Sponsors Link
     Sponsors Link

Manfaat Petai Untuk Kanker – Tips Menghilangkan Bau Setelah Mengkonsumsi Petai

ads

Kanker merupakan salah satu penyakit yang mematikan. Faktanya, di negara – negara berkembang penyakit ini menjadi penyebab utama dari kematian. Akan tetapi, keadaan ini dapat terbantahkan jika setiap gejalanya segera ditangani. Selain itu, membiasakan pola hidup sehat akan mengurangi indikasi terkena berbagai macam penyakit, khususnya penyakit kanker. Menurut pandangan medis, kanker disebabkan karena adanya pertumbuhan sel – sel tumor yang tidak terkontrol, kemudian menyebar ke organ tubuh di sekitarnya sehingga muncul lah penyakit tersebut. (Baca juga: Ciri Kanker Usus 12 , Gejala Kanker Lambung Stadium Awal)

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, penyakit kanker bisa saja tidak menyebabkan kematian jika segera ditangani. Selain penanganan secara medis, kanker juga dapat ditangani dengan mengkonsumsi bahan – bahan alami atau herbal. Bahan – bahan tersebut dapat kita temui dimana saja. Salah satu bahan alami yang mampu mengatasi kanker yaitu petai. Banyak masyarakat yang meremehkan keberadaan petai dikarenakan baunya cukup menyengat. Tetapi, siapa sangka jika petai ini memiliki khasiat atau manfaat untuk melawan dan bahkan membunuh penyakit kanker. (Baca juga: Tanda-Tanda Kanker Mata , Manfaat Madu Untuk Penderita Kanker).

Petai merupakan salah satu jenis pohon atau tanaman yang termasuk ke dalam kelompok polong – polongan. Untuk memanen buahnya memang cukup sulit, karena pohonnya yang tergolong bisa tumbuh sangat tinggi yaitu sekitar 20 meter. Tumbuhan ini banyak terdapat di seluruh Indonesia, khususnya di Indonesia bagian barat. Bagian yang diambil dari petai ini adalah bijinya. Orang – orang biasa mengkonsumsinya sebagai pelengkap atau lauk pauk pada saat makan. Disamping baunya yang sangat menyengat, petai ini memiliki manfaat untuk segala jenis penyakit kanker, khususnya kanker payudara, kanker prostat, kanker paru – paru, kanker kolon, dan kanker pankreas. Untuk lebih jelasnya, mari kita simak pemaparan mengenai manfaat petai untuk penyakit kanker berikut ini. (Baca juga: Bahaya Kanker Payudara , Gejala Kanker Paru paru Stadium 1)

Manfaat Petai Untuk Penyakit Kanker

  1. Petai dapat membunuh kanker sepuluh ribu kali lipat dari pengobatan kemoterapi

Pada sebuah penelitian yang diadakan pada tahun 1970, dibuktikan bahwa petai dapat dijadikan sebagai media untuk penyembuhan kanker. Berdasarkan informasi yang beredar, dikatakan bahwa manfaat petai ini telah diteliti sebanyak 20 tes laboraturium. Dari hasil tes tersebut, petai baik untuk melawan berbagai jenis tumor dan kista, karena di dalam petai terdapat anti mikroba terhadap infeksi jamur dan mikroba. Selain itu, petai dapat mengatur tekanan darah, sehingga dapat meminimalisir gejala depresi. Untuk penyakit kanker sendiri, petai sangat baik untuk melawan sel – sel kanker ganas dan bahkan bisa membunuh sel – sel penyebab kanker tersebut. Petai ini dinilai dapat menyembuhkan penyakit kanker sepuluh ribu kali lipat lebih ampuh dibandingkan dengan pengobatan kemoterapi yang dipandang sebagai salah satu pengobatan yang paling mujarab dalam menyembuhkan penyakit kanker. (Baca juga: Kemoterapi Kanker)

