Sponsors Link

16 Gejala Tumor Hati yang Perlu Diwaspadai

Sponsors Link

Hati adalah organ yang berperan dalam sistem pencernaan manusia. Hati dikelompokan sebagai kelenjar pencernaan yang menghasilkan zat- zat yang berfungsi untuk metabolisme karbohidrat, protein dan lemak. Gejala kanker hati biasanya tidak dapat dirasakan secara lansung. Kanker hati berasal dari infeksi hepatitis B yang disebabkan oleh infeksi menahun virus ini. Virus ini kemudian akan menyebabkan mutasi sel hepatosit.

Sponsors Link

baca juga: efek kanker hati

Gejala kanker hati sering tidak muncul hingga stadium penyakit liver telah sampai stadium lanjut, namun terkadang bisa muncul lebih cepat dari biasanya. Sebaiknya, anda pergi ke dokter saat pertama kali timbul gejala kanker liver karena mungkin kanker liver dapat didiagnosis lebih awal. Dan dengan pengobatan yang lebih awal dapat meningkatkan prognosis kanker liver. Berikut ini beberapa Gejala Tumor Hati

Baca juga: pengobatan tradisional kanker hati

1. Kehilangan berat badan

Kehilangan berat badan yang terjadi secara mendadak dan tidak diketahui sebab yang jelas, sebaiknya harus diwaspadai dan dicurigai sebagai suatu kondisi keganasan. Organ hati juga merupakan organ pusat metabolisme karbohidrat, lemak dan protein sehingga organ ini berperan penting untuk mengatur berat badan dan energi tubuh. Ketika tubuh dalam keadaan kekurangan karbohidrat atau dalam keadaan puasa, maka hati akan berusaha memecah protein atau lemak menjadi energi. Terganggunya hati bisa meningkatkan metabolism tersebut atau bahkan juga bisa mengalami penurunan. Selain itu, tumor pad organ hati akan mengambil banyak zat- zat makanan yang diperlukan tubuh untuk aktivitas pembelahan sel secara terus- menerus.

baca juga: pengobatan alternatif kanker hati stadium 4

2. Kehilangan selera makan

Kehilangan selera makan mungkin dapat disebabkan gejala mual muntah akibat peningkata kadara biilirubin dalam darah. Selain itu, gejala berkurangnya nafsu makan secara tiba- tiba dapat diakibatkan karena penderita mengalami stress psikis atas penyakit yang ia alami.

baca juga: gejala kanker hati stadium awal

3. Merasa sangat kenyang setelah makan kecil

Hepar dan lambung terletak berdekatan, organ hepar atau hati yang membesar dapat mendesak lambung dan menyebabkan seseorang akan merasa cepat kenyang walaupun makan hanya sedikit saja. Sebagian besar volume lambung terdesak oeh massa organ hepar yang memebsar karena adanya tumor.

baca juga: gejala kanker hati stadium 4

4. Mual atau muntah

Mual dan muntah dapat disebabkan karena kadar bilirubin yang meningkat karena terdapat tumor pada liver. Mual dan muntah juga dapat disebabkan gangguan pencernaan karena organ hepar tidak dapat menghasilkan zat- zat yang diperlukan dalam proses penernaan makanan.

baca juga: gejala kanker hati

5. Hati yang membesar

Adanya tumor pada liver dapat menyebabkan organ hepar menjadi lebih besar, letak hepar disebelah kanan bawah tulang iga atau di bagian perut atas kanan, sehingga ketika hepar terasa membesar dapat teraba massa di bawah tulang rusuk di sisi kanan iga.

baca juga: gejala awal penderita kanker hati

6. Limpa yang membesar

Limpa yang membesar disebabkan karena akumulasi cairan atau sebagai reaksi terhadap adanya infeksi dan keradangan dalam tubuh. Limpa berfungsi sebagai tempat maturasi dari sel darah putih limfosit. Karena itu, limpa menjadi salah satu organ yang menjaga daya tahan tubuh manusia. Limpa terletak di perut bagian atas sebelah kiri yang dapat terasa seperti massa di bawah tulang rusuk di sisi kiri jika mengami pembengkakan.

