Sponsors Link

8 Metode Pengobatan Kanker Tulang sesuai Jenisnya

ads

Kanker, merupakan salah satu penyakit yang mengerikan. Bagi siapapun yang  mendengar kata kanker, apalagi divonis menderita kanker, pasti akan mengalami rasa putus asa, takut dan khawatir. Namun, sebaiknya Anda mengubah mindset tersebut. Kanker bisa disembuhkan, asalkan Anda sabar dan percaya bahwa kesembuhan itu sangat mungkin terjadi. (Baca Juga: Kanker Tulang dan Pengobatannya Secara Umum)

Salah satu kanker yang bisa menyerang manusia adalah kanker tulang. Meski kanker tulang tidak terlalu sering terdengar kasus atau beritanya, Anda tetap harus mewaspadai kemungkinan terjadinya kanker tulang.

Pengertian Kanker Tulang

Kanker tulang adalah tumor ganas yang menyerang tulang. Tumor ganas, atau kanker, akan menghancurkan sel tulang yang sehat dan sel kanker akan menggantikan sel tulang yang hancur tersebut. (Baca juga: Bahaya Kanker Tulang Belakang , Ciri ciri Awal Penderita Kanker Otak)

Tumor tulang tidak selalu berbahaya. Sebagian kasus tumor yang menyerang tulang termasuk tumor jinak. Tumor jinak tidak akan menyebar ke bagian lain dan tidak menghancurkan tulang yang sehat. Namun, jika yang terjadi adalah tumor ganas, sel tumor akan menyebar ke organ tubuh lainnya dan menyebabkan kanker pada organ lainnya.

Penderita kanker tulang akan mengalami benjolan di tulang. Benjolan ini bersifat keras yang lama kelamaan bisa mengubah struktur tulang. Bahkan, penderita kanker tulang juga bisa mengalami patah tulang secara tiba-tiba. Kanker tulang juga bisa membuat penderitanya merasakan nyeri di tulang. Rasa nyeri ini terjadi berulang  dan lama kelamaan nyerinya akan semakin hebat, terutama pada malam hari.

Baca juga:

Jenis Kanker Tulang

Perkembangan tumor pada tulang tidak selalu bersifat ekspansif atau menyebar.  Berdasarkan penyebarannya, tumor ganas yang tumbuh di jaringan tulang disebut kanker tulang primer. Namun, jika tumor ganas itu telah menyebar ke organ lainnya, seperti payudara, paru-paru atau bagian lainnya, disebut kanker tulang sekunder. Meski begitu, sebaiknya Anda tidak perlu terlalu khawatir. Pada umumnya, kanker tulang tidak menyebar ke organ tubuh lainnya. (Baca Juga: Gejala Kanker Batang Otak  , Gejala Kanker Bibir)

Selain jenis kanker berdasarkan penyebarannya, kanker juga bisa dibagi berdasarkan tempat awal tumbuhnya sel kanker. Berikut ini jenis kanker tulang yang umum terjadi berdasar awal pertumbuhannya:

sponsored links
  • Osteosarcoma

yaitu jenis kanker yang berkembang di jaringan tulang yang baru tumbuh. Biasanya jenis kanker ini terjadi di bagian tulang paha dan tulang betis. Umumnya, kanker jenis osteosarcoma ini diderita oleh remaja atau orang dewasa muda. (Baca juga: Ciri Benjolan Kanker Payudara dan Cara Pemeriksaannya , Tanda tanda Kanker Otak )

  • Ewing’s sarcoma

yaitu jenis kanker yang berkembang di dalam jaringan saraf yang belum dewasa di sumsum tulang. Ewing’s sarcoma biasanya menyerang bagian tulang paha, betis dan tulang panggul. Penderita Ewing’s sarcoma umumnya adalah remaja. (Baca juga: Gejala Kanker Tulang Sesuai Jenisnya)

  • Chondrosarcoma

yaitu jenis kanker yang tumbuh di tulang rawan. Biasanya kanker ini juga menyerang tulang paha, tulang panggul, tulang rusuk, tulang belikat, maupun tulang lengan atas. Penderita Chondrosarcoma umumnya adalah orang dewasa berusia 30 hingga 60 tahun. (Baca Juga: Manfaat Lemon Untuk Kanker , Manfaat Bayam untuk Kanker)

Penyebab Kanker Tulang

Penyebab kanker tulang belum diketahui secara pasti. Namun, ada beberapa kasus kanker tulang yang disebabkan oleh faktor genetik. Misalnya, seseorang yang memiliki riwayat keluarga penderita retinoblastoma atau kanker mata, memiliki resiko lebih tinggi untuk menderita kanker tulang osteosarcomaOsteosarcoma seringnya disebabkan oleh paparan radiasi tinggi, misalnya pada anak-anak yang sedang menjalani terapi radiasi dosis tinggi untuk mengobati kanker di organ tubuh yang lain. (Baca juga: Penyebab Kanker TulangGejala Kanker Tulang Kaki).

