Sponsors Link
     Sponsors Link

Kanker Serviks Stadium 2 : Gambar, Gejala, Pemeriksaan, dan Pengobatan

ads

Kanker serviks adalah salah satu jenis kanker yang sangat menakutkan bagi wanita. Semua wanita yang pernah melakukan hubungan seksual bisa berpotensi untuk terkena kanker serviks. Kanker serviks adalah jenis kanker yang tumbuh pada jaringan disekitar leher rahim atau dalam istilah medis disebut dengan nama seviks. Leher rahim adalah organ reproduksi wanita yang terdapat pada bagian vagina dan rahim. Kanker serviks menjadi sangat menakutkan karena kanker ini memiliki masa pertumbuhan yang lambat, dimulai sejak jaringan leher rahim terinfeksi virus penyebab kanker serviks.

Gejala Kanker Serviks Stadium 2

Panyakit kanker serviks memang tidak pernah menunjukkan gejala khusus sehingga penderita sering tidak menyadari jika terkena kanker. Perjalanan sel kanker dari mulai terinfeksi virus HPV hingga menyebabkan kanker bisa membutuhkan waktu sekitar 3 hingga 25 tahun. Hal ini menyebabkan beberapa penderita merasa kaget karena mengetahui stadium yang sudah masuk ke stadium lanjut.

Gambar Kanker Serviks Stadium 2

kanker serviks stadium 2

kanker serviks stadium 2a

Kanker serviks stadium 2 adalah jenis kanker yang telah mencapai ukuran sekitar 4 cm pada jaringan leher rahim dan menyebar ke jaringan vagina bagian atas. Kanker serviks stadium 2 dibagi menjadi dua tingkat yaitu stadium 2A dan 2B. Berikut ini pembagian kanker serviks stadium 2 menurut perbedaan penyebaran jaringan sel kanker.

Sponsors Link

  1. Kanker serviks stadium 2A adalah kanker yang telah menyebar di sekitar leher rahim dan bagian luar termasuk vagina atas tetap tidak menyebar hingga ke bagian rahim. Kanker serviks stadium 2A biasanya dibagi menjadi dua jenis. Jika ukuran kanker atau tumor memiliki ukuran lebih kecil dari 4 cm maka masuk dalam tahap 2A1. Dan jika tumor yang ditemukan memiliki ukuran lebih dari 4 cm maka termasuk dalam tahap 2A2.
  2. Kanker serviks stadium 2B adalah apabila saat pemeriksaan ditemukan penyebaran sel kanker hingga bagian luar leher rahim dan masuk ke jaringan pada bagian rahim.

Kanker serviks stadium 2 mungkin tidak akan memperlihatkan gejala khusus yang mudah di sadari oleh penderita. Namun beberapa kelainan dibawah ini bisa digunakan untuk mengamati munculnya sel kanker serviks.

  1. Muncul pendarahan dalam waktu tertentu menjelang masa menopause atau pada saat menstruasi. Pendarahan ini bisa membuat penderita merasa lemah dan lelah karena darah yang keluar sangat banyak.
  2. Muncul rasa sakit pada bagian panggul bawah namun bisa hilang sendiri dan terkadang menjadi gejala awal dari pendarahan.
  3. Penderita kanker serviks stadium 2 terkadang juga tidak memiliki gejala khusus seperti pendarahan, namun hanya keputihan yang menimbulkan bau tidak enak.

Cara Deteksi Kanker Serviks Stadium 2

Cara deteksi kanker serviks stadium 2 hapir sama seperti umumnya berbagai stadium kanker serviks. Wanita umumnya sering mengalami berbagai gejala penyakit pada organ kewanitaan seperti keputihan dan gatal. Namun semua gejala tersebut belum tentu bisa dinyatakan sebagai kanker serviks. Metode untuk pengujian atau deteksi dini kanker serviks bisa dilakukan dengan pap smear.

Pap Smear merupkan salah satu cara untuk mengambil sampel cairan di daerah leher rahim. Pap smear bisa dilakukan di klinik bersalin atau rumah sakit. Dokter yang menangani Pap Smear biasanya adalah ahli ginekologi atau ahli kebidanan dan kandungan. Tes Pap Smear dilakukan dengan cara memasukkan peralatan khusus yang bernama speculum. Perlengkapan ini akan membuat liang vagina terbuka sehingga sampel cairan pada leher rahim bisa di ambil. Metode pengetesan ini sama sekali tidak menimbulkan rasa sakit.

