8 Penyebab Leukimia Pada Anak dan Tindakan Pencegahannya

Leukimia atau kanker darah adalah salah satu jenis kanker yang paling mematikan dan tak pandang bulu menyerang mulai dari anak-anak hingga dewasa. Tentu kita sudah sering melihat dan mendengar cerita tentang anak kecil, bahkan yang masih bayi, sudah menderita kanker darah. Leukimia ditakuti karena menyerang sel-sel pembentuk darah yang ada di bagian sumsum tulang kita. Bila dalam kondisi normal, sumsum tulang akan memproduksi sel darah putih dengan dosis tertentu dan wajar sesuai kapasitas tubuh yang memerlukannya sebagai penumpas virus dan infeksi. Pada penderita leukimia, sel darah putih yang diproduksi oleh sumsum tulang melonjak tak normal dan justru berbalik menyerang sel-sel darah sehat. (Baca Juga: Ciri Ciri Kanker Tulang)

Sponsors Link

Sel-sel darah putih atau leukosit dalam jumlah berlebihan sangat berbahaya dampaknya bagi tubuh. Sel-sel darah yang sehat akan berkurang produksinya dan membahayakan tubuh manusia karena darah adalah cairan vital bagi tubuh untuk sarana transportasi pembawa oksigen dan sari-sari makanan. Pada penderita leukimia, darah tidak dapat berfungsi dengan baik dan tugas leukosit sebagai penumpas virus dan imunitas tubuh akan jauh berkurang sehingga tubuh menjadi lemah dan tidak memiliki daya tahan yang kuat. Lantas, apa penyebab yang dapat memicu timbulnya kanker darah atau leukimia ini? (Baca juga: penyebab kanker darah sesuai dengan jenisnya)

1. Genetik

Faktor genetik boleh dikatakan sebagai penyebab leukimia pada anak dengan resiko paling besar. Bila dalam anggota keluarga atau orangtua pernah ada yang mengidap leukimia, maka resiko seorang anak untuk mewarisi penyakit ini menjadi lebih besar. Hal ini disebabkan karena genetika dalam tubuh dapat diwariskan ke keturunan selanjutnya. Langkah antisipasinya adalah sedini mungkin memeriksakan kondisi anak secara rutin agar apabila dia memiliki resiko besar mengidap leukimia, hal itu dapat terdeteksi dan tertangani sejak dini. (Baca Juga: Penyebab Kanker Payudara)

Leukimia pada anak dapat juga disebabkan oleh mutasi DNA. Mutasi DNA yang terjadi ini akan menonaktifkan gen supresor tumor dimana biasanya hal ini dipicu oleh perubahan gen kedua orang tua hingga terjadi kesalahan genetika pada sel-sel tubuh anak. Hal ini tidak hanya bisa memicu terjadinya kanker darah atau leukimia, namun juga kanker jenis lainnya.

Baca Juga:

2. Kelainan Bawaan Lahir

Selain faktor genetika, pemicu terbesar lain penyebab kanker leukimia pada anak dapat disebabkan oleh kelainan bawaan sejak lahir. Salah satu contoh kelainan bawaan ini adalah Down Syndrome. Down Syndrome yang diidap sejak bayi masih ada di kandungan ibunya akan memperbesar potensi anak untuk menderita leukimia di kemudian hari.(Baca juga: gejala awal kanker darah pada anak)

ads

3. Gangguan Sistem Kekebalan Tubuh

Anak-anak dilahirkan dengan kemampuan daya tahan tubuh atau imunitas yang berbeda-beda. Bila seorang anak memiliki daya tahan tubuh yang rendah, dia rentan mengalami gangguan pada sistem kekebalan tubuh dan dapat memicu terjadinya berbagai penyakit termasuk leukimia. Maka dari itu, setiap orang tua hendaknya selalu memperhatikan dan mengetahui dengan baik seberapa jauh sistem daya tahan tubuh anak agar dapat mengantisipasi sebab dan gejala penyakit yang mungkin terjadi di masa depan.(Baca juga: makanan pencegah kanker darah)

4. Paparan Zat Kimia

Namanya juga zat kimia, tentu seberapa rendah dosis paparannya tetap saja dapat mengandung resiko yang berbahaya bagi manusia apalagi anak-anak. Dalam masa pertumbuhan, anak-anak sangat rentan mengalami kanker darah bila sering terkena radiasi zat kimia semisal melakukan kemoterapi atau mengkonsumsi makanan yang mengandung pengawet secara berlebihan. Potensi terjadinya kanker akan jauh lebih tinggi pada anak yang kerap terpapar zat kimia dalam kehidupan sehari-harinya. (Baca juga: efek samping dan sejarah kemoterapi)

