Sponsors Link

5 Pengobatan Kanker Neuroblastoma Pada Anak

Sponsors Link

Neuroblastoma adalah nama lain jenis kanker langka yang sering ditemukan kasusnya pada anak-anak. Mayoritas penderita neuroblastoma adalah anak pada usia balita atau dibawah lima tahun. Neuroblastoma sendiri adalah sebutan untuk kanker yang berkembang dari sel saraf (neuroblast) yang masih belum matang. Jenis kanker ini masih belum bisa dipastikan dari mana penyebab utamanya. Dengan demikian, para orang tua akan sedikit kesulitan untuk mengetahui dengan jelas pencegahan, sehingga dibutuhkan pengamatan yang lebih jeli terhadap gejala yang mungkin ditimbulkan. (baca juga: Pencegahan Kanker Paru Paru, Tanda Awal Kanker Usus Besar )

Sponsors Link

Setiap neuroblast yang diserang kanker akan menimbulkan gejala yang berbeda-beda. Kondisi ini sedikit menyulitkan pendeteksian awal sehingga harus diamati secara jeli oleh para orang tua. Gejala yang bisa diamati pada masa awal penderita neuroblastoma antara lain adalah sebagai berikut:

  • Nyeri pada bagian saraf yang diserang
  • Demam
  • Nafsu makan berkurang
  • Berat badan menurun
  • Sesak napas (saraf dada)
  • Lemah bahkan mati rasa (saraf tulang)
  • Gangguan gerak (saraf tulang)
  • Konstipasi (perut)
  • Diare (perut)
  • Benjolan berwarna kebiruan (leher)

Artikel Terkait: Leukimia pada Anak, Gejala Kanker Nasofaring Pada Anak

Jika gejala-gejala tersebut sudah ditunjukan oleh sang anak, maka segera melakukan diagnosis adalah tindakan yang tepat bagi orang tua. Dengan begitu dokter akan dengan mudah memilih penanganan atau pengobatan untuk anak sesuai dengan kondisi kesehatannya.

Diagnosa dini biasanya dilakukan dengan prosedur tes urine dan tes darah pada pasien (anak) yang dicurigai mengidap neuroblastoma. Positif atau negatifnya diagnosis tersebut dibuktikan dengan mengukur kadar katekolamin yang menjadi awal untuk memastikan bahwa neuroblastoma tumbuh dalam tubuh pasien. Pemeriksaan lanjutan menggunakan USG, CT Scan, MRI, serta biopsy dilakukan secara bertahap seiring dengan semakin besarnya kemungkinan anak atau pasien tersebut mengidap neuroblastoma.

Jika kanker masih berada pada stadium1 maka kanker dipastikan belum menyebar dan hanya ada di satu area saja, stadium 2 dan 3 adalah tanda bahwa kanker mulai menyerang kelenjar getah bening dan beberapa organ lainnya, stadium 4 neuroblastoma termasuk dalam kondisi yang parah karena sel kanker sudah menyebar terlalu jauh ke bagian tubuh lainnya. (baca juga: Ciri ciri Kanker Serviks Stadium Awal, Manfaat Petai Untuk Kanker

Beberapa tipe pengobatan pada penderita neuroblastoma bergantung pada masing-masing kondisi pasiennya. Dokter akan memeriksa kondisi pasien serta mengamati sampai dimana penyebaran kanker tersebut. Berikut ini adalah tipe pengobatan yang bias dianjurkan oleh dokter terhadap anak penderita neuroblastoma.

Artikel Lainnya: Manfaat Daun Dewa Untuk Kanker, Bahaya Kanker Kulit

1.Pengangkatan Tumor

Pada neuroblastoma biasanya dokter akan menyarankan operasi pengangkatan tumor pada pasien. Tindakan tersebut akan disarankan ketika kanker berada di area yang aman, dalam artian tidak di sekitar organ vital seperti paru-paru, jantung, atau tulang belakang. Jika kanker berada pada sekitar daerah tersebut maka dokter bisa menyarankan pada tindakan medis yang lain seperti kemoterapi atau radiasi.

Penanganan berbeda jika tumor masih berisiko rendah karena dokter bisa saja menyusutkan ukuran kanker terlebih dulu dengan jalan kemoterapi sebelum akhirnya melakukan pembedahan. Pada tingkat risiko yang lebih teinggi maka dilakukan pilihan pengobatan yang lain.

