Sponsors Link

3 Manfaat Vitamin C Untuk Kanker (Injeksi)

Sponsors Link

Tidak dapat dipungkiri bahwa vitamin C memiliki banyak manfaat bagi tubuh kita. Penyakit kanker adalah satu diantara beberapa penyakit yang dapat dilawan dengan pemberian vitamin C. Kanker merupakan penyakit yang banyak ditakuti karena tergolong penyakit mematikan. Penderitanya juga bisa dari semua golongan usia. Beberapa pasien kanker umumnya melakukan pengobatan melalui operasi, kemoterapi, radioterapi, serta imunoterapi. Tahukah Anda? Bahwa saat ini vitamin C juga bermanfaat untuk melawan kanker. Peneliti menghasilkan beberapa temuan yang membuktikan bahwa pemberian vitamin C dosis tinggi melalui injeksi pada penderita kanker dapat membantu menekan sel kanker yang sedang menjalar pada organ penderita. Hal tersebut dikarenakan dosis tinggi vitamin C akan menjadikan proses kemoterapi yang tengah dijalani pasien semakin efektif.(baca juga: Kemoterapi Kanker , Manfaat Tomat untuk Kanker)

Sponsors Link

Pemberian vitamin C yang diserap tubuh pasien dengan cepat dapat membunuh sel kanker (tidak berbahaya bagi sel normal). Perawatan  dengan metode pemberian vitamin C dinilai merupakan perawatan efektif, terlebih lagi dapat dilakukan dengan biaya yang terjangkau.

Sebenarnya vitamin C sudah sejak lama dipakai sebagai media alternatif penyembuhan kanker. Hanya saja beberapa pendapat ilmuwan mengatakan, vitamin C yang dikonsumsi langsung akan dengan cepat dikeluarkan tubuh. Berbeda halnya apabila pemberian dilakukan secara injeksi karena langsung melalui pembuluh darah pasien. Vitamin C dosis tinggi yang diinjeksi ke dalam tubuh membuat kemoterapi menjadi lebih efektif dalam membunuh sel kanker serta dapat mencegahnya kembali tumbuh dan menyebar.(baca juga : Gejala Kanker PankreasTanda Awal Kanker Ovarium)

Dosis tinggi infus intravena vitamin C akan merangsang produksi hidrogen peroksida secara alami. Pada proses ini diharapkan tubuh dapat berperan untuk melawan sel kanker. Mekanisme semacam ini hampir sama dengan obat kemoterapi tetapi tanpa mengakibatkan efek samping yang merugikan penderita kanker.  Penderita yang menerima infus intravena vitamin C mengalami efek samping yang lebih sedikit dibandingkan pemberian kemoterapi. Kerusakan terhadap sistem saraf, hati, sumsum tulang serta pankreas atau organ lainnya hanya sedikit diterima. Efek samping yang berupa mual akan berkurang seiring dengan bertambahnya energi. (Baca Juga: Penyebab Kanker Pankreas , Perbedaan Kanker dan Tumor secara Umum)

Vitamin C juga dapat meminimalkan efek dari kemoterapi yang kebanyakan berpengaruh buruk bagi fisik, mental dan emosional pasien kanker. Konsumsi vitamin C dengan dosis tinggi pada penderita kanker akan mengurangi beberapa efek seperti lesu, nyeri, dan memperbaiki nafsu makan. Oleh sebab itu, pencegahan kanker dengan mengonsumsi vitamin C sangat disarankan karena vitamin C merupakan antioksidan tingkat tinggi yang melindungi tubuh dari radikal bebas.(baca juga : Pencegahan Kanker ParuPencegahan Kanker Hati)

Tindakan pencegahan kanker (kemopreventif) pada orang biasa cukup dengan menggunakan vitamin C yang dikonsumsi secara langsung dari sayuran, buah-buahan, atau suplemen vitamin C yang aman dikonsumsi setiap hari. Sedangkan bagi penderita kanker dianjurkan untuk menggunakan vitamin C dosis tinggi sebagai injeksi. Penggunaan injeksi tersebut mencakup tiga peran penting yang dapat dilakukan kandungan vitamin C yaitu sebagai berikut :

Sponsors Link

1. Perlindungan Stres Oksidatif

Seperti yang kita tahu bahwa pada masa sekarang ini efek polutan sangat buruk bagi perkembangan kesehatan tubuh. Hal yang perlu diwaspadai adalah radikal bebas yang dapat menyerang melalui pori- pori serta berbagai bahan yang dikonsumsi baik kosmetik, makanan, minuman, serta bahan kimia lainnya. Disinilah peran vitamin C untuk memberikan efek perlindungan pada tekanan (stres oksidatif). Pada tahap ini vitamin C berfungsi sebagai antioksidan yang melindungi tubuh dari serangan radikal bebas tersebut. (Baca Juga: Manfaat Antioksidan Untuk Kanker , Manfaat Chia Seed Untuk Pengobatan Kanker)