5. Virus

Kanker darah ternyata juga bisa dipicu oleh virus. Ada beberapa jenis virus yang sifatnya mengganggu sistem metabolisme tubuh dan menyebabkan timbulnya kanker darah pada anak. Virus-virus itu antara lain adalah virus kelumia feline dan retrovirus. Pada orang dewasa, virus yang biasa menyerang dan dapat menyebabkan leukimia adalah virus HTLV-1. (Baca juga: penularan virus penyebab kanker kulit)

6. Transplantasi Organ

Anak-anak yang pernah melakukan transplantasi organ akibat suatu kondisi atau penyakit tertentu yang mengharusnya menerima organ donor, memiliki resiko lebih besar mengidap kanker darah dibanding mereka yang tidak pernah mengalami transplantasi. Hal ini disebabkan karena reaksi alamiah tubuh dalam menerima organ baru tersebut belum tentu berjalan dengan baik. Bisa saja terjadi komplikasi yang dapat memicu timbulnya leukimia.

Baca juga:

7. Asap Rokok

Anak-anak dengan orang tua perokok aktif, memiliki resiko mengidap kanker darah jauh lebih besar daripada mereka yang orang tuanya tidak merokok. Kita semua tentu tahu betapa berbahayanya zat-zat kimia yang terkandung dalam rokok apabila terhirup masuk ke dalam tubuh. Tidak hanya kanker darah, asap rokok juga dapat menyebabkan anak terkena kanker paru-paru dan kanker jenis lainnya yang sama berbahayanya.

Baca juga:

8. Riwayat Kanker Jenis Lain

Bila anak-anak pernah menderita kanker jenis lain (apapun jenis kanker itu), resiko untuk terkena kanker darah akan lebih tinggi. Hal ini disebabkan oleh bermacam faktor seperti komplikasi pada tubuh, radiasi akibat pengobatan pada kanker sebelumnya (kemoterapi), atau penyembuhan kanker yang belum tuntas sehingga masih menyisakan sel-sel kanker yang tak terdeteksi dan suatu saat dapat kembali meradang dan menyerang jaringan tubuh seperti darah. Hal inilah yang harus diwaspadai sehingga orang tua yang memiliki anak dengan riwayat pernah mengidap jenis kanker apapun, agar teliti dan memastikan pengobatan pada si anak telah berjalan dengan tuntas. (Baca Juga: Manfaat Akupuntur Untuk Kanker)

Sponsors Link

Mencegah Leukimia Pada Anak

Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati. Sebagai orang tua yang baik dan bijak, Anda harus ekstra perhatian dalam merawat anak Anda agar dapat meminimalisir resiko munculnya penyakit leukimia. Cara-cara pencegahan penyakit leukimia pada anak dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:

  1. Jangan beri makanan yang mengandung bahan kimia/terpapar bahan kimia pada anak. Makanan-makanan instan berpengawet harus dijauhkan dari anak dan berilah anak pengertian agar ia paham bahwa makanan itu berbahaya bagi kesehatan tubuhnya. (Baca Juga: Jenis Makanan Pemicu Kanker Serviks , Gejala Kanker Usus Besar)
  2. Hindari asap rokok. Efek asap rokok sangat berbahaya karena tak hanya dapat menyebabkan leukimia melainkan juga kanker jenis lain. Jauhkan anak dari orang-orang yang merokok dan pastikan diri Anda juga tidak merokok.
  3. Hindari menghirup pestisida. Anak yang tinggal di area pedesaan atau dekat area perkebunan mungkin akan sering terkena paparan aroma pupuk pertanian atau pestisida. Hal ini berbahaya, maka jauhkan anak-anak dari menghirup aroma pestisida atau berada dekat dengan areal pertanian saat baru disemprot. (Baca Juga: Makanan Pencegah Kanker Payudara , Makanan Pencegah Kanker Otak)
  4. Minimalkan radiasi alat elektronik. Sulit memang untuk lepas dari alat-alat elektronik pada kehidupan modern ini. Ponsel, televisi dan komputer sebenarnya berbahaya bagi anak-anak karena dapat menghantarkan radiasi yang bisa memicu resiko terkena leukimia. Jangan berikan gadget pada anak dan batasi menonton televisi atau layar komputer terlalu lama.

(Baca juga: pengobatan kanker darah secara medis)

Setelah membaca dan memahami secara baik apa saja faktor-faktor pemicu penyebab leukimia pada anak, sebagai orang tua Anda diharapkan lebih jeli dalam memantau kondisi buah hati. Semoga artikel di atas bermanfaat dan anak Anda terhindar dari penyakit apapun dan senantiasa selalu sehat.

, , , , ,
Post Date: Wednesday 05th, October 2016 / 23:21 Oleh :
Kategori : kanker darah