Sponsors Link

7 Efek Kemoterapi Kanker Kelenjar Getah Bening

Sponsors Link

Salah satu jenis kanker yang masuk kategori kanker paling mematikan adalah kanker kelenjar gerah bening. Penyakit mematikan yang menyerang sistem limfatik, yakni bagian yang sangat krusial di dalam tubuh manusia. Bagian tersebut yang paling berperan sebagai sistem imunitas tubuh, sebagai pembentuk pertahanan tubuh yang alami.

Sponsors Link

Kelenjar Getah Bening yang Normal

Ketika ia masih dalam keadaan normal dan sehat, sistem limfatik adalah satu satunya organ yang membantu tubuh anda menyerang kuman dan infeksi. Ia berbentuk seperti cairan yang mengalir ke seluruh tubuh melalui pembuluh limfatik. Komposisi utamanya adalah protein lemak dan limfosit. Kanker kelejar getah bening menyebabkan adanya pembengkakan kelenjar betah bening pada leher, ketiak, atau pangkal paha.

Jenis kanker kelenjar getah bening ini terbagi 2 yaitu :


Hodgkin’s

Ciri ciri kanker kelenjar getah bening ini di tandai adanya pembengkakan atau pembesaran pada kelenjar getah bening dan limpa di bagian leher, ketiak maupun pangkal paha, dimana pembengkakan tersebut tidak disertai dengan rasa sakit. Kanker tersebut sangat progresif di beberapa jaringan limfoid dan terjadi pertumbuhan abnormal yang terjadi secara cepat.

Apabila pembengkakan sudah menjadi besar, sel abnormal akan terus berkembang. Bahkan sampai menyebar ke areal tubuh lain seperti paru paru dan hati.

Faktor Resiko :

Kemungkinan penderitanya bisa wanita atau laki laki remaja (15 tahun) sampai dewasa (38 tahun). Namun tak jarang pasien yang sudah tua (di atas 50 tahun) juga rentan terkena penyakit ini. Mereka umumnya memiliki kelainan pada fungsi kekebalan seluler (limfosit sel T) walaupun produksi antibody tubuh dalam keadaan normal.

Gejala yang timbul :

  • Adanya pembengkakan di salah satu bagian : leher, ketiak atau pangkal paha
  • Pembengkakan tidak menimbulkan rasa nyeri
  • Mengalami demam dan suhu tubuh naik
  • Terus berkeringat meskipun malam hari
  • Nafsu makan menurun
  • Berat badan menurun
  • Jika sampai menyerang dada, akan menyebabkan gangguan pernafasan


Non Hodgkin’s

Sedangkan pada jenis kanker ini terjadi pada limfonodus dan jaringan limfa lainnya.

Faktor Resiko :

Biasanya terjadi pada pria dengan usia di atas 50 tahun, dimana sangat dipengaruhi sistem kekebalan tubuhnya, faktor keturunan, adanya infeksi virus atau bakteri maupun toksin lingkungan (misalnya pewarna zat kimia, herbisida, serta pengawet). Mereka yang kurang melakukan olahraga, kurang minum air putih juga rentan terkena penyakit ini. Apalagi bagi para pecandu alkohol, merokok dan gaya hidup tidak teratur serta makanan yang tidak sehat, merupakan penyebab kanker kelenjar getah bening ini.


Kemoterapi pada Kanker Kelenjar Getah Bening

Kemoterapi merupakan salah satu pengobatan yang banyak di lakukan untuk menyembuhkan kanker kelenjar getah bening dengan cara melenyapkannya sel kankernya. Melakukannya bisa sebelum pembedahan maupun sebelum pembedahan yang berfungsi untuk memperkecil ukuran tumor. Bisa juga di lakukan proses pembedahan ataupun sebelum radiasi yang berfungsi untuk membunuh sel kanker yang masih hidup di dalam tubuh.

Sponsors Link

Langkah-langkah

Untuk mengatasi kanker kelenjar getah bening salah satu caranya adalah melakukan kemoterapi. Berikut langkah yang di tempuh :

  • Obat kemoterapi di berikan melalui suntikan ke pembuluh darah
  • Bisa juga menggunakan pil melalui oral
  • Pengobatan akan terus di lakukan dengan interval tertentu. Hal ini berkaitan dengan pembunuhan sel kanker, dan membiarkan sel pertahanan tubuh untuk pulih
  • Obat akan beredar ke seluruh tubuh hingga ke sel sel kankernya, walaupun sel kanker sudah menyebar

Kemoterapi untuk pasien kanker memang di perlukan. Sebab cara ini merupakan salah satu aplikasi untuk melenyapkan atau setidaknya mengontrol jaringan tumor jahat yang ada di dalam tubuh. Hal ini juga berkaitan dengan rasa sakit yang di rasakan oleh pasien. Model kemoterapi seperti ini di namakan kemoterapi paliatif

Selain itu, melakukan kemoterapi juga penting sebagai bentuk pencegahan sel kanker setelah di lakukan operasi atau terapi radiasi. Kemoterapi model ini di namakan sebagai kemoterapi adjuvant.

