Sponsors Link

Kanker Usus Besar : Pengertian, Ciri, Penyebab, Dan Diagnosanya

ads

Ciri ciri kanker usus besar wajib diketahui pasalnya penyakit kanker usus diidentikkan dengan sakit lambung biasa. Banyak yang terserang penyakit lambung mengira jika apa yang dideritanya adalah hal wajar. Anggapan tersebut yang menyebabkan penanganan kanker usus lambat. Kanker usus besar pada stadium awal sering salah terdeteksi. Pihak medis pun banyak yang mengira jika kanker usus besar hanyalah infeksi usus boasa dan usus kotor karena mengandung banyak toksin.

Salah prediksi yang dilakukan pihak medis banyak yang menuai kesalahan. Hal tersebut akan memperparah keadaan sebab jika kanker usus tidak dideteksi sejak awal, sel kanker bisa cepat menyebar ke organ pencernaan lainnya. Sebaiknya kita mengetahui terlebih dahulu apa itu sebenarnya kanker usus.

Pengertian Kanker Usus Besar

kanker usus besarKanker usus besar disebut juga dengan kanker kolon. Kanker ini berada di bawah pencernaan manusia. Kanker usus besar jika sudah menyebar bisa disebut juga dengan kanker rektum. Kanker rektum adalah kanker yang berada di organ beberapa inci dari usus besar. Kanker usus besar dan kanker rektum disebut dengan kanker kolorektal. Sama halnya dengan kanker lainnya. Awalnya kanker usus besar bukanlah jaringan kanker yang membahayakan. Namun diperlukan sebuah proses untuk menjadi jaringan kanker. Proses terjadinya kanker usus besar adalah sebagai berikut :

  • Kanker usus besar dimulai dengan jaringan yang kecil dan tentunya non-kanker.
  • Jaringan tersebut berbentuk gumpalan sel yang disebut dengan polip adenomatosa.
  • Semakin berkembangnya waktu, polip tersebut berkembang menjadi kanker usus besar.
  • Polip mungkin tidak bergejala. Alasan tersebutlah yang membuat dokter harus melakukan tes skrining secara rutin untuk mengetahui seberapa besar polip di usus besar dan berapa besar potensinya untuk menjadi kanker usus besar.
  • Orang yang menderita polip namun tidak melakukan skrining tidak akan tahu jika polipnya sudah menjadi kanker.

Gejala Kanker Usus Besar

Pada tahap awal, kanker usus besar tidak menimbulkan gejala. Bahkan di negara berkembang seperti Amerika, kanker kolorektal merupakan penyebab utama kematian seseorang yang diakibatkan oleh kanker. Memang kanker usus besar merupakan salah satu jenis kanker yang penyebarannya susah untuk dihentikan.

sponsored links
  • Kebiasaan Buang Air Besar Berubah. Saat kanker berada di dalam usus besar, kebiasaan BAB seseorang pun akan berubah. Hal ini dikarenakan tumor telah menghalangi usus besar seseorang. Frekuensi BAB seseorang pun akan semakin sedikit. Saat tumor menghalangi usus besar. Orang akan susah untuk BAB.
  • Sembelit. Sembelit merupakan ciri ciri kanker usus besar juga penyakit lainnya. Orang yang terkena sembelit pencernaannya terganggu. Untuk kasus kanker usus, penyabab sembelit adalah tumor yang ada di usus besar sehingga menahan tinja yang akan dikeluarkan. Sembelit akan muncul ketika ukuran tumor sudah besar.
  • Perut Terasa Penuh. Sembelit akan membuat perut terasa penuh, namun tidak bisa dikeluarkan.
  • Keluar Darah Saat BAB. Saat Anda BAB disertai dengan adanya darah, Anda patut khawatir dan curiga. Tinja yang disertai darah bisa menjadi indikasi dari sakit kanker usus. Perlu tes yang lebih spesifik apakah darah yang dikeluarkan akibat kanker usus atau wasir.
  • Diare. Pencernaan manusia ketika terkena kanker usus menjadi bermasalah. Banyak yang terserang diare terus-menerus.
  • Berat Badan Menurun. Berat badan menurun secara tiba-tiba. Perut yang terasa penuh dan sembelit membuat nafsu makan seseorang menurun. Diare yang terus menerus juga membuat berat badan seseorang menjadi menurun.