Baca Juga:

Sponsors Link

2. Kemoterapi

Kemoterapi akan dilakukan saat pasien sudah berada dalam stadium 2, atau bisa juga jika sel kanker tumbuh pada organ vital yang tidak memungkinkan dilakukan operasi pembedahan. Kombinasi obat pada kemoterapi dimaksudkan untuk menghancurkan sel-sel kanker. Akan tetapi, kemoterapi terkadang juga memunculkan efek yang merugikan bagi pasien karena merusak jaringan dan sel yang masih normal. Pada penderita neuroblastoma yang dominan anak-anak maka pengobatan dengan kemoterapi diberikan dengan kombinasi resep yang mencoba menghilangkan tumor secara menyeluruh. (baca juga: Perbedaan Kanker Tiroid dan Gondok, Cara Pengobatan Kanker Usus Besar)

3. Radioterapi

Efek dari radioterapi juga tidak jauh dari pengobatan kemoterapi, karena bisa mengakibatkan sel normal menjadi rusak.  Radioterapi adalah memberikan radiasi menggunakan sinar X untuk memusnahkan sel kanker. Radiasi tersebut dianjurkan pada anak-anak yang menderita neuroblastoma, dengan catatan bahwa pengobatan kemoterapi ternyata tidak berhasil dilakukan atau berhasil dijalankan tetapi hanya membunuh sebagian sel kanker saja.

Artikel Lainnya: Kemoterapi Kanker Darah, Manfaat Air Lemon Untuk Kanker

ads

4. Transplantasi Sel Induk

Transplantasi sel induk biasa terjadi pada penderita neuroblastoma dengan tingkat risiko yang tinggi. Tindakan ini dimaksudkan untuk pasien agar menerima transplantasi menggunakan sel induk autologus. Transplantasi dimulai dengan prosedur penyaringan dan mengumpulkan sel yang berasal dari batang darah.  Sel induk kemudian dimasukkan ke dalam tubuh pasien melalui injeksi, sehingga tubuh pasien dapat membentuk sel normal yang baru. (baca juga: Biopsi Kanker Nasofaring, Radioterapi Kanker Payudara)

5. Imunoterapi

Pengobatan imunoterapi dilakukan dengan memberikan obat yang bekerja pada sistem imun anak-anak guna melawan sel kanker. Biasanya pada kasus anak penderita neuroblastoma dengan tingkat risiko yang tinggi akan mendapatkan kombinasi obat imunoterapi yang mampu merangsang imunitas untuk menghancurkan sel neuroblastoma.

Baca Juga:

Kasus yang unik bisa terjadi pada kanker langka ini, yaitu bila neuroblastoma menyerang bayi dibawah usia satu tahun. Kasus unik ini  adalah bayi yang terdiagnosa neuroblastoma pada usia dibawah satu tahun dan berada pada stadium akhir, seringkali justru tidak membutuhkan pengobatan yang serius karena bayi akan sembuh dan kanker hilang dengan sendirinya. Bahkan hingga saat ini, alasan kasus unik yang dialami bayi kurang dari satu tahun tersebut masih belum bisa diketahui sebabnya oleh para ahli medis. (baca juga: Gejala Kanker Getah Bening Stadium 1, Kanker Rahim Stadium 1 )

Neuroblastoma memang tergolong kanker langka yang bisa disembuhkan, disaat beberapa jenis kanker yang lain justru menelan korban. Namun, penanganan terhadap kanker jenis ini pun tidak bisa dianggap remeh. Neuroblastoma yang tidak segera ditangani dalam jangka waktu yang lama juga bisa menimbulkan komplikasi penyakit serius, antara lain seperti:

Artikel Lainnya: Gejala Kanker Kulit Kepala, Tanda Kanker Payudara Stadium Awal

  • Penyakit jantung
  • Gangguan ginjal
  • Mandul
  • Kanker lainnya
  • Gangguan pendengaran
  • Gangguan pertumbuhan anak

Oleh karena itu, jenis penyakit apapun tetap harus mengandalkan pengamatan dan siaga untuk segera diperiksakan. Penyakit kanker adalah penyakit yang mematikan karena kelangsungan hidup penderita bergantung pada masa kanker tersebut berhasil dideteksi. Semakin cepat kanker diketahui, akan semakin besar harapan hidup pasien, begitu sebaliknya.

Artikel Terkait:Ciri Ciri Kanker Lidah, Jenis Kanker Serviks

Demikian artikel informatif mengenai pengobatan neuroblastoma yang bisa dijadikan referensi bagi anda. Semoga bermanfaat!

ads

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , ,
Post Date: Sunday 23rd, April 2017 / 14:11 Oleh :
Kategori : Pengobatan