Sponsors Link

Manfaat Singkong Untuk Penderita Kanker

ads

Kanker merupakan salah satu penyakit yang mematikan. Jika penyakit ini terlambat ditangani maka besar kemungkinan orang yang mengidapnya akan mengalami kematian yang disebabkan oleh penyakit kanker. Meskipun kanker merupakan penyakit yang mematikan, tetapi bukan berarti penyakit ini tidak dapat disembuhkan. Apabila kita sudah mengenal gejala-gejalanya sejak dini, maka kita dapat melakukan penanganan secepat mungkin. Penanganan yang dilakukan dapat berupa pencegahan ataupun pengobatan. (Baca juga: Manfaat Nanas Untuk Kanker )

Banyak sekali pengobatan yang dapat dilakukan untuk mengatasi kanker, baik secara medis maupun tradisional. Ada beberapa bahan alami yang sering kita temukan sehari-hari untuk mengatasi penyakit kanker melalui metode pengobatan tradisional atau herbal. Bagi seseorang yang meyakini pengobatan herbal merupakan cara yang paling ampuh untuk mengatasi kanker, maka bisa dibilang cara tersebut patut untuk dicoba. Salah satu bahan yang dapat dijadikan untuk mengatasi penyakit kanker adalah singkong. Singkong merupakan tanaman yang tergolong dalam umbi-umbian yang banyak ditemukan dimana saja khususnya di Indonesia, sehingga kita tidak akan kesulitan untuk mendapatkan bahan tersebut. Selain itu, singkong dikenal sebagai sumber makanan pokok yang kaya akan kandungan karbohidratnya selain nasi. (Baca juga: Manfaat Jahe Untuk Kanker )

Tidak banyak masyarakat yang menyadari manfaat dari singkong untuk kesehatan. Terkadang orang lain menganggap sepele tanaman ini tanpa mengetahui kandungan yang ada di dalamnya. Meskipun singkong dipandang sebelah mata sebagai salah satu bahan makanan, tetapi terdapat manfaat yang luar biasa bagi kesehatan. Salah satu penyakit yang dapat diatasi dengan singkong adalah penyakit kanker. (Baca juga: Manfaat Akupresur Untuk Kanker )

Manfaat singkong untuk kanker diyakini dapat mengobati penyakit kanker prostat dan kanker kandung kemih. Akan tetapi, belum terdapat penelitian yang mendukung kebenaran dari manfaat singkong tersebut. Namun secara umum kita patut mengetahui manfaat yang terkandung di dalam singkong, khususnya untuk mengatasi penyakit kanker. Berikut ini merupakan pemaparannya.

  1. Singkong mampu melawan kanker

Singkong memiliki kandungan B17 yang disebut juga dengan Amygdaline. Zat tersebut merupakan vitamin yang dipandang efektif dalam mengobati penyakit kanker sejak abad ke 18. Akan tetapi, penelitian yang dilakukan untuk mengetahui manfaat dari vitamin tersebut masih belum mendukung untuk membuktikan kebenarannya. Amygdaline merupakan suatu gilkosida, dimana obligasi untuk nutrisi lain dengan gula dan gilkosida sering digunakan dalam berbagai pengobatan untuk memudahkan dalam penguraian dan penyerapan nutrisi yang ada dalam tubuh. Jika vitamin B17 ini dilakukan ekstaksi, maka akan menjadi laetrile, dimana zat tersebut sering digunakan dalam mengobati penyakit kanker. (Baca juga: Manfaat Petai Untuk Kanker )

  1. Singkong mampu membunuh sel-sel kanker

Kandungan vitamin B17 yang ada dalam singkong diyakini dapat meningkatkan kemampuan tubuh untuk melawan sel-sel kanker yang ada dalam tubuh. Akan tetapi, kita tidak cukup jika hanya mengkonsumsi vitamin tersebut saja untuk mengatasi kanker. Diperlukan dukungan dari vitamin yang lainnya agar vitamin B17 tersebut dapat bekerja secara efektif untuk melawan sel kanker.

  1. Singkong sebagai anti kanker

Singkong dipercaya dapat menyembuhkan kanker karena kandungan glukosida yang ada di dalamnya. Karena kandungan zat ini dapat memicu untuk memproduksi vitamin B17 yang telah dibahas sebelumnya. Vitamin B17 ini ternyata merupakan suatu zat yang dapat berfungsi sebagai zat anti kanker, meskipun belum ada data empiris yang dapat menguatkan manfaat tersebut.

sponsored links
  1. Manfaat singkong lainnya bagi kesehatan

Selain untuk mengatasi penyakit kanker, singkong juga memiliki manfaat lainnya bagi kesehatan dilihat dari kandungannya, di antaranya adalah sebagai berikut: (Baca juga: Manfaat Daun Afrika Untuk Kanker )

