Sponsors Link
     Sponsors Link

5 Efek Samping Vaksin Kanker Serviks

ads

Kanker serviks adalah penyakit yang terjadi di bagian mulut rahim. Vaksin kanker serviks dinilai perlu dilakukan sebagai salah satu upaya cara mencegah kanker serviks. Pada dasarnya pemberian vaksin bertujuan untuk meningkatkan sistem imun dalam tubuh manusia. Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa sistem imun dapat mencegah infeksi dan melindungi tubuh dari sel-sel abnormal seperti sel kanker. Meskipun demikian, ada pihak yang pro dan kontra terkait penggunaan vaksin ini. Beberapa orang mengkhawatirkan efek samping dari vaksin ini. Jenis Vaksin Kanker Serviks Vaksin kanker serviks terbagi menjadi dua, yaitu vaksin gardasil dan cervanix. Vaksin gardasil berfungsi untuk melindungi tubuh dari 4 jenis tipe HPV, yaitu tipe 6, 11, 16, dan 18. Sedangkan vaksin cervanix berfungsi untuk melindungi tubuh dari 2 jenis tipe HPV, yaitu tipe 16 dan 18. Vaksin gardasil dianjurkan tidak hanya digunakan oleh wanita saja, pada pria vaksin ini dapat mencegah dari kanker anal dan kutil yang timbul pada kelamin. Sedangkan vaksin cervanix khusus digunakan oleh wanita sebagai upaya pencegahan kanker serviks. Berikut ini merupakan usia efektif pemberian vaksin:

  • Vaksin gardasil dapat diberikan usia efektif 9-26 tahun dengan tahapan 3 suntikan dalam kurun waktu 6 bulan.
  • Vaksin cervanix dapat diberikan pada perempuan usia 9-25 tahun dengan tahapan 3 suntikan dalam kurun waktu 6 bulan

Pemberian vaksin pada seseorang hampir bisa dipastikan memiliki efek samping. Hal ini dikarenakan ketika tubuh menerima bakter atau virus yang telah dilemahkan, tubuh akan bereaksi membentuk antibodi. Respon tubuh setiap orang ketika membentuk antibodi pun berbeda-beda. Oleh karena itu, mengapa ketika seseorang menjalani pemberian vaksin harus dalam kondisi yang sehat untuk menghindari kemungkinan terburuk dari efek yang ditimbulkan. Berikut ini merupakan reaksi umum yang dapat ditimbulkan dari efek vaksin kanker serviks :

  1. Pingsan

Beberapa orang mungkin akan mengalami pingsan setelah proses penyuntikan. Namun hal ini hanya bentuk reaksi dari tubuh. Untuk mengatasinya, Anda bisa duduk terlebih dahulu selama 15 menit setelah penyuntikan untuk memastikan kondisi Anda normal.

  1. Reaksi disekitar area suntikan

Proses vaksinasi dilakukan dengan penyuntikan pada jaringan otot. Beberapa orang akan menunjukkan reaksi yang berbeda setelah proses penyuntikan di area jaringan otot. Ada yang merasa nyeri, panas, gatal di sekitar area.

  1. Demam

Ketika pemberian vaksin, reaksi demam sebagai bentuk bahwa antibodi tubuh sedang bekerja, dan mulai terbentuk untuk melawan bakteri atau virus yang sudah dilemahkan. Biasanya demam hanya terjadi dalam beberapa jam saja sampai 1 hari. Jika terjadi demam lebih dari 1 hari, segera periksakan ke dokter untuk mendapat tindakan lebih lanjut.

Sponsors Link

  1. Mual

Mual bisa terjadi apabila Anda memiliki alergi tertentu pada ragi. Maka dari itu berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum melakukan vaksinasi. Terlebih jika Anda memiliki alergi terhadap zat tertentu agar tidak menimbulkan efek samping yang berbahaya bagi kesehatan tubuh.

  1. Sakit kepala

Sakit kepala akan muncul beberapa saat setelah penyuntikan, dan tidak semua orang merasakan hal ini. Maka dari itu, setelah proses penyuntikan ada baiknya duduk dan memastikan bahwa tubuh benar-benar dalam kondisi normal siap bergerak. Beberapa kasus pernah ditemukan seseorang yang baru saja menjalankan vaksinasi kanker serviks meninggal dan ada juga yang mengalami gangguan sistem saraf. Setelah diselidiki lebih lanjut, ternyata tidak ditemukan pola khusus sebagai akibat dari pemberian vaksin. Kemungkinan lain yang menyebabkan adalah penggunaan obat terlarang, dan penyakit lain yang ada di dalam tubuh sebelum diberikan vaksin. Oleh karena itu, sebagai mana telah dijelaskan sebelumnya, sebisa mungkin ketika akan melakukan vaksinasi tubuh dalam kondisi yang benar-benar sehat.

Pencegahan Terjadinya Kanker Serviks 

Selain pemberian vaksin, pencegahan kanker serviks dapat dilakukan dengan upaya lain. Beberapa upaya pencegahan kanker serviks yaitu sebagai berikut:

  • Mengkonsumsi makanan pencegah kanker serviks

Bersikap selektif terhadap apa yang kita konsumsi adalah langkah kecil yang dapat memberikan dampak besar terhadap pencegahan berbagai jenis kanker. Tubuh memang sudah dilengkapi dengan perlindungan dari senyawa berbahaya, namun juga memiliki kadar toleransi tertentu sehingga tidak menutup kemungkinan jika semakin banyak tubuh akan menunjukkan gejala kanker. Jadi tidak ada salahnya untuk mulai mengkonsumsi makanan pencegah kanker serviks setiap hari.

Sponsors Link

  • Tidak berganti-ganti pasangan

Setia pada pasangan juga merupakan cara mencegah kanker serviks. Hal ini dikarenakan kita tidak pernah tahu bagaimana riwayat penyakit pasangan jika kita sering berganti-ganti pasangan. Oleh karena itu setia pada pasangan Anda.

  • Tidak merokok

Rokok kaya akan zat-zat yang menjadi penyebab kanker serviks. Berhenti merokok dan menghindari asap rokok adalah upaya yang harus dilakukan agar tetap memiliki tubuh yang sehat.

  • Melakukan diet seimbang

Konsumsi makanan yang berlebihan, terlalu banyak gula, karbohidrat dapat menjadi penyebab kanker. Wanita yang mengalami obesitas rentan untuk terkena penyakit kanker serviks. Tubuh yang kelebihan glukosa dapat berbahaya dikarenakan glukosa akan mempercepat pertumbuhan sel kanker.

  • Melakukan olahraga secara teratur

Olahraga teratur perlu dilakukan untuk memperlancar peredaran darah pada tubuh. Selain itu, dengan olahraga secara teratur dapat menjaga keseimbangan berat badan tubuh sekaligus membantu tubuh untuk mengeluarkan zat-zat yang berbahaya melalui keringat. Ada banyak upaya untuk mencegah terjadinya kanker serviks. Setiap upaya pencegahan pasti memiliki efek samping, begitu juga dengan pemberian vaksin kanker serviks. Lakukan konsultasi dengan dokter ahli agar tidak menimbulkan efek samping serius. Baca artikel terkait:

ads

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , ,
Post Date: Saturday 09th, April 2016 / 04:08 Oleh :
Kategori : Kanker Serviks