Sponsors Link

5 Khasiat Asparagus untuk Kanker

Sponsors Link

Asparagus termasuk dalam kelompok rizoma yaitu batang yang berada di dalam tanah. Ukuran diameter batang asparagus hanya sebesar 1 centimeter. Batang asparagus memiliki ruas-ruas yang berfungsi sebagai tempat tumbuhnya daun. Selain itu, tanaman asparagus memiliki keunikan yaitu jenis asparagus jantan dan betina. Asparagus biasanya tumbuh di dataran tinggi dan berhawa sejuk. Tanaman ini cukup banyak dibudidayakan oleh masyarakat yang hidup di dataran tinggi. Karena harganya yang cukup menggiurkan, sehingga memungkinkan untuk petani memperoleh keuntungan.

Sponsors Link

Tanaman asparagus diyakini dapat digunakan untuk mengobati berbagai penyakit kanker, antara lain penyakit kanker kulit, kanker paru-paru, kanker usus, kanker prostat, dan kanker kandung kemih. Adapun khasiat asparagus untuk kanker adalah sebagai berikut:

  1. Sebagai makanan pencegah kanker

Asparagus kaya akan kandungan zat antioksidan, sehingga dengan mengkonsumsi asparagus sesuai dosis dapat meningkatkan kekebalan tubuh dari berbagai macam penyakit terutama kanker.

  1. Agen Detoksifikasi atau mencegah infeksi

Asparagus sebagai agen detoksifikasi artinya melindungi tubuh dari serangan berbagai macam virus dan jamur. Asparagus dapat mencegah infeksi, salah satunya adalah infeksi saluran kandung kemih. Perlu diketahui bahwa infeksi saluran kandung kemih merupakan salah satu gejala kanker kandung kemih. Sedangkan pada penderita kanker, asparagus sendiri dapat mempercepat penyembuhan luka setelah operasi maupun mencegah terjadinya infeksi dari luka akibat operasi maupun sel kanker itu sendiri.

  1. Membunuh sel-sel kanker

Asparagus memiliki kandungan asparagin yang dapat membunuh sel-sel kanker. Oleh karena itu, asparagus juga dapat digunakan sebagai salah satu pengobatan alternatif untuk menyembuhkan kanker.

  1. Meringankan efek kemoterapi kanker

Kemoterapi kanker selalu memberikan efek kepada tubuh. Hal ini dikarenakan tubuh mengalami perubahan sel-sel akibat radiasi yang dipancarkan ke bagian tubuh yang terkena kanker. Dengan mengkonsumsi asparagus, daya tahan tubuh penderita akan semakin meningkat dan juga terhindar dari perasaan mual, pusing berlebih. Selain itu kondisi tubuhnya akan berangsur membaik dikarenakan asparagus juga sekaligus membunuh sel-sel kanker.

  1. Menurunkan tingkat stress penderita

Asparagus berfungsi sebagai anti depressan, sehingga penderita yang cenderung merasa tertekan memikirkan kondisi dan proses pengobatan kanker itu sendiri. Dengan mengkonsumsi asparagus akan memberikan ketenangan pada sistem saraf, sehingga penderita tetap merasa tenang.

Sponsors Link

Kandungan Asparagus untuk Pencegahan Kanker

Khasiat asparagus untuk kanker tentu saja tidak lepas dari peran zat yang terkandung di dalamnya. Berikut ini merupakan zat berkhasiat yang terkandung di dalam asparagus :

  1. Riboflavin

Riboflavin adalah vitamin B2, masih termasuk dalam senyawa antioksidan. Biasanya, riboflavin digunakan untuk mencegah peradangan yang terjadi pada bagian tubuh manusia. Sebagai contoh peradangan yang mungkin dialami adalah peradangan pada tenggorokan dan peradangan pada lidah.

  1. Niasin

Niasin adalah vitamin B3. Niasin pada asparagus bermanfaat bagi tubuh untuk membantu kesehaan kulit, sistem syaraf, dan memperlancar sistem pencernaan. Didukung dengan asparagus yang kaya akan serat membantu mengurangi masalah pencernaan dan mencegah terjadinya kanker usus.