Selain itu, bagi orang yang memiliki cacat tulang bawaan dan orang yang pernah melakukan prosedur implan tulang juga memiliki resiko lebih tinggi menderita osteosarcoma. Sementara itu, untuk kanker tulang jenis Ewing’s sarcoma ataupun Chondrosarcoma belum diketahui secara pasti apa penyebabnya. Dipercaya bahwa dua jenis kanker ini tidak berhubungan dengan paparan radiasi, keturunan atau penyebab khusus lainnya. (Baca juga: Penyebab Kanker Tulang Berdasarkan Jenisnya)

Pengobatan Kanker Tulang

Kanker tulang merupakan salah satu kanker yang sulit ditangani. Hal ini dikarenakan kanker tulang terdiri dari banyak jenis yang memerlukan penanganan yang berbeda-beda. Bahkan, seringkali dokter memberi diagnosa yang salah terhadap penyakit kanker tulang yang dialami. Hal ini tentu saja membuat pengobatan kanker tulang yang diberikan kurang tepat. (Baca juga: Kanker Tulang, Pengobatannya dan Pencegahannya Secara Umum)

Namun, bukan berarti pengobatan kanker tulang mustahil dilakukan. Sama seperti kanker lainnya, untuk kanker tulang akan lebih baik jika dilakukan pengobatan sedini mungkin. Semakin awal keberadaan kanker ini diketahui dan semakin cepat pemberian pengobatannya, maka resiko amputasi tulang bahkan kematian akan semakin bisa dihindari. (Baca juga: Ciri Ciri Kanker Tulang)

Bagi penderita kanker, umumnya sudah familiar dengan pengobatan kemoterapi dan radiasi. Pengobatan tersebut memang masih menjadi opsi utama untuk membunuh sel kanker dan menyembuhkannya. Tapi ternyata, kemoterapi tidak hanya menjadi satu-satunya cara pengobatan kanker tulang. Berikut ini beberapa metode pengobatan kanker tulang yang bisa dilakukan:

  1. Limb salvage

Metode ini bisa dilakukan jika kanker belum menyebar terlalu jauh dan masih berada di area tulang. Metode limb salvage bisa dilakukan jika kanker berada di tungkai. Dengan metode limb salvage, maka pasien akan terhindar dari amputasi. Metode limb salvage akan mengangkat jaringan kanker tanpa memotong tulang. Jika tulangnya pun sudah terkena kanker, maka tulang yang terkena kanker akan diradiasi lalu dikembalikan ke tempatnya semula. (Baca juga: Manfaat Singkong Untuk Kanker )

Kekurangan dari metode ini adalah hanya bisa dilakukan jika saraf dan pembuluh darah di sekitar area yang terkena kanker masih sehat. Jika tidak, maka metode limb salvage tidak bisa dilakukan.

  1. Rekonstruksi tulang

Opsi berikutnya, jika tulang yang terkena kanker tidak bisa diselamatkan maka bisa dilakukan rekonstruksi tulang. Rekonstruksi tulang dapat dilakukan dengan memotong tulang yang terkena kanker lalu menggantinya dengan implan buatan atau donor tulang. Untuk saat ini, di Indonesia donor tulang masih sangat jarang. Maka, pilihannya adalah mengganti tulang dengan implan dari baja, titanium, kromium, atau kobalt. Sementara itu, bahan polietilen bisa digunakan untuk dijadikan sendi penghubung antar tulang. (Baca Juga: Bahaya Radiasi HP Menyebabkan Kanker Otak , Penyebab Kanker Kulit)

  1. Imunoterapi

Imunoterapi bisa juga dilakukan untuk menjadi terapi pendamping. Tujuannya agar penderita kanker tulang bisa menoleransi efek samping dari pengobatan yang sedang dilakukan. Saat ini, kemoterapi dan radiasi tetap menjadi metode utama untuk mengobati kanker tulang, disamping operasi yang dilakukan. Padahal, kemoterapi dan radiasi seringkali memberi efek buruk pada tubuh pasien. Misalnya, sering mual, muntah, nafsu makan berkurang bahkan mudah sakit. Untuk itulah terapi imun dibutuhkan sebagai pendamping perawatan lainnya. (Baca Juga: Gejala dan Ciri Ciri Kanker Otak , Cara Diagnosis Kanker Otak)

