Sponsors Link

7 Manfaat Konsumsi Beras Hitam Untuk Kanker

ads

Beras hitam merupakan salah satu jenis species beras selain beras putih dan beras merah. Beras hitam tentu saja berbeda dengan ketan hitam. Beras hitam memiliki kandungan nutrisi yang cukup kompleks, sehingga dengan mengkonsumsi beras hitam akan memberikan berbagai macam manfaat bagi tubuh khususnya sebagai pencegahan berbagai macam penyakit. Beras hitam terkenal berfungsi untuk mencegah penyakit kanker. Mengapa demikian? Ya, karena beras hitam memiliki kandungan yang cukup kompleks. Sehingga beras hitam digolongkan ke dalam makanan sehari-hari pencegah kanker. Berikut merupakan manfata beras hitam untuk  kanker berdasarkan kandungannya.

  1. Vitamin B1

Beras hitam memiliki kandungan vitamin B1 dan mineral yang lebih tinggi dibandingkan dengan beras putih. Kandungan vitamin B1 yang termasuk senyawa antioksidan memberikan manfaat pada tubuh melindungi dari radikal bebas yang dapat memicu tubuh terserang kanker. Senyawa antioksidan pada beras hitam dinilai sangat penting untuk pencegahan penyakit kanker dikarenakan mampu menetralisir radikal bebas dengan menyalurkan elektronnya untuk menghampat spesies oksigen dan nitrogen yang dapat merusak sel tubuh.

  1. Vitamin B3

Vitamin B3 memiliki manfaat untuk menjaga sirkulasi darah, merawat kulit., serta menjaga fungsi otak agar tetap bekerja secara normal. Selain memberikan manfaat merawat bagian-bagian tubuh tersebut, vitamin B3 juga berfungsi untuk mencegah terjadinya kanker kulit. Vitamin B3 dapat mencegah kepikunan dan juga dengan nutrisi pendukung yang lain vitamin B3 ini juga mampu mencegah terjadinya kanker otak.

  1. Vitamin B6

Vitamin B6 membantu asam amino untuk memperlancar proses metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein untuk menghasilkan energi bagi tubuh.

  1. Vitamin E

Manfaat vitamin E di dalam beras hitam tidak kalah penting untuk pengobatan kanker. Meskipun kandungan di dalam beras hitam tidak terlalu banyak, namun tetap dapat memberikan manfaat untuk meningkatkan ketahanan tubuh orang yang mengkonsumsi. Selain itu, pada penderita kanker, vitamin E dapat membantu untuk mengurangi efek kemoterapi kanker.

Sponsors Link

  1. Mangan

Mangan merupakan antioksidan kuat untuk melindungi tubuh dari radikal bebas. Selain itu mangan juga berfungsi sebagai zat pendukung enzim untuk pembentukan tulang. Mineral mangan juga membantu tubuh agar dapat menyerap nutrisi dari hasil pencernaan secara optimal.

  1. Zat besi

Beras hitam memiliki kandungan zat besi sekitar 15.52 ppm membantu tubuh dalam memproduksi  hemoglobin pada sel darah merah. Produksi hemoglobin selain dapat mengatasi anemia, juga dapat membantu penderita kanker darah untuk meningkatkan sel darah merah sehingga ketahanan tubuh dapat tetap terjaga.

  1. Antosianin

Beras hitam memiliki kandungan Antosianin yang juga berfungsi sebagai antioksidan sekaligus antikolesterol. Maka dari itulah selain berfungsi untuk mencegah penyakit kanker, kandungan antosianin pada beras hitam juga berfungsi menjaga kolesterol di dalam tubuh tetap stabil sehingga menurunkan resiko terserang penyakit jantung. Antioksidan di dalam beras hitam juga berfungsi untuk membantu tubuh dalam melakukan regenerasi sel yang mengalami kerusakan.

Berikut ini merupakan beberapa manfaat beras hitam untuk penderita kanker:

  • Mencegah terkena penyakit kanker, seperti kanker kulit dan kanker otak
  • Mengurangi perasaan mual, pusing, akibat dari efek kemoterapi
  • Meningkatkan stamina tubuh
  • Menambah sel darah merah sehingga penderita tidak mengalami kurang darah
  • Menurunkan gula darah, sehingga mempercepat proses penyembuhan luka operasi
  • Memperlancar peredaran darah, sehingga organ tubuh penderita kanker dapat dipastikan memperoleh suplay oksigen
Sponsors Link

Beras hitam memiliki karakteristik bulir beras yang berwarna hitam. Pada pigmen hitam inilah kaya akan antosianin. Selain itu beras hitam merupakan tanaman yang berumur panjang. Berbeda dengan beras putih yang hanya membutuhkan 108-116 hari, relatif lebih singkat. Karena faktor usia panen tersebutlah yang membuat petani di Indonesia enggan menanam beras hitam meskipun harga jualnya relatif lebih mahal.

Pengolahan Beras Hitam

Pengolahan beras hitam berbeda dengan beras putih biasa. Memasak beras hitam membutuhkan air lebih banyak dibandingkan dengan beras putih. Setelah membilas beras hingga bersih diamkan beras selama kurang lebih 30 menit sehingga beras dapat menyerap air secara maksimal. Dampak yang diberikan adalah ketika dimasak, beras akan lebih punel. Saat Anda sudah selesai memasak beras hitam jangan menutup nasi terlalu lama, karena uap nasi dapat menyebabkan nasi menjadi terlalu lembek bahkan dapat menjadi bau. Untuk penyimpanan yang benar, nasi hitam yang sudah masak selama kurang lebih 10 menit, dapat Anda buka penutupnya, untuk mengeluarkan uap nasi secara merata.

Untuk pencegahan berbagai macam penyakit Anda diharuskan untuk mengkonsumsi beras hitam secara rutin. Anda bisa melakukan kombinasi nasi hitam dengan sayur-sayuran, kaldu ayam untuk memberikan rasa gurih, buah-buahan, dan menambahkan rempah-rempah sesuai selera. Dalam mengkonsumsi nasi hitam, Anda tidak perlu khawatir akan mempengaruhi kondisi lambung Anda dikarenakan nasi hitam kaya akan serat sehingga lambung tidak perlu bekerja keras untuk mencerna makanan. Biasakan pola hidup sehat, mencegah lebih baik daripada mengobati.

ads

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , , , , , , , ,
Post Date: Monday 04th, April 2016 / 08:03 Oleh :
Kategori : Pencegahan