Sponsors Link

6 Penyebab Kanker testis Pada Pria Paling Berbahaya

Sponsors Link

Kanker testis merupakan keganasan yang paling sering di derita oleh remaja dan pria muda yang berusia 15 – 34 tahun. Insidennya telah tumbuh lebih dari 40 tahu berakhir di negara barat, walaupun alasan dari peningkatan ini tidak terlalui diketahui.

Sponsors Link

Baca juga: kemoterapi kanker

Berdasarkan pada berbagai penelitin histopatologi, kanker testis yang berasal dari karsinoma in situ berasal dari sel germinal. Karsinoma in situ ini memiliki morfologi yang sama dengan gonosit, dimana mengekspresikan berbagai marker imunohistokimia seperti alkalin fosfatase yang seperti plasenta. Mekanisme yang mendasari berubahnya sel gonosit menjad isel kanker tidak dapat dijelaskan. progresion gonosit menjadi spermatognoia janin dimulai kurang lebih 5 bulan kehamilan dan terus berkembang hingga periode infant hingga usia anak 6-9 bulan.

Awal dari perubahan neoplasma ini adalah disebabkan karena perubahan mikro lingkungan anak. Akibat perubahan ini menyebabkan  gangguan keseimbangan hormon dan menggangu perubahan sel germinal primordial atau gonosit menjadi spermatogonia. Paparan estrogen yang tinggi mungkin bertanggung jawab terhadap perubahan sel ini. Akhirnya terjadi defek genetik terutama insensitivitas androgen pada tubuh anak anda. Karena itu faktor lingkungan selama masa kehamilan dan beberapa tahu setelah kelahiran sangat perlu dijaga agar tidak mencelakakan. Berikut beberapa penyebab dan faktor risiko yang mungkin menjadi penyebab tumor testis.

baca juga: gejala awal kanker testis

1.Cryptorchidism

Faktor risiko yang paling mungkin sebagai penyebab kanker testis adalah cryptorchidism. Crytorchidism adalah testis yang tersembunyi yang secara umum merujuk pada testis yang tidak turun atau posisi penurunan testis tidak tepat pada saat anak dalam kandungan. Kegagalan proses penurunan testis ini terjadi karena berbagai faktor perkembangan dan berbagai faktor genetik. Perkembangan testis ini dipengauhi oleh petida insulin-like 2 dan hormon steroid yang dikeluarkan oleh sel leydig.

Cryptorchidism merupakan faktor risiko infertilitas dan kanker testis tipe germ cell. sekitar 10 % dari semua kasus tumor testis tipe germ cell yang terjadi pada pria yang memiliki riwayat cryptorchidism. Hal ini terjadi karena gangguan jalur regulator yang umum, sebagai contoh gangguan sinyal androgen dapat menjadi alasan yang mendasari hubungan crytorchidism dengan kanker testis tipe germ cell. Testis memerlukan suhu yang lebih dingin 1 derajat selsius dari tubuhnya agar dapat berfungsi menghasilkan sperma, karena itu letaknya ada di bawah perut.

Pada testis yang masih berada di dalam area perut atau selangkangan terjadi peningkatan suhu pada testis. Akibatnya testis tidak dapat berfungsi megnhasilkan sperma dan menimbulkan gejala infertilitas.  Di sisi lain, hubungan antara cryptorchidism dan kanker testis tipe germ cell tidak jelas. Tipe yang paling umum dari kanker testis tipe germ cell adalah seminoma. Fakta tertentu telah diterima bahwa sel kanker prekursor adalah sel germ yang pluripoten. Mungkin sel yang pluripoten ini mengalami kerusakan karena lingkungan testis yang berbeda sehingga terjadi mutasi yang mengakibatkan timbulnya kanker testis.

baca juga: pengobatan kanker dengan stem cell

2.Keluarga yang menderita kanker testis

Kanker testis familial juga merupakan faktor risiko terbentuknya penyakit ini pada diri seseorang. Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa saudara laki- laki kanker testis memiliki peningkatan risiko delapan kali lipat hingga sepuluh kali lipat lebih menderita kanker testis yang didapat. Sedangkan, anak laki- laki dari ayah yang menderita kankertestis memiliki risiko 4-6 kali lebih besar menderita kanker testis.