  1. Konsumsi obat herbal

Cara lain untuk mengobati kanker tulang adalah dengan obat herbal. Meski belum benar-benar bisa dibuktikan secara medis, obat herbal bisa dicoba. Salah satu obat herbal yang bisa dicoba adalah sarang semut dari Papua. Sarang semut dipercaya mengandung senyawa aktif seperti flavonid, tanin dan poliferol yang bisa mengatasi aktivitas abnormal dalam sel yang menyebabkan kanker, termasuk kanker tulang. Namun, ada baiknya sebelum Anda mengkonsumsi obat herbal, Anda berkonsultasi dahulu dengan dokter.

Baca juga:

  1. Amputasi

Jika kanker tulang sudah menyebar dan merusak pembuluh darah serta saraf di sekitarnya, maka metode yang bisa dilakukan adalah amputasi. Amputasi mungkin merupakan opsi terakhir bagi penderita kanker tulang, karena menyebabkan kecacatan fisik. Namun, jika memang hal ini harus dilakukan, sebaiknya tidak lagi menundanya. Karena jika dibiarkan, bisa jadi kanker justru meluas ke organ lain yang membuat kanker menjadi semakin parah. (Baca Juga: Gejala Umum Kanker Empedu , Ciri Ciri Kanker Lambung)

Sponsors Link

  1. Kemoterapi

Kemoterapi adalah pengobatan kanker dengan memberikan berbagai obat-obatan. Pada penderita kanker tulang, obat kemoterapi akan dimasukkan ke tubuh melalui infus ke pembuluh darah.

Untuk pengobatan kanker tulang, kemoterapi dilakukan sebelum dilakukan operasi. Tujuannya adalah untuk mengurangi sel kanker dan memperkecil resiko amputasi. Setelah dilakukan operasi, kemoterapi juga akan dilakukan kembali untuk mencegah sel kanker muncul lagi. Bagi penderita Ewing’s sarcoma, kemoterapi bisa dikombinasikan dengan radioterapi sebelum menjalani operasi. Sedangkan untuk penderita Chondrosarcoma, metode kemoterapi ini tidak dapat dilakukan. (Baca Juga: Efek Kemoterapi Kanker Kelenjar Getah Bening , Kemoterapi Kanker)

Prosedur kemoterapi akan memberi beberapa efek samping. Misalnya, rambut rontok, kelelahan, sariawan, hingga kekebalan tubuh menjadi turun. Oleh karena itu, biasanya waktu pelaksanaan kemoterapi diberi selang waktu beberapa hari. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa kondisi tubuh pasien kuat menjalani kemoterapi selanjutnya.

Baca juga:

  1. Radioterapi

Metode selanjutnya adalah radioterapi. Radioterapi adalah metode yang dilakukan dengan menggunakan pancaran radiasi. Sama dengan kemoterapi, radioterapi juga biasa dilakukan sebelum atau sesudah operasi. Radioterapi bisa membantu memperlambat gejala kanker tulang jika kanker tulang sudah memasuki stadium akut. Metode ini juga sering dilakukan pada penderita Chondrosarcoma, yang tidak dapat disembuhkan dengan kemoterapi.

Radioterapi juga memiliki beberapa efek samping. Misalnya, kelelahan, rambut rontok, rasa nyeri di persendian, bahkan iritasi atau ruam di kulit. Efek samping ini akan hilang jika pasien berhenti melakukan pengobatan radioterapi. (Baca juga: Radioterapi Kanker Serviks)

  1. Cyrosurgery

Cyrosurgery adalah metode yang menggunakan nitrogen cair yang bersuhu sangat rendah (kurang lebih -200° C). Metode ini bertujuan untuk membekukan dan membunuh sel-sel kanker di tulang. Teknik ini dilakukan sebagai opsi lain jika tidak ingin melakukan operasi biasa untuk menghancurkan tumor di tulang. (Baca Juga: Gejala Kanker Usus Besar , Ciri-ciri Kanker Rahim)

Tetap jaga kesehatan, ya!

 

ads

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , , ,
Post Date: Wednesday 21st, December 2016 / 00:05 Oleh :
Kategori : Kanker Tulang