baca juga: manfaat temulawak untuk kanker hati

Sponsors Link

7. Nyeri di perut atau di dekat tulang belikat kanan

Nyeri perut di daerah ini disebabkan peregangan kapsula glisn, yaitu selaut yag menyelubung organ hepar. Jika selaput ini meregang karena desakan massa dibawahnya dapat emicu rasa nyeri.

bca juga: 4 stadium kanker hati

8. Pembengkakan perut

Hepar adalah organ yang menghasilkan protein albumin melalui metabolisme protein yang berlangsung di dalam selnya. Gangguan pada hepar atau liver dapat menyebabkan penurunan kadar protein albumin dalam darah. Protein albumin ini mampu menjaga tekanan hidrostatik dan onkotik dalam sirkulasi darah. Penurunan kadar albumin meningkatkan tekanan hidrostatik dan menurunkan tekanan onkotik dalam sirkulasi. Karena sifat cairan menyerupai air yang bergerak dari tekanan hidrostatik yang tinggi ke tekanan hidrostatik yang rendah, pada akhirnya menyebabkan akumulasi cairan di luar pembuluh darah atau dalam kata lain ke jaringan- jaringan organ tubuh manusia. Penumpukan cairan ini dapat menyebabkan pembengkakan, karena itu perut pasien membesar karena terisi cairan yang keluar dari pembuluh darah karena kurangnya kadar albumin dalam serum darah. Pembengkakan pada perut ini disebut juga ascites dalam dunia kedokteran.

baca juga: 8 ciri- ciri kanker hati yang sangat mematikan

9. Gatal

Gatal atau bahasa medisnya berAsal dari kata ‘prurire’ yang artinya gatal, didefinisikan sebagai sensasi iritasi yang menyebabkan keinginan untuk menggaruk yang dapat menghilangkan gejala sementara waktu. SensaSi gatal ini berasal dari kulit atau jaringan transisi seperti selaput lendir mulut, selaput lendir anus dan konjungtiva dan dimaksudkan untuk memberikan fungsi perlindungan terhadap stimulus yang dapat mengiritasi seperti infestasi serangga, iritasi kimia dan sengatan serangga. Pasien yang mengalami peningkatan kadar bilirubin dalam darah dapat merasakan gatal. Hal ini mungkin disebabkan karena iritasi dari garam- garam empedu, namun belum ditemukan bukti- bukti yang terpercaya apakah bilirubin bisa menyebabkan secara langsung gatal pada tubuh.

baca juga: 5 cara mencegah kanker hati

ads

10. Kulit dan mata menjadi kuning (ikterus)

Kulit tubuh dan mata dapat menjadi kuning yang disebabkan karena aliran darah yang mengandung tinggi bilirubin. Bilirubin adalah zat pewarna pada air seni dan tinja. Bilirubin adalah hasil pemecahan sel darah merah yang sudah berusia 120 hari dan terjadi di dalam hati. Gangguan pada hati menyebabkan pembuangan zat bilirubin ini tidak dapat berjalan dengan baik. Sehingga banyak bilirubin yang beredar di sirkulasi darah sehingga menyebabkan tubuh menjadi kuning. Selain gangguan pengeluaran bilirubin, tubuh yang kuning dapat disebabkan karena sel hepatosit yang terinfeksi virus hepatitis. Virus ini akang menginfeksi sel hepaosit dan menyebabkan sel hepatosit pecah dan mengeluarkan isinya, termasuk di dalamnya bilirubin. Karena itu, produksi bilirubin akan meningkat. Infeksi virus Heptitis B dalam waktu lama atau istilahnya infeksi hepatitis B kronik dapat memicu timbulnya tumor pada liver atau tumor hepar atau tumor hati.

