembuh. Kerusakan sel pada dinding lambung ditambah beberapa pemicu lainnya dapat menyebabkan munculnya sel kanker pada lambung. Jenis kanker satu ini sangat berbahaya, dan untuk stadium akhir biasanya pasien hanya mampu bertahan dalam waktu 3-6 bulan saja. Gejala kanker lambung sendiri dapat dirasakan sesuai dengan stadium kanker lambung, dan saat memasuki stadium 3 kanker telah menyebar dan gejalanya pun semakin parah.

Sponsors Link

Penyebab kanker lambung cukup banyak, namun faktor makanan dianggap sebagai penyebab utama karena makanan banyak yang mengandung senyawa karsinogen pemicu kanker. Makanan yang dapat menyebabkan kanker biasanya lebih enak, namun kandungan nutrisinya hampir tidak ada. Ciri-ciri kanker lambung mungkin tidak dapat dilihat pada stadium awal, dan akan mulai terlihat pada stadium lanjut. Adapun gejala kanker lambung stadium 3 dapat dilihat dari penjelasan berikut ini.

Gejala Kanker Lambung Stadium 3

1. Menurunnya Nafsu Makan

Sel kanker yang terus menyebar di organ lambung membuat lambung tidak mampu menjalankan fungsinya dengan baik. Penderitanya akan sering mengalami sakit perut, mual hingga muntah. Kondisi tersebut tentu saja akan mengurangi nafsu makan, terlebih jika berlangsung sangat lama. Ditambah lagi kondisi lambung yang semakin memburuk akan memberikan rasa sakit yang akhirnya menekan keinginan untuk makan.

2. Tubuh Mudah Lelah

Saat penyakit kanker menggerogoti tubuh, maka secara bertahap tubuh akan kehilangan stamina sehingga mudah merasa lelah. Sel kanker menyerap nutrisi dari makanan yang kita makan sehingga tubuh menjadi kekurangan asupan tenaga untuk beraktivitas. Kelelahan ini terjadi tanpa sebab dan tiba-tiba sehingga jika ini terjadi pada Anda sebaiknya segera periksakan diri secara detail pada dokter atau tenaga kesehatan lainnya.

3. Anemia

Penyakit  kanker ternyata juga dapat menyebabkan anemia, karena sel kanker yang ada pada lambung dapat mengakibatkan pendarahan. Pendarahan terjadi karena dinding lambung mengalami luka, dan darah tersebut sering keluar bersama dengan muntah yang sering dialami oleh penderita. Kondisi penderita kanker lambung akan semakin parah karena selain kanker telah membuatnya lemah, anemia juga membuatnya semakin lemah akibat kekurangan sel darah merah untuk mengikat hemoglobin.

4. Muntah Darah

Seperti yang telah dibahas sebelumnya, luka pada dinding lambung menyebabkan darah keluar, dan menyebabkan anemia. Selain itu kanker lambung membuat penderitanya sering mengalami muntah darah. Hal ini menunjukkan sel kanker telah benar-benar merusak sebagian besar lambung dan menyebar ke organ lainnya. Mungkin muntah darah ini ada yang disertai rasa sakit yang hebat di perut, namun ada juga yang hanya mengalami nyeri ringan sehingga tidak sadar kalau di lambung ada kanker. Tetapi jika sampai Anda sering mengalami muntah tanpa sebab dan terlihat darah di muntah tersebut sebaiknya segera pergi ke rumah sakit.

5. Penurunan Berat Badan

Dengan segala kondisi yang membuat penderita kanker lambung begitu menyakitkan, sangat wajar jika terjadi penurunan berat badan secara drastis. Hilangnya nafsu makan, sering muntah dan rasa nyeri di perut tentu membuat penderitanya menjadi kurus, dan ini terjadi sangat cepat. Pada tahap ini Anda harus benar-benar mendapat perawatan yang lebih intensif untuk mencegah kondisi semakin parah.

6. BAB Berdarah

Tidak hanya muntah saja yang bercampur darah, bahkan feses pun ikut berdarah sehingga tidak heran kalau setiap BAB kita melihat darah ikut keluar. Hal ini dikarenakan darah yang keluar dari luka di lambung bercampur dengan sisa metabolisme dan dibuang bersamaan melalui anus. Ditambah lagi, pada stadium lanjut ini penderita kanker lambung biasanya memiliki perut yang bengkak dan membesar karena sel kanker pada lambung telah benar-benar merusak lambung dan menyebabkan peradangan yang hebat.

Itulah gejala kanker lambung stadium 3 yang tidak jauh berbeda dengan gejala kanker usus besar. Pada tahap ini penderita kanker sudah sangat sulit untuk disembuhkan dan angka kesembuhan juga lebih kecil. Namun ada juga yang berhasil sembuh karena mendapat pengobatan yang tepat dan daya tahan tubuhnya cukup kuat untuk bertahan dari serangan kanker.

 

, , , ,