Sponsors Link

10 Manfaat Jahe Untuk Penderita Kanker

ads

Kanker merupakan salah satu pembunuh utama bagi kehidupan manusia. Hal ini dikarenakan adanya penyakit kanker pada tubuh dapat menyebabkan kematian, terutama jika gejala dari adanya penyakit kanker terlambat ditangani. Akan tetapi, penyakit kanker tidak selamanya dapat menyebabkan kematian. (Baca juga: Ciri ciri Awal Kanker Rahim )

Pada tahap-tahap tertentu, kanker dapat disembuhkan atau bahkan dicegah. Penanganan terhadap kanker yang dapat dilakukan, meliputi pencegahan dan pengobatan. Pencegahan dapat dilakukan dengan cara mengenali terlebih dahulu gejala-gejala awal dari adanya sel kanker yang tumbuh pada tubuh kita. Pencegahan juga dapat dilakukan ketika telah melakukan diagnosa. (Baca juga: Ciri-ciri Kanker Payudara Stadium 1 ).

Selain tindakan pencegahan, adapun tindakan pengobatan. Tindakan pencegahan dilakukan ketika kanker belum menyerang organ tubuh atau pada tahap awal. Sedangkan, tindakan pengobatan dilakukan ketika kanker sudah mulai menyerang organ-organ tubuh dan berada pada stadium lanjut. Tindakan pengobatan yang dilakukan dapat berupa pengobatan medis dan pengobatan herbal. Pengobatan medis adalah jenis pengobatan yang menggunakan peralatan kedokteran. Sedangkan, pengobatan herbal merupakan jenis pengobatan dengan memanfaatkan tanaman – tanaman herbal tertentu. (Baca juga: Manfaat Petai Untuk Kanker).

Salah satu tanaman herbal yang bemanfaat untuk mengobati kanker adalah jahe. Jahe dinilai dapat menyembuhkan penyakit kanker, seperti kanker payudara. Suatu penelitian mengatakan bahwa penggunaan jahe dalam mengobati kanker lebih efektif dibandingkan dengan pengobatan yang dilakukan secara medis. Beberapa ahli melakukan penelitian tersebut dengan memanfaatkan ekstrak dari jahe mentah. Hal tersebut dikarenakan jahe memiliki suatu efek anti kanker yang cukup kuat untuk melawan ataupun membunuh sel kanker. Meskipun belum diketahui secara pasti bagaimana jahe dapat membunuh sel kanker tersebut. Dari penelitian terhadap ekstrak jahe mentah tersebut, para ahli kemudian menemukan beberapa manfaat jahe yang menakjubkan terhadap kanker, yaitu sebagai berikut. (Baca juga: Manfaat Daun Afrika Untuk Kanker ).

  1. Menginduksi terjadinya proses Apoptosis

Apoptosis merupakan suatu program “bunuh diri” pada sel – sel kanker. Program ini dapat terfasilitasi oleh tanaman jahe tersebut. Dengan memanfaatkan jahe sebagai pengobatan terhadap kanker, maka sel – sel kanker perlahan akan mati dan dapat dihindari kemunculannya.

  1. Meningkatkan produksi Bax

Bax merupakan suatu gen yang berperan dalam proses apoptesis. Dengan mengkonsumsi jahe sebagai obat kanker, maka produksi gen tersebut akan terus meningkat. Sehingga membantu dalam proses pembunuhan sel – sel kanker yang ada dalam tubuh.

  1. Menurunkan kadar protein Bcl 2

Bcl 2 adalah suatu protein yang berkaitan dengan kanker. Apabila kita mengkonsumsi jahe maka kadar protein tersebut akan menurun. Sehingga sel-sel kanker secara perlahan dapat menghilang.