baca jug: 9 jenis pengobatan kanker hati

11. Muntah darah

Hati adalah organ yang memiliki aliran darah yang cukup deras dan memiliki pembuluh darah besar yang melewatinya. Gangguan pada hepar dapat menyebabkan tekanan darah pada tubuh meningkat dan menyebabkan sejumlah gangguan seperti peningkatan tekanan darah pada pembuluh darah vena porta. Karena tekanan tersebut dapat menimbulkan pelebaran pembuluh darah balik di perut dan yang paling sering dapat menimbulkan varises pada esofagus, pembuluh darah pada varises esofagus dapat menyebabkan pembuluh darah ini sudah pecah dan menimbulkan gejala muntah darah atau hematemesis.

baca juga: 5 langkah pencegahan kanker hati

12. pembuluh darah membesar di perut yang bisa dilihat melalui kulit

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa organ hati adalah organ yang mmiliki pembuluh darah vena porta yang dilewati oleh volume darah yang cukup besar. Jika terjadi keradangan akibat kanker atau infeksi dapat menyebabkan gangguan pada pembuluh darah. Pembuluh darah dapat menjadi lebar dan terutama dapat terlihat pada pembuluh darah perut.

baca juga: gejala kanker hati sesuai dengan jenisnya

13. memar abnormal atau pendarahan

Badan yang sering memar- memar atau sering mengalami perdarahan mengarahkan seseorang bahwa tubuhnya sedang mengalami masalah pembekuan darah. Penyebab masalah pembekuan darah sendiri bisa bermacam- macam salah satunya adalah gangguan pada hepar. Hepar adalah organ yang berperan sebagai sumber protein plasma dan faktor pembekuan. Banyak pasien yang mengalami penyakit hati, dapat mengalami trombositopenia atau kekurangan sel trombosit dan kekurangan vitamin K dan vitamin C.

Baca juga: Gejala Tumor Pembuluh Darah

14. peningkatan alfa- fetoprotein (AFP)

Alfa- fetoprotein adalah sebuah penanda penyakit hati, dimana dapat meningkat hingga 80% pada karsinoma hepatoseluler atau kanker liver. Protein ini berasal dari proses pembelahan hepatosit yang sudah mengalami keganasan . Peningkatan kadar AFP sebenarnya mengindikasikan regenerasi sel hepatosit karena infeki hepatitis B kronik. Namun, jika terjadi dalam waktu yang lama dapat dicurigai ke arah tumor hepar.

Sponsors Link

15. Kadar kalsium darah tinggi (hypercalcemia)

Kadar kalsium yang tinggi dapat menyebabkan mual, kebingungan, konstipasi, kelemahan dan masalah otot. Penyakit keganasan yang dapat menyebabkan hiperkalsemia adalah keganasan limfoma, sauran cerna, kelenar cerna, uterus, endometrium, payudara, neuroendocrin, leher rahim dan karsinoma sel ginjal. Dalam beberapa tahun terakhir, hiperkalsemia mengalami penurunan karena penggunaa obat profilaktif bifosfonat.

Baca juga: Gejala Kanker Tulang Belakang

16. Kadar gula darah rendah (hypoglycemia)

Kadar gula darah yang rendah dapat disebabkan karena penurunan nafsu makan atau gangguan metabolisme karbohidrat yang bisa menyebabkan kelelahan atau pingsan. Segera bawa diri anda ke unit gawat darurat terdekat untuk mendapatkan penanganan hipoglikemia sehingga terhindar dari risiko yang lebih buruk lagi.

Banyak tanda dan Gejala Tumor Hati juga bisa disebabkan oleh kondisi lain, termasuk masalah hati lainnya. Namun, jika Anda memiliki masalah ini, penting untuk segera menemui dokter Anda sehingga penyebabnya dapat ditemukan dan ditangani, jika diperlukan.

Baca juga:

ads

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, ,
Post Date: Tuesday 15th, August 2017 / 11:05 Oleh :
Kategori : Kanker Hati