baca juga: manfaat akupuntur untuk kanker

Sponsors Link

3.Paparan pestisida

Hanya terdapat beberapa penelitian yang mengevaluasi hubungan antara penggunaan pestisida domestik dan residential terhadap tingkat kanker testis. Konsentrasi utama pestisida yang dapat dideteksi adalah dichloro-diphenyl-trichloroethne (DDT) dan metabolitnya. Area perumahan pedesaan dan angka terjadinya kanker testis pada anak kecil dan remaja mengalami peningkatan, walaupun hubungan keduanya belum diketahui secara pasti. Sebagai tambahan, paparan orang tua di tempat kerja juga menunjukan peninhkatan insiden kanker testis di area yang mengandung tinggi nitrat. Namun, data yang  ada masih sedikit dan perlu penelitian dan investigasi lebih lanjut.

4.Makanan dan nutrisi di masa kecil

Ide yang mengatakan bahwa makanan anak- anak mungkin berhubungan dengan anker testis berasal dari beberapa investigasi epidemiologis terhadap peningkatan insiden kanker testis sejak dimulainya abad ke 20, dengan hanya satu pengecualian saat kelahiran pria saat perang dunia II dimana pada masa itu akses terhadap mkann dibatasi. Hal yang perlu diketahui bahwa penelitian hewan dan manusia mengenai pembatasan makanan dapat mengurangi risiko kanker di kemudian hari. Di sisi lain, kanker testis dihubungkan dengan konsumsi makanan yang terbuat dari susu sapi selama masa kanak- kanak. Makanan yang terbuat dari susu sapi seperti keju dan susu mengandung beberapa hormon sex yang diberikan kepada hewan seperti progesteron dan estrogen.

Pada penelitian ekologi yang membandingkan tingkat kanker testis di 42 negara dan kebiasaan konsumsi makanan yang mengandung susu. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Ganmaa et al. menemukan bahwa konsumsi keju selama kehamilan dan kanak-kanak pada tahun 1961- 1965 sangat berhubungan dengan insiden kanker testis di saat remaja. Karena itu, konsumsi susu dan keju selama masa kanak- kanak sangat signifikan berhubungan dengan tingkat insiden kanker testis. Garner et al juga mengobservasi bahwa peningkatan intake produk yang terbuat dari susu sapi dua tahun sebelum diagnosis kanker testis sangat berhubungan dengan risiko penyakit. Sebagai tambahan, Davies et al melaporkan penelitian case controlnya terhadap peningkatan intake susu selama masa anak- anak dan remaja diantara kasus kanker testis yang dibandingkan dengan kontrol orang sehat.

baca juga: manfaat kunyit untuk kanker , manfaat daun dewa untuk kanker dan khasiat aspargus untuk kanker

Penelitian lain dati Stang et al, anak- nak dan remaja uang mengonsumsi produk susu terutama galaktosa dan konsumsi susu ditemukan memiliki faktor risiko kanker testis terutama yang subtipe seminoma. Dan yang paling baru, Paoli et al mengevaluasi 125 pasien kanker testis dan 102 pasien yang kontrol, dari evaluasi tersebut didapatkan konsumsi susu sapi yang lebih tinggi pada pasien kanker testis dibandingkan dengan pasien kontrol.

baca juga: manfaat air kelapa untuk kanker

ads

5.Tinggi badan anak dan pertumbuhannya

Makanan tinggi kalori setlah lahi dapat cukup relevan berperan pada onset knaker testis, tinggi orang dewasa dimana secra prinsip menentukan selama masa janin dalam kandungan dan dua tahun pertama kehidupan. Beberapa investigasi epidemiologis telah melaporkn bahwa peningkatan tinggi orang dewasa mungkin merupakan faktor risiko kanker testis dan beberapa invetigator melihat huBungan ini dan telah mengobservasi pada anak-anak dan mensugesti bahwa faktor lingkungan berhubungan dengan pertumbuhan dan perkembangan yang mungkin menjadi faktor risiko kanker ini.