Ciri-ciri kanker usus besar yang harus diwaspadai berupa darah yang keluar dari anus, diare terus menerus tanpa jeda dan sembelit. Jika Anda mengalami hal tersebut sebaiknya periksakan diri Anda ke dokter.

Faktor Risiko

Setiap orang memiliki risiko terkena kanker usus. Banyak yang berkata jika sering buang air besar bisa menyehatkan usus. Anggapan tersebut ada benarnya. Tinja yang sering ditahan bisa menyebabkan toksin yang berbahaya bagi usus besar. Berikut ini ada beberapa orang yang rentan terkena penyakit kanker usus.

  • Mutasi Genetik

Keturunan bisa menyebabkan kanker. Hal tersebut dikarenakan kanker bisa melakukan mtasi genetik. Misalnya gen dari ibu memiliki gen kanker. Gen kanker tersebut melakukan mutasi dan bisa berada di dalam gen Anda. Penyakit kanker usus banyak menyerang gen orang Amerika, Afrika dan juga keturunan  Eropa Timur. Tidak heran jika kanker usus dinobatkan sebagai pembunuh paling banyak di negara-negara tersebut. Angka kematian akibat kanker usus menjadi pembunuh nomor satu di negara Amerika, Afrika dan juga Eropa Timur.

  • Berumur Lebih Dari 40 Tahun

Wanita maupun pria bisa terkena penyakit ini. Orang dengan usia lebih dari 40 tahun bisa rentan terkena penyakit ini. Hal tersebut dikarenakan pencernaan seseorang dengan usia lebih dari 40 tahun sudah berkurang fungsinya. Begitu pula dengan usus dan usus besar. Saat memakan makanan yang mengandung banyak lemak serta kolesterol tinggi. Organ pencernaan tidak bisa menguraikannya akibatnya adalah usus besar tidak dapat menyerap sari-sari makanan dan tinja tidak dapat dibusukkan. Hal itulah yang menyebabkan orang dengan usia lebih dari 40 tahun rentan terkena diare.

  • Pola Makan Tidak Sehat. Pola makan tidak sehat berasal dari pola makan yang tidak teratur dan kaya lemak.
    • Makanan Yang Bisa Menyebabkan Kanker Usus Besar
      • Makanan Yang Tinggi lemak.
      • Makanan cepat saji.
      • Makanan kaya minyak seperti gorengan.
      • Makanan mengandung banyak bahan pengawet.
      • Makanan yang diolah dan diawetkan seperti sarden, kornet dan nugget.
      • Daging olahan.
      • Daging merah kaya lemak.
  • Pola Hidup Tidak Sehat. Secara tidak sadar, pola hidup seseorang bisa menyebabkan terkena kanker usus besar. Namun banyak masyarakat yang tahu namun pura-pira tidak tahu serta ada masyarakat yang benar-benar tidak tahu. Kurangnya informasi hidup sehat yang diperoleh membuat masyarakat tidak tahu bagaimana cara melakukan pola hidup sehat.
    • Yang Menyebabkan Terkena Kanker Usus Besar
      • Merokok merupakan penyebab dari berbagai penyakit kronis. Selama ini bahaya tentang merokok terus digalakkan namun banyak masyarakat yang mengindahkannya. Asap rokok yang masuk ke dalam tubuh tidak dapat diuraikan oleh usus akibatnya asap tersebut menjadi toksin yang menempel erat di dinding-dinding usus.
      • Alkohol memiliki kandungan zat yang berbahaya. Jika alkohol dibarengi dengan merokok akan menciptakan efek sinergis. Sehingga faktor risiko orang terkena penyakit kanker usus semakin besar.
  • Riwayat Keluarga Polip Kolorektal

Penyakit warisan berupa polip kolorektal bisa menyebabkan seseorang terkena penyakit kanker usus besar. Jika ada keluarga yang pernah mengalaminya, Anda pun juga memiliki risiko besar untuk terkena polip tersebut. Jika Anda sudah terkena polip diharapkan untuk selalu melakukan tes skrining.

  • Riwayat Keluarga Kanker Payudara

Ada jenis gen kanker tertentu yang bisa menjadi kanker tertentu. Di dalam keluarga ada yang pernah menderita kanker payudara, risiko untuk terkena kanker usus lebih besar. Sebab gen yang dihasilkan antara kanker payudara dengan kanker usus besar sama. Sama halnya dengan riwayat keluarga kanker serviks, bisa berubah menjadi gen kanker rahim.