  • Kandungan kalori dua kali lipat. Zat inilah yang menjadi sumber utama dari kandungan karbohidrat yang ada pada singkong. Oleh sebab itu, singkong dapat dijadikan sumber energi bagi tubuh karena kandungan kalori yang terdapat di dalamnya.
  • Rendah lemak. Singkong ini memiliki kadar lemak yang rendah jika dibandingkan dengan tumbuhan lainnya, seperti sereal atau kacang-kacangan. Walaupun demikian, singkong memiliki protein lebih banyak dibandingan sumber makanan lainnya.
  • Bebas gluten. Seperti tanaman umbi-umbian lainnya, singkong juga bebas dari kandungan gluten atau pati. Karenanya, bahan makanan tersebut banyak digunakan untuk mempersiapkan makanan khusus dalam pengobatan penyakit celiac. Celiac merupakan suatu penyakit dimana secara medis diketahui adanya kerusakan pada usus halus yang menyebabkan penurunan kemampuan dalam pencernaan.
  • Sumber moderat dari kelompok vitamin B. Singkong merupakan sumber moderat dari beberapa kelompok vitamin B kompleks yang berharga. Sumber-sumber tersebut, seperti folat, thiamin, vitamin B6, riboflavin, dan asam pantotenat. Kandungan vitamin ini dapat membantu dalam produksi sel darah merah untuk mencegah anemia. Selain itu, kandungan B17 berfungsi untuk menghancurkan enzim penyebab kanker.
  • Sumber utama dari beberapa mineral penting. Singkong merupakan salah satu sumber utama dari beberapa kandungan mineral penting, seperti seng, magnesium, tembaga, besi, mangan, serta kalium. Kalium merupakan salah satu komponen penting dari sel dan cairan tubuh yang akan membantu dalam mengatur denyut jantung dan tekanan darah.
  • Sumber serat. Mengkonsumsi makanan yang mengandung serat sangat bermanfaat khususnya bagi kesehatan. Karena kandungan serat tersebut dapat menurunkan tekanan darah, menjaga kadar kolesterol yang ada dalam tubuh, dan dapat melancarkan pencernaan. Selain rendah lemak, singkong memiliki kandungan serat yang tinggi sehingga tidak akan menimbulkan kekhawatiran mengalami obesitas.
  • Sumber vitamin K. Vitamin K yang terkandung dalam singkong berfungsi sebagai zat yang dapat membantu dalam membatasi kerusakan syaraf-syaraf yang ada dalam otak, sehingga dapat menghindari adanya kerusakan pada syaraf. (Baca juga: Madu Untuk Penderita Kanker )

Meskipun singkong memiliki manfaat yang luar biasa khususnya bagi kesehatan, tetapi kita tidak dapat mengkonsumsinya dengan sembarangan. Apabila cara pengolahan atau konsumsinya tidak dilakukan dengan benar, maka akan membahayakan kesehatan. Berikut ini merupakan beberapa cara aman yang dapat dilakukan untuk mengkonsumsi singkong agar manfaat yang terkandung di dalamnya dapat dirasakan oleh tubuh. (Baca juga: Kopi Bagi Penderita Kanker )

  • Sebelumnya, kita perlu mengetahui kandungan lainnya yang terdapat dalam singkong. Terdapat suatu senyawa beracun alami yang disebut dengan glikosida sianogen linamarin dan metil – linamarin. Jika singkong dikonsumsi dalam keadaan mentah, dapat berisiko mengalami keracunan. Efek sampingnya seperti sakit perut, mual dan muntah, pusing, atau bahkan dapat menimbulkan kematian karena kandungan racunnya yang sangat tinggi pada jenis singkong tertentu.
  • Ada cara yang dilakukan dapat menghilangkan racun yang berada dalam singkong, seperti pengupasan kulit singkong, pengeringan di bawah sinar matahari, serta merebus dan merendam singkong. Cara – cara tersebut secara langsung maupun tidak langsung dapat menguapkan senyawa racun yang ada dalam singkong, sehingga singkong akan aman untuk dikonsumsi.
  • Untuk menjaga kesehatan tubuh, kita perlu mengolah singkong dengan cara yang benar. Sebaiknya, dalam mengolah singkong dilakukan dengan cara direbus atau dikukus, dan tidak digoreng. Hal ini dilakukan untuk menghindari kandungan lemak yang timbul akibat proses penggorengan yang tidak sehat.
  • Ada baiknya jika kita tidak mengkonsumsi singkong yang sudah disimpan terlalu lama. Hal ini dikarenakan adanya kekhawatiran yang timbul akibat senyawa beracun yang semakin bertambah pada singkong dan membahayakan tubuh. Apabila singkong sudah tidak layak untuk dikonsumsi, maka akan ditandai dengan timbulnya garis-garis pada daging dan terjadi perubahan warna pada setiap ujung-ujungnya menjadi berwarna agak keabu – abuan. Segera musnahkan atau buang singkong yang memiliki tanda-tanda tersebut, karena akan sangat berbahaya jika dikonsumsi.
Sponsors Link

Selain beberapa tips di atas, adapun tips yang dapat dilakukan dalam rangka memandu mengenai cara sehat untuk memasak ataupun mengkonsumsi singkong. Hal ini diyakini cukup efektif untuk mengatasi ganasnya serangan sel – sel kanker yang ada dalam tubuh. Berikut ini adalah pemaparannya. (Baca juga: Manfaat Apel Untuk Kanker )

  • Pilihlah singkong yang masih dalam kondisi segar, tidak terdapat noda biru.
  • Rebus dan jangan tutup panci selama memasak. Hal ini dilakukan untuk membantu penguapan kadar asam midrosianik yang berlebih.
  • Hindari mengkonsumsi makanan yang mengandung jahe setelah mengkonsumsi singkong. Bila perlu, tentukan jarak waktu minimal 8 jam setelah mengkonsumsi singkong untuk mengkonsumsi jahe.

Itulah pemaparan mengenai manfaat singkong bagi penyakit kanker beserta tips yang dapat dilakukan dalam mengkonsumsi bahan makanan tersebut. Semoga bermanfaat. (Baca juga: Tanda-tanda Kanker Otak )

ads

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , ,
Post Date: Thursday 03rd, November 2016 / 06:24 Oleh :
Kategori : Pencegahan