sponsored links
  1. Adanya zat antioksidan dalam petai

Fakta mengenai petai dapat menyembuhkan kanker sepertinya masih harus diteliti lebih lanjut lagi. Pasalnya, penelitian yang telah dilakukan belum sepenuhnya efektif untuk membuktikan bahwa petai benar – benar dapat menyembuhkan penyakit kanker. Telah diketahui bahwa di dalam petai terdapat zat antioksidan. Zat ini sangat bermanfaat untuk menyerap radikal bebas, sehingga dapat mengurangi terkena berbagai macam penyakit khususnya kanker. Akan tetapi, petai hanya bisa membunuh sel – sel kanker ganas saja dan tidak mempengaruhi sel – sel yang sehat. (Baca juga: Manfaat Antioksidan Untuk Pencegahan Kanker  , Makanan Pencegah Kanker Payudara)

  1. Terdapat manfaat lain dalam petai bagi kesehatan

Tidak hanya untuk penyakit kanker saja, petai ini memiliki manfaat untuk kesehatan tubuh kita. Manfaat tersebut di antaranya adalah sebagai berikut. (Baca juga: Pengobatan Kanker Serviks )

  • Anti depresi. Seperti yang sempat dijelaskan sebelumnya, petai dapat mengatur tekanan darah sehingga dapat mengurangi stres atau depresi. Hal ini dikarenakan terdapat zat tryptophan, kemudian zat ini akan diubah oleh tubuh menjadi serotonin, sehingga dapat memberikan perasaan tenang pada tubuh.
  • Mengatasi anemia. Petai diketahui dapat mengatasi gejala anemia. Hal ini disebabkan karena di dalam petai terdapat zat besi yang tinggi, sehingga dapat merangsang produksi sel darah merah dan mengurangi gejala anemia. (Baca Juga: Gejala Kanker Darah Sesuai Dengan Jenisnya)
  • Detox bagi tubuh. Beberapa ahli pengobatan herbal berpendapat bahwa petai sangat berguna untuk detox tubuh. Hal ini terbukti dari air seni yang dikeluarkan oleh orang yang sudah memakan petai. Bau tidak sedap yang dihasilkan merupakan efek dari detox tubuh. Jika petai dikonsumsi secara rutin, maka bau tersebut secara perlahan akan menghilang. (Baca Juga: Manfaat Daun Sirsak Untuk Pengobatan Kanker Otak)

Agar setiap makanan yang dikonsumsi benar – benar bermanfaat bagi tubuh, kita harus mengolahnya dengan cara yang benar. Karena jika kita salah mengolah suatu bahan makanan, maka manfaat yang sebenarnya bisa kita dapatkan menjadi hilang dan bahkan bisa saja memperburuk kondisi kesehatan tubuh kita. Begitu pula dengan petai, kita harus mengolahnya dengan baik agar manfaatnya dapat dirasakan oleh tubuh kita. Sebelum diolah, sebaiknya pilih petai yang benar – benar memiliki kondisi yang baik, sehingga aman untuk dikonsumsi. Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat dilakukan sebelum mengkonsumsi petai, khususnya bagi penderita penyakit kanker. (Baca juga: Manfaat Apel Untuk Kanker , Makanan yang Dapat Menyebabkan Kanker)

Cara yang Dapat Dilakukan Sebelum Mengkonsumsi Petai

  • Pilih petai yang dalam keadaan masih segar. Untuk membedakan apakah petai tersebut segar atau tidak, kita perlu memperhatikan kondisi fisik dari petai tersebut. Petai yang segar memiliki warna kulit buah yang hijau dan memang terlihat segar. Jika terdapat lubang pada petai, sebaiknya hindari itu. Karena lubang tersebut mengindikasikan bahwa terdapat ulat di dalamnya.
  • Jangan memilih papan petai yang berwarna hitam. Jika papan petai terlihat berwarna hitam, pastikan Anda tidak memilih petai tersebut. Hal ini mengindikasikan bahwa kulit petai telah mengering dan kondisinya sudah tidak segar. Sehingga petai tersebut tidak baik jika dikonsumsi.
  • Jangan disimpan di tempat terbuka. Jika petai masih bersisa karena belum diolah tetapi akan diolah di lain waktu, sebaiknya jangan disimpan di tempat yang memiliki udara terbuka. Ini akan menyebabkan petai menjadi mudah kering. Untuk menjaga kesegaran petai, sebaiknya kupas terlebih dahulu kulitnya kemudian dicuci hingga bersih. Setelah dicuci, masukkan ke dalam wadah dan disimpan ke dalam lemari pendingin agar petai tetap sehat.
  • Cuci bersih petai tersebut. Jika petai yang kita dapatkan penuh dengan kotoran, maka buang kotoran tersebut kemudian dicuci hingga bersih dan kotorannya benar – benar menghilang. Selain itu, petai dapat dibelah menjadi dua bagian kemudian direndam dalam air hangat. Selanjutnya dicuci dengan cara digosok – gosokkan sehingga kotoran yang menempel dapat terlepas dan petai akan siap untuk diolah.
Sponsors Link