Faktor risiko pertumbuhan lainnya yang berhubungan dengan konsumsi kalori adalah body mass index (BMI) orang dewasa juga menentukan pada periode janin dan di kehidupan selanjutnya. Karena itu merupakan indikator yang kurang terpercaya pada diet masa kanak- kanak dibandingkan tinggi badan. Sebuah rumusan telah dikonfirmasi melalui berbagai penelitian. DIeckmann et al mengobser vasi bahwa pria yang memiliki tinggi diatas 195 cm memiliki insiden kanker testis yang lebih banyak dibandingkan dengan pria yang memiliki tinggi di bawah ini.

Pada penelitian case control yang berbasis rumah sakit, melaporkan bahwa pasien yang memiliki quartile tinggi yang paling tinggi cenderung lebih sering terdiagnosis kanker testis dari pada mereka yang tingginya berada pada quartile terbawah. Baru- baru ini, terdapat sebuah penelitian yang menunjukan tinggi orang dewasa yang signifikan berhubungan dengan kanker testis, hal ini menunjukan bahwa pengaruh lingkungan mempengaruhi pertumbuhan anak- anak dan remaja dan mungkin selanjutnya menjadi suatu peran penting terhadap hubungan tersebut. Tren meningkatnya tingkat insiden kanker testis dengan tinggi badan bias karena peningkan makanan pada anak selama beberapa pulu tahun ini.

baca juga: tanaman obat kankermanfaat ciplukan

6. Bahan kimia yang mengganggu endokrin

Bahan kimia yang dapat mengganggu keseimbangan endokrin tubuh adalah hexachlorbenzene (HCB), polychlorinated dibenzo-p-dioxins (PCDDs0 dan polychlorinated biphenyls (PCBs) merupakan komponen lipofilik yang terdpat di mana saj dn secara luas di gunakan pada produk industri selama beberapa dekade hingga akhir tahun 1970. Kontaminan ini menyerupai estrogen yang berhubungan dengan reseptor estrogen dan memiliki efek antiandrogenik.

Bahan ini memiliki waktu paruh biologikal yang panjang dn tingkatnya dalam serum bertahan selama puluhan tahun setelah paparan awal di masa kecil.  Efek kronik dari kontaminan ini bagi kehidupan manusia diketahui melalui sejumlah pestisida yang mengandung organoklori yaitu DDT. Selain dapat menyebabkan gejala keracunan akut, paparan DDT jangka panjang menimbulkan sejumlah masalah bagi keehatan manuia yaitu menyebabkan masalah endokrin, kanker dan maalah reproduktif. Perlindungan yang tidak cukup pada petani wanita yang hamil memerlukan perhatian khusus. Karena meningkatnya kasus gangguan reproduktif pada anak laki- laki akibat paparan insektisida saat sang ibu sedang hamil.

baca juga: manfaat daun afrikamanfaat daun pepaya

Kanker testis adalah kanker yang paling sering dialami oleh remaja dan priia muda di negara barat. Berbagai usaha telah dilakukan untuk mencari hubungan antara tingkat kasus kanker testis dengan faktor reproduksi, genetik ,endokrin dan faktor lingkungan. Sepuluh tahun terakhir terjadi banyak kasus kanker testis dan juga penelitian mengenai penyakit ini. Penelitin sintfik mnunjukan hubungan yang mungkin antara paparan lingkungan dengan aktivitas yang mengganggu endokrin. Peningkatan tingkat estrogen yang di hasilkan dalam tubuh seperti EDC mungkin mnejadi peran krusial sebagai penyebab kanker testis, Baru- baru ini, telah dilaporan paparannnya terhadap janin dan ank kecil dan ada hubungan dengan peningkatan risiko kanker testis.

baca juga: manfaat bawang putih manfaat bekicot untuk kanker

ads

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, ,
Post Date: Friday 07th, July 2017 / 02:38 Oleh :
Kategori : Kanker Testis