Sponsors Link

  1. Menurunkan kadar protein lainnya

Protein lainnya disini adalah protein yang berperan dalam proses daur ulang sel kanker. Jika protein ini terus meningkat dan tidak ada tindakan penanganan, sel kanker akan terus tumbuh dan menyerang organ tubuh lainnya. Ekstrak jahe merah dapat membantu dalam menurunkan kadar protein tersebut.

  1. Meningkatkan kadar Inhibitor CDK dan P21

Inhibitor CDK dan P21 adalah suatu anti kanker. Zat ini terdapat dalam tanaman jahe, sehingga apabila dimanfaatkan sebagai obat akan meningkatkan zat tersebut. Inhibitor CDk dan P21 ini akan membantu dalam pencegahan munculnya sel kanker dalam tubuh.

  1. Adanya komponen Gingerol

Gingerol merupakan suatu komponen dalam jahe yang dapat memperlambat atau bahkan mencegah penyebaran sel – sel kanker ke organ tubuh lain yang ada di sekitarnya.

  1. Dapat mencegah penyakit kanker lainnya

Selain kanker payudara, jahe juga dapat mencegah atau mengobati penyakit – penyakit kanker lainnya, seperti kanker hati, kanker paru – paru, kanker kulit, kanker pankreas, serta kanker prostat.

  1. Jahe untuk kanker rahim

Beberapa ahli telah melakukan penelitian terhadap efek kimiawi yang ada dalam jahe terhadap penyakit kanker rahim. Secara selektif, jahe mampu membunuh sel – sel kanker rahim yang kebal terhadap pengobatan yang standar. Dari penelitian tersebut, jahe dapat membunuh sel kanker melalui dua mekanisme, yaitu apoptosis dan autophagy. Apoptosis seperti yang telah dijelaskan pada poin sebelumnya merupakan suatu proses “bunuh diri” secara terprogram yang dilakukan oleh sel kanker itu sendiri. Sedangkan, autofagi merupakan proses penghancuran komponen – komponen sel oleh suatu organel di dalam sel yang dinamakan lisosom. (Baca juga: Tanda tanda Kanker Rahim ).

  1. Jahe untuk kanker prostat

Suatu penelitian dilakukan untuk mengetahui efek tanaman jahe untuk kanker prostat. Para ahli menggunakan ekstrak jahe dengan dosis harian 100 mg/kg berat badan, kemudian dari hasil tersebut terdapat penemuan yang dinilai luar biasa. Hasilnya adalah jahe dapat memperlambat pertumbuhan kanker prostat hingga 56%. Selain itu, pengobatan dengan menggunakan jahe tidak terdeteksi menimbulkan efek samping setelah mengkonsumsinya. (baca juga: Pengobatan Kanker Prostat ).

  1. Jahe untuk kanker ovarium

Kanker ovarium juga termasuk salah satu penyakit kanker yang dapat diatasi dengan jahe. Dalam penelitian yang dilakukan baru – baru ini, ditemukan bahwa sel kanker ovarium mengalami apoptosis sebagai akibat dari suatu zat yang terkandung dalam jahe yang berperan untuk membunuh sel-sel kanker ovarium.

Sponsors Link

Apabila kita menyimak manfaat dari tanaman jahe untuk penyakit kanker di atas, kita akan bertanya – tanya mengenai kandungan atau zat yang terdapat dalam jahe. Sehingga zat – zat tersebut dapat memberikan efek positif bagi penderita penyakit kanker. Untuk lebih mengetahui dan memahami kandungan yang terdapat dalam jahe, berikut ini merupakan pemaparannya. (Baca juga: Manfaat Madu Untuk Penderita Kanker ).

