Sponsors Link

13 Gejala Kanker Usus Halus – Stadium dan Penanganan

Sponsors Link

Usus halus pada manusia ada 3 bagian, yaitu mulai dari usus dua belas jari yang menerima makanan dari lambung, atau bisa juga disebut usus duodenum. Setelah itu lanjut dengan usus kosong di mana nama lainnya adalah usus jejunum, lalu ada juga usus ileum atau penyerapan sebagai yang terakhir. Untuk gejala kanker usus halus sendiri, hal ini cukup beragam karena tergantung pada posisi kanker.

Sponsors Link

(Baca juga: penyebab kanker usus)

  1. Sakit Perut

Hal paling awal sebagai penanda dari seseorang menderita kanker usus halus adalah adanya sakit perut. Nyeri perut ini bukan seperti biasanya karena akan sangat melilit dan rasa sakit pun kadang muncul kadang pergi. Kondisi seperti ini memang tidak selalu menunjukkan adanya kanker di bagian usus halus, namun masih ada gejala-gejala lainnya yang perlu untuk dipertimbangkan sebelum memeriksakan diri.

  1. Sering Mual

Mual lebih seringnya menandakan ada yang tak beres pada bagian lambung seperti misalnya penyakit maag atau asam lambung yang naik. Namun mual juga bisa disebabkan oleh adanya sel-sel kanker di dalamnya. Terkadang mual juga dianggap sebagai sebuah kondisi masuk angin biasa, tapi kalau berkelanjutan, Anda perlu memeriksakan gejala ini secepatnya.

(Baca juga: makanan penyebab kanker yang dimakan setiap hari)

  1. Muntah

Muntah adalah sebuah keadaan yang lebih sering menyertai rasa mual di perut dan ini juga sebenarnya bisa dikarenakan masuk angin atau penyakit lambung. Namun penderita gejala ini wajib juga mewaspadai adanya kanker di dalam usus halus maupun usus besar apabila memang gejala mual dan muntah terjadi selama berhari-hari tanpa ada alasan yang jelas.

  1. Sembelit

Karena terjadi gangguan pada usus halus, yakni berupa tumor dengan ukuran besar, maka sistem pencernaan pun otomatis mengalami gangguan yang menahan tinja supaya tak mudah keluar. Ini sangat erat hubungannya dengan gejala sembelit di mana artinya Anda akan merasa kesulitan untuk buang air besar. Gejala sembelit pun belumlah terlalu spesifik dan tak termasuk gejala yang jelas sehingga ini kerap dianggap sebagai kondisi biasa dan umum sehingga penanganan pun menjadi terlambat.

  1. Penurunan Berat Badan

Berat badan yang turun sebenarnya merupakan gejala dari hampir seluruh jenis kanker umum. Namun untuk kanker usus halus, tentu saja selera makan menjadi turun karena kondisi perut mual dan sakit yang juga diikuti dengan muntah-muntah. Ketidaknyamanan ini mungkin hal yang biasa dan kurang spesifik namun perlu mendapat perhatian medis apabila memang tidak lekas sembuh.

(Baca juga: gejala kanker umum)

ads
  1. Feses Disertai Darah

Buang air besar di mana feses keluar bersama dengan darah juga perlu diwaspadai sebagai salah satu gejala kanker usus. Feses disertai darah perlu diperiksa lebih lanjut karena bisa jadi gejala ini juga merupakan gejala dari wasir atau ambeien. Untuk memastikan apakah gejala ini berbahaya atau tidak dapat menempuh sejumlah jalur diagnosa.

  1. Anemia

Kondisi kekurangan darah juga perlu menjadi gejala yang Anda bisa waspadai sebagai tanda kanker usus halus. Anemia berpotensi terjadi ketika Anda mulai sering buang air besar yang fesesnya keluar bersama darah. Darah yang terus-terusan keluar mampu menyebabkan tubuh kekurangan darah.

  1. Tubuh Cepat Lelah

Tubuh yang lelah dan lemas adalah efek atau akibat dari anemia. Lelah itu termasuk kondisi yang normal apabila Anda melakukan aktivitas padat dan berat tanpa ada waktu banyak untuk istirahat. Namun saat rasa lelah dan lemas cepat muncul bahkan ketika tak banyak kegiatan yang dilakukan, Anda pantas mencurigai kondisi ini sebagai gejala kanker usus besar atau usus halus. Waspadai betul dengan memeriksakan ke dokter.

(Baca juga: manfaat apel untuk kanker)

  1. Diare

Sebagian orang akan mengalami sembelit, namun sebagian lagi akan mengalami diare sebagai gejala kanker usus halus. Keduanya merupakan bagian dari gangguan buang air besar dan tidak wajar apabila terjadi secara terus-menerus dalam jangka waktu panjang. Sudah banyak penderita kanker usus yang memang secara berkelanjutan diserang diare.

  1. Perut Terasa Penuh

Rasa penuh dan sakit yang datang bersamaan, terutama di bagian duodenum atau perut bagian tengah kemungkinan besar adalah tanda adanya kanker usus halus. Bedanya dari gejala kanker usus besar adalah rasa sakit dan penuh terjadi di bagian perut bawah yang memang asalnya tepat dari daerah usus besar.