Untuk mendapatkan hasil terbaik dari tes Pap Smear dilakukan dalam waktu yang berbeda-beda. Namun lebih baik jika Anda melakukan tes ini 11 hari setelah haid. Selain itu biasanya rumah sakit akan memberi tahu kepada calon wanita yang akan menjalani Pap Smear untuk tidak memakai bahan-bahan kimia yang bisa masuk ke vagina seperti cairan pembersih kewanitaan atau krim untuk hubungan suami istri.

Menunggu Hasil Tes Pap Smear

Semua wanita yang melakukan tes Pap Smear pasti akan merasa cemas dan takut jika hasilnya tidak normal. Namun ada beberapa hal yang bisa dilakukan agar tidak merasa terlalu cemas, diantaranya adalah merasa semangat bahwa tes Pap Smear bukan untuk menakuti pasien jika hasil tes ternyata positif. Pap Smear merupakan langkah yang paling bijak yang harus dilakukan oleh wanita yang sudah pernah berhubungan seksual. Pap Smear menjadi langkah pencegahan yang paling efektif, karena sel kanker serviks sama sekali tidak menunjukkan gejala khusus pada stadium awal. Jadi, jika ternyata dokter menemukan pertumbuhan sel abnormal maka bisa segera melakukan pengobatan.

Sponsors Link

Pengobatan Kanker Serviks Stadium 2

Terkena kanker serviks stadium 2 bukan merupakan vonis kematian yang harus dihadapi dengan perasaan depresi atau putus asa. Kanker serviks stadium 2 masih bisa diobati dengan berbagai metode. Saat ini dunia medis sudah mengembangkan berbagai cara pengobatan kanker serviks agar bisa meningkatkan harapan kesembuhan bagi para penderitanya. Berikut ini adalah langkah-langkah metode pengobatan yang dilakukan dalam dunia medis.

  1. Tindakan operasi biasanya akan disarankan oleh dokter untuk mengambil sel kanker. Tindakan operasi akan dilakukan sesuai dengan letak sel kanker yang tumbuh dalam leher rahim. Ada dua jenis operasi yang bisa dilakukan oleh dokter dan tergantung dengan kebijakan dari penderita. Berikut ini prosedur operasi dalam dunia medis.
  • Histerektomi radikal. Operasi ini dilakukan untuk mengangkat semua kelenjar getah bening yang ada pada bagian panggul. Keputusan ini akan dilakukan oleh dokter jika saat operasi dilakukan biopsi dan ditemukan penyebaran sel kanker.
  • Trachelectomy radikal. Operasi ini dilakukan untuk semua penderita kanker serviks yang masih ingin mempunyai anak. Metode operasi ini akan dilakukan dengan cara mengangkat sebagian leher rahim namun sama sekali tidak mempengaruhi proses reproduksi.
  1. Terapi radiasi. Terapi ini dilakukan dengan menggunakan perlengkapan khusus yang akan menyebarkan sinar X dengan dosis tertentu sesuai dengan stadium penderita. Pemberian sinar khusus ini akan membuat sel-sel dalam leher rahim bisa mati dan mengurangi resiko kekambuhan.
  2. Ini adalah salah satu pengobatan kanker serviks yang lebih dikenal dengan nama radiasi dalam. Metode ini dilakukan dengan cara menanam sel radioaktif ke bagian kanker atau bagian yang paling dekat dengan kanker, namun tetap mempertimbangkan keamanan untuk sel sehat di sekitar jaringan.
  3. Kemoterapi merupakan salah satu metode pengobatan kanker yang dilakukan dengan cara memberikan obat-obat pembunuh sel kanker melalui pembuluh darah. Kemoterapi menjadi salah satu pengobatan yang efektif untuk mencegah munculnya kembali pertumbuhan sel kanker. Beberapa jenis obat yang diberikan untuk kemoterapi adalah cisplatin dan fluorouracil.

Jenis pengobatan yang dilakukan untuk terapi kanker serviks stadium 2 biasanya dilakukan sesuai dengan kondisi penderita. Beberapa dokter biasanya juga menyarankan untuk tindakan operasi kemudian dilanjutkan dengan kemoterapi dan radiasi. Sementara urutan metode pengobatan akan dilakukan oleh dokter untuk membunuh sel kanker dengan cara yang paling efektif.

ads

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, ,
Post Date: Monday 16th, February 2015 / 05:39 Oleh :
Kategori : Kanker Serviks