  • Zingirona, merupakan kandungan kimia yang terdapat dalam jahe berupa minyak. Kandungan ini berfungsi sebagai pemberi aroma wangi. Zat ini akan bermanfaat untuk tujuan kecantikan.
  • Bisabolena, sama seperti zat zingirona, kandungan bisabolena merupakan kandungan kimia yang terdapat dalam jahe berupa minyak. Dimana dalam zat tersebut menimbulkan aroma wangi dan bermanfaat bagi kecantikan.
  • Zigiberol, atau bisa disebut juga zingiberen merupakan suatu senyawa yang terdapat dalam jahe yang menyebabkan aroma khas pada minyak jahe.
  • Kurkumen, merupakan suatu zat aktif yang mempunyai efek menurunkan trigliserida.
  • Adapun zat lainnya, seperti filandrena, gingerol, dan resin pahit.

Meskipun manfaat dari jahe sudah banyak terbukti, akan tetapi masih diperlukan penelitian lebih lanjut agar manfaat – manfaat tersebut terbukti kefektifan dan keamanannya. Jahe merupakan salah satu tanaman rimpang yang berasal dari negara Cina, dimana tanaman tersebut sudah digunakan untuk pengobatan selama ribuan tahun. Adapun suatu resep atau ramuan yang dapat diaplikasikan dalam rangka mengobati kanker dengan menggunakan tanaman jahe. Ramuan ini membuktikan tidak adanya efek samping yang timbul setelah mengkonsumsi jahe. Berikut ini adalah tahapannya. (Baca juga: Manfaat Apel Untuk Kanker ).

  • Siapkan dua buah jahe yang sudah dibersihkan kemudian dipotong – potong sesuai keinginan.
  • Campurkan jahe dengan 500 gram madu, disarankan madu organik.
  • Campuran tersebut harus disimpan dalam botol kaca agar tahan lama.
  • Cara menggunakan atau mengkonsumsinya, yaitu dilakukan setengah jam sebelum makan sebanyak satu sendok teh dalam 3 – 4 kali sehari.
  • Manfaat yang dirasakan akan timbul setelah dua sampai tiga hari.

Penggunaan jahe sebagai obat herbal terutama dalam pengobatan penyakit kanker dinilai tidak menimbulkan efek samping yang berlebihan. Tetapi kita perlu mengetahui beberapa efek samping yang timbul setelah mengkonsumsi jahe tersebut. Efek samping timbul karena tubuh belum terbiasa menerima kandungan atau zat yang terdapat dalam jahe. Berikut ini adalah pemaparan dari efek sampingnya.

  • Kehamilan: bagi ibu hamil, mengkonsumsi jahe tidak disarankan, karena akan timbul kekhawatiran bahwa jahe mempengaruhi hormon seksual yang ada pada janin. Hal tersebut akan menyebabkan keguguran. Selain itu, ada kekhawatiran lain bahwa jahe dapat meningkatkan risiko pendarahan, sehingga para ahli tidak menyarankan untuk tidak mengkonsumsi jahe menjelang waktu kelahiran.
  • Masa menyusui: bagi ibu yang sedang menyusui, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu pada dokter apabila ingin mengkonsumsi jahe. Meskipun belum diketahui secara jelas efek samping yang ditimbulkan oleh jahe ketika dikonsumsi selama masa menyusui.
  • Diabetes: jahe diketahui dapat menurunkan kadar gula darah, tetapi dalam mengkonsumsinya harus disesuaikan dengan dosis yang diresepkan terlebih dahulu melalui konsultasi dengan dokter.
  • Gangguan jantung: apabila jahe dikonsumsi dalam dosis tinggi, akan menimbulkan masalah bagi kesehatan jantung.

Itulah pemaparan mengenai manfaat jahe bagi penyakit kanker. Sebelum melakukan pengobatan terhadap suatu penyakit, sebaiknya lakukan konsultasi terlebih dahulu pada dokter, untuk memastikan bahwa langkah yang dilakukan merupakan langkah yang tepat.

ads

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , , ,
Post Date: Monday 31st, October 2016 / 05:23 Oleh :
Kategori : Pengobatan

Parse error: syntax error, unexpected end of file in /home/faktakankerco/public_html/wp-content/themes/kanker/footer.php on line 64