  • Penyakit Radang Usus Atau Crohn Atau Kolitis Ulserativa

Banyak yang tidak menyadari jika terkena kanker usus besar hal itu dikarenakan gejalanya bisa sama dengan penyakit pencernaan yang lainnya. Begitu pula orang yang menderita penyakit radang usus tidak menyadari jika penyakit radang ususnya telah berubah menjadi kanker usus besar.

  • BAB Tidak Teratur

Meskipun terdengar sepele, orang dengan BAB yang tidak teratur berisiko terkena kanker usus. Hal itu dikarenakan banyak tinja yang menumpuk di usus besar sehingga menimbulkan racun untuk usus besar.

Sponsors Link

Cara Diagnosis Kanker Usus Besar

Ketika Anda mengalami gejala-gejala yang sudah disebutkan di atas, mulailah menemui dokter umum. Dokter akan mulai memeriksa kondisi fisik Anda apakah ada indikasi ke arah kanker usus besar ataukah hanya penyakit pencernaan biasa. Banyak tahapan yang harus dilalui apakah sel kanker telah tumbuh di dalam usus besar Anda atau usus Anda dinyatakan bersih.

  • Pemeriksaan Fisik. Pemeriksaan fisik yang akan dilakukan oleh dokter adalah dengan melakukan penekanan di perut dan juga di dubur pasien. Apakah ada benjolan di perut dan dubur.
  • Tes. Banyak tes atau pemeriksaan yang harus dilakukan apakah Anda benar-benar terkena penyakit kanker usus besar.
    • Tahapan-Tahapan Dalam Tes
      • Tes yang dilakukan pertama kali adalah test skrining. Tes ini wajib bagi penderita polip kolorektal. Tes ini juga akan dilakukan bagi penderita yang merasakan diare, sembelit dan beberapa gejala yang dicurigai sebagai kanker usus besar. Tes ini dilakukan dengan memasukkan alat seperti scan yang bisa berguna untuk melihat kondisi usus besar. Apakah ada benjolan yang mencurigakan atau tidak.
      • Kolonoskopi akan dilakukan sebagai tindak lanjut sejauh mana jaringan atau benjolan di usus besar tersebut.
      • Untuk mengetahui apakah benjolan tersebut bersifat kanker atau bukan, pasien akan disuruh untuk melakukan tes darah.
      • Tes fungsi hati.
      • Tes darah yang keluar dengan tinja atau disebut juga dengan FOBT. Hal ini dilakukan untuk mengetahui penyebab keluarnya darah bersamaan dengan tinja.
  • CT Scan. CT Scan merupakan langkah yang dilakukan untuk memeriksa bagian-bagian di dalam otak. Istilah lainnya adalah rekam otak atau ronsen otak. Bagian otak di kepala pun akan terekam dengan jelas.
  • MRI Scan. Sebagian orang asing dengan istilah ini. MRI Scan merupakan ronsen atau rekam struktur tubuh manusia. Menfaatkan dengan medan magnet, gelombang radio dan juga komputer. Struktur di dalam tubuh pun bisa terlihat dengan jelas. Tidak semua organ bisa dilakukan MRI Scan. Untuk mendeteksi kanker usus besar hanya organ tertentu saja.
    • Organ Yang Harus Dilakukan MRI Scan
      • Perut merupakan tempat organ-organ dalam sehingga perlu dicek kesehatannya.
      • Dada
      • Otak setelah di CT Scan juga harus dilakukan MRI Scan. Setelah positif terdapat jaringan kanker. MRI Scan tersebut berguna untuk mengetahui stadium kanker.
  • PET Scan. PET scan merupakan pemeriksaan diagnosis yang bisa menghasilkan gambar fungsi dari biologis tubuh manusia dengan jelas. Hal ini bermanfaat untuk mengetahu sejauh mana sel kanker menyebar. Diagnosa tersebut akan Anda lakukan jika Anda merasakan adanya ciri ciri kanker usus besar.

Setelah mengetahui berbagai informasi mengenai gejala, penyebab, dan faktor risiko kanker usus besar, ada baiknya kita menjaga kesehatan usus. Berikut adalah topik lain yang berhubungan dengan kanker usus.

ads

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

Post Date: Tuesday 10th, March 2015 / 08:40 Oleh :
Kategori : Kanker Usus