Sponsors Link

8 Manfaat Antioksidan Untuk Pencegahan Kanker

Sponsors Link

Antioksidan merupakan hasil penemuan di bidang kesehatan sekitar tahun 1990-an. Kemajuan teknologi dibidang ilmu kesehatan telah membuka pintu baru untuk pengobatan berbagai macam penyakit. Kemunculan berbagai macam penyakit sebagai akibat perkembangan teknologi kehidupan membuat peningkatan polusi di muka bumi sehingga seiring dengan kemajuan tersebut, tubuh akan semakin sering mendapatkan serangan zat-zat berbahaya baik bakteri maupun virus. Pada beberapa kali serangan, mungkin tubuh dapat bertahan menghadapi, namun ketika sudah terlalu sering, maka semakin lama tubuh akan mengalami penurunan kondisi, hingga akhirnya tidak menutup kemungkinan tubuh manusia dapat terserang wabah penyakit maupun mengalami kerusakan sel.

Sponsors Link

Berdasarkan alasan itulah, para ilmuwan dan ahli kesehatan melakukan berbagai macam penelitian untuk menemukan sesuatu yang dapat menangkal segala macam zat berbahaya atau yang saat ini biasa dikenal dengan radikal bebas. Setelah melakukan berbagai macam penelitian, barulah para ahli menemukan senyawa yang dinilai sebagai solusi untuk menanggulangi berbagai macam masalah kesehatan, yaitu senyawa antioksidan. Senyawa ini sangat banyak terkandung di dalam buah-buahan dan sayur-sayuran. Buah dan sayuran yang kaya akan kandungan zat antioksidan inilah tergolong dalam makanan pencegah kanker yang dapat dikonsumsi setiap hari.

Mengapa tubuh membutuhkan senyawa antioksidan?

Saat dihadapkan dengan radikal bebas, tubuh harus bekerja ekstra keras agar dapat tetap berada pada kondisi yang seimbang. Hal ini dikarenakan, saat tubuh berhadapan dengan senyawa radikal bebas, tubuh akan mengalami berbagai macam kerusakan sel yang disebabkan oleh virus, infeksi kuman, polusi, bakteri, dan pencurian nutrisi tubuh oleh senyawa radikal bebas lainnya. Senyawa antioksidan selain memiliki kemampuan untuk menangkal, namun juga dapat membantu memberikan nutrisi tambahan kepada sel tubuh yang rusak sehingga dapat segera melakukan regenerasi sel. Jika tubuh kekurangan senyawa antioksidan, akan banyak sel tubuh yang mengalami kerusakan, sehingga tidak menutup kemungkinan akan terjadi berbagai macam masalah kesehatan, yaitu salah satunya adalah berbagai jenis kanker.

Secara umum, ada banyak senyawa antioksidan yang ada di sekitar kita, dan sudah cukup banyak manfaat yang dirasakan ketika mengkonsumsi secara rutin. Beberapa di antaranya adalah vitamin C, vitamin E, karotenoid, vitamin A, beta-karoten, dan kandungan mineral yang terdapat di dalam flavonoid, fenol, polifenol, glutathione, dan lain sebagainya. Antioksidan merupakan senyawa zat kimia yang memiliki struktur kimia rumit dengan berbagai macam sifat. Oleh karena itulah manfaat senyawa antioksidan tidak hanya sebagai penangkal radikal bebas saja. Sifat setiap senyawa yang berbeda tentu akan membutuhkan perlakuan yang berbeda dan memberikan manfaat yang berbeda.

Sponsors Link

Manfaat Antioksidan Untuk Mengobati Penyakit Kanker

Adapun 8 manfaat antioksidan untuk kanker adalah sebagai berikut:

  1. Melindungi tubuh dari senyawa radikal bebas

Saat tubuh terserang senyawa radikal bebas, tidak menutup kemungkinan akan terjadi perubahan DNA sehingga mengakibatkan mutasi gen, yang berujung pada munculnya penyakit kronis seperti kanker. Salah satu contoh penyakit kanker yang mungkin adalah kanker mata dan kanker payudara. Oleh karena itulah penting untuk mewaspadai perubahan yang terjadi pada kondisi tubuh diri sendiri dan segera mengkonsultasikan pada dokter. Bisa jadi perubahan tersebut merupakan gejala kanker.