  1. Kolik atau Kram Perut

Selain dari rasa sakit, mual dan penuh, terkadang timbul juga rasa kram pada perut yang menandai adanya kanker usus halus. Hal ini jika muncul disertai dengan gejala lainnya memang perlu segera mendapat perhatian medis, khususnya bila Anda tidak sedang dalam masa menstruasi.

(Baca juga: khasiat asparagus untuk kanker)

  1. Perut Kembung

Perut kembung juga menjadi suatu kondisi yang menyertai kondisi-kondisi lain yang sudah disebutkan. Maka ketika perut terasa tak nyaman selama berhari-hari tanpa ada kemajuan walau sudah diberi obat untuk perut kembung, periksakan segera. Diagnosa akan membantu mengetahui benar tidaknya perut kembung ini sebagai tanda adanya tumor atau kanker.

  1. Sakit Kepala

Selain dari rasa sakit di perut, nyeri pun bakal timbul di bagian kepala. Seringnya kepala pening bisa juga menjadi akibat atau efek dari anemia atau kekurangan darah. Sakit kepala adalah gejala yang mengikuti gejala-gejala lain seperti tubuh yang mudah lemas dan cepat lelah. Hati-hati akan anemia akut yang memang menjadi ciri dari adanya kanker pada usus halus Anda.

(Baca juga: tanda-tanda kanker usus)

Stadium Kanker Usus Halus

Sebelum dapat menentukan penanganan apa yang paling tepat untuk penyakit kanker usus halus. Dari gejala-gejala yang timbul, sebaiknya memang penderita harus diperiksa dulu untuk menentukan pada stadium berapa kondisi kanker berada. Ada 4 stadium atau fase yang tentunya juga ada pada jenis kanker lainnya, seperti berikut ini:

Sponsors Link

  • Stadium 1 – Pada fase ini, hanya satu area jaringan usus saja yang terdapat lapisan sel kanker. Baru di bagian permukaan saja sel kanker tersebut timbul atau paling tidak di satu jenis sel yang berasal dari dinding usus.
  • Stadium 2 – Pada fase ini, penyebaran sel kanker sudah mulai terjadi yang bisa sampai ke seluruh lapisan dinding. Bahkan pada beberapa kasus pun sel kanker telah berada pula di dinding luar usus.
  • Stadium 3 – Pada fase ini, penyebaran sel kanker sudah sampai ke jaringan limpa atau yang memang paling dekat di lokasi kanker usus.
  • Stadium 4 – Pada jenis kanker apapun, fase ini adalah yang dianggap paling serius karena sel kanker telah menjalar ke bagian organ yang berada pada sekeliling usus. Bagian ginjal uterus dan liver bakal terkena sel kanker.

(Baca juga: stadium kanker usus 0-4)

Penanganan Kanker Usus Halus

Untuk menangani kanker usus halus, tentu dokter perlu melihat kanker pasien sudah ada di stadium berapa. Di bawah inilah berbagai solusi untuk mengobati kanker usus halus secara medis dan yang paling sering ditawarkan oleh dokter.

  1. Operasi

Pengangkatan jaringan dianggap sebagai sebuah solusi paling baik untuk menangani kanker bila berdasarkan dari prosedur medis. Ada sekitar 1-3 ruas usus yang dapat dipotong pada prosedur ini, namun pemotongan tetap berdasarkan dari perkembangan kanker.

  1. Radioterapi

Radiasi yang berasal dari gelombang radio adalah yang digunakan pada terapi ini. Dengan penggunaan solusi ini, kerusakan sel kanker pun akan terjadi. Asalkan penembakan bisa secara tepat ke jaringan kanker, sel sehat tak akan ikut terkena.

  1. Kemoterapi Kanker

Sama dengan prosedur radioterapi, tujuan dari solusi ini adalah sebagai perusak sel kanker. Namun ebdanya, senyawa kimiawi yang digunakan untuk merusak tersebut harus dimasukkan lewat sirkulasi darah. Bahayanya, sifat general-lah yang terjadi ketika timbul kerusakan sel tersebut.

(Baca juga: efek kemoterapi kanker getah bening)

  1. Pembentukan Stoma

Stoma merupakan lubang buatan yang tujuannya adalah sebagai penghubung antara usus ke permukaan perut. Proses keluarnya feses biasanya bisa memanfaatkan stoma atau lubang satu ini.

  1. Penyinaran Laser

Pembedahan tetap dibutuhkan pada prosedur ini yang kemudian dilanjutkan dengan penembakan langsung sel kanker menggunakan sinar laser. Sel-sel tersebut bakal mengering dan mati.

(Baca juga: cara mencegah kanker usus)

Demikianlah sekilas info mengenai gejala kanker usus halus dan juga stadium serta penanganan medis yang diperlukan oleh pasien. Untuk mencegah, segera ke dokter bila gejala-gejala seperti di atas terjadi pada Anda dalam waktu jangka panjang.

ads

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, ,
Post Date: Thursday 18th, August 2016 / 16:40 Oleh :
Kategori : Kanker Usus