2. Anti Peradangan

Pada penyakit kanker tertentu seperti kanker lambung misalnya, penyebab utamanya adalah akibat peradangan kronis di area lambung penderita. Peradangan tersebut pada akhirnya memicu sel-sel yang telah rusak untuk tumbuh menjadi sel kanker. Pada tahap ini vitamin C memberikan efek anti peradangan dengan cara mengurangi proses peradangan tersebut. Selain itu, vitamin C juga menyerap radikal oksidatif dari mukosa lambung agar peradangan diminimalkan.

Baca juga :

3. Menyerap Hidrogen Peroksida

Hidrogen Peroksida adalah suatu zat pemicu kanker yang sangat dikenal. Senyawa hidrogen peroksida diketahui dapat menghambat komunikasi antar sel. Dengan adanya hambatan tersebut maka kaitannya adalah dengan proses karsinogenik. Proses karsinogenik berhubungan langsung dengan perkembangan sel tumor yang akhirnya menjalar ke organ tubuh. Peran vitamin C pada masa ini adalah memelihara proses komunikasi antar sel dengan jalan menangkap atau menyerap senyawa hidrogen peroksida. (Baca Juga: Manfaat Kunyit Untuk Pengobatan Kanker , Makanan yang Dapat Menyebabkan Kanker)

Ketiga peran yang dilakukan vitamin C tersebut sangat bermanfaat untuk kemopreventif. Dengan peran antioksidan yang dimilikinya vitamin C dapat dengan cepat membunuh radikal bebas dan membersihkan sel- sel rusak. Sebagai zat anti peradangan vitamin C akan mencegah pembentukan serta perkembangan dari sel kanker. (Baca Juga: Manfaat Daun Kelor Untuk KankerManfaat Petai Untuk Kanker)

Sponsors Link

Mengonsumsi makanan yang kaya akan antioksidan sangat dianjurkan karena merupakan cara paling efektif untuk mencegah kanker, karena perkembangan tumor dan kanker memiliki keterkaitan dengan oksidasi dan peradangan. Untuk menurunkan risiko kanker lebih tepat jika mengonsumsi makanan yang kaya antioksidan dibandingkan hanya mengandung satu jenis antioksidan saja. Hal tersebut dikarenakan efek kemopreventif akan lebih dirasakan ketika antioksidan berasal dari beberapa kombinasi vitamin serta komponen aktif (senyawa fenolik, serat, indol, allium, selenium, serta vitamin). Kombinasi tersebut dapat diperoleh melalui berbagai jenis buah dan sayuran yang biasa ditemukan sehari- hari. Maka dari itu, mengonsumsi 5 jenis buah atau sayur setiap harinya dapat membantu menurunkan risiko kanker karena sekitar 200-300 mg vitamin C sudah otomatis diserap oleh tubuh.

Baca Juga:

Beberapa makanan yang dapat dikonsumsi sebagai bahan alami vitamin C serta kombinasi antioksidan yang lainnya terdaat pada buah- buahan atau sayuran seperti apel, jeruk, tomat, serta sayuran hijau segar yang banyak tersedia sebagai bahan makanan. Konsumsi tersebut juga harus diimbangi dengan olahraga serta pola hidup dan pola makan yang sehat. Penelitian menunjukan sel kanker yang tumbuh akibat dari adanya sel rusak yang tidak mampu beregenerasi secara total akibat terhambatnya proses metabolisme tubuh. Dengan demikian penting kiranya menjaga sistem metabolisme tubuh melalui pola hidup sehat diimbangi dengan olah raga. Tindakan pencegahan kanker berikutnya adalah dengan peduli pada setiap perubahan yang dirasakan mengganggu pada organ tubuh baik pada bagian yang terlihat maupun bagian organ dalam yang hanya bisa dideteksi melalui scan medis.(baca juga : Makanan Pencegah Kanker Payudara, Manfaat Lemon Obat Kanker)

Demikian artikel mengenai manfaat vitamin C untuk kanker dan pentingnya mengonsumsi vitamin C sebagai pencegahan kanker, semoga bermanfaat !

ads

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , , ,
Post Date: Friday 20th, January 2017 / 09:16 Oleh :
Kategori : Pengobatan