  1. Membantu regenerasi sel-sel tubuh yang telah rusak

Pada penderita yang mengalami kanker, sudah dapat dipastikan bahwa banyak sel tubuh yang sehat dirusak oleh sel kanker. Begitu juga ketika melakukan pengobatan dengan metode kemoterapi. Selain membunuh sel kanker, akan ada beberapa sel tubuh yang sehat menjadi rusak akibat efek radiasinya. Beberapa contoh kerusakan sel adalah pada kanker darah terjadi kerusakan sel darah merah dan trombosit dan kemudian pada kanker hati terjadi kerusakan sel pada organ hati.

  1. Menghambat pertumbuhan sel kanker

Dengan konsumsi senyawa oksidan yang memadai, regenerasi sel dapat menghambat pertumbuhan sel kanker. Selain itu, secara perlahan-lahan, sel kanker akan diputuskan nutrisinya oleh senyawa antioksidan, hingga sel kanker mengalami kerusakan.

  1. Meningkatkan daya tahan tubuh

Hampir sebagian besar penderita kanker akan mengalami penurunan daya tahan dan kondisi tubuh. Ada banyak faktor yang menjadi penyebab, mulai dari banyaknya sel tubuh yang rusak, adaptasi tubuh, efek dari kemoterapi, dan menurunnya nafsu makan. Senyawa antioksidan membantu tubuh untuk melakukan regerasi sel tubuh, sehingga secara otomatis sel tubuh kembali berfungsi secara seimbang.

  1. Mencegah penderita kanker dari berbagai macam penyakit pengikut sebagai dampak dari proses pengobatan

Tidak jarang penyakit utama memiliki penyakit pengikut sebagai akibat dari tingkat kronis kondisi pasien. Sebagai contoh adalah hepatitis yang berujung pada kanker hati, kemudian disertai dengan penyakit kuning, lambung, dan lain sebagainya sehingga dapat berpotensi menyebabkan kematian penderita. Dengan mengkonsumsi senyawa antioksidan secara cukup dan teratur, maka kondisi tersebut dapat tertanggulangi dikarenakan sistem tubuh yang mulai seimbang.

Sponsors Link

  1. Mengurangi efek kemoterapi kanker

Senyawa antioksidan memiliki peran besar dalam menjaga pasien yang menjalani kemoterapi kanker. Dengan gabungan fungsi pada poin 2, 3 dan 4, maka secara tidak langsung penderita akan terhindar dari perasaan mual, pusing yang hebat, dan kulit yang kering. Selain itu juga meredakan rasa nyeri yang ditimbulkan dari pembengkakan area tubuh yang terkena sel kanker. Sebagai contoh pada kanker payudara, kanker serviks, kanker mata, dan kanker kelenjar getah bening.

  1. Melindungi sistem saraf

Salah satu yang dilakukan oleh senyawa radikal bebas adalah melakukan pencurian elektron. Jika hal ini terus menerus dilakukan maka tidak menutup kemungkinan tubuh akan kehilangan keseimbangan dan dapat terjadi penyakit seperti stroke, kanker otak, dan penyakit lainnya. Oleh karena itulah penting untuk selalu mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran yang kaya akan senyawa antioksidan.

  1. Membantu sel darah merah dalam proses pendistribusian oksigen keseluruh organ tubuh

Beberapa senyawa antioksidan seperti vitamin E memiliki manfaat untuk mengikat oksigen di dalam darah, dan membantu proses distribusi kepada seluruh organ vital tubuh.

Baca Artikel Terkait: 3 Manfaat Vitamin E Untuk Kanker

ads

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , , ,
Post Date: Sunday 24th, April 2016 / 15:15 Oleh :
Kategori : Pencegahan