Mengapa Ada Efek Samping Saat Melakukan Kemoterapi ??

Tentu saja seseorang yang menjalani kemoterapi mengalami pula komplikasi. Analoginya seperti ini : tubuh anda di masuki oleh racun yang cukup kebal dan kuat. Fungsi utamanya adalah membunuh sel kanker yang membahayakan tubuh anda. Racun tersebut selain membunuh sel kanker, juga berpengaruh pada sel normal lainnya. Artinya bagian tubuh anda yang normal juga ikut rusak, seperti hati, ginjal, paru paru, jantung, dan sebagainya. (Baca juga kanker paru-paru, kanker hati dan kanker ginjal)

Jika racun yang di masukan ke dalam tubuh terlalu kuat atau berlebihan, akan mengganggu sistem imunitas anda. Kebanyakan mereka yang menjalani kemoterapi juga mengalami infeksi sebagai bentuk efek samping. Paling penting adalah melakukan kemoterapi dengan mengambil efek samping seminimal mungkin.

Berikut ini efek samping kemoterapi kanker getah bening :

1. Kerontokkan rambut

Salah satu efek samping yang paling mudah di lihat dari pasien paska melakukan kemoterapi adalah kerontokan rambut. Hal ini terjadi karena sel folikel rambut sangat mudah membelah dengan cepat, seperti halnya sel kanker yang di radiasi oleh kemoterapi. Karena tidak bisa membedakan mana yang sel kanker dan sel sehat, kemoterapi membunuh ke duanya. Tak ada cara lain untuk menumbuhkan rambut kembali. Satu satunya adalah dengan mengenakan wig atau tetap tampil dengan rambut seadanya.

Kerontokkan rambut ini juga akan dirasakan pada :

2. Menurunkan nafsu makan di sertai mual dan muntah

Bukan hanya merontokan rambut, kemoterapi juga mampu menurunkan nafsu makan. Keadaan ini akan sangat dekat dengan kondisi tubuh dehidrasi dan konstipasi. Anda juga akan mengalami mual dan muntah muntah. Sebab obat dari kemoterapi memang memicu untuk muntah. Sebaiknya pasien yang menjalani kemoterapi selalu diberi makan dalam jumlah yang sedikit-sedikit namun terus berlanjut. Mereka juga sangat sensitif dengan makanan yang beraroma tajam seperti berminyak, berlemak, pedas, asam, terlalu manis, dan panas. Anda bisa mulai mengakali dengan memberikan jahe anget atau teh aroma mint.

Penurunan nafsu makan secara drastis akan terjadi pula pada :

Sponsors Link

3. Mudah diare

Anda juga akan merasakan diare setelah menjalankan kemoterapi kanker. Hal ini di sebabkan karena pasien kekurangan gizi, stress dan di liputi kecemasan. Anda juga merasa sakit perut seperti kram dan kembung. Sebaiknya pasien tidak memakan makanan mentah, biji bijian, jenis kacang kacangan serta makanan yang terlalu panas dan dingin. Justru di anjurkan untuk memperbanyak makan telur, kentang, roti tawar serta buah pisang.

4. Muncul alergi

Salah satu bentuk respon tubuh sebagai efek kemoterapi getah bening adalah muncul gejala alergi serta tubuh menjadi lebih hipersensitif. Hal ini di tandai dengan adanya rasa gatal gatal, ruam pada kulit, susah bernapas, juga terjadi pembengkakan pada bibir, lidah, dan kelopak mata. Untuk menindak lanjuti pengobatan lebih lanjut, hubungi dokter.

5. Kulit menjadi kering

Efek samping lain setelah melakukan kemoterapi adalah kulit anda menjadi lebih kering dan terasa gatal-gatal bahkan sampai bersisik dan mengelupas. Kulit juga menjadi sangat sensitif terhadap sinar matahari. Anda di anjurkan untuk tidak berada di bawah sinar matahari langsung, dan menghindari tempat berdebu serta kotor.

6. Kurang darah

Melakukan kemoterapi juga mampu menurunkan produksi eritrosit atau sel darah merah. Hal ini akan memperngaruhi sistem tubuh lainnya sebab konsumsi oksigen di dalam tubuh untuk beberapa organ berkurang. Pasien akan sangat mudah sesak napas, lesu, lelah, dan sangat mudah pusing bahkan sampai pingsan. Untuk menghindarinya dengan cukup istirahat dan konsumsi suplemen yang mampu membantu mempercepat produksi darah di dalam tubuh.

7. Iritasi jaringan mulut

Adanya iritasi jaringan mulut juga terjadi setelah anda melakukan kemoterapi. Hal ini menyebabkan sariawan dan tenggorokan. Anda bisa mengatasinya dengan menggunakan betadine obat kumur atau berkumur dengan air garam. Ingat jangan makanan yang keras dan alot. Gunakan sikat gigi yang lembut untuk mengurangi rasa sakit dari sariawan tersebut.

Iritasi jaringan mulut secara umum juga bisa terjadi karena :

ads

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

,
Post Date: Friday 25th, September 2015 / 04:15 Oleh :