  1. Tiamin

Tiamin adalah vitamin B1. Vitamin B1 memliki manfaat untuk mencegah terjadinya penyakit beri-beri. Tiamin juga berfungsi untuk metabolisme energi, sehingga memberikan nutrisi kepada sistem syaraf dan otot untuk bergerak.

  1. Asparagin

Asparagin merupakan asam amino non esensial yang berfungsi untuk mencegah kanker. Asparagin memiliki sifat enzim yang berguna untuk menghancurkan sel kanker. Oleh karena itulah asparagus berfungsi untuk mengobati kanker.

Cara Pengolahan Asparagus

Zat-zat tersebut dapat hilang jika asparagus tidak diolah dengan cara yang tepat, sehingga diperlukan pengetahuan bagaimana mengolah asparagus secara tepat. Berikut ini merupakan resep cara mengolah asparagus menjadi hidangan lezat yang menyehatkan.

  • Siapkan bahan-bahan seperti bawang putih, bawang merah, gula, garam, ebi, dan asparagus yang telah dibersihkan dan dipotong-potong sesuai selera
  • Panaskan minyak dengan wajan, dan tumis potongan bawang putih dan bawang merah. Usahakan potongan bawang putih lebih banyak dibandingkan bawang merah. Gunakan perbandingan 4 siung bawang putih dengan 2 siung bawang merah. Tumis hingga menghasilkan aroma yang harum.
  • Tambahkan sedikit air, lalu tambahkan gula dan garam secukupnya. Kemudiang masukkan potongan asparagus tadi dan tambahkan ebi.
  • Jika Anda ingin rasa yang lebih mantap, anda bisa menambahkan kecap manis secukupnya pada saat menumis asparagus.
  • Setelah matang, angkat hasil tumisan dan siap disajikan.

Selain diolah sebagai tumisan, asparagus juga dapat diolah sebagai jus. Dapat dicampurkan dengan bahan sampingan seperti madu, sayur bayam, wortel, dan buah lemon. Anda dapat mengkonsultasikan dengan ahli gizi maupun dokter terkait dengan kombinasi yang dapat dibuat dan dosis yang dapat Anda konsumsi. (Baca juga : Manfaat wortel untuk kanker)

Sponsors Link

Manfaat Asparagus untuk Kesehatan

Disamping menyehatkan, ternyata mengkonsumsi asparagus secara berlebihan dapat memberikan efek samping. Efek samping yang dapat ditimbulkan karena konsumsi asam lambung berlebih adalah sebagai berikut:

  1. Perut kembung

Asparagus yang kaya akan kandungan karbohidrat memerlukan proses untuk dicerna oleh tubuh. Sehingga apabila sistem pencernaan bekerja ekstra untuk mencerna asparagus yang berlebih, maka sistem akan terhenti sementara dan lambung akan menghasilkan gas sehingga berdampak pada rasa kembung karena lambung dipenuhi oleh gas.

  1. Mempengaruhi hormon

Pada ibu hamil dan menyusui, disarankan untuk tidak mengkonsumsi asparagus pada jumlah yang terlalu banyak. Hal ini dikarenakan asparagus dapat menggangu keseimbangan hormon.

  1. Alergi

Bagi seseorang yang memiliki alergi terhadap bawang-bawangan, kemungkinan harus berhati-hati jika akan mengkonsumsi olahan asparagus. Hal ini memungkinkan dapat juga terkena alergi karena mengkonsumsi olahan asparagus. Gejala alergi dapat gatal-gatal, pembengkakan beberapa bagian tubuh, sesak napas, mual, dan bibir membiru.

  1. Penyebab batu ginjal

Pada konsumsi asparagus kadar sesuai dengan dosis dapat mengobati batu ginjal. Namun jika mengkonsumsi terlalu banyak, kandungan purin yang ada dalam asparagus malah dapat menyebabkan batu ginjal.

ads

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , , , , ,
Post Date: Thursday 07th, April 2016 / 03:55 Oleh :
Kategori : Pengobatan