Bagi Anda yang sangat percaya dengan manfaat yang terdapat dalam petai, mungkin Anda akan mulai untuk mengkonsumsi petai. Akan tetapi, Anda merasa khawatir dengan bau yang dihasilkan setelah mengkonsumsi petai. Oleh sebab itu, kita perlu mengetahui cara untuk menghilangkan bau setelah mengkonsumsi petai. Berikut adalah pemaparannya. (Baca juga: Manfaat Kacang Almond untuk Pencegahan Kanker , Cara Mencegah Kanker Payudara Sejak Dini)

Cara Untuk Menghilangkan Bau Setelah Mengkonsumsi Petai

  • Rebus petai dalam waktu yang cukup lama. Untuk menghilangkan bau yang terdapat dalam petai, kita dapat merebusnya terlebih dahulu. Waktu perebusan yang diperlukan cukup lama, karena efek dari pemanasan ini dinilai ampuh untuk mengurangi aroma bau yang terdapat dalam petai.
  • Membersihkan mulut setelah mengkonsumsi petai. Menjaga kebersihan mulut sangatlah penting, terutama jika kita sudah mengkonsumsi makanan yang memiliki aroma menyengat seperti petai. Pembersihan mulut yang dapat dilakukan setelah mengkonsumsi petai, yaitu menggosok gigi kemudian berkumur menggunakan produk mouthwash. (Baca Juga: Manfaat Alpukat Untuk Kanker , Manfaat Sambiloto Khusus Untuk Kanker)
  • Memakan mentimun setelah memakan petai. Hal ini dikarenakan mentimun dipercaya dapat menghilangkan bau mulut setelah mengkonsumsi petai. (Baca Juga: Manfaat Daun Afrika Untuk Kanker)
  • Mengunyah kopi bubuk. Selain mentimun, kopi bubuk juga dapat menghilangkan bau di mulut setelah mengkonsumsi petai. Cukup sedikit saja kopi yang dikunyak untuk menghilangkan bau tersebut. (Baca juga: Kopi Bagi Penderita Kanker , Manfaat Ace Maxs untuk Pengobatan Kanker Serviks)
  • Mengunyah beras. Sama halnya dengan kopi bubuk, mengunyah sedikit beras juga dipercaya dapat menghilangkan bau di mulut yang dihasilkan setelah mengkonsumsi petai. (Baca Juga: Manfaat Konsumsi Beras Hitam Untuk Kanker)
  • Memilih petai yang baik. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, agar petai yang dikonsumsi baik untuk tubuh, maka petai yang dipilih pun harus baik pula. Jika petai yang kita dapatkan dalam kondisi baik, maka kita tidak akan ragu untuk mengolahnya.

Itulah pemaparan mengenai manfaat petai untuk kanker dan penyakit lainnya. Meskipun belum ada penelitian yang akurat untuk membuktikan manfaat dari petai tersebut, sebaiknya kita mengetahui kandungan yang ada dalam petai. Semoga bermanfaat. (Baca juga: Manfaat Brokoli Untuk Mencegah Kanker ).

ads

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , , , , , ,
Post Date: Thursday 20th, October 2016 / 10:29 Oleh :
Kategori : Pengobatan